
aldo bangun pukul 6 pagi. dia memang sangat cepat bangun pagi bukan karena ada urusan melainkan dia ingin menjadi orang yang disiplin dan mandiri. aldo berdiri di jendela kamarnya dan menghadap ke luar sambil memegangkan segelas kopi ditanggannya. lagi asyik menyeruput kopinya tiba-tiba aldo melihat ada seorang gadis yang lewat didepan rumahnya ya gadis itu adalah nayla dia sedang melintasi rumah aldo dengan sepedanya.
sebenarnya nayla hanya sedang melakukan olahraga menggunakan sepedanya dan tampa dia ketahui dia telah melintas dan bahkan berdiri didepan halaman rumah aldo.
untuk apa wanita judes itu didepan rumah ku, apakah rumahnya didaerah sini juga. ahh sudah lah untuk apa aku memikirkannya. batin aldo.
aldo beranjak dari tempatnya dan berpindah kekamar mandi, aldo membersihkan tubuhnya. setelah itu aldo pun turun ke bawah hendak melakukan rutinitas sarapan bersama kedua orang tuanya.
Aldo turun dan melihat kedua orang tuanya sudah berada di meja makan.
"pagi pa, pagi ma" sapa aldo kepada orang tuanya.
"pagi juga anak mama" balas ibunda aldo yang bernama larasati
"aldo ada kegiatan apa kamu hari ini" sanjaya bertanya dengan nada tegas kepada aldo
"tidak ada pa, aku tidak kemana-mana hari ini" jawab aldo
"bagus! hari ini kamu ikut papa kekantor dan sekarang" tegas sanjaya
"tapi pa aldo belum siap masuk kantor" aldo mencoba menolak
"tidak ada penolakan"
"ma" aldo memelas berharap mamanya dapat membantu.
"pa ta" belum siap larasati berbicara sanjaya langsung memotong ucapan laras
"aku sudah bilang tidak ada penolakan, aldo papa tunggu di mobil" tegas demian sekali lagi
"baik pa" mau tidak mau aldo harus menuruti keinginan papanya itu. aldo naik kekamar dan bersiap-siap. aldo memakai setelan layaknya pergi kekantor dia memakai jas bewarna biru dongker. warna itu terlihat sangat cocok untuknya dan dia semakin terlihat tampan dan juga beribawa.
aldo masuk kedalam mobil dan setelahnya sanjaya langsung melajukan mobilnya. tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai dikantor.
Aldo dan sanjaya turun dari mobil dan memasuki kantor. semua mata tertuju pada aldo.
"wahh ganteng banget"
"yaampun jodohku ganteng banget"
"dia siapa ya, dia sunggu mempesona"
" sungguh pemandangan yang indah"
" omg guanteng bangetttt"
kantor dipenuhi dengan suara-suara porak poranda pafa karyawan wanita bagaimana tidak banyak karyawan wanita yang terpikat dengan ketampanannya bak dewa yunani itu, sanjaya yang mengetahui hal itu tidak mau ambil pusing begitu juga dengan aldo memiloh untuk diam.
"berkumpul semuanya ada informasi penting yang akan aku sampaikan" sanjaya menyuruh para karyawannya untuk berkumpul
"hari ini kita kedatangan tamu istimewa, perkenalkan dia aldo syahreza sanjaya dia akan menjadi CEO baru di perusahan ini" jelas sanjaya
__ADS_1
"wahh ternyata dia CEO baru kita"
"bisa cuci mata setiap hari"
"aku akan lebih semangat bekerja setiap hari kalo ceonya dia"
pok pok pok
sanjaya menepuk tangannya bertanda untuk semua karyawannya diam
"dari pada kalian terus mengoceh mending kalian lanjutkan pekerjaan kalian" tegas sanjaya yang pusing mendengar ocehan para karyawannya.
"aldo ayok papa akan tunjukan ruangan kamu" aldo berjalan mengekori sanjaya. sesampainua diruangan mereka disambut oleh cathline sekretarisnya sanjaya dan akan menjadi sekretarisnya aldo.
"selamat pagi tuan" sama cathline
"selamat pagi cathline, aldo kenalin ini cathline sekretaris kamu disini, cathline ini aldo CEO baru diperusahan ini" sajanya memperkenalkan mereka berdua
"hallo pak saya cathline" cathline memperkenalkan dirinya dan menjulurkan tangannya
"hmm" aldo hanya berdehem dan membalas asal uluran tangan cathline
omg ternyata dia sangat arrogant dan dingin, tapi tidak apa-apa aku akan membuat dia luluh padaku.
batin cathline yang penuh percaya diri berharap bisa membuat aldo luluh padanya (dasar gatal baru juga bertemu).
"aldo papa pulang dulu, jika ada yanh ingin kamu tanyakan kamu bisa bertanya kepada cathline"
setelah kepergian papanya aldo masuk keruangan tampa menghiraukan cathline yang selalu menebar senyum kepadanya.
"aku harus tampil cantik setiap hari supaya dia tertarik kepadaku hihihi" gerutu cathline.
....
Setelah selesai berolahraga nayla langsung pulang kerumah dan bersiap-siap untuk pergi bekerja. setelah menyelesaikan pekerjaan rumah mempersiapkan sarapan nayla langsung berangkat ke restaurant tempat dia bekerja.
tidak butuh waktu yang lama nayla sudah sampai ditempat kerjanya dan langsung menganti pakaiannya dengan pakaian kerja. nayla mulai menyapu mengepel dan merapikan tempat duduk serta meja. setelah selesai nayla langsung mengubah pamplet close menjadi open didekat pintu depan restaurant.
para pengunjung mulai mendatangi restaudant itu satu persatu dan mulai menjadi rame.
" nay kamu antar pesanan ini ke meja namor 10 ya" rena menyuruh nayla
"oke rena" balas nayla dengan tersenyum.
disaat sedang berjalan menuju meja ada seorang ibu-ibu yang jalan dari lawan arah dengan terburu-buru dan terjadilah
prangg prang
" auuu ****!" baju ibu-ibu itu terkena makanan dan minuman yang dibawakan nayla, tentu bukan kesalahan nayla melainkan ibu-ibu itu yang menabrak nayla duluan.
"haduh maaf bu maaf saya tidak sengaja" ucap nayla dengan panik dan berusaha membersihkan pakaian ibu itu
__ADS_1
" stop jangan sentuh pakaianku, kamu bukan malah membersihnya tapi malah tambah mengotorinya, bisakah kamu berjalan menggunakan matamu ha!" ibu-ibu itu terus meneriaki nayla.
"tapi ibu yang menabraku duluan tadi" jelas nayla
"ohh berani kamu nyalahin saya, dasar ya pelayan gk ada sopan santunnya. kalo saya tidak buru-buru habis kamu saya laporin ke manager kamu" jelas ibu-ibu itu dengan kesalnya. nayla cuman bisa tunduk diam karena merasa takut
"dasar menyebalkan" setelah mengatakan itu dia pergi meninggalkan nayla dan restaurant itu.
nayla membersihkan semua makanan dan piring yang jatuh dilantai dan membawanya kedapur
"hufff kenapa sial banget sih hari ini" ungkap nayla dengan sedikit sedih
"udah sabar namanya juga musibah, itu pesenannya lagi dibikin yang baru" rena mencoba menenangkan nayla
"maaf ya rena aku gk sengaja melakukannya" ungkap nayla penuh penyesalan
"iya iya aku paham kok, udah gk apa-apa" ungkap rena
dring dring dring
hp nayla berbunyi tanda ada panggilan masuk
"hallo anjani" ternyata yang menelpon anjani sahabat nayla
"hallo nay, nanti siang aku ke tempat kerja kamu ya, kita makan bareng okeh" jelas anjani
"oke an, aku akan menunggumu"
"oke nayla, bye" anjani langsung memutuskan sambungan telepone setelah memberi informasi tersebut. dan nayla melanjutkan pekerjaannya.
...
DIRUMAH ALDO
"huff sial baju mahal ku jadi kotor gara-gara pelayan sialan itu" ternyata wanita yang menabrak nayla adalah mamanya aldo
"kamu kenapa ma, pulang-pulang kok marah" tanya sanjaya kepada larasati
"itu pa, tadi di restaurant ada pelayan yang menabrak mama dna lihat baju mamakan jadi kotor dan kurang ajarnya lagi pelayan itu malah menyalahkan mama, mama kesel banget pa" larasati terus menjelaskan dengan nada kesal
"yasudah lebih baik kamu ganti baju sana, badan kamu bau amis makanan" ledek sanjaya
"ihh papa mah, malah nambah bikin kesal" larasati pergi ke kamar dengan kesal
"hahahaha" sanjaya hanya bisa tertawa dia memang senang mengusili istrinya tersebut.
...
oke guys cukup sampai disini dulu ya lanjut besok.
semoga kalian suka, jangan lupa like komen dan vote ya😊💜
__ADS_1
HAPPY READING💜💜💜