
Di Kos Nayla
aldo dan nayla terbaring di kasur yang sama.
"kenapa kamu sudah pulang dari RS, bukankah kondisimu masih lemah" tanya nayla, posisi mereka saat ini saling berhadapan
" aku bosan dirumah sakit sendirian, lagipun kamu tidak mau menemaniku" ucap aldo
" waktu itu aku masih marah padamu aldo" ucap nayla.
" aku tau, maka dari itu aku pulang dari RS ingin membujukmu" balas aldo. nayla hanya terdiam memandang aldo.
" nay, apa benar kau akan meninggalkan ku kemaren?" tanya aldo serius
"hmmm ya, aku sudah memikirkannya, walaupun hati ku belom siap, tapi aku bersikekeh untuk melupakanmu" jawab naula.
" apakah kau tidak mencintaiku?" tanya aldo
" jika aku tidak mencintaimu maka kita tidak bersama saat ini" jelas nayla.
"lantas kenapa kau mau meninggalkan ku" tanya aldo lagi
" aldo, mengerti lah situasi ku orang tua mu tidak merestui kita jadi aku pikir ya aku harus mengalah, aku paling tidak bisa menjalani hubungan tampa restu orang tua aldo" jelas nayla
"kita kan bisa berjuang nay" ucap nayla
"aku takut perjuangan kita sia-sia aldo, aku takut disaat aku sudah terlalu mencintaimu kita malah harus berpisah karena orang tua kita, aku tidak mau itu terjadi" ucap nayla.
" nay, percayalah aku akan memperjuangkan hubungan kita, aku akan buat orang tua ku menerima hubungan kita asalkan kau tetap bersama ku nay" balas aldo
" oke baiklah aku akan mencoba nya aldo, aku harap kau tidak akan mengecewakanku" ucap nayla
" aku janji nay" balas aldo tersenyum.
" nay aku ingin bertemu orang tua mu" ucap aldo.
"apa? kenapa tiba-tiba kau kau bertemu orang tua ku" tanya nayla sedikit panik
" yaa karena aku belum pernah bertemu orang tua mu" ucap aldo
" jangan sekarang, aku belum siap aldo" ucap nayla.
" tapi nay..." ucapan aldo dipotong oleh nayla
" aldo please, disaat aku sudah siap aku sendiri yang akan mengajakmu" jelas nayla
" hufff oke sayang, aku akan menunggu" balas aldo
" nay mari pindah ke apartement ku lagi" ajak aldo
" tidak tidak tidak, nanti jika jennie datang ke apartement mu terus dia menghajarku lagi bagaimana, oh aku sangat tidak suka berdebat dengannya" balas nayla
"ok kalau begitu aku akan mencarikan kos lebih bagus untuk mu, dan kali ini tidak ada penolakan" ucap aldo
" hufff kalo kau sudah bilang begitu aku bisa apa" ucap nayla pasrah
" oke ayok kita cari kosannya" ucap aldo
"tunggu, aku ganti baju dulu" ucap nayla.
"okee" balas aldo dengan santa tapi aldo masih berdiri di kamar nayla
" teruss ngapain kau masih disini" ucap nayla
"melihatmu ganti baju" balas aldo cengegesan tampa dosa
" ISSS ALDOOOO KELUARR! dasar mesum" nayla berteriak sambil mendorong aldo keluar
" hahahaha oke oke aku keluar" aldo memang sangat suka menjaili nayla.
tak berapa lama nayla siap berganti baju. nayla keluar dan melihat aldo menunggunya berdiri di dekat mobil.
"sudah selesai sweeti" ucap aldo
"sudahh sayang" balas nayla. seketika aldo terkejut mendengar ucapan nayla, bagaimana tidak nayla belum pernah memanggilnya sayang
"apa! katakan sekali lagi" ucap aldo bahagia
" sudah sayanggg" ucap nayla sambil tersenyum malu
" kurang keras, sekali lagi dong" ucap aldo
" ihh gk ada gk ada, ayok berangkat" balas nayla
" aaa ayok sekali lagii" ucap aldo gemoy
" hahahaha kau sangat lucu, ayok berangkat atau aku berubah pikiran" jelas nayla mengamcam aldo
" huuuu mainnya ngancem-ngancem, yaudah deh ayo sayang" balas aldo tersenyum kemudian membukakan pintu mobil untuk nayla.
kemudian aldo melajukan mobilnya. mereka mencari kosan yang dekat dengan apartemennya aldo.
" bagaimana kalo di daerah B aja" tanya aldo
"boleh juga, aku sih terserah kamu" balas nayla
mereka pun menuju ke kos B. tak berapa lama mereka sampai di kosan tersebut. aldo dan nayla menenui pemilik kos dan mencari kamar yang kosong.
"bagaimana kamu suka kamarnya" tanya aldo setelah menemukan kamar yang bagus
" suka kok, aku bakalan nyaman di sini, fasilitasnya sangat lengkap" ucap nayla senang
" oke buk, kami ambil kamar ini ya nanti uangnya akan saya tranfer ke rekening yang sudah ibuk kasih" ucap aldo ke pemilik kosnya
__ADS_1
" baik mas mbak, ini kuncinya tuan bisa memindahkan barang- barang kapan pun kalian mau" ucap ibu itu
" terimakasih buk" balas nayla. ibu itu tersenyum dan berlalu pergi
" oke besok kita akan pindahkan barang-barang kamu kesini" ucap aldo
" oke, kalo begitu ayok kita pulang aku ada janji sama anjani" ucap nayla
" yaudah ayok" mereka pun meninggalkan kos tersebut dan menuju kos lama.
aldo dan nayla sampai di kos nayla.
"besok aku jemput ya" ucap aldo
" baiklah, kamu hati-hati ya"
" iya, emuachh" aldo mencium kening nayla dan nayla tersenyum
" bye" nayla pun keluar dari mobil. nayla melambaikan tanggannya ke aldo. aldo melajukan mobilnya meningalkan kos nayla.
....
Di Rumah aldo
larasati sedang duduk di ruang tv. sanjaya datang menghampiri dan duduk disebelah larasati
" apakah aldo sudah pulang" tanya sanjaya
"belum pa, aldo belum ada pulang, emang kenapa pa" tanya larasati
" papa cuman kawatir nasib kantor, sekarang kan dia yang menghandle semua urusan kantor" jelas sanjaya
" yaudah nanti mama coba telvon aldo, lagian kan ada sekretarisnya pa" jelas larasati
"iya, tapi kan tidak semuanya harus diurus sama sekretarisnya, kalo begini bisa terjadi masalah di kantor" ucap sanjaya
" lebih baik papa telvon aldo, suruh dia tanggung jawab urusan kantor" ucap larasati.
" baiklah" sanjaya mengeluarkan ponselnya dari saku dan menghubungi aldo
titttt...tiittttt
sambungan terhubung.
"hallo aldo"
"hallo ada apa" ucap aldo cuek
" aldo papa tau kamu lagi marah, tapi papa harap kamu profesional dengan urusan kantor" jelas sanjaya
" papa tenang saja, aldo akan menghandle kantor, lagipun aldo orang yang bertanggung jawab jadi tidak usah kawatir" ucap aldo
"baiklah kalo begitu aldo, kapan kamu pulang" tanya demian
"bagaimana pa" tanya larasati
" dia bilang akan menghandle urusan kantor" ucap sanjaya
"syukurlah kalo begitu" balas larasati
...
Aldo melajukan mobilnya kekantor. karena jam masih menunjukan pukul 10 pagi.
sesampai di kantor seperti biasa semua mata karyawan cewek tidak berhenti memandang aldo. tapi aldo tidak memperdulikan hal itu.
aldo berjalan menuju ruangannya dan bertemu dengan sekretarisnya.
"selamat pagi tuan" sapa cathline
"pagi, masuk keruanganku" ucap aldo dingin. aldo berjalan masuk keruangan tampa mendengar persetujuan cathline
" hufff dingin banget, tapi tidak apa-apa aku suka laki-laki yang dingin dan cuek" ucap cathline. cathline merapikan pakaian dan make up nya kemudian masuk keruangan aldo.
" ada apa pak" tanya cathline
" berikan aku semua file yang harus aku tanda tangani dan semua file yang harus aku tangani" ucap aldo
" baiklah pak tunggu sebentar" cathline keluar untuk mengambil semua filenya. setelah itu dia kembali masuk dan menyerahkan filenya ke aldo.
" ini ada beberapa file yang harus bapak tanda tanggani dan juga ini beberapa file dari perusahan yang ingin berkerja sama dengan perusahan kita pak" jelas cathline
aldo memeriksa semua filnya dan mulai menanda tanggani file-file tersebut.
" untuk berkas ajuan dari perusahaan lain ini aku ingin melihat kinerja mereka apakah mereka layak bergabung dengan kita, atur jadwal metting dengan mereka" ucap aldo
" baik pak akan saya urus semuanya dan nanti jika sudah selesai akan saya e-mail kan ke bapak" ucap cathline
"oke kamu boleh kembali bekerja" ucap aldo
" hmm ouh iya pak nanti siang mari luch bareng" ajak cathline tampa rasa malu.
aldo mengangkat alisnya sebelah, dia paham betul apa maksud dari sekretarisnya itu.
" maaf cathline aku banyak urusan, kamu makan lah sendiri" ucap aldo
" yahh padahal saya juga ingin sekalian membicarakan soal pekerjaan bersama bapak" ucap cathline mencari-cari alasan
" jika soal pekerjaan kita bisa membahasnya dikantor, cathline aku peringatan kepadamu jaga batasan mu sebagai sekretaris jika kamu masih ingin bekerja disini" ucap aldo mengancam cathline
" ehh baik pak, saya minta maaf kalo begitu saya permisi" aldo tidak menjawab permohonan maaf cathline. dengan perasaan kesal cathline berjalan keluar.
hufff dasar kulkas berani-beraninya dia menolaku, lihat saja aldo aku akan membuatmu jatuh hati padaku. batin cathline
__ADS_1
...
di tempat nayla
nayla sedang membaca beberapa novel.
dringggg dringgg
ponsel nayla berdering. nayla melihat layar ponselnya terdapat nama chandra disana.
"hmm kenapa kak chandra menelpon ku" nayla mengangkatnya.
"hallo kak" sapa nayla
"hallo nay, kamu dimana" tanya chandra
"aku lagi dikos kak, kenapa?" tanya nayla
" sebentar lagi aku akan sampai dikosmu, kamu bersiap-siap aku ingin membawamu kesuatu tempat" jelas chandra
" aa ke-kemana kak" ucap nayla terbata-bata. sebenarnya dia sangat malas keluar.
"udah nanti juga kamu tau, dandan yang cantik ya" sebelum mendengar persetujuan nayla chandra langsung mematikan telponnya.
"tapi ka...kak halo kak, issss kok dimatiin kan aku belom setuju, haduhhh terpaksa deh aku harus ikut" nayla bangun dari rebahannya dan bersiap-siap.
nayla memakai dress selutut bewarna pink, tas selempang kecil berwarna hitam dan sepatu conver berwarna hitam garis-garis putih.
tak lupa juga dia merias wajahnya namun masih terlihat natural dia juga mengikat rambutnya ke belakang.
tak berapa lama suara mobil chandra terdengar. nayla segera keluar menghampiri chandra.
disaat nayla keluar chandra terpukau dengan penampilan nayla yang terlihat sangat cantik.
" hai kak" sapa nayla. chandra tidak membalas melainkan dia masih menatap nayla dengan terpesona.
"hmm kak kak chandraa, ihh kak chandra! " nayla berteriak karena kesal diabaikan.
" ehh ahh iya nay, sory sory kaka bengong soalnya kamu cantik banget" ucap chandra
" hmm kaka mah gombal, pegel tau berdiei terus gk disuruh masuk mobil" ucap nayla kesal dan memajukan bibirnya
"hahahaha kamu gemes banget begitu, yaudah ayok masuk" ucap chandra.
kemudian nayla berjalan dan masuk mobil.
" ayokk kak" ucap nayla.
tiba-tiba chandra mendekatkan dirinya ke nayla. mendapati hal itu nayla merasa gugup.
"hmm kaka mau ngapain" ucap nayla. tapi chandra tak menghiraukan ucapan nayla chandra semakin mendekat ke arah nayla.
karena takut nayla mememjamkan matanya. chandra yang melihat tingkah nayla merasa gemas
"hahahaha kamu lucu banget sih nay, kaka cuman mau pasangin sealtbetl nya kamu" ucap chandra.
nayla membuka matanya dia merasa sangat malu.
"seharusnya kaka kasih tau jangan diam aja" ucap nayla kesal
"yaudah iya maaf" setelah memasang seatbetl nya nayla chandra melajukan mobilnya.
ditengah perjalanan nayla membuka suara.
"hmm sebenarnya kita mau kemana sih kak" tanya nayla penasaran
" udah kamu ikut aja, nanti kamu juga tau" ucap chandra
"hmm yaudah deh kak" nayla sedikit kesal karena dia sangat penasaran kemana chandra akan membawa nya, tapi chandra tidak memberitahunya.
tak berapa lama mereka sampai ditempat tujuan..
"kamu tunggu disini sebentar" ucap chandra.
chandra berjalan ke sisi mobil dan membukakan pintu mobil nayla. nayla keluar.
nayla melihat pemandangan yang sangat indah, saat ini mereka berada di sebuah danau yang sangat luas dan juga hamparan rumput hijau dihiasi dengan pepohonan pepohonan.
" waawwww bangusss banget tempatnya kak, sangat nyaman" ucap nayla bahagia
" kamu suka?" tanya chandra
" suka banget, pemandangannya sangat indah ini kali pertama aku pergi-pergi ketempat seindah ini" ucap nayla.
" yaudah ayok kita kesana" chandra mengamitkan jarinya ke jari nayla. nayla kaget dengan perlakuan chandra tapi nayla hanya menurut.
mereka duduk di tepi danau yang ada tempat duduknya.
" hmm sebenarnya kenapa kaka mengajak nayla kesini?" tanya nayla penasaran
" kaka sering kesini jika sedang merasa sepi banyak masalah, ditempat ini kaka selalu merasa damai dan nyaman. dan kamu adalah wanita satu-satunya yang kaka bawa kesini" ucap chandra.
" kenapa kaka bawa nayla kesini" nayla bertanya dengan pertanyaan yang sama
" hmm ada hal yang ingin kaka sampaikan nay" ucap chandra
" apa kak?" tanya nayla
chandra menatap wajah nayla. begitupun nayla membalas tatapan chandra.
" hmm nay sebenarnya"....
...
__ADS_1