
Aldo sudah beretemu dengan orang suruhannya disebuah restaurant.
“ ini bos berkasnya, nayla adalah anak dari rojali aahmad jaya dan ibunya bernama rosmala, namun itu bukan ibu kandungnya bos melainkan ibu tiriya karena ibu kandungnya sudah meninggal sejak nayla berumur 10 tahun, nayla mempunyai 2 orang adik bernama reyhan dan reyna, keluarga mereka juga keluarga biasa-biasa saja bos, dan yang saya tau nayla sudah diusir ayahnya dari rumah bos” ucap pria itu menyerahkan berkasnya dan menjelaskan apa isi berkas tersebut.
Aldo menerima berkas tersebut dan membaca namun tetap mendengarkan penjelasan orang suruhannya itu.
“kenapa dia diusir dari rumah oleh ayahnya sendiri?” Tanya aldo
“saya dengar nayla bertengkar dengan ibu tirinya jadi nayla diusir bos” jelas pria itu
“ ok terimakasih, ini bayaran kamu dan kamu boleh pergi” ucap aldo sembari member amplop berwarna coklat
“ terimakasih bos, saya permisi” pria tersebut berdiri dan menunduk member hormat lalu bergegas pergi.
..
Aku akan menolong nayla, aku tidak akan membiarkan dia tersiksa lagi aku akan buat dia dekat denganku dan menjadi milikku batin aldo
Ya aldo berencana untuk melindungi nayla.
Entah mengapa terbesit dihatinya untuk menjaga nayla dan tidak mau membiarkan nayla tersiksa lagi.
Setelah itu aldo pergi meuju kerumah sakit untuk memenuhi syarat dari nayla. Aldo sampai dirumah sakit dan masuk kekamar nayla.
“ kenapa kau lama sekali” gerutu nayla
“ oh maaf tadi aku ada urusann, kenapa apakah kau merindukan ku” ledek aldo sembari berjalan kearah nayla.
“cih PD sekali anda tuan, dari pada merindukanmu lebih baik aku merindukan oppa lee min ho” ucap nayla
“ memangnya kau sudah bertemu dengannya? “ Tanya aldo
“hmm sudah di dalam film” jawab nayla
“ hahaha dasar gadis aneh, cuman melihat di film sok sok an kangen, dia saja tidak mengenalmu” ucap aldo mengejek nayla
“yeee biarin walaupun tidak pernah bertemu setidaknya memikirkan dia menenagkan pikiranku blekkk” jawab nayla sambil menjuliurkan lidahnya
“yayaya terserah kau saja, btw dimana anjani” Tanya aldo
“ dia keluar sebentar membeli makanan” jawab nayla
“ okeh apa kau sudah makan dan minum obat” Tanya aldo
“belum itu makanan dan obatku masih ada disana” ucap nayla sambil menunjuk dengan mulutnya
“baiklah sesuai perjanjian aku akan mengurusmu” aldo mengambil napan berisi makanan dan menyuapi nayla
“ aaaaaaa ummmm” ucap aldo sembari menyodorkan makannya. Dan nayla melahap dengan kesal
“ kau pikir aku ini anak kecil apa” timpa nayla
“hahahha kau ini mudah sekali marah” ucap aldo.
Aldo menyuapi nayla lagi disaat itu pula anjani kembali.
Cekle…
“nay aku sudahh kem” ucapan anjani terpotong dikala melihat adegan romantic nayla dan aldo
“uhh so sweet banget sih kalian maen suap-suap an” ucap anjani
“apaan sih anj, cuman disuapin aja romantic, lagian itukan memang sudah tugas diaa” ucap nayla
“yayaya deh, oh ya aldo mengingat keadaan nayla sudah pulih jadi dia sudah bisa pulang sore ini” ucap anjani
__ADS_1
“lah bukannya besok anj” Tanya nayla
“iya tapi tadi dokter bilang elo sudah baik-baik saja jadi dipercepat, memangnya elo gk mau pulang apa” balas anjani
“ ya mauu lah udah bosen disini terus, tapi syarat yang gue kasih ke aldo berakhir dong” ucap nayla
“ huuuu jadi kamu masih mau bersama ku ya?” goda aldo
“aa apaan sih ge er banget, kan gue pengen buat elo susah lebih lama aja hehe” ucap nayla tampa dosa
“dasar licikk, yadah nanti aku akan urus kepulanganmu” jawab aldo
Selesai makan nayla minum obat. Setelah itu aldo mengurus kepulangan nayla dan saat itu juga nayla sudah boleh pulang. Aldo mengantarkan nayla kekosny diikuti anjani. Sesampai dikos nayla mereka turun, aldo membawa barang-barang nayla yang dari rumah sakit.
Anajni, nayla dan aldo masuk kedalam kosan.
“huaaaaa” nayla merebahkan badannya dikasur
“yaudah nay loe istirahat ya, bue mau balik
dulu, kalo ada apa-apa kabari gue” ucap anjani
“iya anj, thanks y aloe dh mau nemenin gue dirumah sakit” balas nayla
“aelah elo mah kayak sama siapa aja, yaudah gue pamit dulu, kak aldo gue balik duluan ya” ucap anjani dan aldo mengganguk, anjani kemudian berlalu pergi
´barang-barang kamu aku tarok disini ya” ucap aldo menaruh barang-barang nayla disamping lemarinya
“oke, hmmmm thanks ya” ucap nayla sedikit malu
“astagaaa mau bilang terimakasih aja mikir dulu, sesusah itu ya” ucap aldo datar
“hmm gk kok, yaudah elo lebih baik pulang gue mau istirahat” ucap nayla mengusir aldo
“bisa dibilang begitu” ucap nayla santai
Karena kesal Tiba-tiba aldo mendekat dan naik ditubuh nayla yang sedang berbaring, melihat aldo naik ditubuhnya nayla kaget nayla hendak mendorong aldo namun aldo menekan tangannya sehingga nayla tidak bisa berbuat apa-apa
“ma ma mau ngapai lo, jangan macam-macam ya kalo elo macam-macam gue teriak” ucap nayla ketakutan
“ini hukuman untuk gadis angkuh seperti kamu” ucap aldo
“lepasi gue le le pas” belum habis nayla berbicara tiba-tiba aldo menempelkan bibirnya kebibir nayla, aldo menci*um nayla lembut.
Mendapati hal itu nayla melotot dia meronta-ronta namun tenaganya kalah kuat dari aldo.
Aldo melepaskan c*umannya dan memandang nayla. Nayla melihat aldo dengan tatapan tajam kemudian mendorong aldo dan berdiri.
Plakkk…
“awww” aldo kaget dan meringis kesakitan mendapatkan tamparan dari nayla
Nayla menampar pipi aldo, mendapati perlakuan seperti itu dari aldo membuat nayla sangat direndahkan.
“kurang ajar loe ya, berani-beraninya elo nyium gue” ucap nayla sedikit berteriak
“ makanya kamu jadi cewek jangan sok angkuh” ucap aldo datar
“ya terserah gue dong, apa urusan elo, loe udah merebut first kiss guee” ucap nayla
“hahahaa apakah kamu belum pernah
melakukannya” ucap aldo tertawa.
“hmmm I iya emang gue belum pernah melakukan itu, elo pikir gue cewek apaan ha” jawab nayla
__ADS_1
“hey tenanglah nona kecil tidak usah marah-marah, aku mintaa maaf. Sebagai gantinya mau kah kau menjadi pacarku.
Deg..
Tiba-tiba jantung nayla berdetak lebiuh cepat. Dia kaget mendengar perkataan aldo. Tampa sadar tiba- tiba aldo sudah mendekat ke tubuh nayla. Tersadar akan hal itu nayla pun berjalan mundur. Aldo semakin maju sehingga tubuh nayla terbentur ke tembok
Aldo mendekatkan wajahnya ketelingga nayla
“jadi bagaimana apa kau mau..” Tanya aldo sekali lagi
“hmm hmmm ta tapi kenapa tiba-tiba kau mau aku menjadi pacarmu padahal kita baru kenal” Tanya nayla gugup Nafasnya sudah naik turun.
“karena aku mengiginkanmu” ucap aldo
“apa yang kau inginkan dariku, aku tidak punya apa2” ucap nayla
“aku hanya ingin dirimu” balas aldo
“jawab sekarang atau aku menc*umu lagi” ancam aldo. Mendengar hal itu sontak membuat nayla kaget
“oke oke oke jangan c*um aku, aku mau” jawab nayla gugup
“mau apa” Tanya aldo
“iya itu anu aku mau menjadi pacarmu” ucap nayla
Aldo tersenyum gemas melihat tingkah lucu nayla.
“baiklah sekarang kita berpacaran dan kau telah menjadi milik ku aku tidak mau milikku didekati pria lain, kau paham” ucap aldo
“I iya aku paham” jawab nayla
Aldo melihat muka nayla dan mencium keningnya. Sontak hal itu membuat nayla kaget dan pipinya memerah
Aldo semakin gemas melihat ekpresi nayla dan berjalan mundur
“huff” nayla membuang napasnya kasar.dia lega karena aldo sudah menjauh .
“baiklah aku pulang dulu, kalo ada apa-apa hubungi aku” ucap aldo
“iya” jawab nayla datar
Aldo berjalan keluar dan masuk kemobil kemudian melajukan mobilnya pergi
Nayla menutup pintu dan menguncinya. Nayla merebahkan dirinya dikasur
“huaaaa apa yang barusan aku lakukan, kenapa aku menerimanyaaa dasar bodoh kau nay huaaa dan dia menc*umku dasar laki-laki mesum” ucap nayla memaki dirinya sendiri.
“ tapi tunggu kenapa tiba-tiba dia menembakku, apa maksud dan tujuannya dia bilang mengiginkanku apa yang dia ingginkan..huaaa aku pusing memikirkannya” ucap nayla bertanya kepada dirinya sendiri
“huff lebih baik aku mandi dan tidur dari pada harus memikirkan pria mesum itu” nayla beranjak dari tempat tidurnya dan pergi mandi.
Diperjalanan aldo tersenyum puas akhirnya rencananya berhasil. Aldo memang sengaja menjadikan nayla sebagai pacarnya karena dia ingin menolong nayla.
Aldo mengingat saat dirinya mencium nayla dan membayangkan ekspresi wanita itu dan dia tertawa sendiri.
Dia sangat mengemaskan apa benar dia tidak pernah berciuman,dasar gadis polos kalo benar aku sangat berutung gumam aldo.
Aldo melajukan mobilnya dan sampai dirumah. Aldo masuk kerumah dan mendapati papa dan mamaya duduk diruang tamu. Aldo berlalu ingin kekamar namun papanya memangilnya
“aldo kesini sebentar ada yang mau papa sampaikan” ucap sanjaya.
Aldo menghampiri papanya.
“ada apa pa”
__ADS_1