
Jam menunjukan pukul 07.00 pagi, nayla membuka kedua matanya dan memegang kepalanya yang pusing.
“huaaa aku dimana ini” ucap nayla heran melihat keberadaannya
“sudah bangun?” Tanya aldo
Nayla menoleh ke sumber suara dan mencoba melihat dengan jelas siapa pria tersebut. Aldo mulai berjalan mendekati nayla sambil membawa napan berisi makanan. Nayla yanmg sadar kalo itu aldo merasa kaget.
“eloo akhhhh!!” teriak nayla
“utsss kenapa kamu suka sekali berteriak” Tanya aldo
“elo ngapain elo disini dan dan kenapa aku bisa ada disini” Tanya nayla heran
“udah jangan berisik,lebih baik kamu makan dulu,nantii akan aku jelasin” ucap aldo sambil meleakan napan berisi makanan di meja samping tempat tidur
“gue gk butuh makanan gue butuh penjelasan,dan elo ngak ngapa-ngapain gue kan “ Tanya nayla sambil melihat kondisi badannya didalam selimut
Huuuu syukurlah untung masih lengkap pakaian ku batin nayla
“gk usah berpikiran negative, aku bukan pria jahat yang mengambil kesempatan didalam kesempitan, lagian aku tidak tertarik dengan tubuh tepos mu itu” jawab aldo sambil meledek nayla
“apa elo bilangggg! Sembarangan aja loe kalo ngomong” bentak nayla dan merasa kesal sambil memanyunkan bibirnya kedepan.
Aldo tersenyum kecil melihat tingkah nayla
Yaampun gemesin banget ni bocah batin aldo
“yaudah makan dulu tu,aku gk mau kamu mati disini”ucap aldo
Huuuu nyebelin banget sih nih orang pengen aja rasanya aku cabik-cabik mulutnya gerutu nayla
“lebih baik elo keluar dulu deh gue mau mandi” nayla mengusir aldo
Yang punya apartemen kan aku,kenapa malah aku yang diusir batin aldo heran
“woy loe budek ya,cepetan keluar” perintah nayla
“iya iya mak lampir” ucap aldo kesal sambil berjalan keluar
Nayla bergegas mengambil handuk dan baju ganti yang ada dikopernya
….
DILUAR
“baru kali ini ada wanita yang membentak dan berteriak kepadaku, berani sekali dia” gerutu aldo sambil berjalan dan tampa sadar ada seorang wanita juga berjalan dan tiba-tiba aldo menabrak wanita tersebut..
Bugg..
“auuu” ringis wanita itu terjatuh kesakitan begitu juga dengan aldo mereka berdua terjatuh dilantai dan saling bertatap..
“jenie-aldo” ucap mereka serentak
…
jennie akselina adalah seorang model terkenal diindonesia. dia adalah salah satu perempuan yang mencintai aldo namun aldo tidak membalas cintanya karena aldo benci dengan perilaku jennie yang sok manja dan suka memakai pakaian terbuka.
Mereka berdua berdiri
“aldo apa kabar lama tidak bertemu” ucap jennie mendekati aldo
“kabar baik” ucap aldo datar
Ah dia masih saja cuek seperti dulu gumam jennie
“ngapain kamu disini aldo dan kenapa kamu seperti sedang kesal sehingga menabrakku” Tanya jennie
“apartementku juga disini, dan aku hanya sedikit terburu-buru” jawab aldo datar
“kau tidak berubah,masih saja dingin seperti dulu” ledek jenie
“kau juga tidak berubah masih saja suka memakai pakaian kurang bahan” ketus aldo
“hahaha kamu kan tau aku seorang model terkenal jadi wajar kalo aku berpenampilan sexy” jawab jennie sambil ketawa
“oh begitu,kalo begitu aku permisi dulu” jawab aldo dan berlalu pergi. jennie melihat kepergian aldo dan tersenyum licik.
Aku pasti bisa mendapatkanmu aldo syareza sanjaya batin celin penuh keyakinan
…
Dikamar
Nayla sudah selesai mandi dan berpakaian sekarang nayla sedang menyantap sarapannya. Tak berapa lama aldo kembali ke kamar
Ceklekk…
Aldo membuka pintu dan nayla menghentikan makannya karena sedikit kaget
“eh kalo masuk itu ketok pintu dulu atau ucap salam kek jangan bikin orang kaget” protes nayla
“excusme, this is my apartemen and this is my room so terserah aku dong mau berbuat gimana” jawab aldo dengan nada ketus
Dasar menyebalkan gumam nayla
“sekarang jelaskan kenapa aku bisa ada disini” ucap nayla meminta penjelasan kepada aldo
“oke akan aku jelaskan semalam itu…” aldo menceritakan semuanya kepada nayla apa yang terjadi semalam.
Nayla mengingat-ngingatnya dan ya nayla baru sadar kalo dia sudah diusir oleh ayahnya, tiba-tiba da diam dan matanya mulai berkaca-kaca mengingat kejadian semalam, namun dia tahan agar air matanya tidak terjatuh dia tidak mau aldo menyebutnya wanita cengeng.
Aldo memandang nayla dia tau kalo nayla sedang menahan tangisnya.
“oh iya gue ingat sekarang,btw terimakasih sudah nolongin gue” ucap nayla
Jutek-jutek gini dia bisa berterimakasih juga batin aldo
“oke setelah selesai makan aku akan mengantarmu pulang” ucap aldo yang tidak ahu kalo nayla diusir ayahnya
“tidak perlu gue bisa pulang sendiri” tolak nayla
“aku tidak suka penolakan pokoknya aku akan tetap mengantarmu” paksa aldo
__ADS_1
Aduh bagaimana ini apa yang harus aku katakan, aku tidak mau dia tau masalahku
“hmmmm begini saja, lebih baik elo cariin gue kosan” ucap nayla
“kosan? Kenapa apa kamu tidak punya rumah?” Tanya aldo
“oh bu bu bukan begitu gu gu gue hanya ingin ngekos biar lebih , sudah jangan banyak Tanya,elo mau gk cariin gue kosan” Tanya nayla
“hmm oke akan aku bantu cari,btw kos cewek atau cowok?” Tanya aldo
“kosan bencong” jawab nayla asal
“emang ada?” Tanya aldo balik
“ada noh, kenapa loe mau ngekos disitu juga” ledek nayla sambil tertawa
“enak aja,aku masih normal” jawab aldo kesal
“iya terlalu normal dan dingin juga, dan masalah kos elo bo*doh apa be*go ya kali gue tinggal dikos cowok, ya cewek lah” balas nayla ketus
“ya mana tau kamu cewek jadi-jadian kayak mbak luci*** lu*Na” ledek aldo
“sembarangan kalo ngomong gue cewek seutuhnya ya” jawab nayla kesal
“yaudah ayok aku cariin kamu kos, aku cape denger ocehanmu itu” balas aldo cuek
Nayla sedang mengemasi barang-barangnya dan juga tempat tidur, aldo berdiri memperhatikan nayla, nayla mondar mandir membereskan smuanya dan tiba-tiba nayla terpeleset..
“aaaaaaa” teriak nayla
Bug…
Nayla terjatuh di pelukan aldo, mata mereka saling tatap lama…
Deg deg jantung nayla berdetak kencang
Aduhh kenapa jantung gue dag dig dug gini sih kek suara beduk eh gendang deh, tuhan dia tampan sekali batin nayla..
Begitupun dengan aldo jantungnya berdetak lebih cepat.
Kenapa gue deg deg an gini ya,gk biasanya gue kek gini sama cewek dan dia kenapa cantik banget matanya sangat indah.
Lama mereka saling tatap tiba-tiba tok tok tok mereka dikejutkan dengan suara ketukan pelayan yang membersihkan kamar aldo, aldo dan nayla segera berdiri dan merapikan diri mereka.
“maaf tuan menganggu,saya akan kembali nanti” ucap pelayan tersebut
“eh tidak perlu, kamu boleh membersihkannya kami juga mau pergi” jawab aldo
“baik tuan” ucap pelayan tersebut
Aldo dan nayla keluar dari apartement dan masuk ke mobil. Sepanjang perjalan mereka berdua diam tampa bicara. Sampai akhirnya ald berhenti dipingir jalan. Nayla yang melihat aldo memberhentikan mobilnya itu merasa heran
“kok berhenti?” Tanya nayla
“ya habis kamu diam aja,aku kan gk tau kamu maunya ngekos didaerah mana” jawab aldo
“makanya nanyak dong jangan diem aja” ucap nayla kesal
“kenapa malah aku yang salah,yang mau kos kan kamu bukan aku” jawab aldo
“baiklah” ucap aldo. Tak berapa lama mereka sampai disebuah kosan yang lumayan bagus.
Aldo dan nayla turun dari mobil dan nayla menemui pemilik kos untuk menanyakan kos yang kosong. Setelah selesai menemui ibu kos nayla sudah diantar kekamar kos yang akan ditempatinya.
Nayla membuka pintu kosnya dan masuk kedalam sambil melihat-lihat kondisi kamar yang akan ditempatinya. Aldo menyusul dari belakang membawakan koper nayla.
“itu koper kamu” ucap aldo
“oke” jawab nayla
Aldo memandang nayla dengan tatapan kesal karena nayla tidak tau berterimakasih padahal aldo sudah menolongnya.
“kenapa loe mandangin gue kek gitu” Tanya nayla heran dan gugup
“kamu itu emang perempuan gk tau berterimakasih ya, udah dibantuin bukannya minta terimakasih” jawab aldo dengan kesal
“oh jadi elo haus akan ucapan terimakasih toh, oke terimakasih ya tuan muda yang sombong sudah membantu saya” timpa nayla sedikit mengejek
“huff dasar wanita menyebalkan” jawab aldo
“memang” ucap nayla cuek
Perempuan ini memang menguji kesabaranku, benar-benar menyebalkan batin aldo
“ngapain elo diam disitu, mending elo pulang sekarang sebelum ibu kos marahin kita karena berduaan dikamar” usir nayla
“jadi kamu mengusirku?” Tanya aldo
“ya itu bisa disebut sebagai alas an kedus” jawab nayla santai
Tiba-tiba aldo menatap nayla tajam karena sudah sangat kesal dengan tingkah nayla, dan nayla melihat aldo menatapnya seperti itu sedikit gugup dan ketakutan. Perlahan aldo maju mendekati nayla, nayla yang menyadari hal itu langsung berjalan mundur.
“ma ma mau mau ngapain loe?” Tanya nayla gugup.
Aldo terus maju dan dia sedikit gemas melihat nayla yang ketakutan, namun aldo tetap semakin memajukan diri sehingga tubuh nayla sudah menempel ke dinding. Nafas nayla naik turun karena takut.
‘jangan macam-macam lo ya’ ancam nayla
“kalo aku macam-macam, kamu mau lakuin apa” Tanya aldo sedikit sinis
“gue gueeee gue bakalan teriakk” ucap nayla
“coba aja kalo berani” aldo semakin mendekatkan wajahnya ke wajah nayla. Karena ketakutan nayla memejamkan matanya dan sedikit menunduk
Hahaha dia benar-benar lucu batin aldo
“lain kali bersikap lebih sopan lah kepada orang lain” bisik aldo. Dan aldo menjauh dari nayla
Mengetahui hal itu nayla membuka matanya dan dia bisa bernafas lega.
“huff” nayla membuang nafasnya.
Dasar laki-laki aneh batin nayla.
__ADS_1
“oke sekarang aku akan pergi, jika terjadi sesuatu hubungi aku” aldo mengambil hp nayla dan menyimpan nomornya disitu
“ emang elo siapa berani ngatur-ngatur gue” Tanya nayla sedikit cuek
“ aku orang yang paling disegani di negri ini, aku harap kamu jangan mencari masalah denganku jika masih mau hidup” jawab aldo sedikit sombong
‘cuihh sombong sekali, gue gk peduli, udah mending elo pergi deh gue mau istirahat” jawab nayla dan mendorong aldo agar keluar dari kamarnya. Dan nayla langsung menutup pintunya.
“woy aku belum selesai bicara” teriak aldo, namun nayla tidak mengubris
“dasar wanita menyebalkan, berani sekali dia mengusirku” gumam aldo kesal dan pergi dari kontrakan nayla kembali pulang.
….
sesampainya aldo dirumah aldo bertemu mamanya sedang menonton tv.
“mama lagi ngapain” aldo mendekat dan duduk disamping mamanya
“lagi ngelawak, udah tau lagi nonton tv masih ditanyain” jawab mama aldo ketus
“mama kok ketus gitu sih, aldo kan cumin basa-basi ma” jawab aldo sedikit kesal
"terus kamu kenapa gk pulang semalaman" Tanya mama aldo
‘kan aldo udh bilang sama bibik kalo aldo nginap di apartement, emang bibi gak kasih tau mama’ Tanya aldo
“udah, tapi yang mama maksud kenapa harus sampai nginap diapartement segala” Tanya mama aldo curiga
“ kamu gk bawa cewek kan ke apartement kamu” Tanya mama aldo memastikan
Deg deg deg aldo sedikit gugup
“mama apaan sih, ya engaklah mama kan tau aldo gk pernah kek gitu lagian aldo tidak punya pacar, aldo cuman semalam ada urusan penting ma makanya gk pulang karena kecapean aldo nginap aja diapartement” jawab aldo berbohong
“yaudah pergi sarapan sana, bibi udah masakin makanan kesukaan kamu” jawab mama aldo
“ mama udah makan” Tanya aldo
“mama udah makan tadi” jawab mama aldo
“ oke ma aldo makan dulu” aldo pergi untuk makan
Selesai makan aldo beranjak dari meja makan dan pergi kekamar, saat menaiki tanga aldo berpapasan dengan papanya.
“pa” sapa aldo
“ hmmm” jawab papanya dan berlalu pergi menyusul larasati diruang tv.
Aldo masuk kekamar dan merebahkan dirinya. Karena hari minggu dan aldo tidak ada kegiatan jadi aldo memutuskan untuk istirahat dikamar.
Lagi asyik rebahan dikasur, tiba-tiba aldo terpikir akan nayla.
Sebenarnya siapa gadis itu, kenapa sifatnya begitu dingin kepadaku dan apa yang terjadi padanya sehingga dia tidak mau pulang dan memilih tinggal dikosan. Ahhhh kenapa aku jadi memikirkannya.
Aldo mengusap mukanya kasar dia terus memikirkan nayla. Dan karena penasaran aldo menghubungi orang suruhannya.
Tut tut tut..
‘ halo bos” jawab orang suruhannya
“ bagaimana dengan tugas yang aku berikan, apakah sudah ada hasil” Tanya aldo
“sudah bos, besok pagi saya akan memberikan berkasnya kepada bos” jawab orang suruhannya
“baiklah, besok temui aku ditempat biasa” jawab aldo dan memutuskan sambungan teleponnya.
Aldo sedang menyelidiki tentang kehidupan nayla, jadi aldo menyuru orang untuk menyelidikinya.
….
Dikosan nayla
Nayla membersihkan kamarnya dan menata rapi kamarnya. Setelah selesai membersihkan dan menata barang-batangnya dikamar nayla mandi selesai mandi nayla duduk di atas tempat tidur dan menghadap ke jendela, memang kamar nayla memiliki jendela. Nayla merenungi nasib hidupnya yang selalu menderita. Sejak kepergian ibu kandungnya nayla tidak pernah merasakan kebahagiaan. Tak sadar air bening keluar dari mata nayla. Nayla menangis mengingat kejadian kemaren malam dimana ayahnya tega mengusir dirinya yang anak kandungnya sendiri.
‘hiks hiks hiks tuhan kenapa hidupku jadi begini, tuhan kapan aku bisa mendapatkan kebahagiaan, aku lelah tuhan hiks hiks hiks” tagis nayla semakin kencang
“ibu hiks ibu nayla kangen sama ibu, nayla tersiksa disini ibu, bapak gk sayang sama nayla bu hiks hik, ibu ambil nayla bu jemput nayla nayla gk kuat hidup seperti ini” ucap nayla memangil ibu kandungnya yang telah tiada. Tangis nayla semakin kuat.
“nayla sayang” terdengar suara wanita mengusap puncak kepala nayla.
Nayla mendongakan kepalanya keatas. Dia melihat sosok wanita cantik sedang tersenyum kepadanya, wanita itu memakai baju putih dan tubuhnya bersinar.
“I I ibuuuu!!” ucap nayla kaget dan memeluk ibunya
“ nayla sayang, nayla harus jadi anak yang kuat ya, angap ini semua cobaan buat nayla, jangan pernah putus asa, nayla masih punya tuhan yang akan selalu melindungi nayla. Tetap jadi anak yang baik dan lawan rasa sakit itu nak, ibu yakin nayla pasti bisa. Ibu akan sedih jika lihat nayla sedih, semuanya sudah diatur oleh allah akan selalu ada kebahagiaan dibalik kepedihan jadi nayla harus tetap semangat dan berjuang, suatu saat kebahagiaan itu akan datang menghampiri nayla, semangat sayang ibu akan selalu ada di hati nayla” ucap wanita tersebut yang ia adalah ibu kandung nayla.
“ iya bu nayla akan berusaha jadi anak yang tegar, jangan tingalin nayla lagi ya bu” pinta nayla sambil menangis
Tiba-tiba ibunya berdiri dan terus mundur dan menghilang
“ ibuu ibu jangan pergi jangan tinggalin nayla ibu ibuuu!! Bugg auuu” nayla terjatuh dari tempat tidurnya, ternyata nayla cuman bermimpi.
Dia bangun dan duduk kembali diatas tempat tidurnya. Dia mengingat semua nasihat ibunya yang hadir dimimpinya.
“ nayla janji bu, nayla akan dengerin apa yang ibu bilang, nayla akan jadi anak yang kuat, terimakasih bu udah hadir dimimpi nayla, nayla harap ibu akan selalu hadir dimimpi nayla, itu membuat nayla lebih semangat” nayla mengusap matanya yang berair dan sedikit bersemangat.
Nayla meraih ponselya dan dia melihat sudah pukul 5 sore, dan sangat banyak pangilan masuk dari anjani sahabatnya. Dan nayla mencoba menghubungi kembali.
Tut tut tut..
“halo nay elo kemana sih gue telvonin gk diangkat-angkat” teriak anjani yang membuat nayla menjauhkan hp dari telingganya.
“santai dong ngomongnya gk usah ngegas sakit nih kuping gue, sorry tadi gue ketiduran karena kecapean, elo dimana sekarang” jelas nayla
“elo sih kagak ada kabar, gue dirumah nih, jalan yuk gue bosen dirumah” ajak anjani
“yaudah gue siap-siap dulu ntar elo jemput gue ya ague gk ada kendaraan” ucap nayla dan memang benar saat diusir nayla tidak membawa motornya dia pergi berjalan kaki
“lah tumben, biasanya elo jemput gue, motor lo kemana emang” Tanya anjani
“udah nanti gue jelasin, loe jemput gue di jl. Xxxx ya, jangan banyak Tanya” tipa nayla
“iya iya bawel,yadah gue siap-siap dan jemput elo, see you” ucap anjani
__ADS_1
“see you to” balas nayla dan mematikan telvonnya.
Nayla bergegas mandi selesai mandi nayla siap-siap. Tak berapa lama anjani datang. Dan mereka pergi mencari tempat untuk mengobrol sekalian makan.