TAKDIR SEORANG GADIS

TAKDIR SEORANG GADIS
part 12


__ADS_3

“nayla” aldo memanggil nayla dan nayla menoleh malas


“kenapa kesini” Tanya nayla cuek


“emang ada larangan buat aku datang kesini” jawab aldo


“serah deh” ucap nayla kesal.


“ anjani apakah sehabis makan aku boleh meminjam nayla” Tanya aldo kepada anjani


“ehh dikira aku barang apa dipinjam-pinjam” ucap nayla kesal


“hmm boleh kok kak, habis ini aku juga mau pulang” jawab anjani pasrah tidak mau menambah masalah


“anj loe kok gitu sih” ucap nayla kecewa


“udah deh nay loe ikut kak aldo aja mungkin ada hal penting gue juga harus pulang nanti dicariin bokap lama-lama keluar” ucap anjani mencari alas an


“huuu loe sama dia sama aja sama-sama ngeselin”jawab nayla ketus


“baiklah nay, ayo kita pergi” ajak aldo


“tapi aku belum selesai makan” jawab nayla


“udah nanti kita beli makanan lagi” balas ado dan menarik nayla dan memasukannya kedalam mobil


“huuu maen paksa-paksa aja” ucap nayla kesal


“anjani kami pergi dulu” ucap aldo kepada anjani


“eh iya kak, hati-hati ya nay” balas anjani


“elo juga pulangnya hati-hati ya, maaf gue harus pergi” ucap nayla


“iya gk apa-apa kok dahh” balas anjani


melambaikan tangannya dan dibalas oleh nayla. Mobil aldo pun melaju meninggalkan anjani.


..


“sebenarnya kita mau kemana sih” Tanya nayla


“kita akan kekosan mu dan mengambil barang-barangmu” jawab aldo


“APA! Memangnya untuk apa mengambil barang-barangku” ucap nayla sedikit meninggi


“bisa tidak gk usah teriak, kan kita udah sepakat kamu akan tinggal di apartement ku jadi hari ini kamu akan pindah kesana” jawab aldo


“iya aku tau tapi kenapa cepat sekali” Tanya nayla


“lebih cepat lebih baik” ucap aldo asal


“huffff serah deh” jawab nayla dan menghadap kejalanan memandang kendaraan berlalu lalang.


Tak berapa lama mereka sampai di kos nayla. Aldo dan nayla turun dari mobil dan masuk ke dalam kos. Nayla dan aldo membereskan barang-barang yang akan dibawakan nayla ke apartemen aldo. Setelah selesai nayla pamit kepada ibu kos. Setelah itu nayla dan aldo pergi menuju apartemen milik aldo.


Tak butuh waktu lama nayla dan aldo sampai di apartemen aldo, aldo menyuruh orang suruhannya mengangkat barang-barang nayla dan membawa masuk ke apartement miliknya.


“ ayo kita masuk” ajak aldo kepada nayla


“tapi aku takut, kamu gk akan macam-macam kan”Tanya nayla ragu


“hahaha tenanglah aku bukan penjahat yang akan membuat hal aneh padamu gadis kecil, ayo tidak usah takut” balas aldo meyakinkan nayla. nayla dan aldo masuk ke dalam apartement


“waaaawww mewah sekaliii” ucap nayla berdecak kagum

__ADS_1


“hmm apa kamu suka” Tanya aldo


“ya aku suka sekali, tempatnya sangat bagus” jawab nayla


“baguslah, sekarang ayo kita rapikan barang-barang kamu” ucap aldo


“oke baiklah ayok” jawab nayla.


Mereka menata rapi barang-barang nayla, mulai dari peralatan kampus, baju, buku-buku dan lainya. Disaat sedang asyik merapikan tiba-tiba seekor cicak jatuh dihadapan nayla yang sedang memasukan bajunya dari koper ke dalam lemarai.


“huaaaa cicakkk ada cicakkk yakkkkk” ucap nayla sambil berteriak. Nayla lari kea rah aldo dan melompat sehingga aldo menagkap dan mengendongnya


“ada cicakkkk ada cicak disitu hiii” tampa sadar nayla membenamkan wajahnya didada aldo.


Aldo yang mendapatkan hal itu tersenyum dan membiarkan saja.


“ehem nyaman banget ya” ucap aldo


“ehh maaf” ucap nayla dan bergegas turun dari gendongan aldo


“sama cicak aja takut huuu” ucap aldo mengecek nayla


“ya gimana namanya juga takut” balas nayla kesal


“tuh cicak dibelakang kamu” goda aldo


“haaaaa mana manaaa” nayla lari memeluk aldo


“bilang aja modus” goda aldo


“ihh kamu tuh yang moduss mencari kesempatan dalam ketakutan” balas nayla


“hahahaha kamu yang meluk aku kenapa aku yang disalahin” ucap aldo tertawa dengan tingkah lucu nayla


melanjutkan beres-beresnya.


Dretttt drettt


Suara hp aldo yang menandakan ada yang menelponya. Aldo merai ponselnya dan meliihat siapa yang menelponnya, ternyata larasati mamanya lah yang menelpon aldo


“hallo ma” jawab aldo


“kamu dimana” Tanya mama aldo


“diapatement ma kenapa” jawab aldo


“oh tidak apa-apa mama pikir kamu kemana mama cuman kawatir” ucap mama aldo


“aldo baik-baik aja ma” balas aldo


“yaudah mama tutup telponnya” jawab mama aldo mematikan telponnya


“aneh, tumben mama bersikap begini gk biasanya” ucap aldo heran


“siapa” Tanya nayla yang baru datang dari dapur


“ouh itu mama aku telpon” jawab aldo


“oh” ucap nayla


..


Dirumah aldo


“aldo dimana tante” Tanya jennie

__ADS_1


“aldo ada diapartementnya, yaudah kamu kesana aja” ucap larasati


“baik tante jennie kesana dulu” balas jennie dan berlalu pergi.


Memang benar tujuan mamanya menelpon adalah suruhan jennie, karena jennie yakin jika dia yang menelpon pasti aldo tidak mengangkatnya. jennie pergi ke apartement aldo, sesampainya disana celin langsung memecet bel


Ding dong…


“siapa ya” ucap nayla


Ding dong..


“iya-iya sebent…” nayla membuka pintu belum selesai dia ngomong dia kaget dengan kehadiran jennie wanita yang dia lihat tempo hari bersama aldo


“kamu siapa ngapain kamu di apartement pacar saya, mana aldo” Tanya jennie


“ ouh aldo lagi dikamar mandi” ucap nayla


“kamar mandi? Apa maksud kamu dan kamu siapa ha berani-beraninya masuk kekamar pacar saya” ucap jennie yang sudah memaksa masuk kekamar aldo


“siapa sih nay kok rebut-rib…jennie” teriak aldo


“iya aku, kenapa kamu kaget ha, kedapatan selingkuh dengan perempuan mu**han ini” ucap jennie ketus dan melirik nayla sinis


“jaga ya omongan kamu, dia wanita baik-baik jadi hilangkan pikiran kotormu itu” ucap aldo kesal


“heuh wanita baik-baik yang berduaan dengan seorang laki-laki diapartement itu namnya baik-baik ha” ucap jennie mulai emosi.


jennie mendekat dan menjabak rambut nayla. Dan menyeretnya keluar


“keluar kamu wanita j*l*ng, berani-beraninya kamu mengangu pacarku” ucap jennie dan sudah mendorong nayla kelantai


“jennie hentikann, lebih baik kamu pergi, dia kekasihku sesungguhnya jadi jangan coba-coba kamu menyakitinya” ucap aldo mulai emosi. sedangkan nayla cuman bisa diam dan menangis


“ apa kamu bilang kekasihmu, wawww aldo bagaimana bisa kamu tertarik dengan wanita kampungan ini”ucap jennie dengan nada tinggi


“hentikan jenniee jangan buat aku menyakitimu, lebih baik kau pergi” ucap aldo lebih emosi


“ok baiklah, urusan kita belum selesai aku akan mengatakan kepada mama mu aldo, dan aku yakin mama mu pasti kecewa kepadamu” ucap jennie


“aku tidak takut ancaman mu, cepat pergi” suara aldo semakin meninggi.


jennie pergi dan disaat hendak pergi jennie menendang kaki nayla


“jennie berani-beraninya kau” teriak aldo. Dan jennie segera keluar dari apartement itu


“nay kamu gk apa-apa” Tanya aldo


“lepasin aku, ini semua gara-gara kamu aldo, wanita itu benar aku tidak pantas untukmu jadi lebih baik lepaskan aku dan pergi bersama wanita itu dia lebih sepadan dnegan mu disbanding aku” ucap nayla sudah menangis.


Aldo memeluk nayla dan menenangkannya.


“tidak aku hanya ingin dirimu nay, aku tidak menyukainya percayalah dia tidak akan menganggumu lagi.” Ucap aldoo


Nayla mendorong tubuh aldo kasar dan masuk ke kamar dan mengunci kamar aldo.


“nay bukak pintunya nay” ucap aldo


“aku mau sendiri lebih baik kamu pergi” teriak nayla sembari mennagis


“baiklah aku akan pergi tapi kamu berjanji akan baik-baik saja dan tetap disini”


balas aldo dan berlalu pergi dia paham percuma dia berteriak diluar karena nayla tidak akan mendengarkannya.


….

__ADS_1


__ADS_2