Takdir Yang Mengubah Segalanya

Takdir Yang Mengubah Segalanya
12. berziarah ke makam...!!!.


__ADS_3

setelah acara kelulusan perpisahan kelas tiga SMA MERDEKA, semua siswa , guru dan orang tua siswa ,pulang kerumah masing-masing meninggalkan sekolah. diparkiran Celin, kevin dan Karin pun masuk dalam mobil. Kevin yg membawah mobil langsung menancapkan gas kearah jalan.


" kak" tanya Karin pada Celin.


" ia dek, kamu mau tanya apa".


" oh, ya kak kita ziarah ke makam mommy sama daddy dulu ya baru itu kita pulang".


" ia dek, kakak juga udah lama ngak datang mengunjungi makam mommy sama daddy, kakak kangen sama mereka berdua" dengan raut wajah sedih.


" ia kak, Karin juga kangen sama mommy dan daddy " jawab Karin dengan perasaan sedih dan hancur.


" sudahlah, kalian jangan mellow gitu donk kan ini hari kebahagiaan kamu Rin, masa seorang Karin yg cantik dan pintar kok malah sedih sih. nanti kecantikan kamu jelek lagi" jawab Kevin yg mencoba menghibur Karin yg sedih.


" isshh, kak Kevin, bisa aja".


" gue baru tahu tuh, seorang yg berwajah dingin bisa mencair juga ya apa lagi bercanda" mengejek kearah Kevin.


" CELIN ISABELLA....!!!!!!" teriakan Kevin yg sangat kencang hingga membuat Karin dan Celin kaget di buatnya.


" astaga!! kak Kevin....!!! " jawab Karin dengan sangat marah pada Kevin.


" loh tuh ya ontel- ontel, loh pikir ini hutan loh teriak- teriak kayak tarzan" kejengkelan Celin pada Kevin.

__ADS_1


" hehehe, sorry, lagian loh tuh cari masalah mulu sama gue" kesal.


" heh, loh kali ngak bisa bedain mana yg serius dan mana yg bercanda, gue heran deh hidup loh bawaannya serius mulu" .


" terserah gue donk, hidup- hidup gue kenapa loh yg sewot Maimunah!!! " .


" hello....!!! siapa juga yg sewot, sorry ya gue ngak pernah sewot sama hidup loh. pantasan aja loh jomblo ngak ada cewek satu pun yg mau sama loh ".


" heh, meskipun gue jomblo masih ada tuh yg antri dengan gue, secara kan gue tampan dan memiliki aura yg menarik hati para kaum hawa" menyombongkan dirinya.


" hahaha, mungkin cewek itu buta kali, cowok dingin kayak es mana ada yg tampan- tampannya " mengejek Kevin tanpa henti.


" loh tuh ya!!!! geram pada Celin yg tak kunjung berhenti mengejeknya.


" kakak minta maaf Rin".


" kak Kevin juga minta maaf ".


" ok, tapi jangan di ulangi lagi".


" hmm" jawab Celin dan Kevin barengan. setelah perjalanan yg cukup panjang ke makam Nyonya Elisa dan suaminya. akhirnya mereka pun tiba di TPU Kamboja. Karin yg duluan keluar dari dalam mobil langsung berlari menghampiri makam kedua orang tuanya.


\* at. makam. \*

__ADS_1


" mom, dad, apa kabar, maaf ya kalau Karin ini baru mengunjungi kalian. Karin selama ini sibuk sekolah hingga hari ini Karin mau kasih tahu mommy sama daddy kalau Karin mendapatkan juara satu umum dan Piala ini Karin persembahan buat mommy sama daddy yg begitu menyayangi Karin selama ini. Karin kangen sama mommy dan daddy, hiks.... hiks... hiks... ma.... ma.... fin Karin ya mom, dad " menangis dengan perasaan hancur. Celin dan Kevin yg melihat Karin begitu rapuh ikutan sedih dan menangis.


" dek, kamu jangan nangis, kakak sedih melihat kamu begini" jawab Celin dan memeluk Karin.


" Rin, udah ya jangan sedih lagi, kamu mau tante Elisa dan om Roberts sedih melihat kamu dari atas menangis " mencoba menghibur Karin.


" ia kak, maafin Karin ya" dengan perasaan sedih dan hancur.


" ia dek".


" mom, dad, kalian apa kabar, mungkin kalian udah bahagia ya diatas sana. maafin Celin ya kalau semasa hidup mommy dan daddy Celin slalu bikin kalian kecewa dan sedih. Celin slalu pembangkang sama mommy dan daddy bahkan Celin ngak pernah menuruti kemauan kalian. skarang Celin menyesal, andai waktu bisa di putar kembali, Celin janji akan menjadi anak yg nurut sama mommy dan daddy. tapi mustahil mommy sama daddy udah ngak ada , skarang kalian udah tenang dialam sana. Celin janji akan menjaga Karin dan membawa Clara kembali menjadi yg lebih baik sesuai kemauan mommy sama daddy dan doakan Celin , Karin dan Clara dari atas . Celin janji akan slalu mengunjungi mommy sama daddy. Celin sayang sama kalian berdua" jawab Celin dengan perasaan sedih dan mencium kedua papan nisan orang tuanya. setelah beberapa menit di makam kedua orang tuanya, mereka pun pulang kembali ke rumah mereka. sepanjang perjalanan pulang dari makam, di mobil Karin hanya diam dan pandangannya terus ke arah luar kaca mobil. Celin sebagai kakak tahu apa yg dialami oleh Karin adiknya itu. keheningan dalam mobil terpecah setelah Karin memulai pembicaraan pada kedua kakaknya itu.


" kak Celin" tanya Karin pada Celin yg sedari tadi memandangi lalu lalang kendaraan dari kaca mobil. perkataan Karin membuyarkan lamunan Celin.


" eee, ia, dek, ada apa, kamu mau butuh sesuatu" ucap Celin yg mengkhawatirkan Karin.


" ngak kak, Karin cuma kangen sama kak Clara. gimana ya kabar kak Clara skarang. apa kak Clara baik- baik aja ya" kecemasan di wajah Karin yg terus memikirkan keadaan Clara.


" dek, kamu jangan khawatir ya, mungkin Clara baik- baik aja kok. lagian Clara udah gede' udah bisa jaga diri sendiri. jadi kamu pikirkan itu lagi" ucap Celin panjang lebar untuk menasehati Karin agar tidak merasa khawatir dan cemas pada Clara. meskipun dalam hati Celin juga merindukan kembarannya itu. bagaimana pun slama ini sikap Clara berbeda jauh dari Celin, namun Celin tetap menyayangi saudara kembarnya itu.


" Ra, gue kangen sama loh. loh skarang ada di mana Ra, apa loh baik- baik aja disana. gue pengen loh cepat balik Ra, kita kumpul seperti dulu lagi" gumam dalam hati dengan perasaan sedih. setelah melewati rasa kangen sama tuan Roberts dan nyonya isabella, mereka pun sampai di Mansion keluarga tuan Roberts.Karin , Celin dan begitupun Kevin, mereka keluar dari dalam mobil. saat akan masuk dalam rumah berapa kagetnya mereka melihat dua kendaraan mobil yg terparkir di depan rumahnya.


" kak, ada apa ini kok ada dua mobil di rumah kita, apa ada tamu ya kak" tanya Karin kepada Celin dengan kebingungan.

__ADS_1


" kakak juga ngak tahu dek,kalau gitu ayo kita masuk kedalam kita pastikan apa benar di dalam ada tamu" menarik tangan Karin dan membuka pintu. Kevin yg tak ambil pusing dengan kedua adik angkatnya itu hanya mengekori dari belakang.


__ADS_2