Takdir Yang Mengubah Segalanya

Takdir Yang Mengubah Segalanya
8.kesedihan Karin...!!!.


__ADS_3

" hey, lihat gue, Rin" . Karin langsung melihat kearah Celin hingga membuat Celin sangat senang karna Karin menuruti perkataannya.


" Rin, mulai skarang kamu jangan takut ya ada gue kok yg slalu ada buat loh" mengusap kepala Karin dengan lembut.


" makasih banyak kakak mau menerima aku sebagai adek kakak".


" ia sama- sama" tersenyum hangat pada Karin.


" kak, boleh ngak kalau aku minta sesuatu".


" kamu mau minta apa dek sama kakak".


" aku cuma minta kakak jangan berantem lagi ya sama kak Clara".


" kalau itu sih kakak ngak janji dek".


" tapi kak... " . perkataan Karin langsung di potong oleh Celin.


" Rin, dengerin kakak ya kakak ngak mau kamu terus terluka gara-gara sikap Clara sama kamu. kakak cuma mau melindungi kamu dan kakak sudah berjanji sama mommy dan daddy kalau kakak akan terus menjagamu ".


" makasih banyak kakak mau menyayangi aku" tersenyum bahagia dan memeluk Celin. sedangkan bik, inem yg melihatnya terharu pada kedua anak majikannya itu.


" syukurlah, akhirnya non, Celin sudah berubah dan mau menerima non, Karin " tersenyum bahagia.

__ADS_1


" yaudah yuk, Rin, kita berangkat sekolah nanti telat loh di acara perpisahan kakak".


" oh ia ya, aku sampai lupa. yaudah yuk, kita berangkat kak".


mereka pun berpamitan sama bik, inem. setelah menempuh jarak 30 menit dari rumah kesekolah SMA GARUDA, akhirnya mereka telah sampai. Karin yg hendak turun di tahan oleh Celin.


" ada apa kak? ".


" biarkan kakak saja yg membukakan pintu untuk kamu dek".


" tapi kak...!! ".


namun perkataan Karin langsung di potong oleh Celin.


" baiklah kak kalau kak Celin memaksa".


" nah gitu donk" tersenyum merekah di bibirnya. tanpa banyak tanya Celin langsung membukakan pintu mobil buat Karin lalu menggandeng tangan Karin dengan senyuman manis di bibirnya. dari kejauhan Clara yg melihat pemandangan langkah itu sangat geram dan marah hingga langsung melabrak Celin dan Karin di koridor sekolah.


" apa- apaan loh, cewek pembunuh..!!! " mendorong Karin hingga membuat Karin terjatuh. semua pasangan mata di Koridor sekolah menatap kearah bertiga dimana Clara yg terang- terangan mendorong Karin.


" apaan sih loh Clara main dorong- dorong aja loh" membantu Karin berdiri dengan tatapan kemarahan di wajahnya pada Clara.


" loh yg apaan Celin malah dekat sama cewek pembunuh kayak dia, harusnya loh sadar dia yg telah membuat mommy sama daddy meninggal".perkataan Clara membuat seisi sekolah terkejut. sehingga kebanyakan siswa menyindir Karin yg notabenya seorang pembunuh yg di tuduhkan Clara padanya.

__ADS_1


"cihh, dari mukanya aja sok polos tapi hatinya busuk" ucap Dina adalah siswa yg tak pernah menyukai Karin semenjak Arsya menolaknya lalu berterus terang kalau dia menyukai Karin hingga disitulah Dina slalu membenci Karin.


" loh benar Din, gue ngak menyangkah orang yg slalu baik sama kita ternyata seorang pembunuh"ucap Elena teman Dina.


" ihhh, gue mah, ogah dekat- dekat lagi sama pembunuh kayak dia nanti gue ketularan jadi pembunuh, hahahah".sindiran dari semua siswa membuat Karin menunduk dan sedih. Celin yg tak tinggal diam melihat Karin di sindir langsung murka dan mendorong Dina sampai terjatuh.


" Diam loh semua....!!!! " penuh emosi lalu mendorong Dina. sedangkan Dina yg tiba-tiba di dorong tak tinggal diam lalu mendorong Celin kembali.


" maksud loh apa mendorong gue hah!!!! ".


" gue ngak akan mendorong loh seandainya loh ngak menghina adek gue".


" sejak kapan seorang Celin Elisabeth membela sih pembunuh kayak dia ,setahu gue loh slama ini sangat membenci cewek gatal ini tapi kenapa gue lihat loh malah menjadi pahlawan kesiangan buat dia atau jangan- jangan loh pura-pura baik ya sama cewek gatal kayak dia demi satu tujuan loh, ngaku aja loh Cel" tersenyum smirk di wajah Dina.


Karin yg mendengar perkataan Dina menjadi terdiam. perkataan Dina membuat hatinya sakit saat dia mengetahui kalau slama ini kakaknya hanya pura-pura baik demi mencapai tujuannya. Dina yg terus - terusan membojok Celin dengan kata-katanya hanya terdiam.


" kenapa loh diam Cel, omongan gue benar kan? kalau slama ini loh hanya pura-pura baik sama cewek gatal ya kan? ".


" sudah cukup semuanya Din!!! " Karin yg tak sanggup mendengar perkataan Dina langsung berlari kearah taman di belakang sekolah. Celin yg melihat Karin dengan menangis hatinya terluka. niatnya untuk memperbaiki semua kesalahannya pada Karin semuanya hancur karna keegoisan Dina.


" puas loh, semua, termasuk loh Dina, loh udah puaskan menghina Karin, kalau memang kalian ngak tahu Apa-apa tentang Karin ngak usah kalian menuduhnya apa lagi memfitnahnya. dan loh Clara, loh udah puaskan mempermalukan Karin di depan semua siswa. memangnya Karin salah apa sama loh Ra, sampai segitunya loh permalukan di depan semuanya. ingat Ra, slama ini Karin cukup menderita karna perbuatan kita. tapi skarang gue sadar ternyata slama ini gue begitu bodohnya percaya dan terhasut dengan omongan loh. gue kira Karin orangnya jahat tapi yg jahat itu loh CLARA....!!!! " Penuh kemarahan di wajah Celin, sedangkan semua siswa yg mendengar semua perkataan Celin hanya menunduk ada rasa penyesalan telah menuduh Karin. namun semuanya telah hancur. setelah berbicara pada Clara, Celin langsung pergi dan mencari keberadaan Karin. sedangkan Karin di taman hanya menangis meratapi nasibnya yg begitu malang. dimana hatinya begitu hancur saat orang yg membelanya tadi pagi dirumah, berangkat bareng kesekolah tapi ternyata hanya pura-pura baik demi tujuannya.


" hiks.... hiks.... hiks... kenapa ya Tuhan, kenapa engkau memberiku cobaan yg begitu berat seperti ini, apa salahku, kenapa kakak ku sendiri pura-pura baik padaku hanya demi tujuan pembalasan dendam atas kematian mommy sama daddy. bahkan tadi pagi aku merasakan sedikit kebahagiaan saat kak Celin membelaku tapi semuanya itu hanya kebohongan, hiks.... hiks.... hiks.... mom, dad, kenapa kalian tidak mengajak aku ikut bersama kalian, aku capek dan lelah menjalani ini semua sendirian. kenapa setega itu kalian meninggalkan aku sendirian di dunia ini, hikss.... hiks. ... hiks.... bawah aku bersama kalian mom, dad" menangis dengan perasaan hancur.

__ADS_1


__ADS_2