Takdir Yang Mengubah Segalanya

Takdir Yang Mengubah Segalanya
9. ARKAN WILLIAM ...!!!


__ADS_3

setelah menumpahkan semua kesedihannya di taman, Karin pun langsung pergi menuju toilet untuk membasuh wajahnya. sedangkan di belahan bumi, di negara Inggris, seorang pemuda yg masih bergelud dengan berkas- berkas pekerjaannya. namun saat asik dengan dunianya, Tiba-tiba dia di kagetkan dengan suara handphone yg berdering. Kekesalan terpancar di wajahnya ketika orang yg menelponnya adalah nyonya Sandar ROBERTS, ibu kandungnya sendiri.


" ada apa mommy menelpon aku ya, paling- palingan cuma masalah perjodohan, aku malas mengangkatnya ".suara deringan HP slalu diabaikan olehnya. namun panggilan dari nyonya Sandar langsung terputus. membuat Arkan tersenyum smirk dengan kebiasaan orang tuanya yg slalu menjodohkannya dengan wanita lain.


" tuhkan, apa aku bilang, pasti mommy sama daddy menyerah menjodohkanku dengan wanita lain" senyum merekah di wajah tampannya. saat hendak melanjutkan pekerjaannya, Tiba-tiba Reza, asisten pribadinya mengetok pintu ruangan tuannya.


" masuk..!!! " mempersilakan asistennya masuk.


" maaf bos, menganggu waktunya, saya mau mengasih tahukan kalau nyonya ingin bicara sama bos".


" sini HP kamu".


" ini bos" lalu menyodorkan hpnya pada bosnya.


" halo mom, ada ap.....!!!! ".


perkataan Arkan langsung di potong oleh nyonya Sandar.


" Arkan William ROBERTS.....!!!!! "teriakan nyonya sandra dari seberang sana. sedangkan Arkan yg mendengar teriakan nyonya Sandra membuat telinganya sakit.


" Arkan, kamu masih di sana kan? " ucap nyonya sandra dari seberang telpon.

__ADS_1


" ia mommy ku yg sangat cantik, aku masih disini kok ngak kemana - mana".


" mommy kira kamu asik pacaran di situ".


" astaga mommy..!! gimana mau pacaran kalau Arkan aja belum punya pacar, gimana sih mom" kesal dengan ucapan nyonya sandar padanya.


" hihihi.., siapa suruh kamu ngak mau menerima perjodohan dari mommy".


" kalau mommy cuma menelpon ku hanya membahas soal perjodohan aku tutup nih telponnya" kesal dengan tingkah laku nyonya sandra yg tak pernah berhenti menjodohkannya dengan anak temannya sendiri.


" Arkan, maksud mommy itu agar kamu cepat menikah dan ada yg mengurus mu nanti ,kamu tahu sendiri kan kalau mommy sama daddy udah tua dan mommy pengen di usia mommy yg sudah tua ini menggendong cucu nak".


" Arkan ngerti kok maksud mommy, tapi mommy ngertiin perasaan aku yg belum bisa menerima wanita lain di hati aku mom".


" semuanya terasa berat mom, melupakan orang yg Arkan cintai, meskipun Farah telah menghianati ku tapi Farah cinta pertama aku mom".


" Arkan dengarin mommy sayang, dia ngak pantas kamu cintai, bahkan saat kamu bangkrut dia malah ninggalin kamu demi laki- laki yg kaya karna dia hanya mencintai harta kamu sayang".


" ia mom, Arkan ngerti kok, jadi Arkan mohon berikan Arkan satu kesempatan untuk memilih siapa yg akan memjadi istriku".


" baiklah mommy kasih kamu satu minggu untuk kamu cari pasangan kalau sampai batas waktu satu minggu kamu belum bisa menemukan calon istri kamu, terpaksa mommy akan menjodohkan kamu dengan teman mommy ngak ada penolakan titik..!!!! " penuh pengacaman pada putra sulungnya itu.

__ADS_1


" ok, Arkan setuju tapi kalau Arkan menemukan calon istri Arkan,mommy sama daddy stop mencarikan Arkan jodoh lagi apa mommy setuju".


" ok, mommy setuju, ingat mommy sama daddy pengen menimang cucu jadi segerakan cari calon istrimu dan kenalkan pada mommy sama daddy ".


" ia mom, Arkan akan usaha cari calon istri jadi mommy sama daddy tenang saja".


" ok, mommy tunggu kamu bawah calon istri kamu ke mansion kita ".


" ia mom, udah ya Arkan banyak kerjaan. Arkan matikan dulu telponnya, nanti lagi di bahas".


" ia nak, ingat secepatnya bawah calon istri mu ke pada mommy dan daddy ".


" ia mom, nanti Arkan bawah kehadapan mommy sama daddy jadi Arkan matikan telponnya" lalu mematikan sambungan telponnya. sedangkan di seberang telpon nyonya sandra sangat jengkel dengan sikap putra sulungnya itu yg dimana seenaknya mematikan sambungan telponnya.


" huh, dasar anak itu, aku belum selesai bicara seenaknya malah mematikan telponnya. awas aja kalau sampai dia belum membawa calon istrinya padaku, aku akan seret dia dan ku jodohkan dengan pilihanku sendiri" kejengkelan di wajahnya. sedangkan tuan Roberts yg melihat sang istri ngomel-ngomel hanya menggeleng- gelengkan kepalanya.


" sudahlah Sweetie, kamu jangan terus- terusan mencarikan jodoh buat Arkan.ingat, dia sudah besar, dia bisa cari calon istri sendiri".


" justru itu aku mencarikan calon istri buatnya, apa lagi sekarang umur Arkan yg sudah memasuki kepala tiga dimana dia harus sudah menikah dan punya anak dad, lihat tuh tetangga kita, sih Jamal yg sudah punya istri dan anak yg lucu- lucu dan sih Jamal kan teman masa kecilnya Arkan".


" ia sweetie, aku ngerti kok tapikan kita ngak boleh terus memaksakan Arkan biarkan dia mencari calon istri sendiri ".

__ADS_1


" ngak dad, aku akan tetap mencarikan dia calon istri kalau sampai dalam batas waktu satu minggu dia belum dapat calon istri terpaksa mommy yg akan turun tangan mencarikannya" keras kepala.


" terserah sweetie saja" pasrah dengan apa yg di lakukan sang istri pada anak sulungnya.


__ADS_2