
setelah kepergian Clara, Karin dan bik, inem pun langsung turun ke dapur membuatkan nasi goreng seafood kesukaan Clara.
" non, biar bibik aja ya yg masak, non, Karin istirahat saja kan non, capek pulang dari pemakaman nyonya sama tuan".
" gpp kok bik, Karin ngak capek kok justru Karin bosan istirahat terus di kamar".
" tapi non... ".
pembicaraan bik, inem di potong oleh Karin.
" bibik, ngak usah khawatir Karin gpp kok, ayo bik kita masak skarang nanti kak Clara marah lagi kalau nasi goreng seafoodnya belum selesai".
" ia non".
" oh ya bibik potong wartel sama tomatnya aja ya biar Karin yg masak nasi gorengnya".
" baik non" bik, inem pun langsung memotong wartel, tomat yg di suruh oleh Karin. setelah beberapa menitpun nasi goreng seafood telah selesai. Karin dan bik, inem langsung menyajikannya diatas meja makan. sedangkan dari atas tangga Clara langsung menghampiri meja makan dan mengeser kursi untuk duduk. Clara yg melihat Karin terus berdiri langsung emosi dan marah.
" nge- prak.....!!! " memukul meja hingga membuat Karin terkejut di buatnya.
" ngapain loh masih disini, sana pergi...!!!! " mengusir Karin dengan sangat sadis.
" ta.... ta... pi kak, aku boleh ngak ikut makan juga soalnya aku juga lapar" .
__ADS_1
" loh mau makan, hmmm" tatapan smirk di wajahnya.
" i... i.... a kak" menunduk ketakutan.
" ok, karna hari ini gue masih berbaik hati memberi loh makan jadi loh boleh kok gabung sama gue makan".
" makasih kak".
Karin yg belum sempat duduk langsung terjatuh akibat kursi yg di dudukinya di geser sama Clara hingga membuatnya kesakitan. sedangkan Clara yg melihatnya hanya tersenyum iblis di wajahnya.
" loh ngapain duduk di lantai atau loh suka ya makan di lantai kalau loh suka sini gue ambilkan makanannya buat loh" mengambil makanan untuk Karin.
" nih, makanan buat loh".
" ooppsss..., jatuh ya sayang bangat makanannya jatuh".menjatuhkan makanan dengan sengaja .
" eee, gpp kok kak, nanti aku bereskan sisa makanan ini".karin pun langsung membersihkan sisa makanan yg di tumpahkan Clara ke lantai. sedangkan Clara hanya menatap Karin dengan senyuman yg penuh kemenangan di wajahnya.
" hahaha, memang enak gue kerjain" dengan tatapan iblis. bik, inem yg melihat anak majikannya itu sangat sedih dan ibah.
" kamu kasihan sekali non, maafin bibik yg tidak bisa membelamu" penuh kesedihan di wajahnya. sedangkan di meja makan Clara tak henti- hentinya mengerjai Karin. saat Karin hendak membuang sisa makanan kotor itu ke tempat sampah, Clara langsung mencegahnya.
" eee, loh mau ngapain".
__ADS_1
" ini kak, aku mau buang makanan kotor ini ke tempat sampah".
" kenapa loh ngak makan aja tuh nasi kotor " ucap Clara tanpa perasaan sama skali.
" ta... ta... pi kak ini kan udah kotor".
" mau makanan kotor kek atau makanan sisa sama saja masuk dalam perut".
" ta... ta... pi.. kak" . pembicaraan Karin di potong oleh Clara.
" gue bilang makan ya makan..!!!! " dengan perasaan emosi. Karin terkejut dengan perkataan Clara yg lancang. saking terkejutnya Karin memilih menunduk tanpa menatap Clara. Clara yg melihat Karin menunduk tanpa menuruti perkataannya langsung emosi dan mendorong Karin. akibat dorongan Clara membuat Karin terbentur ke sudut meja hingga membuat keningnya mengeluarkan sedikit darah.
" itu balasan bagi orang yg ngak mau menuruti perkataan gue!! "tanpa perasaan bersalah sedikitpun. bik, inem yg melihat anak majikannya terjatuh langsung berlari kearah Karin yg sudah tak berdaya di buat oleh Clara.
" non, Karin, non, gpp kan? " penuh kecemasan di wajah bik, inem.
" bi.... bik, Karin gpp kok , bik, inem jangan khawatir ".
" tapi non, kening non, berdarah".
" ini cuma lecet dikit kok bik" Pura-pura tersenyum. Clara yg sedari tadi melihat kekhawatiran di wajah bik, inem hanya tersenyum iblis.
" waw, kalian berdua memang sangat cocok ya, yg satunya seorang pembantu dan satunya lagi seorang pembunuh".
__ADS_1