
Aku bersyukur memiliki Agen yang baik, bukti nya Aku pindah majikan berkali kali tapi Bu Tyas tidak pernah marah malah mendukung ku jika memang Aku benar.
Tiba tiba Bu Tyas menyentuh pipi ku sampai Aku kaget karena dari tadi aku melamun..
"Arti ini Nyonya Ester dan Tuan Liaw, ini rumah makan nya sekaligus warung kopi"
Aku ukur kan tangan ku menyalami majikan baru ku
"Saya Arti Uncle , Aunty "
"Nanti biar belajar sama Mona di dalam dia juga dari Indonesia, sama seperti kamu tapi sudah 1tahun ikut saya"
Aunty memberitahu pada ku bahwa wanita yang di dalam itu adalah orang Indonesia juga..
"Kalau begitu saya permisi dulu ya Tuan , Nyonya, Saya titip Arti"
Bu Tyas pamit Aku mengantar kan nya keluar dari rumah makan..
"Jaga diri ya Arti semoga ini yang terakhir" Bu Tyas memeluk ku erat, Bu Tyas adalah agen yang baik dia akan mengabulkan setiap permintaan anak buah nya, misal pengen kerja di restoran ya di carikan restoran, misal pengen ART ya dicarikannya..
Jika pengen kerja karaoke dan kawin kontrak juga di carikan walau kadang di tolak sama Bu Tyas kasihan katanya.
setelah Bu Tyas pergi hingga punggung nya tak nampak aku pun kembali ke rumah makan...
Rumah makan ini luas di sebelah ada rumah makan Melayu dan es ABCD , sedang kan tempat Majikan baru ku ini seperti nya netral siapa aja boleh..
"Aunty apa aja yang bisa saya kerja kan sekarang Aunty?"
Sambil mendekat ke dapur..dan mencuci panci dan kuali kotor..
Yang aku tahu aku kerja dan gak tau bekas masak apa itu..
"Arti kamu bantu Mona aja memanaskan semua sayur ya"
"Mona sini dulu, tolong kamu ajarkan Arti ya apa- apa yang dia tidak tahu"
Aunty memanggil Mona, dia seorang gadis yang kulit nya sawo matang mata nya yg belok dan bulu mata lentik, dan tubuh berisi serta rambut yang panjang sepinggang sengaja di kepang dua lucu sich tapi Aku suka mirip gadis - gadis desa yang lugu dan polos.
__ADS_1
"Baik Aunty, Ayok Mb ikut saya biar saya ajarkan masak Mee kolok, disini kalau warung nasi tu nama nya kedai nasi atau kedai kopi"
"Apa itu Mee Kolok ? Apa itu mee Ayam seperti di Indonesia Mon?"
"Ya.. kurang lebih begitu Mba, tapi kalau di sini tu Mee kolok adalah makanan yang dibawa oleh masyarakat Cina Sarawak yang datang berhijrah ke Sarawak. Oleh sebab itu mee kolok banyak dihidangkan di semua kedai makanan cina di Sarawak, tapi ada juga yang versi ayam Mba jadi yang Melayu bisa makan."
Sambil menuju gerobak yang kalau ku lihat mirip di Indonesia.. cuma beda nya lebih besar bagian kanannya.. dan di sebelah nya ada ayam yang sudah di rebus.
Aku melihat Mona sigap sekali memasak dari memasuk kan mee ke dalam dandang yang air nya mendidih. Kalau Aku lihat ini persis buat mee ayam.
"Kenapa Mba Arti, mau coba? Kalau di sini biasa nya ada juga pake daging 🐷 dan ada juga yang pake daging 🐔 tergantung sich mb.. permintaan orang. Tapi jangan khawatir Mb kita gak makan itu Mba di sini saling menghormati kok makanya gerobak nya di pisah gak jadi satu Mba"..
Sambil memasuk kan minyak dan bumbu di mangkok, setalah itu dia masukan sawi ke dalam Air yang mendidih, dan setelah itu di angkat pake penyaring dan di tus kan air nya..
"Oh..ya Mon boleh tanya gak selain mee Kolok ini apa lg yang biasa nya paling laris disini?"
"Mee Laksa, itu paling laris Mba harga cuma RM.3.00 nanti saya ajari ya buat nya."
Tiba tiba Uncle datang ke tempat penyimpanan sayur dan lauk, sambil mengangkat wadah nya ke belakang mungkin mau di panaskan lagi.
"Oh..boleh..boleh kamu bawakan ikan sama ayam ke dapur mau di panaskan sama Aunty"
"Siap Uncle biar saya aja yang memanaskan nya"
Dari tadi para pembeli udah mulai datang, dan.. pada saat Aku hendak ke dapur Aku seperti mendengar suara orang yang aku kenal..
"Saya pesan Tea O pen dan Milo peng 1"
Kata seorang wanita yang suara nya khas banget ku dengar.. Tapi apa benar dia.. jadi penasaran.. dengan cepat aku letakkan dulu ayam dan ikan dan ku tinggal sebentar.. Aunty sampai bingung melihat ku, walaupun hari pertama Aku di Kedai Tong seng food tapi Aunty dan Uncle sangat baik dan teman baru ku Mona juga baik.., Aku langsung menuju suara yang Aku kenal tadi..dan ternyata itu.. Kia.. kenapa dia di sini bukan kah dia nikah kontrak...siapa wanita yang bersama nya, apakah itu teman baru nya..tapi Kia berubah dari dandanan dan baju nya beda tidak seperti dulu sekarang Kia lebih feminim dan bahkan kalau Aku lihat sangat terekspose..
Perlahan Aku dekati dia dari belakang nya..
"Kia..masih ingat aku?"
Sambil ku tutup mata nya dari belakang..dia meraba- raba tangan ku..
"Siapa ya.. kayak nya Aku kenal.. ini...ini Arti kan" Dia langsung berbalik menghadap ku..begitu melihat ku dia langsung memeluk ku.
__ADS_1
"Arti..ini kamu kan.. kamu kerja di sini?"sambil menangkup kan tangan nya di kedua pipi ku..
Aku hanya bisa mengangguk..
"Kenapa kamu disini di mana suami mu?"
"Aku sudah tidak dengan nya lagi Arti hanya 3 hari Aku jadi Istri nya, Oh iya kenalkan ini teman ku Stephani, dia orang asli sini"
Sambil ku ulurkan tangan ku dan Stephani juga..
"Arti"
"Stephani"
"Oh..iya Kia kenapa kamu gak ikut suami mu lagi, apa kamu buat salah dengan nya?"
"Hmm.. cerita nya panjang Arti, tapi Aku bersyukur Bu Tyas langsung menjemput ku"
Ada bulir bening yg menetes di sudut mata nya Aku tau pasti saat ini Kia mengalami depresi hingga membuat nya menangis..Baru saja Aku mau ikut duduk tiba tiba Mona memanggil ku..
"Mba Arti..sini bantu Aku buat minuman"
sambil melambaikan tangan dan mengedipkan matanya seolah kode buat aku cepat datang ke tempat nya...
"Ok..ok siap Mona Mba ke situ"
Aku langsung berdiri meninggal kan Kia dan Stephani.Tapi pada waktu aku hendak berbalik tangan ku di tarik Kia..
"Arti kapan kapan aku ceritakan semua pada mu"
Aku hanya mengangguk aja trus melambaikan tangan isyarat aja dari pada kelamaan lagi nanti di marah Aunty. Lagi pula aku baru di kedai sini.
Semoga Aja besok atau lusa Aku bertemu Kia, Aku jd penasaran apa yang terjadi pada Kia..
Seperti nya betul kata Ibu ku Apa yang kadang kita anggap mudah belum tentu orang anggap mudah maka dari itu jangan pernah menganggap gampang sesuatu yang belum kita jalani.. harus tetap mawas diri dan introspeksi diri..
Bersambung
__ADS_1