
Dari dalam ruangan kantor polisi, terdengar keras suara tepukan tangan dari seorang pria. Pria itu berjalan perlahan mengitari satu pria yg sedang terduduk penuh ketakutan.
"sudah tau bagaimana rasanya?" pria gagah itu menunjukkan sorot mata yg tajam dengan seringai yg mengerikan. "itulah yg aku rasakan dulu, enak bukan! tidur dibalik jeruji besi!?" pria itu mundur selangkah.
Dia adalah Daniel Radcliffe, seorang bos Mafia dengan perawakan yg gagah, wajah yg tampan nan manis, mata yg cantik disertai sorotan mengintimidasi. Siapa sangka pria berwajah elok dan menenangkan itu adalah seorang Mafia bahkan dialah bosnya.
"bebaskanlah aku, aku akan memberimu apapun!" jawabnya gemetar. Dia adalah Leo Waldy, mantan anak buah Daniel yg berkhianat. Leo membocorkan informasi mengenai kelompok Mafia yg diketuai oleh Daniel kepada tim sadgas negara, membuat ketua Mafia tertangkap dipenjara selama 3 hari. Kenapa hanya sebentar? tentu saja karena adanya kekuasaan.
"hahh, aku tak menginginkan apapun darimu. Aku hanya ingin kau mati ditangan negara karena aku tak ingin mengotori tanganku." jawab Daniel sambil duduk di kursi yg berada tepat didepan Leo.
"kau ingin aku mati semudah itu? apa kau sudah tidak mau ada persaingan? jika begitu hidupmu akan sangat membosankan karena tak punya musuh" Leo memberanikan diri menatap mata Daniel.
"benar juga, hahh kenapa kau pintar sekali membuat alasan?" senyuman yg di berikan Daniel sampai membuat bulu kudu merinding.
__ADS_1
"hmm, haruskah kau bebas sekarang? ah tidak-tidak kau masih boleh berada disini sampai minggu depan, biar bisa merasakan layanan pijat refleksi dari sini" menyeringai sambil menatap dua polisi yg sedari tadi berdiri di belakangnya.
"bebaskanlah aku sekarang, aku akan mengirim hadiah bagus untukmu nanti"
"sebagus apa hadiahmu itu?" menaikkan sebelah alisnya.
"akan kuberikan mainan baru yg bagus, asal kau mau membebaskan ku"
"akan ku kirim besok malam, lalu setelah itu bebaskanlah aku"
"oke deal" Daniel berjalan keluar dari ruangan pengap itu dengan tangan yg berada di dalam saku celananya. Dia berjalan keluar kantor polisi dengan penuh wibawa, semua polisi yg bertugas pun menunduk ketika Daniel melewati mereka.
Daniel sangat disegani oleh banyak pengusaha kaya, seluruh jajaran kepolisian tak ada satupun yg berani berkutik padanya hanya anggota khusus dari negara yg berani menangkap para Mafia, itupun tak bisa berlangsung lama. Bahkan negara yg memiliki pemerintahan sekuat dan sebesar itupun tak bisa menyentuh Daniel.
__ADS_1
Lima bulan lalu bos Mafia itu bisa diciduk kepolisian karena Leo anak buah Daniel yg memberi informasi secara lengkap kepada tim sadgas sehingga dia bisa tertangkap. Bahkan ketika didalam penjara saja para polisi itu tak berani menyakitinya, mereka menangkap bos Mafia itu hanya untuk menayangkan sebuah berita agar masyarakat tidak merasa resah dan takut dengan keberadaan Mafia didalam negara.
Baru saja Daniel bebas, dia langsung berburu anak buahnya yg berkhianat itu. Leo dia adalah teman baik Daniel, mereka berteman sejak di bangku SMA tapi siapa sangka teman dekat pun bisa menusuk dibelakang.
Leo sebenarnya memang sudah membenci Danial karena rasa iri yg dimilikinya. Tapi karena dia harus mengenal betul orang yg akan menjadi musuhnya, dia harus menjalin pertemanan dengan Daniel. Tak disangka mereka bisa sangat dekat, sampai akhirnya Daniel tau wujud asli dari Leo temannya.
Daniel Radcliff
Leo Waldy
__ADS_1