
"key bangun, sarapan sudah siap"
suara lebut seorang wanita dari balik pintu, itulah suara mama key
"sebaiknya cepat mandi dan pergi mendaftar sekolah, pergilah bersama desti" kata mama
"ah rupanya sudah pagi" dengan mata yang berat sambil duduk ditempat tidur, menguap dan meregangkan tubuh
perkenalkan
keyta, anak perempuan satu-satunya, usia 14 tahun baru saja lulus SMP dan akan segerah mendaftar di SMA
belum pernah pacaran dan ingin punya pacar
sulit tidur pada malam hari dan lebih sulit bangun pagi. untung saja ada mama (pahlawan) yg sering membangunkannya dipagi hari walaupun dia akan sangat mengantuk di siang hari.
(setelah mandi key sarapan dengan papanya)
"jam berapa berangkat?" suara yang tegas dan wajah yang agak menyeramkan itu papanya key, tidak banyak yang tau tapi sebenarnya dia tidak galak sama sekali, hanya saja wajahnya memang seperti itu adanya. hehe
"tinggal nunggu desty pa" jawab key dengan makanan dimulutnya
"baiklah tidak usah cepat - cepat nanti tersedak!" tegur papa
sebenarnya papa, mama dan keyta tidak suka banyak bicara dan hanya bicara seperlunya saja.
key, key key, keytaaaa!!!
terdengar suara seorang gadis sedang berteriak dari samping rumah, itu DESTI tetangga dan teman baik key sejak TK hingga sekarang, desti adalah anak yang selalu terlihat ceria dan terkadang agak cerewet.
"apa kamu sudah siap?" tanya key dengan suara keras
"iya aku baru selesai sarapan!" teriak desti
"kalo gitu tunggu aku di depan rumah aku akan segerah keluar" key mengambil tas dan berkas - berkas untuk pendaftaran
"key ini untuk pendaftaran dan uang jalan, jika masih ada sisa jangan boros dan pulanglah setelah selasai mendaftar, jangan keluyuran" tegur mama
"ma, pa, aku pergi dulu. desti sedang menungguku" keyta mencium tangan papanya tapi papanya menyelipkan uang dan berbisik "ssstttt.. jangan sampai mama tau" dengan senyum diwajah yang agak galak, walau terlihat aneh tapi terasa hangat ๐
(Diperjalanan menuju SMA?)
"aku harap kita berada dikelas yang sama, karena kamu tau aku agak sulit mencari teman. dan kamu selalu mencarikan teman untukku." ungkap key sambil tersenyum, karena sejak kecil key sulit untuk bergaul. ketika berbicara dia akan membuat orang lain tidak nyaman karena dia telihat judes dan hanya desty yang paling sabar denganya
"gak ah, aku harap kita dikelas berbeda agar kamu kesulitan mencari teman." iseng, desti tertawa mengejek key
kilas balik :
saat TK desti di ganggu oleh teman sekelas yang badannya agak besar dan key membantu desti, saat itulah key dan desti menjadi teman, walaupun key tidak ingat tapi desti selalu mengingat kejadian tersebut. dan ternyata mereka baru sadar kalau mereka tetangga saat itu. karena key dan orangtuanya baru saja pindah.
(Sesampainya di SMA)
__ADS_1
"wah, SMA ini lebih besar dari dugaanku, mungkin karena SMP kita agak kecil" kagum key
"iya kan smp ada banyak, sedangkan SMA hanya ada sedikit saja, ini hanya SMA biasa, kalau sekolah harapan pasti lebih besar lagi dan kamu pasti akan lebih kaget. aku juga sudah pernah datang kesini dulu, kakakku sekolah disini jadi aku beberapa kali kesini sama kakakku, saat dia daftar aku dan orangtuaku ikut, lalu saat lulus kami juga kesini" jelas desti
"kali ini kita hanya datang berdua karna kamu sudah pernah kesini jadi aku percayakan masadepanku padamu" canda key
"baiklah aku akan membuat masadepanmu menjadi cerah! jadi percayalah padaku, bahkan kakakku sekarang sudah memiliki masa depan yang cerah, karena dia menikahi seorang pengacara setelah lulus SMA, katanya dia tidak ingin membuang - buang waktunya yang berharga dengan orang lain, dia hanya ingin menghabiskan waktu dengan orang yang dia cintai, aku tidak percaya, dia bahkan tidak menikmati masa mudahnya dan langsung ingin menikah setelah lulus. namun anehnya sampai sekarang dia masih belum memberikan aku keponakan, katanya dia masih ingin pacaran setelah menikah. sayang sekali dia hanya pacaran sekali dan langsung menikah. kalo aku ingin punya beberapa pacar sebagai pengalaman hidup" desti bercerita dengan semangat
"aku juga ingin seperti kakakmu yang hanya punya satu pacar seumur hidup" harap key
akhirnya sampai di ruang pendaftaran dan setelah selesai mendaftar key dan desti berjalan mencari kantin untuk makan siang
"Hmm gak terasa udah siang karena banyak yang mendaftar jadi kita harus mengantri sampai siang" key agak kesal karena lapar
"mungkin karena hari ini hari terakhir, siapa suruh kamu memilih hari terakhir untuk mendaftar" ejek desti
"oke, siap salah. aku hanya terlalu malas untuk keluar rumah, aku lebih baik tidur daripada harus keluar" jawab key dengan nada lesuh
"apakah kita akan pulang setelah selesai makan, atau melihat - lihat sekolah baru kita?" tanya desty
"sebaiknya kita melihat - lihat biar gak panas pas pulang, mamaku juga pasti ngerti. lagian jarangkan anaknya yang malas ini keluyuran" jawab key dengan ragu karena memikirkan kata - kata mamanya yang menyuruhnya pulang setelah mendaftar
"sebaliknya, mamamu pasti akan sangat khawatir karena biasanya kamu jarang keluar dan sekarang kamu terlambat pulang" jelas desti
"iya yah, sebaiknya kita segerah pulang. kan masih ada waktu 3 tahun untuk melihat - lihat tempat ini" jawab key lagi
setelah selesai makan akhirnya mereka pergi meninggalkan kantin. namun tanpa sengaja desti menabrak seorang lelaki, karena desti berjalan terbalik menghadap key
"eh sorry sorry" dengan wajah khawati, desti takut dimarahi
"eh des, kamu daftar disini?" tanya lelaki tersebut
"rey? kamu ngapain disini? bukannya kamu sekolah di harapan yah? kamu pindah kesini?" tanya desti penasaran
(Andrey, usia 14 tahun. lelaki ganteng yang terlihat nakal tapi sebenarnya anak yang baik, hobby main basket dan main gitar, dia anak pemilik toko "sukses jaya" dan bersekolah di sekolah harapan)
"jawab dulu baru balik nanya kali!" tegas lelaki itu
"iya aku daftar SMA disini. eh kenalin, ini keyta tetanggaku, bestfriendku dan udah kek sisterku gitu! walau kita tinggal satu daerah tapi kamu pasti gak kenal kan? lalu kamu sendiri ngapain disini?" jawab desti sambil bertanya
"aku lagi ada janji main basket sama teman - temanku disini. iya aku sering lihat dia tapi baru kali ini bisa kenalan! hai, aku andrey" jawab rey
"aku keyta, kamu anak bapak tokokan?" tanya key
"ternyata kamu ingat aku, kok bapak toko?" jawab rey dengan senyum
"iya kan aku sering beli barang di toko kalian dan gak tau namanya, maaf aku agak susah ingat nama orang" jawab key dengan bingung
"oooh kalo namaku jangan sampai lupa yah, kan nama kamu key dan aku rey jadi jangan sampai lupa" rey menjawab dengan ramah
"cie cie key rey jangan - jangan jodoh" ejek desti
__ADS_1
"apaan sih, jodoh dari hongkong" tegur key dengan malu
"iya gak akan lupa kok, sekarang pasti ingat kalo beli barang di toko rey" jawab key lagi
"hehe, iya deh. kalian mau pulang?" tanya rey
"iya soalnya key jarang keluar nanti mamanya pasti khawatir kalo lama pulang" jawab desti
"oke deh, padahal mau ngajak pulang bareng tapi aku baru aja sampai masih harus nepatin janji dulu. kalian hati - hati dijalan yah. bye bye" rey melambaikan tangan
"bye rey, see you" sahut desti
dan key melambaikan tangan
(saat di perjalanan pulang)
"rey agak terlihat bandel tapi sebenarnya dia anak yang baik kok" desti menjelaskan tentang rey
"iya sih, telinganya di tindik gitu. tapi dia gak galak dan ramah, contohnya pas kamu tabrak dia gak langsung marah. aku kalo di tabrak pasti marah duluan, kamu udah lama kenal sama dia? kok aku gak tau" jawab key
"iya kan aku juga sering belanja di tokonya, yah taulah aku kan suka ngajak orang ngobrol, jadi pas nyari barang, kebetulan dia yang jaga toko jadi aku ajak kenalan dan ternyata dia anak yang ramah, cuman keknya aku bukan tipe dia dan dia juga bukan tipe aku jadi aku gak banyak cerita ke kamu. eh, akukan pernah cerita kalo aku kenalan sama anak bapak toko mungkin kamu lupa lagi" cerita desti
"emang pernah yah? kamu taulah aku agak pelupa, emang tipe kamu kayak gimana lagi? dia kan ganteng, baik dan ramah. kamu mau cari yg gimana lagi?" tanya key
"eehm, aku mau cowok yang suka tipe ceweknya kayak aku! ahahaha" jawab desti dengan tertawa
"he he, emang kamu tau dia gak suka kamu dari mana?" key penasaran
"taulah, aku bisa lihat orang kalo naksir aku pasti mau tau banyak, pasti perhatian, dan mau lebih dekat lagi sama aku. kalo rey orangnya lebih cuek dan agak menjaga jarak gitu. cuman tadi kok dia sok perhatian yah? sok mau nganterin dan suruh kamu ingat nama dia? ehem, mungkin dia naksir kamu key!" desti menjelaskan sambil bercanda
"mungkin dia cuma coba bersikap ramah sama kita kali, kan kita tinggal satu daerah" jawab key dengan acuh
(saat tibah dirumah)
"ma, aku pulang" key langsung menuju kamarnya
"gimana sekolah barunya bagus gak?" tanya mama key
"iya bagus, tempatnya lebih besar dari SMP" jawab key
"jadi kapan mulai masuk sekolah?" tanya mama lagi
"bulan depan" jawab key duduk didepan tv sambil menonton tv
(malam hari sebelum tidur)
saat berabaring key tiba - tiba mengingat kejadian tadi siang saat rey berkata "namaku jangan sampai lupa yah, kan nama kamu key dan aku rey jadi jangan sampai lupa"
"eh aku kok tiba - tiba kepikiran dangan rey?" bertanya pada diri sendiri
kilas balik :
__ADS_1
rey sering melihat key di toko tapi key tidak pernah berbicara padanya.
bersambung..