
Setelah meninggalkan rumah sakit, Key Merasa bingung dengan rey yang tidak mau menyerah, akhirnya key pergi mencari Desti dan mengeluh tentang rey. Lalu Desti yang ingin membantu temannya menyarankan untuk terus berpura - pura pacaran dengan Dimas. Tapi karena dimas tidak berpengalaman dan key yang hanya pernah pacaran sekali juga tentu tidak berpengalaman, bahkan selama ini mereka hanya bergandengan tangan. karena saat melihat mereka bergandeng tangan, orang lain akan percaya. Akan tetapi menurut key berbeda dengan Rey, walau sudah melihat dimas dan key di rumah sakit tapi rey masih tidak percaya, Jadi Key tidak tahu cara untuk meyakinkan rey.
Sedangkan Rey yang keras kepala sebenarnya sudah hampir percaya, Dia hanya mencoba menipu dirinya sendiri. Biar bagaimanapun dia harus berusaha berjuang kali ini, karena dia merasa akan menyesal jika tidak berjuang semampunya. Meskipun lawannya adalah dimas sekalipun, dia tidak ingin menyerah dengan mudah.
Akhirnya Desti menyuruh key untuk mengajak dimas, agar dia bisa mengajari mereka cara berpacaran orang dewasa. Dimas dan key dengan polosnya percaya pada desti karena pengalamannya yang sudah tidak terhitung jumlahnya, walau selalu berakhir dengan cepat. Hal itu juga membuat Dimas semakin dekat satu langkah dengan Desti.
"Dengarkan baik - baik, 1. Orang dewasa tidak memperlihatkan kemesraan mereka untuk banyak orang, mereka hanya menyimpannya untuk satu sama lain. tapi untuk kalian cukup menunjukannya pada rey saja. 2. Walau tidak harus terlihat mesrah, tapi dimas harus terlihat menjaga key dan key harus telihat lebih perhatian pada dimas. contohnya saat berjalan besama, Dimas harus memegang tangan key dan tidak boleh meninggalkannya dan key harus membawakan makanan ketempat kerja dimas. 3. Jangan terlihat berlebihan. Inilah yang paling penting, karena berlebihan akan mengundang kecurigaan." demikian penjelasan desti.
Dua orang kakak adik itu memperhatikan dengan serius kata - kata Desti dan merasa kalau penjelasannya cukup sulit demengerti, untuk key dia hanya mengerti penjelasan nomor dua karena desti menyertakan contoh dan yang lain tidak. Key ingin bertanya tentang nomor satu dan tiga, Dia meminta Desti untuk memberi contoh.
__ADS_1
"Aku masih tidak mengerti tentang nomor satu dan tiga. Setidaknya kamu harus memberi contoh seperti nomor dua" key meminta agar desti menjelaskannya hingga dia mengerti.
Desti melihat keatas untuk berpikir, dan tiba - tiba dia memikirkan cara lebih mudah agar key mengerti. Desti kemudian menggunakan Dimas untuk mengajari key.
"ketika kalian bertemu Rey di depan umum kalian cukup berpegang tangan seperti ini " untuk menunjukannya Desti memegang tangan Dimas. "jangan menggandengnya seperti kamu biasa menggandeng tangannku. Dan saat kalian bertemu Rey di tempat yang lebih sepih, kalian harus terlihat lebih dekat seperti ini" desti menaruh tangannya ke pinggang Dimas dan kemudian memindahkan tangan dimas kepundaknya. "Dengan begitu rey akan lebih percaya, Lalu saat kalian bertemu atau pun berpisah, berusahalah untuk terlihat lebih mesrah didepan Rey saat sepih ataupun ramai untuk menunjukan kasih sayang kalian" Desti memeluk Dimas dan tiba - tiba dia menjadi sadar kalau dimas adalah lelaki dan kemudian dia menjadi malu, lalu mendorong dimas. Sebagai gantinya Desti menarik key untuk berdiri dan memeluknya lalu mencium keningnya "seperti ini. sekarang jangan bilang kalau kamu masih tidak mengerti. Ingat jangan berlebihan!" Desti masih menyembunyikan rasa malunya, sedangkan Dimas yang diam saja ternyata tidak menunjukan kalau sebenarnya dia sangat senang saat di peluk Desti, dia hanya bisa merasakan jantunnya yang bedetak lebih kencang. Key yang memperhatikan dengan serius tidak menyadari perubahan sikap teman dan kakaknya, dan akhirnya dia mengerti yang dimaksud oleh Desti karena diperlihatkan dengan jelas oleh temannya itu.
...
Mempunyai mama yang tidak ingin kalah, mama key meminta bantuan dari suaminya lewat telepon dan menyuruhnya mengundang Rey kerumah mereka. Karena dokter jeff begitu mencintai mama key, dia selalu menurutinya Dan segera pergi mencari Rey. Mendengar hal itu tentu saja Key sangat panik, dia langsung beralasan akan mandi dan pergi kekamarnya untuk menelpon dokter jeff. Saat key menelponnya, dokter jeff ternyata meninggalkan hpnya di meja. karena itulah dokter jeff tidak bisa menjawab panggilan key. Kemudian Key dengan panik berlari keluar dan beralasan pada mamanya kalau Desti membutuhkannya, setelah keluar rumah key bergegas dengan mobilnya pergi ke rumah sakit sambil menelpon dokter jeff terus menerus. Saat masih dalam perjalan kerumah sakit, akhirnya dokter jeff pun menjawab teleponnya, key yang berbicara lewat airpods pun meminta tolong agar dokter jeff membatalkan permintaan mamanya tentang mengundang Rey kerumah. Akhirnya key tibah dirumah sakit, karena jarak rumah sakit tidak terlalu jauh dari rumah mereka dan untuk berusaha meyakinkan papa tirinya, jadi dia merasa harus pergi menemuinya secara langsung. Saat tibah diruangan dokter jeff, Dia menjadi legah dengan penjelasan dokter jeff yang tidak jadi bertemu dengan Rey karena Rey sedang ada di ruangan operasi. Lalu karena ingin membujuk sekaligus mencegah dokter jeff, key pun berkata akan menunggunya dan pulang bersama, jadi dia mengingatkan dokter jeff untuk menelponnya saat sudah mau pulang. key pun keluar dari ruangan dokter jeff dan berjalan di sekitar rumah sakit, saat dia berjalan di lorong yang agak sepih dan gelap dia melihat seorang lelaki yang menggunakan jubah putih sedang duduk menundukan kepalanya, dia menjadi penasaran dan mendekati lelaki tersebut. Saat melihat lebih dekat, key cukup yakin lelaki itu adalah Rey, jadi dia kemudia menepuk pundaknya dan bertanya pada rey.
__ADS_1
"hei, apa yang kau lakukan disini?" tanya key penasaran.
Rey masih tidak mengangkat kepalanya dan dia juga tidak menjawab sama sekali. karena Rey hanya diam saja, key pun berpikir kalau dia sedang tertidur.
"Jika kamu ingin tidur, pergilah keruangan istirahat, jika kamu tidur disini nanti kamu akan masuk angin dan sakit. Jika kamu sakit, siapa yang akan mengobati para pasien itu?"Key tiba - tiba menjadi perhatian pada rey.
Rey kemudian memeluk key dengan erat namun key berusaha mendongnya, tapi karena tenaga rey cukup kuat untuk menahan key, dia pun tidak bisa melepaskan pelukan rey."Sebentar saja, hanya sebentar" suara rey yang terdengar sangat sedih membuat key sadar kalau ada yang salah dengan rey, dia pun berhenti mendorong rey. Dan tanpa di sadari tangannya bergerak sendiri dan menepuk pundak rey.
Walau pikiran terus berkata tidak tapi hati tidak bisa menolak.
__ADS_1
Bersambung..