
Tiba - tiba pintu berbunyi dan key langsung mendorong Rey hingga jatuh, karena key mendorong terlalu keras. "Apa yang terjadi?" mama key yang kembali kekamar tidak sempat melihat mereka berciuman dan kaget karena Rey jatuh dilantai.
"Ti.. tidak aku hanya terpeleset" Rey sangat malu dan akhirnya tidak berkata jujur karena dia tahu kalau key juga tidang ingin mamanya tahu.
Benar saja key tidak ingin mamanya tahu, dia malah memarahi rey "Lihat kebodohanmu karena tidak berhati-hati" wajah key memerah.
"oh.. lain kali sebaiknya kamu lebih berhati - hati rey, ah ternyata disini" mama key mengambil sebuah tas yang ada disamping kursi. Lalu langsung pamit pergi lagi, karena suaminya sedang menunggu. Tapi dia tidak mengatakannya, karena berpikir Rey masih belum tahu kebenarannya.
Saat mama key pergi, Rey terlalu malu dan terdiam disofa. Sedangkan key yang sedang berbaring ditempat tidur malah tertawa dengan keras "Maaf, apakah sakit?" dia masih menertawakannya.
"Tidak, aku hanya tidak menyangka selalu sial saat berciuman" Rey terdengar seperti sering berciuman.
"oh!" Key juga salah paham dan menjadi kesal.
"Saat ciuman pertama aku dicampakkan, sekarang ciuman keduaku dan aku didorong hingga jatuh. Bukankah aku sangat sial?" rey yang malu mengeluhkan kekesalannya.
"Apakah kamu mau mencoba yang ketiga?" Key senang mengetahui kalau Rey juga sama sepertinya dan tidak pernah mencium orang lain, Dia malah menggoda Rey yang sedang mengeluh.
"bisakah?" Rey menjadi sangat senang, karena berpikir Key akhirnya mau memberinya kesempatan.
"Tidurlah dan bermimpi, sudah syukur aku tidak mengusirmu. Dasar mesum, yang ada di otakmu hanya ciuman!" key terdengar sedang marah tapi dia malah tersenyum.
Rey berdiri lalu mematikan lampu, kemudian berbaring disofa. Memikirkan key yang tidak menolak bahkan tidak marah saat dicium olehnya, dia menjadi senang dan tersenyum. Dua orang yang jatuh cinta itu berada di satu kamar tapi tidak bicara apapun dan hanya tersenyum dengan pemikirannya masing - masing.
...
__ADS_1
Pagi harinya, Rey bangun pagi sekali. Kemudian dia keluar kamar untuk mencari perawat dan berpesan pada perawat untuk menggantikannya menjaga key sebentar karena key sedang tidur. Rey takut meninggalkan key sendiri padahal key sudah dewasa dan cukup sehat untuk ditinggalkan sendiri. "Sus tolong jaga key sebentar didalam kamarnya. Jika dia bangun dan bertanya, katakan padanya kalau aku pulang sebentar." Rey sudah seperti ibu yang akan meninggalkan bayinya sendiri, Perawat itu pun mengiyakan tugas yang diberikan oleh dokter Rey. Karena key berada diruang VIP jadi sudah sewajarnya mendapat perlakuan khusus, Kemudian Rey bergegas pergi.
...
Saat key bangun, dia melihat kesofa tapi bukan Rey yang dilihatnya. Dia melihat seorang perawat yang sedang membaca buku sambil menunggunya bangun "sus.. bisa bantu aku duduk?" dia ingin duduk tapi karena tangannya masih dipasangi gips, sulit baginya untuk bergerak dengan bebas.
Perawat itu kemudian membantunya untuk duduk "Tadi Dokter Rey berpesan untuk mengatakan padamu kalau dia pulang sebentar dan akan segerah kembali. Orang akan berpikir kalau kalian sedang berpacaran, sedangkan Dokter dimas berpacaran dengan temanmu yang sering datang kesini." perawat itu tidak sengaja mengatakan yang didengarnya dari para perawat lain.
"benarkah? apa mereka berkata buruk tentang temanku dan dokter dimas? kamu tidak perlu menyembunyikan apapun, aku tidak apa2. Jangan memikirkanku, katakan yang sejujurnya. Kalau tidak aku akan menyuruh dokter jeff memindahkanmu kekamar mayat!" Key menjadi iseng, ingin tahu lebih banyak tentang dimas dan desty.
Pada awalnya, perawat itu memohon untuk tidak memindahkannya. Tapi karena key terus memaksanya, jadi dia mengatakan semua yang diketahuinya. Dan key malah tertawa mendengar yang dikatakannya "hahaha.. aku akan mengatakan rahasia besar padamu dan aku harap kamu tidak mengatakannya pada orang lain. Tapi kalau kamu tidak sengaja mengatakannya tidak apa, hanya saja jangan bilang kalau aku yang memberitahukannya padamu. Sebenarnya dokter dimas adalah kakakku, dan dokter jeff adalah papaku." Key sengaja ingin menyebarkan kebenarannya agar mereka tidak mengatakan hal buruk tentang desti, dia juga sengaja mengatakan pada perawat itu. karena bisa dilihat dengan jelas kalau dia tidak bisa menjaga omongannya, karena masih sangat pagi dia sudah bisa keceplosan.
Perawat itu sangat kaget, Dia tidak percaya karena jelas wajah dimas dan key jauh berbeda dan tidak terlihat mirip sama sekali. Key menjelaskan kalau key mirip dengan mamanya, tapi dokter dimas tidak mirip siapapun karena dia anak angkat. Dia pun sengaja menyebarkan rumor palsu, agar mereka tidak curiga padanya. Dia mengingatkan perawat itu, untuk tidak menyebutkan namanya apapun yang terjadi.
...
Jadi berhati - hatilah saat mengatakan sesuatu.
Mama key yang baru datang sudah mendengar cerita itu, dia lalu bergegas ke kamar key dan bertanya tentang gosip diRS. "Key.. key..Kamu sudah dengar belum? katanya dimas anak angkat dan kamu bukanlah pacarnya" mamanya sangat penasaran tentang gosip itu.
"Aku baru bangun ma, mama dengar dari mana?" Key tersenyum karena sudah tahu hal itu akan terjadi, tapi dia tidak menyangka kalau akan secepat itu.
"Tadi saat berjalan kesini, mama mendengar para perawat sedang membicarakannya, bagaimana kalau rey juga mendengarnya? eh.. dimana rey?" Mamanya tidak ingin sandiwara anaknya terbongkar.
"Biarkan saja kalau rey tahu, katanya Dia pulang ke rumah. sepertinya aku harus jujur padanya. Aku tidak ingin ada yang dirugikan karena kebohonganku, aku sudah memutuskan akan menghadapi perasaanku sendiri." key akhirnya ingin memberanikan diri dan berhenti menjadi pengecut.
__ADS_1
"Baiklah, asalkan kamu baik - baik saja maka sudah tidak apa" mamanya legah mendengar perkataan key.
Tidak lama kemudian, Rey tiba dikamar key dan membawa bekal untuk sarapan key. "aku lupa menelpon tante karena terburu - buru, aku sudah membuatkan sarapan untuk key" Rey melihat mama key juga telah membawa bekal untuk key.
"Aku akan makan milikmu saja" key langsung menjawab dengan tersenyum.
"Tidak apa.. Aku tahu ada yang akan memakannya, aku akan segerah kembali.." Mama key sangat senang melihat key yang kembali ceria, dan dia tahu kalau kalau suaminya akan senang memakan masakannya walau dia sudah memiliki bekalnya sendiri, Jadi mama key meninggalkan mereka berdua dan pergi mencari Jefferson.
Saat sampai diruangan dokter jeff, mama key menceritakan yang dikatakan key padanya dengan wajah yang gembira. Dokter jeff juga ikut senang melihat istrinya bahagia.
Sambil memakan bekal yang dibawah oleh istrinya, Jeff mendengarkan semua yang diceritakan olehnya.
Melihat orang yang kita cintai bahagia, itu sudah cukup untuk membuat kita ikut bahagia.
Sementara itu, Rey sedang menyuapi key ditempat tidurnya dan tidak bertanya tentang gosip yang didengarnya. Dia juga berusaha menyembunyikannya agar key tidak kecewa mendengar hal itu, Dia tidak tahu kalau sebenarnya key yang menyebarkan ceritanya.
"Apakah terjadi sesuatu? apa kamu mendengar hal yang aneh?" Key Melihat wajah rey yang tampak khawatir membuatnya ingin bertanya.
"Ti..tidak.. cepat makan sarapanmu nanti dingin." Rey merasa tidak bisa berbohong jika key terus bertanya jadi dia mengalihkan pembicaraannya.
"Bohong.. Kamu masih tidak pandai berbohong, Cepat katakan sejujurnya ada apa?" Key berpikir terjadi sesuatu pada Rey dan dia jadi khawatir.
"Sebenarnya, diluar sana sudah tersebar kalau dimas bukan pacarmu dan dia adalah anak angkat dari dokter jeff dan mamamu. Tapi siapa yang akan percaya? Dokter jeff bukanlah suami mamamu kan?" Rey mencoba menyembunyikan kenyataan yang diketahuinya.
"Bagaimana kalau itu benar? kamu mau jadi pacarku?"
__ADS_1
Thankyou next..