
Tiba - tiba dimas masuk kekamar key, Dan ingin bertanya tentang gosip yang didengarnya.
"A.. apa yang kamu lakukan disini? tunggu, apa kamu sudah dengar gosipnya?" Dia pikir Rey yang menyebarkannya, karena papa dan mamanya tidak mungkin, apalagi Key dalang dari balik sandiwara itu.
"Gosip Apa anak angkat?" key mengejek kakaknya.
Dimas pun betanya apa yang sebenarnya terjadi, baru satu malam dan sudah tersebar gosip begitu cepat. Dia juga menanyakan pendapat key karena khawatir dengannya, tapi key menceritakan semua yang terjadi. Bahkan hubungannya dengan Rey yang terjadi begitu cepat, dimas sangat bingung mendengar penjelasan key.
"Aku tidak ingin sahabatku menjadi korban keegoisanku. Jadi kamu harus mencari pacar sungguhan agar tidak diganggu oleh pasien dan para perawat, Desty juga bukan pilihan yang buruk. Dan aku yakin bisa percaya padamu, tapi jika kamu menyakitinya aku akan menyebarkan gosip yang lebih buruk dari ini!" Key berkta jujur dan mengancam dimas.
"Tentu saja aku tidak akan menyakitinya,dia adalah cinta pertamaku" Dimas langsung membantah perkataan key.
"Tapi cinta pertama biasanya tidak akan bisa bertahan, pasti akan putus." Key mencoba mengejek dua orang lelaki dikamarnya.
Kedua orang itu tidak bisa menerima perkataan key "Tidak mungkin!" mereka menjawab secara bersamaan.
"Lihat kalian membentak pasien, kalian dokter terburuk!" Key sangat senang melihat mereka bersikap kekanakan dan terus mengejek mereka.
"Tentu saja aku tidak membentakmu, Aku akan menjagamu dengan baik seumur hidupku. Hanya saja, kamu adalah cinta pertamaku. Jadi aku tidak ingin putus denganmu untuk kedua kalinya, aku pasti bisa bertahan" Rey begitu serius menanggapi perkataan key.
"Aku pikir kamu pintar, ternyata hanya seperti itu. Kita sudah pernah putus, jadi ini adalah cinta kedua dan bukan cinta pertama" key masih saja mengerjai rey.
Merekapun bertiga pun terus bercanda dan Senang rasanya bercanda bersama orang terkasih, terkadang bahagia juga sesederhana itu.
...
Hari ini dimas pulang lebih cepat, dia pergi menjemput Desti dikantornya. Dia ingin mengajaknya makan malam dan berencana untuk menyatakan cinta, tapi dia tidak memiliki persiapan dan dia kurang pengalaman. karena dia hanya lelaki dewasa yang tidak pernah berpacaran apalagi menyatakan cinta, Biasanya para gadis yang mengejar dan menyatakan cinta padanya. Saat tibah direstoran, Dimas menceritakan yang terjadi dirumah sakit dan membuat Desti tertawa karena merasa lucu dengan tingkah key tapi juga merasa legah karena akhirnya key membuka hatinya lagi, Dia sangat senang mendengar cerita dimas.
__ADS_1
Melihat desti yang begitu gembira, Dimas berencana menyatakan perasaannya setelah makan tapi dia tidak bisa bicara sama sekali. "Des..Apakah kamu mau..? mau.. kemana lagi? mau.." Dimas sangat tegang dan tidak bisa mengatakan yang ingin dia katakan.
"Sepertinya sekarang kamu tidak memiliki pacar lagi?" Desti tidak menjawab dan malah bertanya.
"Pada dasarnya aku memang tidak punya pacar. Maukah kamu jadi pacarku?" Dia tiba-tiba bisa mengatakannya dengan lancar.
"Maaf aku tidak ingin berpura-pura menjadi pacar siapapun" Tidak diragukan lagi kalau Desti memang berpengalaman.
"Bukan.. aku serius, aku sudah lama menyukaimu. Bahkan aku pikir aku sudah jatuh cinta padamu" Dimas berbicara dengan lancar lagi karena menjawab perkataan desti.
"Cinta? bukankah terlalu awal untuk jatuh cinta?" Desti sangat ingin tahu sedalam apa perasaan dimas.
"aku selalu ingin melihatmu setiap hari. saat melihatmu memiliki pacar, aku merasa sangat sedih. saat kamu putus, aku diam - diam merasa senang. Tapi ketika melihatmu sedih, aku bahkan lebih sedih. Saat melihatmu senang aku juga ikut senang. Saat kamu mabuk dan makeupmu berantakan bahkan itu terlihat menggemaskan.." Dimas belum selesai bicara tapi langsung dihentikan oleh desti.
"Baiklah, cukup. kamu ingin menyatakan cinta atau mempermalukanku?" Desti sudah menerimanya, tapi karena malu dia hanya berkata begitu saja.
"Baik.. baiklah aku akan menjadi pacarmu. Sebaiknya kamu jangan menyesal, karena aku sangat posesif dan kamu mungkin akan tertekan memiliki pacar sepertiku. Mungkin satu bulan?" Karena desti pernah dikhianati, Dia menjadi tidak percaya pada cinta. Tapi kali ini dia memiliki keyakinan, karena orang itu adalah dimas.
"Aku akan bekerja keras, Percayalah padaku." Dimas memeluk desti karena senang telah diberi kesempatan untuk menjadi pacarnya.
Kemudian dua orang itu berjalan sambil berpegang tangan dan setelah sampai disamping mobil, dimas membukakan pintu untuk desti.
...
Hari - hari berlalu dengan penuh cinta, akhirnya gips ditangan key akan segerah dibuka dan Rey menemaninya saat didalam ruangan. sedangkan dokter jeff dan mama key menunggu diluar. Dokter membuka gips dilengan key dengan alat, lalu menyuruhnya untuk menggerakan tangannya. Rey sedih melihat ada bekas luka operasi dilengan key, kakinya masih harus digips lebih lama karena lukanya lebih dalam daripada tangannya.
"Untuk sementata, kamu jangan bekerja terlalu keras dengan tangan ini. Jangan mendorong kursi roda, apalagi mengangkat barang yang berat" Dokter memperingatkan key karena gipsnya baru saja dibuka.
__ADS_1
setelah selesai mereka pun meninggalkan ruangan dan tidak lupa berterimakasih pada dokter. Dimas mendorong key keluar dan bertemu dengan kedua orangtuanya, mereka senang karena key sudah bisa menggerakkan tangannya.
...
Saat key sedang duduk sendiri, Lisa datang menghampirinya. Lisa berkata kalau dia sudah menemukan jantung dan akan segerah melakukan operasi. Key sangat senang mendengarnya, tapi lisa masih mengejeknya "Jika aku sudah sembuh, aku akan merebut dokter rey darimu".
"Baiklah aku akan membiarkanmu mencoba, jadi cepatlah sembuh" Key mencoba menyemangati Lisa.
Rey Melihat key berbicara dengan Lisa dan mendekati mereka "apa yang kalian bicarakan?"
"Akhirnya Lisa mendapatkan donor" key sangat bersemangat.
"Doakan aku, agar operasinya berhasil" Lisa tidak bisa menyembunyikan rasa gugupnya.
"Aku sudah dengar, wanita sepertimu pasti bisa melewati segala rintangan" Rey juga mencoba memberi dukungan terhadap Lisa.
...
Sepertinya semua masalah sudah mulai teratasi, dan setelah beberapa hari lagi key juga akan segerah pulang. karena Gips di kakinya juga akan segerah dibuka "senang rasanya akan segerah pulang, tapi sedih tidak bisa sering bertemu dengan rey lagi" Key menyampaikan perasaannya pada mamanya.
"Kalian masih bisa sering bertemu jika kamu berhenti bekerja dan menikah" mama key menyindir key.
"Ah.. aku rindu pekerjaanku dan aku masih terlalu mudah untuk menikah" key membantah mamanya.
"saat aku seusiamu, aku bahkan sudah memilikimu dan kamu bilang masih mudah?" itu karena mama key menikah setelah lulus SMA.
Key pun hanya bisa tersenyum tidak bisa membantah kata - kata mamanya.
__ADS_1
next..