Tentang Masa Mudah Dan Cinta Pertama

Tentang Masa Mudah Dan Cinta Pertama
Hari kasih sayang setiap hari


__ADS_3

"Nanti kamu mau kasih hadiah apa untuk rey?" tanya hani karena sebentar lagi hari valentine


"coklat?" key yang tidak berpengalaman hanya tau tentang coklat dihari valentine


"iya, emang bisa kasih apalagi?" Bagi desti juga sama valentine adalah hari coklat menurutnya


"hemm, coklat buatan sendiri. pacarmu pasti akan sangat senang!" hani akhirnya memberikan saran yang berguna


"Sepertinya itu bukan ide yang buruk. Aku akan meminta mama mengajariku" key agak ragu karena dia bahkan tidak pernah menyalakan kompor, apalagi membuat coklat


"kamu yakin? Itu akan sangat merepotkan loh" desti mengejek key


"lihat saja nanti, aku akan membuatmu terkejut" key menjadi percaya diri


Ejekan desti membuat key tertantang dan ingin membuktikan diri.


Key yang dibantu mamanya masih tetap kesulitan membuat kue coklatnya. Namun dia bekerja sangat keras untuk itu, untung saja ada mamanya yang selalu membantunya sehingga dia tidak terluka dengan peralatan yang ada di dapur. karena hasil kerja keras dan semangatnya, diapun berhasil membuat kue coklat untuk rey.


Saat valentine, seperti biasa rey sudah menunggu key dan desti di depan sekolah mereka. Kemudian mereka pergi ke kafe billiard. Disana rey sudah menyediakan kejutan untuk key dengan balon dan cake coklat. lagi - lagi rey tidak pernah gagal membuat key terharu.


"Rey.." key memanggil nama rey dengan penuh haru


"Happy valentine key" rey tersenyum


"wah Kamu selalu membuatku tidak bisa berkata - kata. kamu sangat keren rey" desti juga ikut terkejut dan memuji rey


"Aku hanya ingin membuat key selalu tersenyum" rey sangat senang karena dia berhasil membuat key terharu


"Jadi mana hadiahku?" rey membuka tangannya dan ingin di peluk


"Kamu bahkan tidak bisa membeli ini dimanapun, dan hanya ada satu di dunia" key mengeluarkan kue dari tasnya dan memberikannya pada rey dan tidak menanggapi rey yang terlihat ingin di peluk


"Jangan bilang kalau kamu bikin sendiri? Bagaimana mungkin aku memakannya? ini adalah hadiah terbaik dalam hidupku?" Rey sangat senang, dia tidak menyangka akan mendapat kue buatan tangan key


"Tentu saja kamu harus memakannya, jangan sia - siakan hasil kerja kerasku, kalau kamu suka, aku akan membuatkannya setiap hari untukmu" key dengan bangga memamerkan hasil kerja kerasnya


"benarkah? baiklah, besok tolong buatkan lagi!" rey menjadi bersemangat lalu memakan kue itu


"Jadi, apakah bisa dimakan? mungkin saja itu beracun" canda desti


"ini sangat enak, dan aku tidak akan membaginya untukmu" tey mengejek desti


"kita makan kue dari rey aja des, lagian aku tidak bisa menghabiskan kue sebesar ini" sela key


"Ini adalah hari Terbaik, aku harap setiap hari seperti ini" Rey ingin key selalu memberikan perhatiannya setiap hari

__ADS_1


"Aku tidak bisa membuatkanmu kue setiap hari, Tapi aku sayang kamu setiap hari. menurutku, setiap hari adalah hari kasih sayang " Key menjawab rey sambil berpikir, karena tidak mungkin membuat kue setiap hari


"Maka itu sudah lebih dari cukup" rey mengatakannya dengan senyum hangat


...


Dibulan valentine rey dan desti juga berhari ulangtahun yang ke 16 tahun, Rey yang berhari ulangtahun pada tanggal 17 hanya merayannya bersama key dan desti di kafe billiard. Sedangkan desti pada tanggal 19, Dia mengundang teman - teman waktu SMP dan teman sekelasnya untuk merayakan ulangtahun dirumahnya.


Kemudian setiap hari, mereka bertiga selalu menghabiskan waktu bersama saat pulang sekolah, hingga akhir pekan bersama di rumah key. Begitulah waktu berlalu hingga naik ke tingkat 2, Kali ini kelas key dan desti sama - sama ada di lantai dua namun jaraknya semakin jauh karena berbeda gedung.


Dan rey sendiri memutuskan untuk mengambil jurusan IPA, Dia juga terpilih sebagai ketua osis disekolahnya, sebenarnya dia sendiri tidak ingin mencalonkan diri. Namun, guru disekolahnya merasa dia sangat cocok untuk itu, karena prestasinya selama ini. Dia hanya menjadi yakin karena key berkata ketua osis pasti sangat Hebat, dan dia ingin terlihat hebat di depan key. Sedangkan desti menjadi bendahara osis di SMAnya. Tapi karena Rey dan Desti yang semakin sibuk, Key menjadi agak kesepian, waktu mereka bersama menjadi semakin sedikit. Saat di kelas key menjadi dekat dengan glend, karena glend juga mengambil jurusan bahasa dan hani sendiri memilih jurusan IPA. Glend dan key sering beradu mulut, karena glend sengaja mencari masalah dengan key, tidak ada yang tau cara pikir dua orang itu. mereka sering berkelahi tapi juga sering bercanda, biasanya saat pagi mereka adu mulut, tapi pada waktu istirahat pergi ke kantin bersama. Seperti biasa, key tidak memiliki teman yang dekat dengannya dikelas, kecuali glend yang sering mengganggunya. Key sedikit bersyukur dengan kehadiran glend, walau sering membuatnya kesal tapi dia tidak merasa kesepian berkat glend.


Namun di sisi lain, Rey sangat kesal karena key sering menghabiskan waktu bersama glend, terkadang mereka bertengkar karena rasa cemburu rey. Dan key tidak bisa menerima larangan rey. karena baginya glend bukanlah teman yang buruk. Key juga ingin Rey lebih percaya padanya, bagaimana mungkin menghindari glend yang setiap hari bertemu dengannya dikelas. Glend juga tidak bisa melihat key yang selalu sendirian dikelas. Kadang murid - murid lain mengira mereka berpacaran karena selalu bersama. Hal itulah yang membuat Rey khawatir. Tentu saja rey percaya dengan key tapi dia hanya tidak bisa percaya dengan glend. Bahkan mereka yang biasanya hanya pergi ke kafe billiard bertiga sekarang menjadi beempat. karena key juga mengajak glend. Key yang bahkan tidak pernah di atur oleh orangtuanya tentu saja tidak terima bila harus di atur oleh rey.


"Aku harap kamu menjauh dari key" rey mulai mengancam glend


"Dia bahkan tidak melarangku, kenapa aku harus mendengarkanmu?" glend sengaja membuat rey makin kesal


"Dia adalah pacarku, jadi aku berhak melarangmu" bantah rey


"Kalau kamu memang pacarnya, sebaiknya kamu lebih percaya padany" glend menasehati rey


"Tentu aku percaya pada key. Aku hanya tidak bisa percaya padamu" rey masih marah pada glend


"Dia adalah gadis yang setia, setidaknya kamu harus lebih percaya pada dirimu sendiri. Aku hanya tidak menyangka, hari ini akan tibah. Seorang rey yang tidak percaya diri" glend akhirnya bisa mengejek rey


"maaf.." rey berkata dengan menyesal


"sekarang kamu akhirnya mengerti, Dan itu sudah lebih dari cukup" key tersenyum


"Lain kali aku akan bersikap lebih dewasa" rey ingin meyakinkan key


"Kamu sudah jauh lebih dewasa saat kamu bisa menyadari kesalahanmu. Aku harap kamu akan terus seperti ini, aku tidak yakin rey dewasa akan semanis ini" Sebenarnya Key juga senang melihat rey cemburu, karena itu artinya rey masih sangat peduli pada key ditengah kesibukannya.


"Hanya saja aku tidak nyaman melihatmu dekat dengan lelaki lain" rey kembali mengeluh


"hei, lelaki itu glend. kamu yakin tidak bisa melawannya?" ejek key


"Tentu saja aku bisa mengalahkannya, Tapi aku kesal melihatmu begitu dekat dengannya. haruskah aku pindah sekolah?" rey mulai mencari cara agar lebih dekat dengan key


"Bahkan jika kamu pindah, kita akan tetap di kelas berbeda. Mungkin kelasmu akan lebih dekat dengan desti dan mungkin juga kamu sekelas dengan hani. Tapi glend masih akan satu kelas denganku. Bagaimana bisa ketua osis meninggalkan sekolahnya? sangat tidak bertanggung jawab" Key berusaha meyakinkan rey agar tidak pindah sekolah


"Baiklah, karena itu glend jadi aku akan percaya kali ini. Aku akan membuatnya menjadi temanku, lihat saja" rey menjadi percaya diri


"Aku yakin glendlah yang akan membuatmu menjadi temannya" key mengejek rey lagi

__ADS_1


"Lihat, sekarang kamu bahkan membelanya?" rey menjadi kesal lagi


"Dia bisa membuatku mengakuinya sebagai teman, tentu saja lebih mudah menjadikanmu temannya juga." key berbicara dengan yakin


"Tidak bisa, aku harus mencarikannya pacar agar dia tidak mengganggumu terus" rey mulai mencari cara


"jealousrey sangat berbahaya, dia bahkan tidak bisa tenang sedikitpu" sela desti yang dari tadi hanya diam melihat key dan rey yang tidak berhenti adu mulut


Ketika sedang berpikir, dia mengingat kalau glend pernah menyukai nia yang sekarang satu kelas dengan rey. Dan diapun merencanakan sesuatu.


...


Esokan harinya, akhirnya rey ingin mencoba dekat dengan nia. Namun nia menjadi salah paham, karena selama ini rey tidak pernah mencoba dekat dengan siapapun kecuali teman lelakinya. Kemudian dia mulai mengajak nia bergaul dengan key dan desty. Saat melihat rey membawa seorang wanita, key mulai kesal dan tidak ingin berbicara.


"yoo rey, siapa dia" desti selalu menggantikan key sebagai gantinya


"kenalin ini nia teman sekelasku, Dan nia kenali ini Key pacarku dan Desti sahabatnya" rey tidak sadat kalau key sedang marah


"hai nia, lama gak ketemu." glend yang tadinya berbicara dengan siswa lain langsung mendekat dan menyapa nia


"oh hai, kamu pindah kesini?" Nia yang salah tingkah mendengar tentang pacar rey menjadi sangat bingung namun masih menyapa glend.


"Iya aku sekelas dengan pacarnya" glend menunjuk rey dengan sengaja.


"kenapa kamu mengajaknya?" tanya desti lagi karena sadar key masih kesal dan tidak mengerti. namun, tetap diam.


"Bukankah lebih ramai lebih baik" Jawab rey yang masih tidak memahami key


"Dasar bodoh" desti marah tapi berbisik


Setelah sampai di kafe billiard, Rey mencoba meyakinkan Glend untuk mendekati nia. Dan glend pun menurutinya, karena glend juga sudah lama menyukai nia. Akhirnya nia pun menyadari maksud rey, Nia yang agak kesal hanya bisa berpura - pura senang dan bermain bersama glend.


Desti juga segerah sadar maksud dari rey, jadi dia mulai meyakinkan key dan menjelaskan maksud rey. Setelah melihat kedekatan nia dan glend, key pun tidak marah lagi dan mulai berbicara santai dengan rey dan seperti biasa key makan roti bakar dan jus avocado favoritnya, sambil duduk melihat pacar dan teman - temannya bermain.


Melihat key yang hanya duduk saja, nia mengira kalau key tidak bisa bermain billiard. Nia juga sangat yakin kalau dia akan lebih hebat dari ke, karena nia sering bermain billiard bersama teman - temannya.


"key, apakah kamu tidak bisa bermain" nia yang mulai mendekati key memulai percakapan dengan, mencoba memastikan


"Aku jarang bermain, jadi kupikir aku tidak sehebat kalian" key mengatakannya begitu saja


"Aku juga tidak hebat. Apakah kamu tidak bosan hanya melihat dan tidak bermain" nia mencoba mengajak key bermain


"Gak juga, aku hanya senang melihat mereka bersenang - senang. Aku juga mudah kelelahan, jadi Melihat mereka senang saja sudah cukup untukku. tapi, terkadang aku juga ketiduran" balas key


Melihat cara bermain Desti yang tidak sebaik dia, Nia cukup yakin kalau dia pasti bisa menyalahkan key. Jadi nia kembali bermain, dan berbisik pada glend untuk menantang key. Glend pun tidak yakin dengan hal itu, namun karena nia terus memaksa. Glend akhirnya menantang key.

__ADS_1


to be continue...


__ADS_2