Tentang Masa Mudah Dan Cinta Pertama

Tentang Masa Mudah Dan Cinta Pertama
Pelangi Sehabis hujan


__ADS_3

Pagi itu mendung karena hujan baru saja berhenti, key melamun dan berpikir untuk tidak pergi sekolah dan kembali tidur. Tapi dia takut dimarahi oleh mamanya karena hari ini adalah hari pertama mulai belajar, setelah libur akhir pekan. jadi sudah sekitar 2 hari dia tidak melihat rey dan merasa tidak marah lagi pada rey seperti sebelumnya, dan mulai menerima kenyataan kalau rey tidak bisa membalas perasaannya. Dia baru tahu dengan jelas, bagaimana seseorang tidak bisa mengendalikan perasaan orang lain (karena dia juga baru meraskannya) Saat menuju ke halte bersama desti, key tidak menyangka bisa melihat rey yang sedang menunggu angkot.


"Aku kira kamu akan di anterin?" dengan kaku key bertanya, dia ingin mencoba terlihat biasa saja di hadapan rey dan menyembunyikan perasaannya


"Ada yang ingin aku pastikan, key apakah kita bisa bertemu sepulang sekolah?" rey bertanya dengan wajah yang serius


"Kenapa harus pulang sekolah, kenapa gak sekarang?" rasa penasaran key mulai meningkat


"Karena aku tidak ingin terburu - buru, dan aku ingin kita berbicara berdua saja" rey masih terlihat sangat serius


"Sebaiknya kalian berdua bertemu sepulang sekolah. key, bukankah kamu juga ingin bertanya pada rey?" desti memberikan saran yang bagus


"Baiklah" key mengangguk menyutujui saran dari desti


"Jadi kamu ingin aku menunggu dimana?" rey bertanya lagi


"Gimana kalau disekolahku? soalnya aku tidak tau tempat yang lain" key langsung menjawab tanpa berpikir panjang


"baiklah akan ku jemput disekolahmu! apakah kamu memiliki hp atau nomor yang bisa di hubungi?" tanya rey


"Aku dan desti tidak memiliki hp karena orangtua kami masih melarang kami membawa hp, ada hani tapi aku bahkan tidak tau nomornya. oh ia, apakah kamu punya nomor kak ian?" jelas key


"baiklah aku akan menghubungi ian bila aku sudah sampai disekolahmu" rey mengatakannya dengan tersenyum


...


Saat sepulang sekolah key mengajak desty untuk menemaninya bertemu rey dan karena khawatir dengan key, desti pun mengangguk.


hani, key dan desti keluar dari gerbang sekolah secara besamaan. key pun mencari keberadaan rey. Karena dia belum menelpon ian, key pikir rey belum tibah. namun para gadis dari kelas berbeda sedang bergosip dan tanpa sengaja di dengar oleh key dan kedua temannya itu.


"Tampan sih, tapi sayang dia pemain. Dia sering membuat gadis disekolahnya menangis."


"Sudah ku duga, dia gak sebanding dengan wakil ketos kita yang pintar, tampan dan ramah."


Tiba - tiba merekapun terdiam karena melihat rey yang berjalan ke arah mereka. Rey ternyata sudah tiba dan menunggu sambil mengobrol dengan temannya. Karena Rey sering mengikuti lomba jadi tidak heran dia memiliki beberapa teman dari beberapa sekolah.


Key yang sibuk mendengarkan gosip baru sadar kalau rey tiba tepat di depannya.


"kapan kamu sampai? apakah kamu menelpon kak ian? soalnya aku tidak melihatnya dari tadi, mungkin dia sedang sibuk di ruangan osis. jadi aku berpikir lebih baik menunggumu di depan gerbang. eh btw kenalin ini hani teman sekelasku" jika key mulai banyak bertanya artinya key sudah mulai gugup dan ingin terlihat biasa saja dengan cara mencari topik pembicaraan


"Aku baru saja sampai dan belum menelpon ian. btw akhirnya key punya teman selain desti" canda rey agar terlihat lebih santai, karena ini pertamakalinya dia menjemput perempuan disekolah, dan apalagi orang itu adalah key. gadis yang sudah lama dia sukai. Tapi dia menyembunyikan perasaannya dengan baik.


"itu karena hani anak yang baik, yang mau berteman dengan orang jahat ini" desti mengejek key agar dia tidak merasa tegang.


"baiklah kalian yang terbaik dan aku.."


"juga baik.." dari nada bersemangat menjadi rendah


"key anak yang manis karena itulah aku ingin berteman dengannya" sambung hani


"Gitu dibilang manis? kamu gak salah han? dia adalah gadis yang kejam" ejekan desti yang sengaja ingin memancing semangat key


"Ia dia memang cukup manis" lanjut rey dengan senyum dan terus menatap key yg terus melihat ke kiri dan ke kanan


"baiklah apakah kita akan terus menunggu disini?" tanya key dengan cuek


"Tidak, tentu tidak. aku akan mengajak kalian ke suatu tempat." ajak rey

__ADS_1


"maaf yah, aku tidak bisa ikut karena papaku sedang dalam perjalanan menjemputku" hani selalu di jemput oleh papanya, jadi dia tidak bisa ikut. walaupun sebenarnya dia juga ingin


"gak apa kok han. lain kali masih bisa ikut, masih ada kesempatan untuk 3 tahun kedepan" Desti ingin menghibur hani


Key mulai diam, sepertinya dia sudah mulai terasa santai. key biasanya adalah anak yang sangat percaya diri, dia tidak pernah memperdulikan pendapat orang lain. karena sejak kecil kedua orangtuanya dan desti sahabat baiknnya selalu mendukung key apapun yang terjadi. Namun sekarang berbeda saat dia berada di dekat rey. Dia selalu membayangkan Rey yang memarahinya, jadi dia mulai tidak berani mengatakan isi hatinya pada rey. Dan mulai berusaha mencari topik pembicaraan yang tidak biasanya dia katakan.


Desti sangat sadar dengan sifat key, jadi dia berusaha membantu key dengan mencari topik pembicaraan yang membuat key teralihkan.


Mungkin bagi orang lain itu akan terdengar seperti desti adalah teman yang buruk yang sering mengejek temannya. Tapi bagi key Desti adalah teman terbaik, dia hanya berkata buruk di depan key dan selalu membela key dibelakangnya.


kilas balik :


Saat SMP desti pernah dipanggil ke ruang guru karena berkelahi dengan teman - temannya. Walaupun desti tidak memberitahukan alasannya pada key, key tetap bisa mengetahui dari orang lain. Ternyata para gadis bertindak manis di depan key dan menjelek - jelekkannya dibelakang. Dan tanpa sengaja di dengar oleh Desti, dan karena marah desti pun menapar mulut anak itu. sehingga terjadilah perkelahian di antara mereka.


Mulai saat itu, key selalu percaya pada desti. Apapun yang desti lakukan dan katakan padanya tidak pernah membuat dia dendam. walaupun terkadang mereka berantem tapi tidak pernah lama. Mungkin akan terdengar aneh tapi (salah satu dari mereka yang tidak merasa bersalah akan selalu mengalah lebih dulu).


mereka pun berjalan kaki menuju sebuah tempat yang lumayan dekat dari sekolah key. Tibalah mereka di sebuah gedung dua tingkat, Namun tempat tersebut adalah kafe billiard, key dan desti yang tidak pernah main billiard merasa bingung. namun mereka hanya percaya pada rey dan ikut masuk kedalam.


Di dalam sangat luas dan terdapat 4 meja billiard. Lalu, adajuga beberapa siswi dan siswa yang masih memakai seragam didalam tempat tersebut.


desti dan key mengikuti rey sampai ke lantai 2, dan di lantai 2 ada 3 meja billiard beserta beberapa tempat duduk dan meja seperti di restaurant. Namun disitu hanya ada 1 orang karyawan lelaki yang duduk di balik tempat memesan makanan.


"Lihat menunya ada di situ, pesanlah yang kalian inginkan, kalian pasti lapar. Apakah kalian bisa bermain ?" Tanya rey dengan penuh percaya diri.


"Kami bahkan tidak pernah ke tempat seperti ini, apalagi bermain. di mimpi pun tidak bisa" jawab key dengan judes, rasa lapar dan mengantuk membuat moodnya berubah dan menghilangkan rasa gugupnya


"Tapi aku ingin sekali mencobanya key, sepertinya terlihat keren bila aku bisa memainkannya" seperti biasa desti selalu semangat mencoba hal baru


"oke oke, pesankan aku roti bakar coklat dan jus avocado" key menyuruh desti


"Dia terlihat akrab dengan rey, sepertinya rey sering kesini" kata desti pada key


key hanya melihat dan seperti biasa key tidak banyak bicara..


Dan saat key sedang menunggu pesanannya, rey mengajari key cara bermain Billiard. Dan tampak jelas kalau desti sangat menikmatinya. Akhirnya pesanan key pun tibah..


"Seringlah bermain kesini, agar bos tidak bosan lagi" seru lelaki tersebut


key hanya melihat makanannya dan tidak menjawabnya. Mengira rey pasti sering kesini hingga panggilan mereka sudah begitu akrab.


"wah enak des. mau coba gak?" akhirnya key menjadi bersemangat setelah mencicipi roti bakar yang dipesannya


"iya enak banget, aku juga mau." setelah mencicipinya desti pergi memesan


kemudian rey menyuruh karyawan itu mengajari desti bermain. Dan dia pun duduk di samping key, dia cukup yakin akan mulai berbicara karena melihat key yang sudah mulai ceria..


"Apakah jusnya juga enak?" tanya rey membuka percakapan


"sangat enak, avocadonya sangat terasa. Hampir Seperti buatan mamaku, dia tidak pelit memberikan avocadonya dan sepertinya dia hanya menambahakan sedikit air. bahkan dia menambahkan coklat kedalamnya. kalau mamaku biasanya pakai gula merah" key mengatakan apa yang dia rasakan tanpa ragu


"Mau nambah gak?" tanya rey dengan senyum


"Gak lah nanti perutku bisa sakit. Aku kalau terlalu banyak minum jus avocado, bisa sakit perut"key menjelaskan dengan nyaman dan melupakan rasa gugupnya saat berada disamping rey


"kalau gitu, kamu mau jadi pacarku gak?" tanya rey dengan lembut


"Apakah kamu jatuh cinta padaku juga?" karena key sudah merasa nyaman dia pun bertanya dengan santai

__ADS_1


"Aku belum yakin apa itu cinta, tapi aku yakin aku sudah lama menyukaimu" rey mengungkapkan perasaannya


"Kata desti, bila kamu terus memikirkan seseorang dan sangat senang melihat wajanya, maka kamu sedang jatuh cinta. Dan begitulah perasaanku padamu. Aku tidak pernah merasakan hal ini dengan orang lain. Aku tidak ingin tapi terus berpikir tentangmu dan sangat senang saat melihat wajahmu. Jadi aku pasti jatuh cinta padamu." key juga mengungkapkan perasaannya dan sedikit menjelaskan yang dia tau soal jatuh cinta


"Kalau seperti itu disebut cinta, maka aku sudah sangat lama jatuh cinta padamu. Jadi apakah kamu mau jadi pacarku?" rey sangat senang mendengar perkataan key


"Baiklah, aku mau jadi pacarmu" key senyum karena senang perasaan rey sama dengannya


"Hari ini adalah hari pertama kita pacaran" rey tersenyum dan terus menatap key. Dia tidak menyangka akhirnya mereka pun pacaran


saat mereka hendak pulang, key dan desti ingin membayar tagihan namun rey melarang dan dia pergi membayar sebagai gantinya..


"wah memiliki pacar sangat menyenangkan, aku bisa berhemat dan celenganku pun pasti akan lebih cepat penuh" ungkap key penuh kegembiraan


"iya, akupun bisa ikut berhemat" desti tertawa


rey hanya bisa tersenyum mendengar perkataan desty dan key..


" Bos besok datang lagi yah" sela karyawan lelaki itu


"Aku harus bertanya pada pacarku dulu" canda rey


"kamu pasti sering kesini, makanya kalian bisa sangat akrab!" kata key


"Mau gimana lagi, orangtuaku pemilik tempat ini. jadi aku harus sering datang kesini. padahal aku lebih suka menjaga toko menggantikan papaku" jawab rey


"ta.. tapi kok kamu gak bilang?" desti terkejut ternyata banyak yang tidak diketahuinya tentang rey


"habis kamu gak pernah bertanya" rey terus melihat tangan key dan ingin memegangnya


tapi karena key selalu menggandeng tangan desti jadi rey tidak punya kesempatan.


"bantu aku menyimpannya" rey memberikan hpnya pada key


"Gak mau, kalau mamaku tau dia akan sangat marah. Dan itu sangat merepotkan!" key menolak dengan kejam


"Baiklah, tapi aku ingin menghubungimu saat kita sampai di rumah" rey agak sedih karena penolakan key


"Mana hp mu?" key menuliskan nomor rumahnya, nomor hp mamanya dan nomor hp papanya


"Tapi yang mana yang harus aku hubungi?" rey senang sekaligus bingung


"sebaiknya jangan hubungi papaku, karena dia masih di tempat kerja. kamu bisa menghubungi mamaku, tapi kalau dia tidak mengangkat, kamu bisa menelpon nomor rumahku." key senang karena berpikir rey akan mengubunginya dirumah


"Akirnya sahabatku punya pacar" desti turut senang sekaligus takut key akan mulai mengabiakannya.


Walau hanya desti sahabat key selama 10 tahun, namun key jarang mencari dan mengeluh pada desti, desti yang selalu lebih dulu mencari key, walau desti mudah memiliki teman tapi tidak ada yang bisa menggantikan key. key adalah pendengar yang baik, Dia juga penjaga rahasia terbaik bagi desti, walau tidak terlalu baik dalam memberi saran.


Apalagi, sekarang dikelas key memiliki hani. Di tambah key punya pacar. Desti berpikir besar kemungkinan kalau key akan mengabaikanya.


Sesampainya dirumah, key langsung mencari mamanya.


"Mah aku punya pacar!" key berbicara dengan santai


mama key pun kaget.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2