Tentara Penjaga Hati

Tentara Penjaga Hati
Mimpi Yang Aneh


__ADS_3

Setelah kakek bercerita tentang jodoh tadi pagi dan melanjutkan sharing tentang kemiliteran Aisyah pergi ke taman belakang rumah hanya duduk menikmati pemandangan taman yang dilengkapi kolam ikan dan air mancur mini membuatnya tenang duduk di tempat itu, tak terasa Aisyah duduk memejamkan matanya tak terasa Aisyah terlelap begitu nyeyaknya hingga bermimpi. Dalam mimpi itu Aisyah dilamar oleh Hamdan di sebuah Curug yang sangat indah dan damai dipandang, di Curug itu hanya ada mereka berdua.


"Aisyah, aku ingin bicara padamu,


Aku tak tahu, sejak kapan adanya rasa itu


Canda yang terasa kini menjadi candu


Temu yang sekejap kini menjadi rindu


Aku tak tahu, Getaran yang menyambar relung hatiku


Parasmu tak lekat dari pandanganku dan pikiran ku


Tak sadar semesta telah mengirim dirimu untukku


Senja menyatukan diriku dan dirimu


Keadaan selalu mempertemukan ragaku dan ragamu


Aku sudah meleburkan ragu dalam diriku


Hatiku telah sepenuhnya memilihmu


Aisyah... Maukah engkau menjadi istriku?" ucapnya sambil berjongkok gaya seperti melamar pada umumnya


Aku hanya terdiam ketika Hamdan melamarku di Curug itu dan sekejap aku menjawabnya,


"Iya, aku mau" tanpa aku sadari aku menerima lamarannya

__ADS_1


"Cut, akting kalian sangat bagus! sekarang istirahat dulu, kita akan beralih ke adegan selanjutnya" ucap Sutradara yang ada di depan aku dan Hamdan, 'ya ini hanya akting ternyata, tapi sejak kapan Aisyah jadi artis' pikirku


Setelah itu aku berjalan ke tepi Curug dan sialnya aku terpeleset, namun dengan sigap Hamdan memegang tanganku dan menyelamatkan ku,


"Aaaaa............" Teriakku ketika terpeleset dan hampir jatuh


Byur..........Suara sesuatu jatuh ke dalam kubangan air, Tangannya bisa nenahanku terjatuh ke Curug namun tidak dengan kakinya yang sama-sama terasa licin dan kami terjebur di kubangan air dalam Curug itu


"Aaaaaaaaa...." Lagi-lagi aku berteriak dan kali ini lebih kencang


*****


Di ruang tamu Kakek dan Hamdan yang masih bercengkrama pun kaget dengan teriakan Aisyah


"Apa itu kek?" tanya Hamdan


"Sepertinya kakek mengenali suara itu..." jawab Kakek seraya mengernyitkan dahinya dan memasang ekspresi wajah yang sedang berpikir


"Ya, benar kenapa Dia?" ucap Kakek dan mulai berdiri menuju sumber suara yang ada di taman belakang, diikuti Hamdan di belakangnya


"Aku ikut Kek!" ucapnya


"Ayolah, sepertinya ada di taman belakang" ucap Kakek


****


Sesampainya di taman belakang, Kakek melihat Aisyah yang sedang duduk terlelap dan tangannya memegang buku bacaan, namun Aisyah mulutnya itu mengatakan sesuatu semacam sedang mengigau


"Sial...basah kuyup! semua ini gara-gara Kakak! menjauh dariku!" ucap Aisyah membentak

__ADS_1


"Dia mengigau... hahaha lucu sekali kek" ucap Hamdan yang melihat Aisyah sedang meracau tidak jelas saat tertidur


"Ya, begitulah Aisyah kalau habis marah lalu tidur pasti mengigau...kerjain aja sekalian hahaha...Kamu ambilkan seprotan yang buat burung kakek, itu air biasa isinya...di meja belakang pintu itu" Perintah Kakek yang mulai keluar ide jahilnya


Sedangkan Aisyah yang masih dalam alam mimpi Dia sudah naik ke permukaan dan telah mengganti bajunya, namun tiba-tiba ada yang menyemprotnya dari atas dan refleks Aisyah berteriak, "Ah...basah... hentikan! siapa yang melakukan ini padaku... hentikan!" kemudian matanya terbuka dan menghentikan tidur nyenyaknya


"Huhu... Kakek yang menyemprotnya....Segar kan?" Tanya kakek meledek dan Hamdan yang melihatnya hanya tertawa


"Uh...Kakek... mengganggu saja! kesal deh..." Ucap Aisyah yang mengucek matanya dan beranjak dari duduknya


"Lagian siang bolong begini tidur...pake teriak-teriak segala lagi...seisi rumah pecah telinganya dengar teriakanmu" Ucap Kakek mengejek


"Hahaha...benar kek.. telingaku sakit karena teriakan Aisyah!" ucap Hamdan menyambung


"Hah! Kakak masih di sini?" Ucap Aisyah yang baru menyadari ada Hamdan di samping pintu belakang


"Iya, masih belum selesai sharing-sharing pengalamannya" ucap Hamdan singkat


Aisyah kini wajahnya bersemu merah menhan malunya dan berusaha mengelak dari keadaan,


"Ya maaf...tadi aku mimpi buruk dilamar sama orang gila pas aku mau lari malah disemprot pake disinfektan, dikira orang yang kena virus covid-19, parahnya lagi pulang-pulang disiram air dingin satu ember besar, uh...mimpi yang aneh!" ucap Aisyah menjelaskan dengan sedikit berbohong mengarang cerita mimpinya


"Hahahaha...makannya buruan nikah! jadi ngga dilamar orang gila kan!" Celetuk Nenek dari balik pintu


"Ah... Nenek ngga ada puasnya mengejek Aisyah!" ucap Aisyah yang semakin kesal


"Hahahaha...bahagianya punya keluarga seperti kalian, gelak tawa dan candaan mengiringi hari-hari dengan kebahagiaan. Aku jadi rindu Kakek dan Nenek Ku yang ada di Kairo" Ucap Hamdan haru


"Hei...Kau ini jangan berkata begitu, Kakek dan Nenek juga bisa jadi Nenek Mu disini..." Ucap Nenek

__ADS_1


"Terima kasih Nek...Kek..." ucap Hamdan


"Sudah-sudah ayo masuk, sudah panas nih di luar" ajak Kakek


__ADS_2