Ternyata Suamiku Milyader

Ternyata Suamiku Milyader
episode 21


__ADS_3

Rendi menghampiri Sandro dan duduk dikursi sambil merokok dan bertanya:" apakah kamu tahu kalau Linda yang bekerja dibagian marketing itu adalah istriku?"


Sandro menganggukkan kepala dan berkata :" aku baru tahu belakangan ini, tuan Rendi, maksudmu kamu ingin menaikkan jabatan istrimu?"


Rendi lalu bersandar pada kursi dan berkata:" kamu saja yang mengatur urusan naik jabatan itu, namun tidak usah melakukan hal yang terlalu jelas, kedatanganku hari ini adalah untuk hal lain."


Sandro mengangguk dan setelah dia mengetahui kalau Linda adalah istri dari Rendi, dia sudah menyiapkan beberapa pertanyaan yang ingin ia tanyakan langsung kepada Rendi.


" sekarang sudah beredar kabar selingkuh antara kamu dan istriku dikantor ini, apakah kamu tahu?" Rendi menatap kearah Sandro.


" ha? tuan Rendi, aku baru saja tahu kalau dia adalah istri kamu. biasanya aku tidak terlalu banyak berinteraksi dengan istri kamu. bahkan aku tidak pernah berbicara dengannya. tuan Rendi, kamu boleh menelusurinya dengan jelas!" kata Sandra sambil gemetaran. ini merupakan berita palsu.


dia memang memiliki seorang selingkuhan selama ini, namun merupakan gadis diluar kantor ini.


dia berpikir sebentar dan sadar kalau ada yang sedang menjebaknya.

__ADS_1


" aku tahu hal ini tidak berhungan denganmu, namun kamu harus mengurus hal ini dengan baik. kalau tidak, silahkan pergi." kata Rendi.


" tenang saja tuan Rendi, aku akan segera menelusurinya. aku akan memecat siapapun yang menyebar gosip palsu ini." Sandro menghela nafas dan berjanji akan memastikan semua ini.


" apa gunanya memecat mereka, apakah bisa diselesaikan dengan memecat? pikir pakai otakmu, cari cara untuk mengembalikan semua kebenaranmu." kata Rendi sambil menunjuk kearah otaknya.


Sandro terkejut, dia pun sudah mengerti. jika dia hanya memecat orang orang yang menyebar gosip itu, bagian dalam kantor akan langsung tenang. namun siapa yang bisa memastikan kalau mereka tidak akan menyebarkan hal itu diluar kantor?


memikirkan itu, dia pun mendapatkan ide, bahkan dia berpikir untuk membalas semua ini dengan hukum negara yang ada.


"pikirlah dengan jelas, sekarang beri aku data klien yang sedang dilayani oleh Linda itu." kata Rendi sambil mematikan rokoknya.


dalam waktu yang cepat, sekretarisnya kembali dengan membawa data klien itu.


" tuan Rendi, ini adalah data yang kamu inginkan." kata sekretaris itu dengan hormat dan meletakkan data itu didepan Rendi dan menatap Rendi dengan tatapan yang berkilau.

__ADS_1


siapa sangka, yang awalnya merupakan seorang satpam dikantor kecil ini bisa seketika berubah menjadi pemilik saham terbesar perusahaan ini.


apalagi ketika melihat direktur Sandro sedang berdiri dengan hormat disamping Rendi, sekretaris itu pun semakin menghormatinya.


setelah Rendi melihat data orang itu, dia lalu mengeluarkan ponsel dan menelepon Alex.


jika berani menganggu istrinya, maka harus berani menanggung resikonya juga!


setelah menutup telepon, Rendi kembali berkata :" dan juga, perintahkan untuk mengadakan rapat umum pada jumat ini. aku akan menghadiri rapat itu."


baik, aku akan segera memerintahkannya." sekretaris dari Sandro itu pun menganggukkan kepala dan keluar untuk menghubungi seluruh manajer.


Rendi lalu kembali berbincang beberapa hal tentang perusahaan bersama Sandro. setelah itu dia pun bersiap siap untuk pergi.


ketika dia melewati ruangan Famrik, dia melihat kalau Linda keluar bersama Famrik dari dalam ruangan.

__ADS_1


"untuk apa kamu kesini? memata mataiku?" kata Linda ketika melihat Rendi. Linda pun mengerutkan kening dan merasa marah, apalagi mengingat kembali perkataan Rendi tadi malam yang sedang mencurigainya. Linda seketika merasa kalau Rendi sedang memata matainya.


maap nih kalau mimin jarang update soalnya lagi banyak kegiatan jadi ga sempet nulis novelnya..


__ADS_2