
semua terjadi begitu tiba tiba,. sehingga membuat famrik mereka tidak sadar.
"untuk apa terdiam? segera minta maaf kepada rendi!" hati sandro sangatlah panik.
ia juga tidak sangka bahwa orang di belakang rendi adalah orang terkaya di yuzoda, alex.
setelah rendi keluar dari kantornya, ia langsung menerima telepon dari alex.
alex langsung menjelaskan bahwa mencari masalah dengan tuan mudanya. demi menenangkan amarah tuan mudanya, harus membuat perusahaannya bangrut pada pukul 5 sore.
tujuan alex menghubunginya adalah agar ia mengetahui jelas apa yang telah ia lakukan
ucapan ini terdengar sangat angkuh.
tapi orang terkaya sekelas alex punya modal untuk angkuh.
alex saja sudah mulai turun tangan, untuk apa ia tak percaya!
di hadapan alex, ia hanyalah semut kecil, bahkan tidak berhak dikatakan sekelas dengannya.
jadi ia dengan tergesa gesa untuk mengejar.
tidak ada cara lain. selain rendi siapapun tidak bisa menolongnya.
famrik tercengang melihat tatapan sandro yang tegas seketika ia mengalah.
__ADS_1
"m-maafkan aku rendi, diriku yang salah, mohon maafkan kebodohanku." famrik mengertak giginya dan mengaku kesalahan kepada rendi.
famrik mengerti, kalau ia tidak meminta maaf hari ini, ia akan dipecat.
pelanggannya sangat berkaitan dengan lubang pengintip elektronik. sedangkan hanyalah yuzoda yang melakukan produk pengintip secara besar. kalau ia dipecat, selain ia inisiatif meninggalkan kota yuzoda, kalau tidak ia hanya bisa berkeliaran di luar.
lagipula ia mendapat komisi sebanyak 20 juta lebih setiap ia disini, sehingga ia tak rela untuk pergi.
yanto dan beberapa petugas keamanan lainnya juga menundukan kepala mereka, tidak berani menatap tatapan pak sandro, juga takut disuruh meminta maaf kepada rendi.
"rendi kamu lihat...." sandro berbalik badan melihat rendi, seketika memasang wajah penuh senyuman.
famrik mereka melihat ke arah rendi.
rendi menyipitkan matanya dan berpikir sebentar "begini sudah cukup."
kalau begitu, pelan pelan untuk bermain dengannya!
"tidak pergi bekerja?" sandro menghela nafas, setelah mendengar kata kata rendi. berarti masih ada jalan lain.
"baik aku segera pergi kerja." famrik menghela nafasnya, seperti tikus bertemu kucing, segera kabur.
yanto juga sibuk membawa beberapa petugas keamanan pergi dari resepsionis.
"tuan muda rendi, maaf sekali. aku dulu terlalu percaya kepada ucapan famrik, sehingga terjadinya kesalahpahaman kepada mu. mohon kamu berikan kesempatan untukku." setelah famrik mereka pergi, sandro langsung memohon tulus kepada rendi.
__ADS_1
ini juga masalah yang harus dilakukannya!
sekarang keselamatan perusahaannya bergantung pada satu kalimat rendi. kalau rendi ingin ia berlutut meminta maaf, maka ia juga akan melakukannya.
rendi menatap sandro lama, hingga hati sandro merasa tidak tenang. ia baru tertawa berkata. "baik kita bahas dikantormu."
akhirnya sandro bisa tenang dan membawa rendi ke kantor nya
...........
"pak famrik, apa maksudnya pak sandro? padahal ia setuju untuk memecat rendi, mengapa ia tiba tiba membantu rendi?" tanya yanto curiga di kantor famrik.
famrik berkerut alis dan tidak berbicara.
ia juga tidak mengerti apa saja yang terjadi.
hari ini ia dipaksa untuk meminta maaf kepada rendi. meskipun tidak banyak yang melihatnya, tapi itu cukup untuk membuatnya malu.
ia juga ingin tahu sihir apa yang digunakan rendi untuk pak sandro, apa yang membuat sikap pak sandro berubah begitu banyak.
"apakah pak sandro memiliki hubungan dengan istrinya rendi, sehingga begitu melindunginya. harus di ketahui bahwa linda orang tercantik di perusahaan kita, banyak orang yang tertarik kepadanya." tatapan mata Yanto tiba tiba bersinar.
famrik tercengang, benar juga, mengapa aku tidak memikirkan itu?
ia baru saja berusis 30 tahun, bahkan begitu tergila gila kepada linda, maka pak sandro juga pasti tegila gila kepadanya.
__ADS_1
saya tidak memaksa kepada siapapun untuk membaca, tapi untuk yang tidak suka membaca novel ini tinggalkan saja, karena saya tidak memaksa kalian untuk membaca nya