THAT DIMPLE GIRL

THAT DIMPLE GIRL
#25


__ADS_3

Lalu James pun berhasil menangkap Fay.


"I GOT YOU BABY!" kata James ngos ngosan.


Fay berusaha melepaskan dekapan tangan James diperutnya.


"Berusahalah sangat keras...karena kau tetap tak akan bisa lari dariku bitchh", umpat James.


"Apa maumu?kau membenciku bukan?jadi lepaskan aku", kata Fay dengan suara yang masih ngos ngosan.


James memutar balik tubuh Fay dan mendorongnya ke dinding...James melihat wajah cantik Fay yang sudah 5 tahun tak di lihatnya.


'Sshhiiitt...dia semakin cantik saja', umpat James dalam hatinya.


"Aku akan menyiksamu Fay...kau benar benar akan menderita kali ini", geram James sembari menekan rahang Fay dengan keras.


"Kau mencintaiku James?jika tidak, kau tidak akan semarah ini padaku, bukankah aku sudah memperingatkanmu? jangan pernah menganggapku istimewa", jawab Fay berusaha melawan rasa takutnya. Karena mau tidak mau dia akan menghadapi situasi ini.


James tertawa mendengar ucapan Fay yang justru membuatnya semakin emosi.


Lalu James memanggul Fay di bahunya. Dia membawa Fay menuju lobby dan keluar hotel.

__ADS_1


Laura yang mencari keberadaan James melihat James sedang memanggul seorang wanita.


Laura berlari mengejar James.


"James..apa yang kau lakukan?siapa wanita ini?", tanya Laura yang tidak senang melihat itu.


"Bukan urusanmu", jawab James kesal dan terus berjalan.


"Nona..tolong aku..dia akan membawaku..tolong aku!", teriak Fay pada Laura.


"James lepaskan dia..apa yang akan kau lakukan padanya?", Laura berusaha tetap berjalan sejajar dengan James.


"Dia pelacurku..jadi kau jangan ikut campur", bentak James dan membuat Laura kaget.


James tak peduli akan hal itu dan terus berjalan. Dia menelepon sopirnya dan menyuruhnya bersiap didepan hotel.


"James...kau tidak bisa melakukan ini padaku!", kata Laura yang masih kekeh mengejar James.


"STOP IT...jangan mengikutiku..aku punya urusan dengan pelacur kecil ini", bentak James marah pada Laura.


Baru kali ini Laura melihat James marah dan murka seperti ini. Dan akhirnya membuat Laura takut dengan kemarahan James.

__ADS_1


James membawa Fay masuk kedalam mobilnya dan memangkunya agar Fay tidak bisa lepas dari cengkramannya.


"Lepaskan aku James..aku bisa duduk sendiri..aku tidak akan lari..aku tahu aku bersalah dan aku akan bertanggung jawab untuk kesalahanku", kata Fay kesal.


James tak menjawab. Dia tetap memangku Fay sampai mereka tiba di hotel tempat James menginap.


Sepanjang perjalanan Fay tak berani menatap ke arah James. Karena hal itu membuat dadanya berdebar kencang. Perasaan Fay saat ini antara takut dan rasa rindunya pada James.


"Tidak perlu memanggulku James..aku bukan karung dan aku bisa berjalan sendiri", kata Fay kesal dengan sikap kasar James.


"Kau semakin banyak bicara sekarang..apakah ini sifat aslimu?kemarin hanya topeng semata", sindir James.


James menarik tangan Fay dan membawanya ke kamar hotel.


"Lalu Apa yang akan kau lakukan padaku sekarang?", kata Fay ketika James mengunci pintu kamarnya.


James langsung melahap bibir Fay dengan kasar dan menggigitnya.


"Aww..apa yang kau lakukan James?", Fay mendorong dada James dan menampar pipinya.


James mengusap pipinya yang merah akibat tamparan Fay dan tersenyum jahat.

__ADS_1


Lalu James menarik pinggang Fay dan mencium bibirnya dengan paksa. Kemudian James merobek pakaian Fay. Karena berbahan tipis, pakaian Fay langsung robek hanya dengan satu tarikan kuat dari James.


__ADS_2