THAT DIMPLE GIRL

THAT DIMPLE GIRL
#38


__ADS_3

Keesokan harinya Fay terbangun dan berendam di bathtub. Dia ingin hari ini terlihat segar karena akan kembali ke Rusia.


Meskipun masih mual dan muntah pagi tadi, tapi Fay berusaha menguatkan tubuhnya. Pusing di kepalanya sedikit menghilang.


Mereka bertiga akhirnya berangkat ke Rusia memakai pesawat pribadi James. Heidi dan Chris sangat sedih dengan kepergian Fay dan Jayden. Fay berjanji akan tetap mengunjungi Heidi jika Jayden libur sekolah.


Fay yang awalnya baik baik saja, akhirnya tumbang juga di pesawat. Dia hanya tidur sampai pesawat tiba di Rusia.


Fay memaksakan dirinya berjalan menuju mobil yang sudah menunggu mereka. Tak lama kemudian Merekapun tiba di mansion James.


"Ini rumah daddy?wooooww....this is amazing dad", Jayden takjub melihat kemegahan mansion James dan berlari mengelilingi taman yang besar.


Fay melipat tangannya didada menahan rasa sakit dikepalanya. Dia juga melihat ke sekeliling mansion dan mengingat kenangan bersama James dulu.


"Bisakah aku kedalam lebih dulu?", tanya Fay.


"Masuklah",


Lalu Fay masuk dan membuka kamar mana saja yang bisa dia tiduri saat ini. Melihat ranjang membuat dirinya senang. Fay membuka sepatunya dan langsung tidur tanpa mengganti baju.


James dan Jayden akhirnya masuk kedalam rumah. James tak melihat Fay didalam. Lalu membuka satu persatu kamar yang ada dilantai bawah dan menemukan Fay sedang tertidur disalah satu kamar.

__ADS_1


"Apa mommy tidur lagi dad?", tanya Jayden.


"Hmm..ayo kita ke kamarmu..daddy sudah menyiapkan kamar untukmu", James menggandeng tangan Jayden menuju lantai atas.


"Ini sangat bagus Dad..terima kasih", Jayden terlihat sangat senang melihat kamarnya kemudian memeluk James.


James mengusap punggung Jayden dan mencium kepalanya.


🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎


Saat ini mereka bertiga makan malam bersama.


"Mom...jangan tidur denganku ya..aku sudah punya kamar sendiri", kata Jayden memperingatkan Fay.


"Jika sudah selesai, cepatlah keatas dan tidurlah..besok kita akan ke sekolah barumu", kata Fay.


Jayden mengangguk lalu mencuci tangannya kemudian mencium Fay dan James dan menuju ke kamarnya.


"Goodnight mom dad..i love you", kata Jayden.


"I love you too honey", jawab Fay.

__ADS_1


Saat ini hanya ada Fay dan James di meja makan.


"Kau tidak perlu mencucinya..ada pelayan disini", kata James.


Fay hanya diam saja.


"Besok kita akan menikah setelah mengantar Jayden ke sekolah".


Fay meletakkan sendoknya dan melihat James.


"Aku hanya ingin memberi status pada Jayden..aku tidak mau anakku di cap anak haram.", kata James santai dan beranjak dari tempat duduknya lalu pergi ke ruang kerjanya.


Keesokan harinya Jayden pergi ke sekolah dengan hati bahagia. Fay senang melihatnya. Jayden menjadi anak yang lebih ceria sejak bertemu James.


Kemudian James dan Fay pergi ke kantor catatan sipil untuk menandatangani surat pernikahan. Tak ada pesta pernikahan atau apapun. Fay menerima hal itu karena James melakukan hal ini hanya untuk Jayden.


Fay juga bisa sedikit bernafas lega karena setidaknya dia akan melahirkan anak keduanya dengan status sudah menjadi istri James.


Tetapi Fay belum berani mengatakan tentang kehamilannya pada James.


Setelah proses pernikahan selesai, Fay kembali ke rumah bersama sopir. Dan James kembali ke perusahaan untuk bekerja.

__ADS_1


Fay memandangi suasana jalanan Moskow melalui jendela mobil. Dia memberitahu James agar jangan bilang pada Sera mengenai dirinya yang sudah berada di Moscow. Dia belum siap bertemu dan menjelaskan pada Sera apa yang terjadi.


__ADS_2