THAT DIMPLE GIRL

THAT DIMPLE GIRL
#46


__ADS_3

Fay membelai tangan James yang melingkar di perutnya.


"Kau belum tidur sayang?", tanya James mencium kepala Fay.


"Hmm..aku sedang berpikir", kata Fay lirih.


"Apa yang kau pikirkan?", tanya James dan semakin mengeratkan pelukannya.


Fay berbalik arah menghadap James lalu menatap dalam mata coklat James.


Fay membelai pipi kemudian bibir James.


James mengambil tangan Fay dan menciumnya.


Wajah Fay semakin mendekat dan mencium bibir James dengan sangat lembut. James mulai membalasnya. Dia memang sangat merindukan ciuman panjang seperti ini dengan Fay.


"Sayang..apa kau ingin melakukannya?", tanya James.


"Hmm...aku merindukanmu", bisik Fay.


Tanpa banyak bicara, James langsung mencium kembali bibir Fay. Tangannya mulai masuk ke dalam baju Fay. James tetap melakukannya dengan lembut.


Dia tidak ingin terburu buru. Dia ingin menebus kesalahannya ketika memperlakukan Fay dengan buruk dalam percintaan mereka yang terakhir.


James mulai membuka pakaiannya dan pakaian Fay.


James menciumi tubuh Fay dengan pelan dan membuat Fay mendesah yang terdengar merdu ditelinga James.

__ADS_1


Fay mencium leher James dan menikmati harum maskulin James disana.


"I love you", bisik Fay.


James menatap mata abu abu Fay dan mencium keningnya.


"I love you too honey", balas James lalu melanjutkan percintaan mereka.


Kali ini James mempercepat ritme permainannya. Dia benar benar sangat bergairah pada Fay.


James memasukkan kejantanannya dan mulai menghentakkannya.


"Aaahh...James...", desah Fay sembari menautkan jari jemarinya di rambut gondrong James.


James mencium dada Fay yang terlihat sexy dan penuh dimatanya. Tangannya memegang paha Fay .


James masih menikmati permainan ranjangnya dengan Fay. Dia ingin memuaskan Fay dan dirinya malam ini.


Durasi yang panjang tidak membuat mereka lelah. Rasa rindu membuat mereka sama sama saling menikmati percintaan mereka dan semakin membuat mereka merasakan cinta yang mendalam.


James mempercepat hentakannya ketika akan semakin menuju puncaknya.


"Faster James", bisik Fay.


James menautkan jarinya dengan jari Fay.


"Ah...ah..ah..kau menikmatinya sayang?", bisik James sembari mendesah.

__ADS_1


"Hmm..kau yang terbaik", jawab Fay dengan senyum menggoda.


James mencium bibirnya ganas dan mereka sudah berada di akhir permainan yang membuat James semakin mempercepat gerakannya. Dan yang pasti membuat Fay mendesah keras.


Akhirnya merekapun mencapai puncaknya bersama sama setelah permainan ranjang yang sangat panjang malam ini. Dan bisa dipastikan mereka akan mengulanginya lagi sepanjang malam ini sampai pagi.


💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚


Fay terbangun terlebih dahulu di pagi hari. Lalu langsung mandi dan kemudian menuju kamar Jayden.


"Sayang bangunlah..", Jayden membuka matanya lalu Fay mencium kedua pipinya.


Lalu Jayden bangun dan langsung menuju kamar mandi. Jayden sangat mandiri jadi sudah bisa melakukan papaun sendiri. Dan Fay cukup bersyukur akan hal itu.


"Dimana Daddy mom?", tanya Jayden ketika sedang makan pagi bersama Fay.


"Daddy masih tidur...semalam daddy lembur kerja", jawab Fay tersenyum. Ya James semalam lembur bekerja di ranjang bersama Fay sampai pagi..


Jayden mengangguk dan melanjutkan makannya sampai habis.


"Done mom", kata Jayden setelah makanannya telah habis.


"Good...ayo minum susumu'", kata Fay.


Jayden meminun susunya lalu mengambil tasnya dan berjalan menuju mobil dengan Fay disampingnya.


"Have a good day sayang", Fay mencium kedua pipi Jayden kemudian melambaikan tangannya.

__ADS_1


Lalu Fay kembali ke kamarnya untuk membangunkan James karena sudah waktunya James ke perusahaan.


__ADS_2