THAT DIMPLE GIRL

THAT DIMPLE GIRL
#40


__ADS_3

James kemudian melihat ke arah Fay yang berjalan menghampirinya. Fay terkihat sangat cantik dan sedikit terlihat sexy dengan baju yang agak terbuka di bagian dada. Sebenarnya baju itu terlihat ketat karena tubuh Fay lebih berisi.


Beberapa asisten dan pegawai James memperhatikan ke arah Fay yang terlihat mempesona di mata mereka. Dan James menyadari hal itu.


"Dia ingin bertemu denganmu..jadi aku membawanya kesini", kata Fay.


"Hmm..kita naik keatas", kata James yang kemudian merangkul pinggang Fay. Hal yg membuat Fay sedikit terkejut.


James hanya ingin terlihat mesra didepan para pegawainya. Dia tidak ingin menjadi bahan ghibah para pegawainya jika sikapnya dingin pada Fay.


"Urus semuanya..", kata James pada pegawai dibelakangnya.


Mereka bertigapun memasuki lift dan James melepas tangannya dari pinggang Fay. Fay tahu yang dilakukan James hanya untuk pencitraan kepada pegawainya.


"Kau sudah makan J?", tanya James.


"Sudah dad..tadi mommy dan aku ke cafe", jawab Jayden.


Jayden duduk di pangkuan James ketika James bekerja. Sedangkan Fay memilih untuk ke kamar pribadi James yang ada dipojok ruangan.


Fay membuka sepatu dan coatnya lalu menggulung rambut panjangnya. Fay memeriksa ponselnya dan ingin membeli kue coklat dan coklat hangat melalui aplikasi online.


Beberapa menit kemudian, pesanan Fay datang. Dan sekretaris James yang mengantarnya ke ruangan James.


"Tuan..ini pesanan Nyonya", James memicingkan matanya dan melihat satu tas besar makanan pesanan Fay.


"Taruh disana", kata James.

__ADS_1


"Panggil mommy J", kata James.


"Oke", kata Jayden lalu turun dari pangkuan James.


"Momm..pesananmu sudah datang", kata Jayden.


Fay keluar dari kamar tanpa mengenakan sepatunya.


James melihat ke arah Fay.


"Kau mau sayang?", kata Fay memperlihatkan makanan yang dipesannya.


"Oh God..coklat lagi..aku bosan mom", kata Jayden.


Pasalnya hampir setiap hari Fay memakan kue coklat dan minuman coklat.


James masih memperhatikan Fay. Fay membawa kue itu ke kamar.


"Kau mau?", tanya Fay pada James.


"Tidak", jawab James singkat.


Fay kemudian masuk kekamar kembali.


Fay menyalakan TV dan memakan semua kue coklatnya tanpa tersisa dan itu membuatnya sangat kenyang.


Tanpa terasa Fay ketiduran karena kekenyangan.

__ADS_1


Menjelang malam, James baru menyelesaikan pekerjaannya. Jayden sibuk bermain dengan laptopnya cadangan milik James.


"J...panggil mommy..kita akan pulang", kata James.


"Daddy saja yang memanggil..aku masih bermain", kata Jayden.


James kemudian beranjak dari kursinya dan berjalan menuju kamar.


James membuka pintunya dan melihat Fay sedang tertidur. Fay terlihat sangat sexy dan itu membuat James sedikit tergoda.


"Fay..bangunlah..kita akan pulang", kata James.


Namun Fay belum terbangun dan membuat James mendekatinya dan duduk di tepi ranjang.


"Fay", panggilnya sembari memegang lengan Fay.


Fay membuka matanya dan berbalik melihat James.


James yang tampan tampak memandanginya. Fay berharap melihat pemandangan ini setiap dia bangun tidur tapi itu tidak mungkin.


"James..kau sudah selesai?", kata Fay yang masih mengantuk. Kehamilannya membuat Fay mudah mengantuk dan selalu tidur di berbagai kesempatan.


Fay memegang tangan James dan mengusapnya. Tangan yang sangat dirindukannya.


"Cepatlah bangun..kita akan makan malam diluar", James beranjak dari ranjang dan berjalan keluar.


Fay sedikit sedih karena James masih menjaga jarak dengannya.

__ADS_1


__ADS_2