The Fantasy Tales

The Fantasy Tales
Episode 1: A New Day (Season 2)


__ADS_3

4 Bulan setelah RPG dan teman-temannya mengalahkan kejahatan, keharmonisan pun kembali. "RPG!" panggil Olimphia. "Y... Ya aku datang!" Kata RPG. "Bantu aku menyembuhkan luka di sayap kiri nagaku, Aeris," kata Olimphia. "Baiklah. NATURE HEALING TECHNIQUES!" teriak RPG. Sayap Aeris pun kembali seperti semula. "Terimakasih RPG, kau sudah banyak membantu hari ini," kata Olimphia tersenyum. "Ya. Sama-sama. Aku senang bisa membantu teman-temanku....." Kata RPG. "Hmm? Ada apa RPG? Apa yang membuatmu sedih? Oh tunggu! Biar kutebak. Kau memikirkan Olivia lagi?" Kata Olimphia. "Y... Ya.... Sedikit," kata RPG. "Hey! Move on! Lupakan dia! Ia sudah mengkhianati kita semua. Kau pantas mendapatkan yang lebih baik daripada Olivia. Orang itu benar-benar membuatku geram!" Kata Olimphia. " Ya kau benar. Maafkan aku. Mungkin aku harus menenangkan diri," kata RPG. "Jika kau ingin bermeditasi, aku tahu tempat yang cocok. Ayo ikut aku," kata Olimphia. RPG dan Olimphia menaiki naga mereka masing-masing dan pergi ke tempat yang jauh nan sepi. "Kita akan pergi kemana, Olimphia?" Kata RPG. "Kau akan melihatnya segera," kata Olimphia. "Hey RPG! Kau jangan sedih. Aku akan terus menemanimu," kata Destroyer sambil tersenyum. "Ya. Terimakasih Destroyer," kata RPG pelan. "Ini dia kita sudah sampai! Selamat datang di Goddess Island!" Kata Olimphia. "Maksudmu.... Pulau melayang yang ada diatas sana?" Tanya RPG. "Ya. Selamat bersenang-senang!" Kata Olimphia sambil meninggalkan RPG dan Destroyer. "Ayo Destroyer! Kita kesana!" Kata RPG sambil menunjuk ke arah pulau melayang itu. Destroyer pun mematuhi perintah RPG. Dengan kepakan sayap kecilnya, ia mengantarkan RPG ke Goddess Island. "Whoa.... Pemandangan disekitar sini sangatlah menenangkan. Kurasa aku akan menangis!" Kata RPG. "Ya, tempat ini juga memiliki banyak makanan! Yummy!" Kata Destroyer. "Aku disini hanya untuk meditasi jadi jangan melakukan hal bodoh selama aku merenung ok?" Tanya RPG. "Baiklah RPG, aku janji," kata Destroyer sambil tersenyum. Tiba-tiba, sesosok kekar dan besar muncul dari balik kabut. "RPG! Hati-hati! Ada yang datang!" Kata Destroyer. "Siapa kalian berdua?" Tanya orang itu. RPG pun memberanikan diri. "Maafkan kami atas kelancangan kami. Namaku RPG of the Starlight dan ini nagaku, Destroyer," kata RPG. "Beraninya kalian menginjakkan kaki di pulauku!" Kata sosok itu tegas. "Maafkan kami. Kami tidak bermaksud untuk mengganggu ketenanganmu. Aku disini hanya untuk bermeditasi," kata RPG sopan. "Hmph! Aku suka gayamu. Kurasa kau bukan termasuk orang-orang jahat itu," kata sosok itu. "Apa maksudmu?" Tanya RPG. "Sekumpulan orang yang tidak dikenal selalu datang kesini untuk mengambil Indigo Diamond! Aku akan menghancurkan siapapun yang berusaha untuk mengambilnya!" Kata sosok itu tegas. "Indigo.... Diamond?!" Tanya RPG terkejut. "Ya, tepatnya ada di altar yang berada di belakangmu, The Shrine of Light," kata sosok itu. "Wow! Indah sekali. Kau pasti penjaga berlian itu," kata RPG. "Ya. Namaku BGS of the BagongVille. Panggil saja aku BGS! Senang bertemu denganmu, RPG of the Starlight!" Kata sosok itu sambil bersalaman dengan RPG. "Kau tahu, kau bisa mengunjungi pulau ini kapanpun kau mau, RPG," kata BGS. "Terimakasih BGS, aku sangat menghargainya," kata RPG. "ngomong-ngomong, mengapa kau datang kesini?" Tanya BGS. "Yahhh.... Kau tahu.... Masalah remaja.... Patah.... Hati.... Dan....." Kata RPG. "Ohh.... Aku tahu itu.... RPG? Kau baik-baik saja?" Tanya BGS. "HUAAAAAAA! Aku tidak tahan lagi!" Kata RPG sambil menangis. "Hey! Hey! Jangan menangis disini! RPG, katakan padaku jika ada masalah. Destroyer, kau tahu apa yang terjadi dengannya?" Tanya BGS. "Ada satu orang yang sangat ia cintai bernama Olivia Mizuki Haruko. Tetapi ia mengkhianati kita semua dengan berencana menghancurkan dunia," kata Destroyer pelan. "Oh... Aku mengerti. RPG, kau harus kuat. Hey, dengarkan aku! Olivia sudah mengkhianatimu! Ini saatnya bagimu untuk move on darinya!" Kata BGS. "Ya... Kau benar! Aku harus kuat. BGS...." Kata RPG. "Ya?" Tanya BGS. "Apa aku terlalu lemah?" Tanya RPG. "Tentu tidak! Kau harus kuat. Tersenyumlah apapun yang terjadi. Aku tahu suatu saat nanti, pasti ada orang lain yang mencintaimu apa adanya. Lupakan Olivia dan tersenyumlah," kata BGS menyemangati. "Ya.... Kau benar! Terimakasih BGS," kata RPG sambil menghapus air matanya. "Ya sementara itu kita harus......" BOOM "Apa yang.... Terjadi?" Tanya BGS. Suatu ledakan besar terjadi di Goddess Island. RPG dan BGS pun terlempar jauh akibat ledakan itu. Untungnya Destroyer sang naga pun berhasil menangkap mereka berdua. "INDIGO DIAMOND!" teriak BGS. Ia pun terkejut melihat Shrine of Light yang sudah kosong. "Indigo Diamond menghilang!" Kata RPG. "Aku harus mencarinya!" Kata BGS. "Ehhh.... Teman-teman! Kurasa aku tahu siapa pelakunya!" Kata Destroyer. Dihadapan mereka, muncul 2 orang misterius. "Siapa kalian? Apa kalian berdua yang melakukan ini?! Aku akan menangkap kalian berdua!" Kata BGS sambil menyerang mereka. Sayangnya, serangan BGS dengan mudah ditahan oleh 2 sosok misterius itu. "Tsk! Mereka terlalu kuat. RPG? Ada apa?" Tanya BGS. "Aries..... dan O....Olivia!" Kata RPG sambil mengepalkan tangannya. "Kau kenal 2 orang itu, RPG?" Tanya BGS. "Ya.... Ia adalah orang yang kucintai dulu dan di sampingnya adalah pacarnya yang bernama Aries," jelas RPG. "HEHEHEHAHAHA! Teman! Biarkan aku memperkenalkan diri kita! Namaku Aries Shadow Haruko dan ini adalah pacarku, Olivia Mizuki Haruko. Mohon maaf karena kami akan mengambil berlian ini sekarang juga, bukan begitu? Huh?!" Kata Aries. "ARIES! OLIVIA! Aku pikir aku telah mengalahkan kalian?!" Tanya RPG geram. "Wah, wah, wah! Kurasa kita bertemu lagi, RPG of the Starlight! Hehehehahaha! Kali ini kau akan kalah dan semua orang yang kau cintai.... Akan mati," kata Aries. "Ya, RPG! Semuanya akan berubah!" Kata Olivia. "Kau masih sangat naif, RPG! Hehehehahaha! Kau pikir kau akan bisa mengalahkanku dan Aries? Heh! Kekuatan cinta sejati tidak akan pernah terkalahkan! Bukan begitu, Aries sayang?" Kata Olivia. "Ya! Sayangnya kami harus pergi sekarang. Senang berbisnis dengan kalian. Oh ya satu lagi. Aku akan mengambil Indigo Diamond ini! bye bye, pecundang!" Kata Aries. "OLIVIA TUNGGU!" teriak RPG. Mereka berdua pun langsung menghilang dari hadapan mereka. "Sial! Mereka melarikan diri! Indigo Diamond menghilang! Keseimbangan alam akan runtuh tanpanya!" Kata BGS. "Apa maksudmu keseimbangan alam akan runtuh?" Tanya RPG. "Tanpa Indigo Diamond, semua warna di bumi akan pudar, musim yang tidak menentu, atmosfer akan menipis, dan bagian terburuknya..... Aku benci mengatakan ini!" Kata BGS. "Apa itu, BGS?" Tanya RPG. "Matahari akan jatuh ke bumi dan kita semua akan berakhir!" Kata BGS. "Ma... Matahari akan jatuh?! Tanya RPG terkejut. "Jika kita tidak segera menemukan Indigo Diamond maka tamatlah kita," kata BGS. "Hmm... Indigo Diamond memiliki gelombang yang sama dengan Batu Viridian bukan? Kau tahu? 8 Viridian Stone?" Tanya RPG. "Tunggu! Apa kau tadi mengatakan 8 Viridian Stone ?!" Tanya BGS. "Ya, aku menyimpannya di markas rahasiaku di Kerajaan Mizukumo," kata RPG. "Itu dia! Kita bisa menggunakan 8 batu itu sebagai magnet untuk mencari Indigo Diamond! Mereka memiliki panjang gelombang yang sama bukan?!" Kata BGS. "Kau benar! Kita gunakan 8 batu itu untuk mencari Indigo Diamond dan mengalahkan Aries dan Olivia!" Kata RPG. "Yeah! Ayo! Kita harus bergerak cepat! Kita tidak punya banyak waktu!" Kata BGS. "Baiklah, ayo kita pergi ke Kerajaan Mizukumo dan mengambil 8 Viridian Stone itu dan segera mencari Indigo Diamond!" Kata RPG. RPG, BGS, dan Destroyer pun akhirnya meninggalkan Goddess Island dan kembali ke Kerajaan Mizukumo untuk memberitahukan kabar buruk kepada teman-temannya.

__ADS_1


Sesampainya di Kerajaan Mizukumo, RPG dan BGS buru-buru menyampaikan kabar buruk kepada teman-temannya. "Huff.. huff.... Kita..... Hufff... Punya masalah.... Baru!" Kata RPG terengah-engah. "Whoaa.... Pelan-pelan, RPG! Katakan ada apa? Ohh... Apa itu temanmu?" Tanya Akimura. "Oh... Sebelumnya biarkan aku memperkenalkan teman baruku. Ini BGS of the BagongVille. Panggil saja dia BGS. BGS, ini teman-temanku, Raja Akimura, Ratu Shirata, Xicko, Olimphia, Yasora, Dahlia, Rake, dan AGT," kata RPG. "Hai BGS, senang berkenalan denganmu," kata Xicko. "Dia adalah penjaga Indigo Diamond di Pulau Goddess atau harus aku bilang, The Guardian of Indigo Diamond, BGS of the BagongVille!" Kata RPG bersemangat. "Keren sekali, BGS! Kau benar-benar penjaga Indigo Diamond!" Kata AGT semangat. "Yap, itu aku, tapi ngomong-ngomong Indigo Diamond telah dicuri dan...." Kata BGS. "Indigo Diamond telah dicuri?! APA! ITU TIDAK MUNGKIN!" kata Olimphia terkejut. "Ya, itulah masalahnya. Tanpa Indigo Diamond, keseimbangan alam akan runtuh dan bagian terburuknya adalah matahari akan jatuh menimpa kita dan kita akan berakhir!" Kata RPG. "Ya, kita harus menemukan Indigo Diamond dengan cepat. Tapi siapa yang tega mencuri Indigo Diamond, BGS?" Tanya Shirata. "Katakan siapa pelakunya, RPG," kata BGS. "Mereka.... Grrr.... Aku benci mengatakan ini! Pencuri Indigo Diamond adalah Aries dan Olivia," kata RPG pelan. "Tidak mungkin! Bukankah kau sudah mengalahkan mereka?!" Tanya AGT. "Ya, aku melihat RPG menggunakan kekuatan iris di mata kirinya untuk menusuk mereka berdua dari belakang. Tidak mungkin mereka hidup kembali!" Kata Rake. "Aku tidak tahu kekuatan apa yang mereka gunakan, yang pasti, mereka berusaha untuk menghancurkan alam dan dunia dan membangun dunia yang baru sehingga mereka berdua bisa bermesraan dan memadu kasih!" Kata RPG sambil mengepalkan tangannya. "Mereka gila!" Kata Xicko geram. "RPG! Kita harus bergerak cepat. Kita tidak punya banyak waktu! Dahlia, bisa kau lacak keberadaan Indigo Diamond?" Tanya Xicko. "Sedang kucoba," kata Dahlia. "Baguslah. Aku dan Olimphia akan mencoba untuk mencari tahu tentang kekuatan Aries dan Olivia. Sepertinya mereka terlalu kuat untuk kau lawan sendirian, RPG. Kami semua akan membantumu," kata Xicko. "Terimakasih teman-teman. Kalian yang terbaik," kata RPG sambil tersenyum.

__ADS_1


THE END

__ADS_1


__ADS_2