The Fantasy Tales

The Fantasy Tales
Episode 2: Meet Luxia, The Double Edge of Persona (Season 2)


__ADS_3

~Untuk seseorang yang sangat berharga bagimu. Cinta, harapan, keputusasaan, dan kebimbangan.....

__ADS_1


"Apa kita sudah sampai disana, RPG?" Kata Destroyer. "Belum, sebentar lagi," kata RPG. "Jadi RPG, beri tahu aku. Bagaimana sifat Olivia?" Tanya Destroyer. "Oh ayolah, bisakah kita tidak membahas dia lagi? Aku sudah cukup sakit hati melihat perbuatannya!" Kata RPG. "Apa kau benar-benar sakit hati? Insting nagaku bilang kalau kau masih mencintainya," kata Destroyer. "Aku hanya belum bisa melupakannya ok? Susah sekali untuk move on!" Kata RPG. "Cinta kelihatannya rumit ya?" Tanya Destroyer. "Aku tidak tahu dan aku tidak peduli," sambung RPG. "Yahhh.... Dulu aku juga punya seorang pacar tapi dia mengkhianatiku juga," kata Destroyer pelan. "Oh... Benarkah?" Tanya RPG. "Ya. Saat itu aku sangat bersedih, tapi aku sadar, jika aku terus mengingat tentang dia dan tidak move on, itu tidak ada gunanya," kata Destroyer. "Ya, kau benar," kata RPG. "Jadi aku sekarang berhasil move on dan menemukan seekor naga lain yang mencintaiku juga apa adanya," kata Destroyer sambil tersenyum. "Hmm... Biar kutebak.... Apa itu Aeris?" Tanya RPG. "RPG! Kau membuatku malu!" Kata Destroyer. "Hehe! Aku sudah tahu dari kemarin, Destroyer. Naga Olimphia benar-benar cantik," kata RPG. "Ya, hehe," kata Destroyer. "Ok! Kita sudah sampai!" Kata RPG. "Itukah air terjunnya? Crystal Falls?! Whoa! Benar-benar keren!" Kata Destroyer. Mereka pun mendarat di dekat air terjun itu. "RPG! Lihat ini! Pemandangannya indah sekali! Kurasa aku akan menangis!" Kata Destroyer senang. "Ahhhh.... Kau benar. Udara disini benar-benar sejuk hingga membuatku mengantuk," kata RPG. "RPG! Lihat itu! Ada bunga merah yang mekar di atas batu besar di tengah air terjun itu!" Kata Destroyer sambil menunjuk ke arah bunga itu. "Itu pasti Aquatic Rose. Ayo kita ambil bunga itu lalu kembali ke Kerajaan Mizukumo," kata RPG. "RPG...." Kata Destroyer. "Ada apa, Destroyer?" Tanya RPG. "Aku... Ingin sekali menjelajah daerah di sekitar Crystal Falls. Apa boleh? Bolehkah? Bolehkah?" Tanya Destroyer. "Baiklah, tapi jangan terlalu jauh ya?" Kata RPG. "Okay! Yeayyy! Terimakasih RPG!" Kata Destroyer senang. Ia pun langsung terbang menjauh dan mulai menjelajah.

__ADS_1


"Baiklah, aku tinggal memetik bunga ini dan kembali ke Kerajaan Mizukumo. Saat ia mendekati bunga itu, seorang perempuan misterius muncul di belakang RPG. Ia mencoba menyerang RPG, tetapi ia dengan sigap menghindar. "Menjauhlah dari bunga itu segera!" Kata perempuan itu sambil menghunuskan sebuah pedang ke arah RPG. RPG pun terkejut. "Siapa kau?" Tanya RPG. "Aku penjaga Aquatic Rose!" kata perempuan itu. "Mengapa kau menyerangku secara tiba-tiba?!" Tanya RPG. "Heh! Kau tidak perlu tahu alasannya, bodoh! Hiyaaaa!" Teriak perempuan itu. RPG pun menghindari serangannya. "Baiklah, jika pertarungan yang kau inginkan!" Kata RPG. RPG dan gadis misterius itu pun terlibat dalam pertarungan hebat. "Rasakan ini!" Kata perempuan itu. "Heh! Seranganmu meleset!" Kata RPG. "LIGHTNING FLASH!" teriak RPG. "Heh! Kau mau balapan ya? Baiklah! STORM DASH!" teriak perempuan itu. "Apa?! Bagaimana bisa ia lari secepat aku?" Gumam RPG. Mereka pun saling menabrakan diri satu sama lain. "LIGHTNING FLASH!" Teriak RPG. "STORM DASH!" teriak perempuan itu. Saat keduanya sudah mulai kewalahan, mereka memutuskan untuk menghentikan pertarungan. "Huff... Huff...." Kata RPG kelelahan. "Tsk! Aku belum pernah menghadapi lawan seperti ini! Ia juga cepat sepertiku!" Kata perempuan itu. "Baiklah, kau mau memberitahu siapa kau sebenarnya?" Tanya RPG. "Baiklah, akan kuberitahu. Namaku Luxia Blake. Aku adalah penjaga Aquatic Rose supaya tidak jatuh ke tangan yang salah," kata perempuan itu. "Mengapa kau menginginkan Aquatic Rose?!" Tanya Luxia tegas. "Maafkan aku jika aku ingin mengambil bunga itu tanpa seizin darimu. Aku membutuhkan bunga itu untuk mengobati temanku yang sedang sakit keras. Ia menderita Wraith Void Disease," kata RPG menjelaskan. "Kau sepertinya orang baik, siapa kau?" Tanya Luxia. "Namaku RPG of the Starlight. Kau bisa memanggilku RPG," kata RPG sambil memegang tangan Luxia untuk membantunya berdiri. "Ehh... Terimakasih," kata Luxia. "Senang berkenalan denganmu, Luxia," kata RPG. "Ya, senang berkenalan denganmu juga," kata Luxia. "Pertemuan kita ini sedikit berlebihan ya?" Tanya RPG. "Ya kurasa begitu," kata Luxia. "Jadi, apa aku boleh memetik Aquatic Rose?" Tanya RPG. "Ya, baiklah. Kurasa kau bukan orang jahat. Maaf aku menyerangmu secara tiba-tiba tadi," kata Luxia. "Tidak apa-apa. Aku juga minta maaf karena ingin memetik bunga Aquatic Rose tanpa izin darimu," kata RPG. Setelah ia berhasil mendapatkan Aquatic Rose, Destroyer pun datang. "RPG! RPG! Coba tebak! Aku mendapatkan banyak makanan di dalam hutan itu. Yummy!" Kata Destroyer senang. "Ya, ya, baiklah! Ayo kita kembali ke Kerajaan Mizukumo. "Ngomong-ngomong, siapa dia?" Tanya Destroyer sambil menunjuk ke arah Luxia. "Destroyer, perkenalkan, ini Luxia Blake. Penjaga Aquatic Rose. Luxia, ini naga kecilku, Destroyer," kata RPG. "Senang bertemu denganmu, Destroyer," kata Luxia. "Hehe, aku juga Luxia. Ayo RPG! Naik ke punggungku. Kita kembali ke Kerajaan," kata Destroyer. "Hey Luxia. Ikutlah dengan kami," kata RPG. "Terimakasih tawarannya RPG, tapi aku tidak bisa. Aku harus menyelesaikan urusanku. Selain itu, aku tidak menyukai kerumunan. Aku lebih suka menyendiri di hutan yang indah ini," kata Luxia sambil tersenyum. "Tapi.... Itu sangat berbahaya. Kau tidak tahu ada bahaya apa yang akan mendekatimu di sekitar hutan ini," kata RPG. "Ya, aku tahu. Tapi aku harus tetap disini. Kapan-kapan kau boleh mengunjungiku jika kau mau, RPG of the Starlight," kata Luxia. "Baiklah jika itu yang kau inginkan. Jaga dirimu baik-baik, Luxia," kata RPG. "Ya, kau juga," kata Luxia sambil tersenyum. Mereka pun meninggalkan Crystal Falls dan kembali ke Kerajaan Mizukumo. Selama di perjalanan, RPG kembali memikirkan Luxia. "Ada apa RPG? Kau kelihatannya senang sekali," kata Destroyer. "Luxia. Ia sangat cantik," kata RPG. "Oh.... Ada yang sedang jatuh cinta lagi," kata Destroyer. "Hentikan itu. Kau membuatku malu," kata RPG. "Ohh.... Apa kau memerah, RPG?" Tanya Destroyer. RPG pun terdiam. "Sayang sekali ia tidak bisa ikut dengan kita," kata Destroyer. "Ya, sayang sekali. Aku ingin kenal dengan dia lebih dekat," kata RPG sedih. "Hey, jangan bersedih. Kita bisa mengunjunginya lagi ingat?" Kata Destroyer. "Ya kau benar," kata RPG sambil tersenyum.

__ADS_1


THE END

__ADS_1


__ADS_2