The Fantasy Tales

The Fantasy Tales
RPG and The Freedom Fighters 3


__ADS_3

"RPG radar menunjukkan ada bahaya mengancam kerajaan terpencil bernama Mizukumo jauh diatas pegunungan Kazuka, kita harus cepat kesana dan memeriksa keadaan!" kata Olivia khawatir. "Tenang dulu, jangan panik. Baiklah ayo kita kesana dan memeriksanya," sahut RPG. RPG dan Olivia pun terbang menggunakan pesawat mereka menuju kerajaan terpencil itu. Sesampainya disana, mereka melihat Doctor Jeremy membuat masalah dengan penduduk kerajaan disana. "Kalian sudah terkepung, ROBOT SERANG!!!" Kata Jeremy. "Kami tidak akan menyerah untuk melindungi kerajaan kami" sahut penguasa kerajaan itu. "Katakan padaku dimana Viridian Stone itu berada!" kata Jeremy. "Kami tidak tahu apa yang kau bicarakan dan sebaiknya kau pergi dari sini!" sahut penguasa kerajaan. "ROBOT, SERANG DAN HANCURKAN MEREKA SEMUA!!!" kata Jeremy. RPG dan Olivia melihat dari atas pesawat mereka. Mereka melihat telah terjadi pertarungan sengit antara penduduk kerajaan melawan pasukan robot Doctor Jeremy maka mereka pun mendaratkan pesawat mereka untuk membantu para penduduk kerajaan tersebut.

__ADS_1


"Hey Jeremy lama tidak berjumpa! Apa kau merindukanku?" Kata RPG. "Wah wah wah, lihat siapa yang datang, bukankah ini RPG? ROBOT SERANG MEREKA BERDUA!!!" Teriak Jeremy. "Olivia seperti dalam latihan, ayo hancurkan robot-robot itu" kata RPG. "BAIKLAH, AYO!!!" kata Olivia semangat. Pertarungan pun dimulai dan setelah beberapa lama kemudian, RPG dan Olivia pun berhasil memukul mundur pasukan robot Jeremy. "TIDAK!!!! Kau akan menyesali ini RPG!!!" Kata Jeremy. "Selamat tinggal," kata RPG. "Apakah semua orang disini baik-baik saja?' tanya Olivia. "Ya, terima kasih sudah menolong rakyatku, ngomong-ngomong siapa namamu?" Tanya penguasa kerajaan tersebut. "Namaku Olivia dan dia adalah.... Ehh... Adalah...." Kata Olivia terbata-bata. "Ayolah siapa laki-laki itu? Ohhhh aku mengerti apa dia adalah.... Hmm kau tahu? Pacarmu, hehehe? Canda penguasa itu. "Ssstttt... pelankan suaramu!" Kata Olivia. "Kenapa? Kau suka padanya?" Canda sang penguasa. "Aku sedikit menyukainya," sahut Olivia malu. Beberapa saat kemudian, RPG menghampiri mereka. "Apa yang kalian bicarakan? Oh ya ngomong-ngomong siapa nama kalian? Kalian penguasa kerajaan ini kan?" Tanya RPG. "Namaku adalah Raja Akimura Masataka dan ini adalah Ratu Shirata Atsumi.

__ADS_1


"Terima kasih karena telah membantu kami mengusir orang jahat itu," kata Raja Akimura. "RPG, Olivia ingin menyampaikan sesuatu padamu," canda Shirata. "Ada apa Olivia? Mengapa wajahmu memerah?" Tanya RPG. "Ohhh a... aku tidak apa-apa RPG, sungguh," Jawab Olivia gugup. "Baiklah kami harus pergi melanjutkan perjalanan, senang berkenalan dengan kalian," Kata RPG. "Oh ya kami hampir lupa, apakah kalian mencari ini? kami berhasil mengambilnya. Kemungkinan Jeremy tidak sengaja menjatuhkannya saat pertempuran," Kata Shirata. "Kita berhasil menemukan batu keempat, terima kasih kalian," kata RPG. "Ini untuk membalas perbuatan kalian karena telah menolong rakyat kami, datanglah ke kerajaan kami kalau kalian membutuhkan bantuan," Kata Akimura. "Kami sangat menghargai bantuan kalian, terima kasih," kata Olivia.

__ADS_1


RPG dan Olivia pun meninggalkan Kerajaan Mizukumo dan kembali ke markas Freedom Fighters. Saat malam hari, mereka memutuskan untuk pergi keluar markas sebentar untuk menikmati indahnya sinar bulan sambil dikelilingi gemerlapnya bintang-bintang. "RPG, malam ini indah sekali ya, langitnya terang," Kata Olivia. "Kau benar, inilah alam. Kita harus selalu menjaganya, jika langit tertutup oleh polusi maka kau tidak bisa menikmati keindahan seperti ini lagi," Kata RPG. Olivia tersenyum malu. "Ada apa Olivia? wajahmu memerah lagi. Apa kau sakit? Biar ku periksa," tanya RPG. "A... a.. aku tidak apa-apa RPG, aku hanya menyukai.....ehhh!" Kata Olivia gugup karena ia tidak berani berkata bahwa ia menyukai RPG pada saat pertama kali bertemu karena RPG sudah berhasil menyelamatkannya dari robot-robot buatan Jeremy. "Ohhh... Baiklah, ayo tidur ini sudah larut malam, ada petualangan baru yang menunggu kita besok," kata RPG. "Baik," sambung Olivia. "Nah itu baru temanku," kata RPG sambil tersenyum. Wajah Olivia pun memerah lagi. Lalu mereka beristirahat mempersiapkan diri untuk petualangan dan tantangan yang akan mereka hadapi besok.

__ADS_1


THE END

__ADS_1


__ADS_2