
Mendengar apa yang diminta Angelica, Edward langsung melesat dan menikam Sofia dengan belati itu dan Sofia langsung meraung kesakitan, tubuhnya juga memgeluarkan sinar berwarna ungu, setelahnya Edward langsung melompat mundur sembari mencabut belati yang ia tancapkan.
"Huaaaaaaaaa!!!" erang Sofia yang meringis kesakitan, Angelica yang melihat itu langsung melepaskan jeratan rantainya dan tak lama setelahnya Sofia langsung memuntahkan lendir hitam dengan jumlah yang sangat banyak dan hal itu membuat para penghuni panti kaget dan merasa takut akan hal itu, "Hueeeek!!"
Setelah semuanya sudah termuntahkan oleh Sofia, secara tiba-tiba lendir hitam itu melesat mencoba memasuki tubuh dari Edward karena Edward berada di jarak yang paling dekat dengan dirinya
Edward yang kaget langsung melompat mundur sembari menggenggam gagang pedang dipinggangnya dan ia pun mulai mengaliri pedangnya dengan sihir, "Frozen Slash!" setelah menyerukan nama jurusnya Edward langsung mencabut miliknya dari sarungnya dan memunculkan mata pedang berlapiskan cairan yang sangat dingin dan saat menghantam lendir itu, si lendir hitam langsung membeku dan ketika terhempas ditanah lendir yang yang membeku itu langsung hamcur berkeping-keping. Namun, seakan itu masih belum cukup lendir itu tiba-tiba kembali hidup dan menyatu lagi lalu bersiap menyerang Edward dengan cara melompat keudara dan mengubah dirinya menjadi duri tajam yang melesat untuk menusuk Esward.
Edward yang kaget langsung mencoba melindungi diri dengan mengarahkan pedangnya ke bagian yang ingin dituju oleh si lendir hitam misterius itu. Namun sebelum si duri lendir itu berhasil menusuk Edward dan membuat orang-orang di panti ketakutan, Angelica langsung muncul di samping Edward dan mendorong tubuh tunangannya itu ke belakang dan menahan duri lendir itu dengan tangan kirinya.
__ADS_1
Jleeb Kraaakkk!
Nampak duri itu menancap ke tamgan kiri Angelica dan mulai memasukinya, terlihat pula Angelica meringis menaham sakit dan langsung memotong tangan kirinya menggunakan pedang yang ia lapisi dengan api hitam, hingga membuat dagingnya melepuh dan menutup jalur darah yang sukses menghentikan pendarahan, tapi tentu dengan rasa sakit yang luar biasa.
Kraasssss ssssstttt
Suara daging segar yang terbakar pun membuat siapa saja tercengang akan hal itu, bahkan prajurit kerajaan yang baru sampai atas panggilan dari pelayannya Edward juga ikut kaget melihat Angelica memotong tangannya sendiri dengan oedang yang berbalut api.
Setelah melakukan hal itu Angelica pun hanya bisa pasrah karena tangan kirinya hilang karena tindakan bodohnya, 'Kenapa aku malah menyelamatkannya, padahal aku tidak dituntut menjalankan tugas untuk menjadi pahlawan,' batin Angelica yang heran pada dirinya sendiri karena melanggar prinsip nya sendiri.
__ADS_1
Tak lama setelahnya Angelica jatuh pingsan karena tekanan rasa sakit yang ia rasakan tidak bisa lagi ia tahan, belum lagi tindakan semberononya yang menggunakan api untuk menutup luka pemotongan tangan yang ia lakukan.
"A-Angelica!" seru kaget Edward yang langsung menangkap tubuh Angelica yang terjatuh karena pingsan.
Para prajurit kerajaan pun mulai mempertanyakan soal makhluk apa yamg sebenarnya dilawan oleh Angelica, sampai-sampai ia harus memotong tangannya.
Edward pun membawa masuk Angelica kedalam kamar yamg ada dipanti untuk di istirahatkan, sementara itu Sofia yang memmuntahkan lendir hitam ketika tubuhnya ditusuk belati sihir pemisah kontrak oleh Edward, mati mengenaskan, hal itu dikarena semua organ dalamnya hilan tanpa sisa dan Sofia saat ini hanyalah mayat yang kehilangan semua organ dalamnya.
Hal ini juga menggegerkan tabib kerajaan karena meskipun organ tubuhnya hilang. Namun tidak ada satupun kerusakan di tubuh luarnya, seolah-olah Sofia telah digerogoti dari dalam oleh sesuatu yang tidak diketahui.
__ADS_1
Bersambung