
Arkans Anzads, sosok Naga yang memiliki ukuran tubuh yang sangat besar, dengan sisiknya yang berwarna putih. Naga yang Memiliki kekuatan misterius yang sangat kuat, Heavenly Dragon Immortall God, itulah julukannya.
Di waktu senggangnya, Arkans melahap beberapa Alam Semesta dan menjadikan cemilannya. Tidak terbayang sebesar apa kekuatan yang dimilikinya saat ini, yang pasti kekuatannya itu sangatlah kuat, sampai bisa melampaui jutaan Surga.
Legenda Arkans tertulis di berbagai peradaban yang ada di seluruh Alam Semesta. Dia digambarkan sebagai Raja Iblis Putih, Kaisar Naga Sejati, Monster Pembawa Malapetaka, dan lain - lain.
Mereka menggambarkan sosok Arkans sebagai Makhluk mengerikan pembawa kehancuran, mereka yang pernah melihat sosok Arkans, pasti setuju dengan hal itu.
Pasalnya, dimanapun Arkans berada, pasti ada kehancuran yang mengikutinya, entah disengaja ataupun tidak, setidaknya akan ada tempat yang hancur jika Arkans datang.
Arkans sudah menjadi simbol dari kehancuran di berbagai Legenda, itulah sosok dari Heavenly Dragon Immortal God, Arkans Anzads.
-
Setelah menghabisi Paus hitam, Arkans pergi mencari mangsa lain. Mengarungi luasnya Alam Semesta, Arkans mencari lawan yang benar - benar kuat baginya.
Dalam perjalanan itu juga, Arkans tidak luput untuk menghabisi Makhluk lain yang lemah, tentunya ia mengalahkan mereka semua dengan sangat mudah.
Setelah berkeliling cukup lama, Arkans menemukan Makhluk yang menurutnya cukup kuat, dan Makhluk itu adalah Gurita yang memiliki ukuran tubuh yang sangat besar.
Ukuran dari Gurita itu sendiri jauh lebih besar daripada bintang dan planet yang ada di sekitarnya.
Tubuh Arkans hanya terlihat seperti semut kecil dihadapan Gurita besar itu. Namun, tidak dengan kekuatan Arkans itu sendiri.
Gurita itu terlihat sedang meraih banyak benda langit di sekitarnya, menggunakan tentakel - tentakelnya yang sangat besar, lalu ia memakan benda - benda langit itu.
"Akhirnya! Aku menemukan mangsa yang layak! Melihat dari aura miliknya, monster itu bukan Makhluk remeh." kata Arkans.
Gurita besar itu terlihat memancarkan aura berwarna merah yang sangat kuat. Melihat aura tersebut, membuat Arkans merasa sangat bersemangat.
Tanpa basa basi, Arkans segera bersiap untuk segera melancarkan serangan. Di tangan kanan Arkans, muncul lingkaran sihir kecil yang berwarna biru.
Arkans tersenyum lebar melihat ke arah Monster Gurita itu. Tidak lama kemudian, sebuah serangan laser yang sangat kuat, Arkans lancarkan pada Gurita itu.
Serangan laser yang mengandung kekuatan yang sangat kuat, melesat menuju ke arah Gurita tersebut.
Serangan energi berwujud laser itu pun, berhasil mengenai tubuh Gurita itu dan membuat lubang besar pada tubuhnya.
__ADS_1
Namun, tampaknya serangan Arkans tidak berarti apa - apa bagi Gurita besar itu.
Dengan cepat, bagian dari tubuhnya yang berlubang, beregenerasi seperti semula.
Gurita itu merasa sangat marah karena ada yang mengganggu waktu makannya. Gurita itu mengalihkan pandangannya ke arah Arkans, mengabaikan benda langit yang sebelumnya hendak ia makan.
Gurita itu mengayunkan tentakel besarnya ke arah Arkans yang terlihat seperti semut di hadapannya. Arkans tidak berdiam diri saja.
Arkans dengan segera menciptakan banyak lingkaran sihir yang sangat besar di sekitaran Gurita itu, setelahnya, Arkans menembakan energi ke arah Gurita itu lewat lingkaran sihir miliknya.
Serangan dari lingkaran sihir milik Arkans, berhasil membuat tubuh dari Gurita besar itu penuh dengan lubang, dan memotong banyak tentakel miliknya. Namun, sekali lagi, tubuh Gurita besar itu beregenerasi dengan sangat cepat, hal itu membuat Arkans merasa sedikit kewalahan.
"regenerasi miliknya sangat merepotkan." kata Arkans.
Serangan tadi membuat Gurita itu merasa sangat kesal. Lalu, dari mulut Gurita besar itu, keluar asap hitam yang sangat pekat, dan di dalam asap tersebut, mengandung racun yang sangat mematikan, serta efek lain yang membuat lawannya kewalahan.
Dengan sangat cepat, racun itu menyebar dengan luas. Arkans menahan nafasnya, firasatnya menunjukan, kalau racun ini bisa membahayakan dirinya.
Tidak tinggal diam saja, setelah Gurita itu mengeluarkan racun. Gurita besar itu pun lanjut menyerang ke arah Arkans, dengan menggunakan banyak tentakel besarnya.
Pandangan Arkans tertutupi oleh asap hitam pekat yang dikeluarkan oleh Gurita itu sebelumnya, dan mengejutkannya lagi, asap itu juga menghalangi indera persepsi milik Arkans, akibatnya Arkans tidak dapat melihat apa yang akan datang padanya.
Namun, karena indera Arkans terhalangi oleh kepulan asap beracun itu, membuat Arkans sedikit telat untuk bereaksi, yang berakibat, dirinya terkena oleh serangan tentakel itu, dan terpental dengan jarak yang sangat jauh.
Arkans terpental dengan sangat kuat, tubuhnya bergerak dengan kecepatan cahaya, menabrak dan menghancurkan puluhan benda langit yang dilewatinya.
Pada akhirnya, Arkans berhenti setelah tubuhnya menghantam satu planet besar yang terletak sangat jauh dari tempatnya semula. Arkans menatap ke arah dimana Gurita itu berada.
"brengsek, dia mementalkan ku cukup jauh, kalau begitu apa boleh buat, aku akan melancarkan serangan pada jarak segini." kata Arkans.
Arkans menciptakan sepuluh lingkaran sihir besar di belakangnya. Lalu, didepan Arkans, muncul satu lingkaran sihir kecil.
Setelah itu, sepuluh lingkaran sihir yang berada di belakang Arkans, mulai bersatu dan menciptakan satu lingkaran sihir lain yang sangat besar, dengan energi yang sangat kuat terkumpul di dalamnya.
"lingkaran sihir yang kuat, di tumpuk satu sama lain, setelah itu akan dialirkan pada satu lingkaran sihir kecil, membuat energi dengan jumlah yang sangat besar terfokus pada satu lingkaran sihir kecil ini. Itu akan menghasilkan serangan yang sangat kuat." kata Arkans.
Tanpa perlu basa - basi lagi, Arkans dengan segera menempatkan telapak tangan kanannya, ke arah lingkaran sihir kecil yang berada di depannya.
__ADS_1
Setelah itu, Arkans mengalirkan energi yang terdapat pada lingkaran sihir besar dibelakangnya, menuju ke lingkaran sihir kecil di depannya.
Lingkaran sihir kecil itu, dengan perlahan memancarkan cahaya yang sangat terang.
Dengan cepat, energi dalam jumlah yang sangat besar, terkumpul pada lingkaran sihir kecil itu. Semua energi itu terfokus pada satu titik dan siap untuk meledak kapanpun.
"sekarang waktunya." kata Arkans.
Lingkaran sihir besar yang berada di belakang Arkans, tiba - tiba menghilang.
Setelah semua energi yang berada di lingkaran sihir besar, terkumpul pada satu lingkaran sihir kecil. Sekarang, saat yang tepat bagi Arkans untuk menyerang.
Lalu, dari lingkaran sihir kecil yang ada di depan Arkans, keluar energi yang sangat besar, yang bergerak dengan sangat cepat, menuju ke arah Gurita tersebut.
Energi yang sangat besar itu, menabrak dan menghancurkan apapun yang berada dalam jalur lajunya. Bintang, dan Planet, apapun itu semua hancur dalam sekejap.
Di sisi lain dari Gurita itu, terlihat ada sebuah cahaya yang bersinar dengan sangat terang, melaju dengan sangat cepat ke arah Gurita tersebut.
Gurita besar itu bisa merasakannya, ada sebuah energi yang super kuat, datang ke arahnya. Meskipun ia mengetahui hal itu, ia berdiam diri saja, tidak melakukan apapun.
Tidak lama kemudian, serangan energi yang sangat kuat dan besar, menghantam tubuh Gurita itu. Dalam sekejap, Gurita itu pun hancur tanpa meninggalkan jejak.
Setelah melenyapkan Gurita tersebut, serangan energi itu pun berhenti. Arkans melihat pemandangan di hadapannya.
'luar biasa. Sebuah kekosongan yang sangat besar.' batin Arkans bersemangat.
Apa yang dilihat oleh Arkans adalah sebuah ruang yang kosong, yang tidak berisi apapun di dalamnya, semua itu terjadi karena serangan energi yang Arkans lancarkan, menghancurkan apapun dalam jalur serangannya.
Namun, secara mengejutkan, Arkans melihat sesuatu yang membuat dirinya merinding. Bukan karena sebuah rasa takut, tapi melainkan karena semangat yang begitu besar bergejolak dalam dirinya.
Di jarak yang sangat jauh dari tempat Arkans berada, tepatnya pada tempat dimana sebelumnya Gurita besar itu berada. Gurita itu hidup kembali.
Potongan tubuh dari Gurita tersebut, dengan perlahan muncul dari ruang hampa, dan mulai bersatu kembali.
Sampai pada akhirnya, Gurita itu berhasil hidup kembali, dengan tubuhnya seperti semula. Arkans yang melihat kejadian itu merasa sangat bersemangat.
Bukan hanya itu saja, setelah Gurita itu hidup kembali, kekuatan dari Gurita itu juga telah meningkat secara misterius 100x lipat dari yang sebelumnya.
__ADS_1
"sudah kuduga, dia makhluk yang sangat kuat, serangan seperti tadi mana mungkin untuk mengalahkannya. Pertarungan ini membuat ku bersemangat." kata Arkans sambil tersenyum lebar.