The Last Demigod

The Last Demigod
Ch. 16 - Memasuki After End


__ADS_3

Alam Semesta Utama Delta.


Di ruang angkasa bebas, terlihat sang Demigod sedang melayang, berdiri di hadapan sosok Makhluk Misterius.


Makhluk itu berwujud humanoid, memiliki ukuran tubuh yang besar, dengan seluruh badannya berwarna hitam.


Sang Demigod hanya terdiam menatap Makhluk ini, tetapi tiba - tiba, ada pesan telepati yang datang padanya, dan pesan itu ternyata datang dari Evaine Rein.


'tuan, apa tuan bisa memberitahu saya kalau saya sedang berada di Alam Semesta Utama yang mana?'


'sekarang, kamu dan Eleanor sedang berada di Alam Semesta Utama yang paling bawah yaitu, Absolute Realm. Seharusnya hanya ada sedikit bahaya yang bisa mengancam mu disana, kau pasti baik - baik saja kan?' jawab sang Demigod lewat telepati.


'iya, aku baik - baik saja. Tapi, apa tuan mengetahui sesuatu tentang sebuah menara misterius?' tanya Evaine Rein.


'menara? ah, apa maksudmu soal ruang hampa yang besar dan menjulang tinggi ke atas? Jika itu yang kamu maksudkan, maka itu sama sekali bukanlah sebuah menara, tapi sebuah ruang hampa yang sangat besar, ya jika dilihat dari luar itu memang mirip dengan sebuah menara, tapi sekali lagi itu bukanlah sebuah menara.' jawab sang Demigod.


'jadi itu bukan menara ya, tapi melainkan sebuah ruang yang hampa? Lalu, menuju kemana ruang itu?' tanya Evaine Rein.


'ruang hampa itu bisa membawa mereka yang memasukinya, dari Alam Semesta Utama Absolute Relam ke Alam Semesta Utama ???, begitu pula sebaliknya.' jelas sang Demigod.


Pada saat sang Demigod menyebutkan Alam Semesta Utama itu, Evaine Rein tidak bisa mendengarnya dengan jelas.


Entah kenapa, ada sesuatu misterius yang menghalangi Evaine Rein untuk tidak bisa mendengar nama dari Alam Semesta itu.


'tuan, apa tuan bisa mengulanginya lagi? Ruang hampa itu membawa kemana?' tanya Evaine Rein.


'ah benar! Kau dan beberapa Makhluk lainnya tidak bisa mendengar namanya atau bahkan menyebutkan namanya. Jadi, mungkin nama yang tersebar luas adalah After End, sebuah Alam Semesta Utama yang menjadi tempat sampah super besar.' jelas sang Demigod.


'Alam Semesta yang menjadi sebuah tempat sampah? Apa maksudnya itu?' tanya Evaine Rein penasaran.


'tempat pembuangan sampah sangat cocok dengan penggambaran dari Alam Semesta Utama itu, karena disana telah menjadi tempat bagi mereka yang sudah mati atau kehilangan eksistensi di segala realitas, berkumpul dan membentuk kehidupannya sendiri.' jelas sang Demigod.

__ADS_1


'begitu ya, lalu, bagaimana dengan sebuah ruang hampa yang saling menghubungkan antar dua Alam Semesta Utama bisa terbentuk? Bukannya itu akan membuat Makhluk dari antar dua Dunia bisa saling keluar masuk dengan bebas?' tanya Evaine Rein.


'itu mungkin saja berkaitan denganku, tapi maaf, untuk sekarang aku tidak bisa menjelaskannya. Mungkin ada banyak hal yang ingin kau tanyakan, tapi saat ini aku sedang sangat sibuk, jadi aku hanya akan menanamkan pesan ini padamu.' jelas sang Demigod.


Sang Demigod menanamkan sebuah pesan dalam kepala Evaine Rein, yang sekiranya akan menjadi jawaban atas rasa penasaran Evaine Rein.


Sang Demigod pun memutus telepati antara mereka berdua.


'baiklah. Aku harus melanjutkan misiku.' batin sang Demigod bersemangat.


[ Membunuh seluruh Makhluk yang berada di lima Alam Semesta Utama atas. Segel keempat akan diangkat jika misi kali ini berhasil diselesaikan. ]


Dimulailah pembantaian besar - besaran yang dilakukan oleh sang Demigod, pada seluruh makhluk yang berada di lima Alam Semesta Utama atas.


Di mulai dari Alam Semesta Utama Delta, hingga Alam Semesta Utama Zero. Lima Alam Semesta Utama akan berguncang dengan sangat hebat karena tindakan yang akan dilakukan sang Demigod.


Langit bergemuruh, seolah ia akan runtuh. Segala fenomena misterius terjadi secara bersamaan di seluruh lima Alam Semesta Utama, hal itu menandakan, akan datang sesuatu yang sangat besar, yang akan mengubah segalanya.


Dari mata sang Demigod, keluar sebuah cahaya yang memancarkan sinar yang sangat terang. Cahaya ini telah menjadi pertanda, akan terjadinya malapetaka yang sangat hebat, yang mengguncang seluruh Alam Semesta Utama.


-


Absolute Realm.


Di tempat Evaine Rein berada, terlihat banyak sekali Makhluk misterius dengan berbagai bentuk, sedang berkumpul dan mengitari ruang hampa besar yang tinggi sampai menjulang ke atas langit.


Sepertinya mereka berkumpul untuk alasan yang sama dengan Evaine Rein, yaitu mencari sebuah kesempatan untuk menjadi jauh lebih kuat lagi, dengan cara memasuki ruang hampa itu. Sementara itu, Evaine Rein terlihat sedang terdiam, dengan fokus mendengar pesan yang disampaikan oleh sang Demigod.


Pesan itu berisi:


Jika kau memasuki ruang hampa itu, kau akan tiba di sebuah tempat yang disebut dengan 'Lantai', lantai itulah yang menjadi penghalang antar dua Makhluk yang ingin keluar atau masuk ke dua Alam Semesta Utama yang saling terhubung ini.

__ADS_1


Lantai itu berjumlah 100, dan jika kau bisa sampai pada lantai ke 100, maka kau akan tiba di Alam Semesta Utama After End. 


Begitu pula sebaliknya, jika ada dari Makhluk yang berada di Alam Semesta After End ingin memasuki Alam Semesta Utama Absolute Realm, mereka juga harus menyelesaikan seratus lantai tersebut.


Di setiap lantai memiliki tingkat kesulitannya tersendiri, dan akan terus selalu bertambah sulit dengan seiringnya tingkat lantai yang kau masuki. Dan di setiap lantai yang bisa kau selesaikan, akan ada hadiah yang kau dapatkan.


Tetapi kamu harus hati - hati jika sudah masuk ke dalam After End, karena akan sulit untuk keluar kembali. Ruang hampa ini hanya muncul sesekali saja, jadi akan sulit untuk memprediksi kapan muncul kembalinya.


Jadi pastikan saja supaya tidak terjebak di dalam After End, karena tempat itu adalah tempat yang sangat buruk untuk bertahan hidup, tetapi tenang saja, di tempat itu ada ada beberapa hal baik yang bisa kau dapatkan di dalamnya.


'begitu ya. Sepertinya tempat ini ada sedikit hubungannya dengan tuan, dan aku yakin itu adalah sesuatu yang luar biasa. Tetapi, jika aku sudah masuk, aku harus menyelesaikan 100 lantai kembali untuk dapat keluar dari After End, terlihat sangat beresiko, namun aku penasaran dengan hubungan antara tuan dan Alam Semesta itu. Sudah kuputuskan, aku akan masuk ke dalam After End.' batin Evaine Rein.


Dari atas ujung ruang hampa itu, tiba - tiba muncul sebuah cahaya yang terang, hal ini menandakan bahwa kedua Dunia telah saling terhubung satu sama lain.


Mereka para makhluk mendapat firasat yang aneh, di saat itulah mereka segera mengetahui kalau dua Dunia telah saling terhubung, dan sekaranglah waktu yang tepat bagi mereka untuk masuk ke dalam ruang hampa tersebut. Mereka semua yang sudah menunggu sedari tadi, dan termasuk salah satunya adalah Evaine Rein, mereka semua segera memasuki ruang hampa itu.


Mereka yang memasuki ruang hampa, membawa serta tujuan dan harapan untuk menemukan sesuatu yang bisa membuat mereka berkembang menjadi jauh lebih hebat lagi. Namun, sepertinya mereka tidak akan pernah menyangka, bahaya mengerikan yang akan terjadi selama perjalanan tersebut.


Diluar dari ruang hampa itu, ada seorang pria yang sedang melayang menatap ke arah ruang hampa tersebut.


"sialan, mereka semua meninggalkan ku." kata pria itu dengan pelan.


Dan ternyata, pria itu adalah Raja Alam Semesta, Eleanor Baker.


Sebelumnya, sang raja merasakan gejolak energi yang sangat besar dari kejauhan, ia pun dengan segera pergi menuju ke arah energi tersebut.


Namun, apa yang ia temukan malah, sekumpulan Makhluk - Makhluk aneh yang sedang berkumpul mengitari sebuah ruang hampa yang sangat besar, yang menjulang tinggi keatas langit.


Eleanor pun hanya mengawasi dari kejauhan, lalu, ia melihat sosok yang begitu familiar baginya, dan itu adalah Evaine Rein. Melihat Evaine Rein yang berada di antara Makhluk - Makhluk itu, membuat Eleanor bertanya - tanya, apa yang sedang mereka semua lakukan?


Sampai sebuah cahaya muncul dari atas ruang hampa itu. Eleanor juga mendapat firasat yang sama dengan Makhluk yang lainnya, kalau dua Dunia kini telah saling terhubung satu sama lain. Di saat itulah ia menyadarinya, kalau mereka semua yang berkumpul di sekitar ruang hampa, berniat untuk memasuki sisi Dunia lain dari ruang hampa itu. Dan kini, hanya dia yang masuk paling terakhir.

__ADS_1


"baiklah, mari aku lihat apa yang menarik dari Dunia lain itu." kata Eleanor dengan penuh rasa semangat.


Eleanor pun memasuki ruang hampa itu, tanpa mengetahui apa yang berada di dalamnya, sama seperti kebanyakan Makhluk yang lain.


__ADS_2