The Last Demigod

The Last Demigod
Ch. 18 - Mereka Mulai Menyadarinya


__ADS_3

Makhluk - Makhluk yang berada di lima Alam Semesta Utama atas, mereka sudah memasuki kondisi dimana mereka semua Omnipotent, Omniscience, dan Omnipresence.


Mereka bisa melakukan apapun, mengetahui apapun, dan bisa hadir dimanapun. Namun, meskipun sudah sehebat itu, tetap saja mereka masih memiliki 'batas', batas itu yang selalu menjadi mimpi buruk bagi mereka. 


Menyadari kalau ada Makhluk yang setara dengan mereka, tentu saja mereka tidak mau menerimanya. Hanya dengan terus mencapai puncak kekuatanlah mereka bisa menjadi lebih kuat dari yang lain.


Mereka mencari kekuatan yang bisa membantu mereka menuju puncak dari segalanya. Namun, sangat disayangkan, mereka tidak akan pernah bisa meraihnya karena puncak dari segalanya adalah milik mereka yang tidak mempunyai batas, dan mereka adalah Ras Demigod.


Segala macam kekuatan apapun yang berada di 12 Alam Semesta Utama dan 3 Alam, tidak akan ada yang bisa menyamai kekuatan dari seorang Demigod yang luar biasa, dan mengerikan.


Mungkin, karena itulah Ras Demigod diciptakan di luar dari 12 Alam Semesta Utama dan 3 Alam, karena jika mereka diciptakan di dalamnya, tidak terbayang seberapa kacaunya tempat itu.


Sekarang, Demigod terakhir yang masih hidup, sedang mencari kekuatan lain yang lebih hebat dari kekuatan miliknya, untuk membalas dendam kepada mereka yang telah memusnahkan Demigod.


Sangat mustahil untuk mencari kekuatan yang lebih hebat dari Demigod itu sendiri.


Namun, siapa yang tahu karena Jagad Raya ini selalu tidak bisa diprediksi.


-


Alam Semesta Utama Delta.


Di sebuah ruang yang terisolasi dari Dunia luar. Di dalamnya terdapat padang rumput yang hijau dan luas, di tengah dari padang rumput itu, terlihat ada sosok berwujud manusia yang sedang duduk dengan posisi bersila.


Sosok itu terlihat sedang memejamkan kedua matanya. Di sisi lain di dalam True World, terlihat ada bayangan besar yang sedang mengawasi True World, bayangan tersebut tidak disadari oleh siapapun.


Ternyata, manusia itulah yang sedang melihat ke dalam True World. Entah apa yang mau dia lakukan, tapi sepertinya dia hanya mengawasi beberapa Makhluk di dalam True World.

__ADS_1


Makhluk yang berada di dalam 12 Alam Semesta Utama atas, mereka mengetahui apapun yang berada di dalam 3 Alam, tapi hanya sampai batas tertentu saja. Mereka hanya bisa mengawasi, namun tidak bisa ikut campur di dalamnya karena ada Layer yang menghalangi mereka. Tapi, ada satu cara yang bisa mereka lakukan jika ingin ikut campur dalam 3 Alam, yaitu dengan membuat Avatar versi mereka sendiri.


Meskipun begitu, ada beberapa batasan yang tidak bisa mereka lakukan terhadap Avatar yang mereka miliki, seperti Avatar akan menentukan jalan takdirnya sendiri, dan pemilik dari Avatar itu hanya bisa mengawasi dari jauh, tanpa bisa ikut campur sedikitpun.


Namun, ada beberapa juga yang bisa ikut campur terhadap Avatarnya, tapi dengan bayaran yang sepadan pula, itulah batas yang dimiliki oleh Makhluk, sekalipun mereka bisa melakukan apapun.


Ruang yang terisolasi dari Dunia luar itu pun menghilang. Sosok manusia tersebut terlihat sedang berdiri di ruang hampa dan di depannya ada sosok manusia lain yang tampak sedang menunggunya.


"ini aneh, mengapa aku tidak bisa melihat kedatanganmu? Sebenarnya kau ini apa?" kata sosok itu pada manusia di depannya.


"kamu tidak perlu mengetahui aku siapa. Satu - satunya yang perlu kamu ketahui adalah, kamu akan mati saat ini juga." balas manusia itu.


"mati? Itu hanyalah lelucon. Jika kamu tidak mengetahuinya, maka aku akan memberitahumu, makhluk yang ada di Alam Semesta Utama atas, kami semua sudah tidak bisa mati. Kami adalah Abadi yang sebenarnya, jika kau berpikir bisa membunuh kami, maka kau hanyalah pendatang baru yang tidak mengetahui apapun." kata sosok itu dengan tegas.


Manusia itu tersenyum tipis dan berkata.


Sang Demigod tersenyum tipis sembari menekan Makhluk di hadapannya dengan kekuatan yang besar. Tubuh dari makhluk itu seolah akan runtuh, dengan segera ia menggunakan kekuatannya, menangkal tekanan kekuatan yang diberikan oleh sang Demigod.


Dua energi yang besar saling bertabrakan, menciptakan dentuman gelombang energi yang sangat kuat, yang menyebar dengan luas di ruang hampa. Kekuatan dari sosok itu tidak mampu bertahan lama dari power yang dikeluarkan oleh sang Demigod.


Melihat raut wajah kewalahan dari muka sosok tersebut, sang Demigod berkata.


"padahal aku hanya sedikit mengeluarkan kekuatan ku, tapi kamu sudah kewalahan dalam menanganinya. Makhluk sepertimu sungguh lemah, dan hanya bisa melawan yang setara dengan mu saja. Matilah." kata sang Demigod dengan tegas.


Sang Demigod menambah tekanannya, dan di saat itu juga, tubuh dari sosok itu tumbang dan hancur menjadi debu. Sang Demigod terdiam menatap abu sosok itu.


'sedikit demi sedikit aku mulai bisa merasakannya, ada sesuatu yang aneh dengan kekuatanku, tapi aku tidak tahu apa itu. Ada kepingan yang belum aku temukan, biarlah, nanti juga aku akan menemukannya.' batin sang Demigod.

__ADS_1


Sang Demigod pun pergi dari tempatnya.


-


Disisi lain Alam Semesta Utama Delta.


Di ruang hampa, terlihat ada dua Makhluk yang sedang saling berhadapan. Di sisi kiri terlihat ada Makhluk Abstrak yang besar.


Tubuh dari makhluk itu terdiri dari banyak Multisemesta dan berbagai macam benda langit lainnya. Tubuh miliknya yang sangat besar, menampung berbagai macam kekuatan yang sangat mengerikan.


Sedangkan, di sisi lainnya, ada sosok besar misterius yang hanya tampak terlihat kedua matanya saja.


Dua Makhluk itu saling berbincang mengenai sesuatu yang misterius.


"belakangan ini aku merasakan banyak makhluk yang menghilang. Entah mereka pergi kemana, tapi aku takut ada sesuatu yang membuat mereka semua bergerak, bekerja sama untuk mendapatkan hal yang kuat." kata Makhluk itu.


"meskipun begitu, seharusnya kita berdua sudah mengetahuinya, apa yang membuat mereka bergerak, dan bekerja sama. Kita semua sudah memasuki kondisi dimana kita bisa mengetahui apapun, melakukan apapun, tapi kita tidak Maha Kuasa atau Maha Tahu terhadap individu yang mirip seperti kita. Lantas, seharusnya kita bisa mengetahui apa penyebab mereka semua menghilang, kecuali kalau hal itu adalah sesuatu yang berada di luar jangkauan kita." kata makhluk lainnya.


"benar, aku penasaran apa yang terjadi pada mereka. Jika mereka bersatu untuk mendapatkan sesuatu yang kuat, kita juga seharusnya mengetahui hal itu, karena setiap kesempatan yang diberikan akan diberitahukan kepada seluruh Makhluk yang berada di tempat ini. Tapi, kejadian ini sepertinya tidak seperti itu." kata Makhluk itu.


Mereka berdua pun terdiam, berpikir keras tentang apa yang terjadi.


Secara mengejutkan, sebuah perkataan terdengar di antara mereka berdua.


"mereka semua mati."


Alangkah terkejutnya mereka berdua mendengar perkataan itu. Tapi, belum sampai mereka mendengar lebih lanjut atau melihat siapa yang berkata seperti itu, sebuah kilatan cahaya memotong tubuh mereka berdua dalam sekejap.

__ADS_1


"mereka sudah mulai menyadari apa yang terjadi. Bagus, aku akan menciptakan teror di Alam Semesta ini." kata sang Demigod.


__ADS_2