The Last Demigod

The Last Demigod
Ch. 19 - Pembantaian Yang Maha Kuasa


__ADS_3

Satu persatu mulai banyak dari makhluk yang berada di Alam Semesta Delta mulai merasa sesuatu misterius sedang terjadi di antara mereka. Menghilangnya banyak makhluk Maha Kuasa lainnya, membuat mereka menyadari kalau ada sesuatu yang tidak beres sedang terjadi.


Secara serempak, karena tidak bisa menemukan sisi terang dari apa yang sedang terjadi, mereka pun mengadakan perkumpulan yang membahas tentang hilangnya para makhluk Maha Kuasa lainnya.


Perkumpulan ini akan menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah Alam Semesta Utama Delta, dimana mereka yang selalu bersaing dalam hal kekuatan, akan berkumpul untuk pertama kalinya di satu tempat yang sama.


Jutaan atau bahkan milyaran makhluk abstrak yang Maha Kuasa berkumpul di satu tempat yang sama, langit dari Alam Semesta Delta sekarang dipenuhi dengan keberadaan yang mengerikan. Mereka semua berkumpul dan membicarakan fenomena yang sedang terjadi.


"sampai membuat kita semua berkumpul seperti ini, apa yang sebenarnya terjadi?"


"apakah akan ada kejadian besar lagi?"


"sepertinya ini berhubungan dengan kesempatan besar yang akan datang."


"kekuatan macam apa yang mampu membuat kita berkumpul seperti ini?"


Mereka tidak pernah menyangka, akan tiba masanya dimana mereka semua berkumpul satu sama lain. Biasanya selama ini mereka selalu bertarung, mempertaruhkan kekuatan mereka.


Sekarang, karena fenomena yang terjadi, mereka berkumpul, berdiskusi satu sama lain untuk menemukan jawaban dari mereka yang tiba - tiba menghilang.


Di saat mereka semua sibuk dengan pembicaraan masing - masing. Mereka semua tidak menyadari, kalau pelaku dari semua keributan ini, ada diantara mereka.


Sang Demigod hadir di tengah kerumunan para makhluk yang Maha Kuasa ini. Tapi, Kehadirannya tidak diketahui siapapun.


'tadinya aku akan menemui dan membunuh mereka satu persatu, tapi mereka malah berkumpul seperti ini. Terima kasih, aku akan membuat kalian mati dengan cepat.' batin sang Demigod.


Dari tengah kerumunan itu, tiba - tiba keluar cahaya yang sangat terang, disaat yang bersamaan, energi yang sangat kuat muncul di tengah - tengah kerumunan itu.


Tubuh sang Demigod memancarkan cahaya yang begitu terang, karena saking terangnya cahaya itu, cahayanya sanggup untuk menutupi seluruh tubuh Makhluk yang Maha Kuasa.


Di saat itu, mereka yang Maha Kuasa menyadari, ajal mereka berada tepat di depan mata mereka masing - masing.


Ledakan yang super dahsyat terjadi, membinasakan seluruh Makhluk yang berada di Alam Semesta Utama Delta.


Ledakan itu terus menyebar ke seluruh Alam Semesta utama Delta, dan ledakan tersebut menghancurkan segalanya.


Tidak ada yang bisa lolos dari kehancuran itu, mereka semua telah mati selamanya.


Kehancuran yang diberikan oleh sang Demigod menghapus seluruh kekuatan mereka dari segala realitas, avatar yang mereka tempatkan di segala realitas pun menghilang begitu saja, kehadiran mereka seolah tidak pernah ada di jagad raya.


Kini, Alam Semesta Utama Delta telah menjadi Alam Semesta kosong tidak berisi apapun, bahkan ruang dan waktu, karena kekuatan dari sang Demigod meledakan semuanya hingga sampai pada tingkat yang tinggi.


Di saat yang bersamaan, seluruh jagad raya bergetar dengan hebat, True World, Absolute Heaven, Hell dan Alam Semesta utama lainnya, mereka bergetar karena kekuatan yang dikeluarkan oleh sang Demigod.


Absolute Power yang bisa mengguncang tatanan jagad raya, mereka semua takut akan hal itu. Lalu, dengan kehendaknya yang kuat, sang Demigod membuat seluruh jagad raya tenang kembali.


'aku tidak berniat mengeluarkan kekuatan yang berlebih, tapi siapa sangka Alam ini begitu lemah.' batin sang Demigod puas.


'baiklah, saatnya menuju ke Alam Semesta lain.' batin sang Demigod.


-


Alam Semesta utama Omega. Urutan ke 4 dari 5 Alam Semesta Utama atas.

__ADS_1


Di ruang hampa, sang Demigod sedang berdiri di hadapan sosok Makhluk abstrak besar yang kedua matanya memancarkan cahaya berwarna kuning. Wujud makhluk itu seolah menyatu dengan kegelapan di ruang angkasa.


Seluruh tubuh sang Demigod diselimuti oleh aura kuat berwarna emas. Melihat itu, makhluk yang sedang berhadapan dengan sang Demigod merasa begitu takjub, baru kali ini ia melihat kekuatan yang begitu kuat dan murni.


"sungguh kekuatan yang besar dan kuat, sebenarnya makhluk macam apa kau ini? Bahkan dengan teknik mataku yang bisa melihat segalanya, hanya bisa melihat sedikit dari kekuatan yang kau miliki. Sungguh menarik." kata Makhluk itu.


"aku adalah Demigod. Sekarang matilah." kata sang Demigod singkat.


Makhluk itu hanya tersenyum tipis setelah mendengar perkataan dari sang Demigod, ia menyadari sesuatu, dan berkata.


"begitu, kehendakmu mengandung hal yang berada di luar kendali kita semua."


Setelah mengatakan itu, Makhluk itu pun mati untuk selamanya. Sang Demigod terdiam sejenak dari tempatnya.


'dia cukup hebat untuk menyadarinya.' batin sang Demigod.


Sang Demigod pergi dari tempatnya, dan melanjutkan perjalanan untuk membunuh semua makhluk yang berada di Alam Semesta Utama atas.


Di bagian lain Alam Semesta Omega.


Dengan terus memancarkan aura yang sangat kuat, sang Demigod menyerang makhluk lain dengan membabi buta.


Kilatan tebasan pedang berwarna kuning terlihat melesat memotong Makhluk yang Maha Kuasa. Mereka yang Maha Kuasa, hanya bisa melihat tanpa bisa melakukan apapun, kekuatan yang mereka miliki, tidak bisa menyerang sang Demigod.


Sekarang, di hadapan sang Demigod, terlihat ada sosok Makhluk yang berwujud abstrak, sedang hadir di hadapannya dan berbincang dengannya.


"apa yang membuat kekuatanmu berbeda dengan kami semua? Apa yang membuat kekuatan kami tidak bisa menyerang mu? Keberadaanmu adalah sebuah kesalahan di Dunia ini, segala kemampuan yang kau miliki berbeda dari apa yang Dunia ini punya, apa kau mau menjelaskannya?" tanya Makhluk itu.


"kekuatan yang aku miliki berada di luar nalar kalian semua, yang membedakan aku dengan kalian adalah aku memiliki kehendak bebas atas seluruh Alam Semesta ini." jelas sang Demigod.


"memang terdengar tidak hebat sama sekali, tapi hanya dengan kekuatan ini, aku bisa mengalahkan kalian semua. Itu menandakan bahwa kalian payah, lemah, tidak berdaya di hadapan kekuatan yang seperti ini, kau berkata bahwa kekuatan ini tidak hebat kan? Kalau begitu, bagaimana jika kau merasakannya langsung?" kata sang Demigod.


Tubuh sang Demigod, terlihat di selimuti oleh cahaya berwarna emas, cahaya itu adalah bentuk manifestasi dari kekuatan sang Demigod yang luar biasa kuat.


Sang Demigod mengeluarkan 50% dari kekuatan miliknya, kekuatan itu tersebar dengan cepat ke seluruh penjuru Alam Semesta utama Omega. Makhluk yang berada di hadapan sang Demigod mati karena tidak kuasa menahan tekanan yang diberikan oleh sang Demigod.


Kekuatan dari sang Demigod menghapus apapun yang terkena olehnya, mengubah yang Maha Kuasa menjadi tidak berdaya.


Kehancuran terjadi dimana - mana, ledakan demi ledakan terjadi secara bersamaan. Dalam sekejap, seluruh bentuk konsep dan hukum apapun yang berada di dalam Alam Semesta Omega, kini telah musnah semuanya. Sekarang, Alam Semesta Omega berakhir sama seperti Alam Semesta utama Delta.


Disisi lain, sekali lagi seluruh Alam dan Makhluk berguncang dengan hebat, tapi dengan cepat, Demigod menenangkan kembali semuanya, sehingga itu terasa tidak terjadi apapun.


Sang Demigod menarik kembali kekuatan miliknya, ia sudah menduga akan terjadi kerusakan yang hebat, hanya dengan mengeluarkan kekuatannya saja.


'padahal aku hanya mengeluarkannya saja, belum aku gunakan, tapi sudah menghancurkan segalanya. Baiklah, saatnya pergi ke Alam Semesta lain.'


-


Alam Semesta utama Prima. Urutan ke 3 dari 5 Alam Semesta utama atas.


Di balik indahnya Alam Semesta, ada makhluk yang berdiri di atas itu semua.


Namun, dengan cepat kilatan berwarna emas memotong Makhluk itu, dan dalam sekejap makhluk itu mati tanpa tahu siapa yang telah membunuhnya. Seharusnya ini tidak mungkin terjadi, bagaimana mungkin makhluk yang melampaui kematian masih bisa mati?

__ADS_1


Namun, justru memang seperti itulah kekuatan dari seorang Demigod.


Kekuatannya melampaui segala akal sehat yang dibangun, melampaui segala konsep yang terbentuk, dan melampaui apapun yang selama ini selalu menjadi imajinasi bagi para Makhluk lainnya.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi sang Demigod untuk mengosongkan Alam Semesta Prima, tidak ada yang bisa lolos darinya, bahkan mereka yang memiliki kemampuan untuk mengubah suatu plot cerita, karena Demigod itu sendiri telah melampaui segala narasi yang ada.


-


Alam Semesta utama Alpha. Urutan ke 2 dari 5 Alam Semesta utama atas.


Semakin tinggi Alam Semesta Utama, semakin sedikit pula Makhluk yang berada di Alam Semesta tersebut, karena tingkat kekuatan yang bisa dicapai akan semakin sulit untuk didapatkan. Di Alam Semesta utama Alpha, hanya ada 10 Makhluk.


Di Alam Semesta utama Alpha, dimana entitas yang berada di sini, sudah tidak lagi mencari kekuatan, melainkan mereka sudah mencapai batas kekuatan yang bisa mereka raih, dan hidup dalam kedamaian abadi bersama.


Mereka adalah satu - satunya di seluruh realitas, tidak ada lagi versi diri mereka yang lain, kekuatan mereka sudah bisa untuk melihat atau bahkan mengubah sebuah narasi yang ada.


Mereka telah menyadari, kalau ada entitas lain yang jauh lebih kuat dari mereka, dan hal itu telah memberikan mereka sedikit harapan, untuk kembali dalam perjalanan mengejar kekuatan. Tapi, mereka sadar, sekarang bukanlah waktunya untuk itu, mereka menyadarinya kalau ini adalah akhir dari mereka, dan mau tidak mau mereka harus menerima hal itu.


Di hadapan sang Demigod, telah berdiri 10 Makhluk yang memiliki kekuatan luar biasa kuat. Mereka terlihat pasrah di hadapan sang Demigod, bersiap kapanpun untuk dibunuh olehnya.


Melihat itu, sang Demigod hanya terdiam tanpa kata - kata, dalam satu ayunan tangannya, ke 10 Mahluk itu mati.


'sekarang saatnya ke Alam Semesta terakhir.' batin sang Demigod.


-


Alam Semesta utama Zero. Urutan ke 1 dari 5 Alam Semesta utama atas.


Alam Semesta utama Zero, sebenarnya tidak pantas jika disebut sebagai Alam Semesta, atau tempat dimana Makhluk tinggal, karena tempat ini berada di luar dari segalanya. Di luar dari ruang dan waktu, konsep, hukum, ketiadaan, dan berbagai macam hal lainnya.


Hanya ada satu hal yang ada di Alam Semesta ini, yaitu All Creators.


All Creators adalah penghuni dari Alam Semesta utama Zero, keberadaan mereka tidak berwujud, tidak terikat apapun, dan bebas menulis macam narasi apapun. 


Penciptaan mereka selalu menjadi hal yang misterius, mereka bahkan bisa menciptakan sesama mereka.


Imajinasi yang mereka pikirkan akan menjadi sebuah realita yang hadir dalam Alam Semesta, mereka tidak terbatas dan jumlah mereka banyak. Mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi segalanya.


Mereka menggambar dan menulis dalam sebuah kertas kosong, apa yang mereka tulis dan gambar itu, akan menjadi sebuah kenyataan yang hadir di luar dari 12 Alam Semesta Utama dan 3 Alam, atau bisa saja didalamnya.


Sekarang, mereka telah hadir dihadapan sang Demigod dalam wujud humanoid yang berwarna putih. Mereka semua berbaris di hadapan sang Demigod.


Mereka tahu apa yang akan menimpa diri mereka, dan mereka hanya bisa pasrah akan hal itu. Sekarang, sang Demigod terlihat mengambil sebuah kertas yang kosong, lalu dengan menggunakan jarinya, ia menulis sebuah kalimat.


[ All Creators, dengan kehendakku, aku menghapus kalian semua. Tercipta karena di tulis, dan musnah karena ditulis pula. ]


Di saat sang Demigod mengangkat jarinya dari kertas itu, All Creators, beserta kertas putih yang berserakan di Alam Semesta Zero, secara bersamaan mereka semua musnah dalam sekejap.


[ Misi telah selesai. Segel keempat berhasil diangkat. ]


'bagus, sekarang tinggal misi terakhir. Apa misinya?' batin sang Demigod bertanya.


Pesan yang mengejutkan muncul dalam pikiran sang Demigod.

__ADS_1


[ Melahap seluruh Realita yang ada. ]


__ADS_2