
Setelah diberi kekuatan yang sangat hebat oleh sang Demigod. Kini, Evaine Rein dan Raja Alam Semesta, telah siap untuk pergi ke - 12 Alam Semesta Utama.
"sekarang, apa yang harus kita lakukan tuan?" tanya Evaine Rein.
"mudah saja, yang harus kalian lakukan hanyalah, melepaskan seluruh kekuatan yang kalian miliki ke luar. Biarkan saja kekuatan itu mengamuk dengan ganas, lalu, tunggu saja sampai True World menyadarinya, maka secara otomatis, kalian akan dipindahkan ke - 12 Alam Semesta Utama." jelas sang Demigod.
"Sedikit peringatan, mungkin kita akan terpisah di Alam Semesta Utama yang berbeda, itu terjadi karena kekuatan yang kita miliki juga berbeda. Semakin kuat kekuatan yang kita miliki, semakin tinggi pula posisi kita ditempatkan di salah satu 12 Alam Semesta Utama, jadi, mungkin kalian akan di tempatkan di posisi Alam Semesta Utama bawah, dan aku mungkin di tempatkan di posisi Alam Semesta Utama atas, kemungkinan kita terpisah sangat tinggi, tapi tenang saja, kita masih bisa berkomunikasi satu sama lain. Aku tidak akan memaksa kalian untuk terus mengikutiku, karena itu, setelah sampai di salah satu dari 12 Alam Semesta Utama, kalian bebas untuk melakukan apapun." lanjut sang Demigod.
"baiklah, mari kita berpencar ke tempat yang berbeda, dalam hitungan ketiga, lepaskan seluruh kekuatan kalian, lalu guncanglah seluruh jagat raya ini." kata sang Demigod dengan tegas.
Mereka berdua pun mengangguk pelan, dengan segera, mereka masing - masing berpencar ke tempat yang sangat jauh. Namun, tampaknya sang Demigod tidak bergerak dari tempatnya.
'maafkan aku, kekuatan yang aku miliki sekarang, akan menghancurkan 3 Alam jika aku mengeluarkan semuanya. Aku akan langsung saja teleportasi ke salah satu dari 12 Alam Semesta Utama yang aku mau.' batin sang Demigod.
Sebenarnya, sang Demigod bisa saja membawa mereka berdua dan dirinya langsung sampai ke 12 Alam Semesta Utama, tapi tampaknya, sang Demigod ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan pada mereka berdua.
Di belahan Dimensi lain, di ruang hampa yang gelap. Raja Alam Semesta berdiri dengan gagahnya, seluruh tubuhnya mengeluarkan energi berwarna merah gelap, itu adalah energi yang mampu untuk menghancurkan apapun.
Di belahan Dimensi lain, Evaine Rein mengeluarkan energi yang mampu untuk menciptakan apapun. Kini, mereka berdua, hanya menunggu aba - aba dari sang Demigod, untuk mengeluarkan semua kekuatan yang mereka miliki.
Sang Demigod mengirimkan telepati pada mereka berdua. Setelah hitungan ketiga selesai, mereka berdua segera dengan cepat, mengeluarkan seluruh energi yang mereka miliki ke seluruh tempat yang bisa mereka jangkau.
Energi dari Evaine Rein yang memiliki sifat penciptaan, mulai menciptakan banyak Multisemesta, Dunia Paralel, dan Dimensi.
Sebaliknya, energi dari sang Raja Alam Semesta yang memiliki sifat penghancur, mulai merambat dan menghancurkan apapun yang dilewatinya.
True World benar - benar berguncang sangat hebat karena ulah keduanya.
__ADS_1
Meskipun terdengar mustahil, tapi True World benar - benar hampir kehabisan tempat untuk menampung MultiSemesta, Dimensi, dan hal lainnya yang diciptakan oleh Evaine Rein.
Disamping hal itu, True World juga dibuat kewalahan karena energi penghancur milik Raja Alam Semesta, mulai menghancurkan apapun dengan sangat cepat.
True World segera merespon hal itu dengan cepat, ia tidak bisa lagi berpikir lama untuk menangani keduanya. Dengan menggunakan kehendaknya, ia langsung memindahkan dalang dibalik kekacauan itu ke - 12 Alam Semesta Utama.
Tubuh Evaine Rein dan Raja Alam Semesta tiba - tiba memancarkan cahaya yang sangat terang. Dengan sendirinya, mereka berdua melesat dengan sangat cepat ke atas langit.
Mereka mulai memasuki Jalur Surgawi, sebuah jalur yang menghubungkan satu Alam Semesta dengan yang lainnya. Di dalam jalur itu, terlihat sangat gelap, tapi sesekali ada butiran partikel cahaya yang bergerak dengan sangat cepat melewati tubuh mereka berdua.
Entah membutuhkan waktu berapa banyak bagi mereka berdua untuk sampai di salah satu dari 12 Alam Semesta Utama, tetapi yang jelas, itu akan memakan waktu yang sangat lama bagi mereka untuk sampai ke salah satu dari 12 Alam Semesta Utama.
Sementara itu, True World mulai memperbaiki kekacauan yang ditimbulkan oleh Evaine Rein dan Raja Alam Semesta.
"mereka sudah dalam perjalanan menuju 12 Alam Semesta Utama. Sekarang hanya ada kau dan aku saja, pertama aku akan membawamu ke Absolute Heaven." kata sang Demigod kepada Dragon Immortal God.
Absolute Heaven
Tidak seperti Dunia di dalam True World yang dipenuhi dengan materi gelap, tapi malah sebaliknya, di Absolute Heaven, dipenuhi dengan materi putih. Karena itulah, jika kau pergi keluar dari Alam Semesta yang ada di Absolute Heaven, maka apa yang akan kau lihat adalah seperti sebuah Multisemesta yang melayang di kanvas putih yang kosong.
Tidak ada kegelapan di Absolute Heaven, terkecuali bayanganmu sendiri. Tempat ini dipenuhi dengan hal - hal yang membuat Makhluk yang memasukinya, tidak ingin keluar dari tempat ini selamanya. Tempat yang indah, namun memabukan, itulah Absolute Heaven.
Meskipun terlihat damai dan indah dari luar, namun ternyata tempat ini menyimpan keburukan yang jarang diketahui oleh Makhluk lain. Dan Itu adalah, sebuah pertunjukan kematian.
Dalam periode waktu tertentu, Absolute Heaven dengan kehendaknya, akan membuat seluruh tempat di Dunianya, mengalami kekacauan yang sangat hebat, itu dibuat semata - mata hanya untuk menuruti kesenangannya sendiri.
Makhluk yang ada di dalam Absolute Heaven, akan bertarung satu sama lain dengan hebat dalam periode waktu tertentu, dan berakhir hanya akan menyisakan satu Makhluk saja yang hidup di dalamnya.
__ADS_1
Sang Demigod pun menjelaskan hal itu semua kepada Heavenly Dragon Immortal God.
"waktunya sudah dekat, permainan kematian itu akan segera diadakan. Tujuanmu sudah jelas, aku mau kau memenangkan permainan payah yang dibuat olehnya, akan aku berikan hadiah jika kau menang." jelas sang Demigod.
Heavenly Dragon Immortal God yang sudah kembali ke bentuknya semula, ia hanya mengangguk pelan. Lalu, dibantu oleh sang Demigod, ia mulai memasuki salah satu dari Alam Semesta yang ada di Absolute Heaven.
Sang Demigod menghela nafas panjang. Ia berpikir, sekaranglah waktu yang tepat baginya untuk melaksanakan misi yang selanjutnya.
'sekarang hanya tinggal aku sendiri, aku harap mereka berkembang menjadi lebih kuat lagi. Baiklah, sekarang saatnya untuk misi selanjutnya.' batin sang Demigod.
Sebuah pesan muncul dalam pikiran sang Demigod, dan pesan itu bertuliskan:
[ Carilah petunjuk mengenai musnahnya Ras Demigod. Jika berhasil, segel ketiga akan diangkat. ]
'sudah kuduga, bajingan ini mengetahui tentang hilangnya para Demigod. Tapi aku tidak tahu harus memulainya dari mana.' batin sang Demigod kebingungan.
Sang Demigod memejamkan matanya, aura berwarna emas yang sangat kuat meliputi seluruh tubuhnya, sepertinya ia sedang mencoba untuk melakukan sesuatu.
Aura berwarna emas itu, secara samar mulai bergerak, menyebar ke berbagai tempat dengan sangat cepat. Sampai pada akhirnya, aura itu menjangkau seluruh 3 Alam, dan 6 dari 12 Alam Semesta Utama.
Pada waktu yang singkat itu, sang Demigod mengetahui semua misteri yang tersimpan di seluruh 3 Alam dan 6 dari 12 Alam Semesta Utama. Namun, sungguh sangat disayangkan, ia tidak menemukan satupun petunjuk mengenai para Demigod yang secara misterius tiba - tiba menghilang.
'sudah kuduga, aku tidak bisa menemukan apapun, meskipun aku telah mencarinya ke seluruh Alam Semesta yang ada. Aku bisa merasakannya, ada sesuatu yang misterius yang menghalangi penglihatan ku, tapi aku tidak tahu apa itu.' batin sang Demigod terheran.
'firasatku mengatakan, petunjuk itu ada di suatu tempat yang tidak bisa aku deteksi.' batin sang Demigod.
Setelah itu, sang Demigod pun pergi ke berbagai tempat, menuruti firasat yang ia rasakan.
__ADS_1