
Ruangan putih itu menghilang, disekitar sudah kembali seperti semula. Tak terasa waktu sudah menunjukan larut malam.
Angin dingin bertiup kencang. Terlihat di hamparan padang bunga yang luas, ada beberapa bunga yang menyala dalam gelap, itu terlihat sangat indah, seperti bintang yang menghiasi langit malam.
"tapi sebelum memasuki 12 Alam Semesta Utama, kalian harus meningkatkan terlebih dahulu kekuatan kalian. Level kekuatan yang kalian miliki sekarang, tidak berbeda jauh dengan semut." kata sang Demigod.
"itu terdengar menyakitkan, tapi itu benar. Masalahnya, aku pribadi tidak tahu harus bagaimana lagi meningkatkan kekuatan ku, kondisiku sekarang sudah berada di puncak kekuatan yang bisa aku raih. Jadi, aku tidak tahu bagaimana untuk mencapai puncak kekuatan yang lain." kata Raja Alam Semesta.
Evaine Rein menganggukan kepalanya, ia setuju dengan apa yang dikatakan oleh Raja Alam Semesta.
Kondisi mereka berdua, termasuk Dragon Immortal God, sudah benar - benar berada di batas kekuatan puncak yang bisa diraih oleh Makhluk terkuat.
Mereka sudah berada di kondisi dimana Multisemesta dan dimensi bukanlah hal yang menjadi misteri. Tapi tetap saja, bagaimanapun, mereka masih memiliki batas yang dimiliki oleh setiap Makhluk lainnya. Kekuatan mereka tidak akan bisa lebih dari batas yang sudah ditentukan itu.
Demigod tersenyum tipis mendengar hal itu, dirinya yang tidak memiliki batas akan kekuatan yang bisa diraih, merasa sangat bangga terlahir sebagai seorang Demigod yang sejak awal hadir memiliki kekuatan Absolute.
"aku yakin tuan pasti menemukan cara supaya kita bisa menembus batasannya kan?" tanya Raja Alam Semesta.
"itu hal yang mudah, tapi ada bayaran yang harus kalian tanggung jika ingin menembus batas itu." kata sang Demigod.
Raja Alam Semesta menelan ludah ketika mendengar itu, ia merasa hal yang buruk menanti dirinya di depan. Sementara itu, Evaine Rein berkata.
"aku yakin sesuatu yang luar biasa, pasti tidak memiliki bayaran yang murah. Lalu, apa yang harus kita bayarkan sebagai gantinya?" tanya Evaine Rein.
"seluruh kekuatan yang kalian miliki saat ini. Lebih tepatnya, aku akan membangun kalian kembali menjadi Makhluk yang tidak memiliki batas." kata sang Demigod.
Perkataan dari sang Demigod, membuat mereka yang mendengarnya menjadi sangat terkejut. Mereka tidak bisa begitu saja membuang semua kekuatan yang selama ini telah mereka bangun.
"tunggu dulu, aku telah melakukan banyak reinkarnasi untuk mencapai kekuatan yang aku miliki sekarang, bertahun - tahun telah aku lalui, banyak penderitaan, suka dan duka juga telah aku rasakan, hanya untuk membangun kekuatan yang saat ini aku miliki. Aku tidak bisa melupakannya begitu saja." kata Raja Alam Semesta menghela nafas panjang.
"jika kau tidak mau yaudah, tapi salahkan dirimu sendiri jika menjadi lemah dari yang lain." kata sang Demigod dengan tegas.
Raja Alam Semesta pun memikirkan kembali pilihan apa yang akan ia pilih.
"jika ada jalan untuk menjadi yang terkuat, maka aku akan mengambilnya. Alasan itulah yang membuatku memilih untuk mengikutimu, tuan." kata Evaine Rein.
"ohh, apa kau siap dengan itu?" tanya sang Demigod pada Evaine Rein.
"tentu saja." kata Evaine Rein dengan penuh rasa percaya diri.
"bagus, kamu memiliki keberanian untuk itu. Tidak seperti orang yang ada disana." kata sang Demigod melirik ke arah Raja Alam Semesta.
Raja Alam Semesta merasa sangat kesal mendengar perkataan itu, bukanya ia tidak berani, tapi ia mempertimbangkan pilihan yang akan dipilih, dan sebab akibatnya jika memilih pilihan itu.
"sebelum itu tuan, bagaimana caramu membangun kembali diri kita semua?" tanya Raja Alam Semesta.
"itu mudah saja, aku akan tempatkan kalian di Alam Semesta yang nanti akan aku buat. Struktur dari Alam Semesta itu sama dengan yang ada di Dunia nyata, tapi dengan waktu yang berbeda, kalian mungkin akan hidup selama jutaan tahun di Alam Semesta itu, tapi di Dunia nyata, itu tidak akan sampai 1 menit. Kalian akan terus berkembang di dalam Alam Semesta itu dengan kekuatan yang nanti akan aku berikan, dengan kekuatan itu kalian akan melampaui diri kalian yang sekarang, dan terus berkembang sampai tidak terbatas." jelas sang Demigod.
Mendengar semua penjelasan yang dikatakan oleh sang Demigod, membuat Raja Alam Semesta yang sebelumnya penuh dengan keraguan, kini berubah menjadi penuh dengan keyakinan yang kuat.
Sang Raja sangat yakin dengan kekuatan yang diberikan oleh sang Demigod, bisa membawanya menjadi jauh lebih kuat dari dirinya yang sekarang. Akhirnya, dia pun memutuskan untuk menerima saran yang diberikan oleh sang Demigod.
"tuan! Aku siap dengan segala resiko itu!" kata Raja Alam Semesta dengan penuh semangat.
"brengsek, kau langsung menyetujuinya setelah aku bilang akan memberikan sedikit kekuatanku padamu." kata sang Demigod dengan ekspresi datar.
Raja Alam Semesta hanya tersenyum canggung menanggapi perkataan itu.
-
Sang Demigod membuka lebar telapak tangan kanannya, dari tangan kanannya itu, keluar energi yang sangat kuat, dalam sekejap terciptalah sebuah Alam Semesta yang tidak terbatas.
Raja Alam Semesta dan Evaine Rein yang melihat itu, benar - benar merasa sangat canggung. Dalam pikiran mereka, apa membuat Alam Semesta semudah itu?
Tentu saja tidak, mereka mengetahui kalau untuk membuat sebuah Alam Semesta itu membutuhkan mekanisme yang sangat complex, lagi sangat rumit dan sulit. Tapi, justru hal itu terlihat begitu mudahnya oleh sang Demigod.
__ADS_1
"baiklah, cukup untuk terkagumnya, suatu saat kalian akan bisa seperti apa yang aku lakukan ini. Sekarang, masuklah ke dalam Alam Semesta ini." kata sang Demigod.
Mereka berdua mengangguk pelan, sang Demigod pun memasukan Evaine Rein dan Raja Alam Semesta ke dalam Alam Semesta yang telah ia buat.
"baiklah, sekarang tinggal menunggu 1 menit berlalu." kata sang Demigod.
'sepertinya tuan benar - benar lupa dengan keberadaanku.' batin Dragon Immortal God lesu.
"tenang saja, aku mempunyai rencana tersendiri untukmu." kata sang Demigod kepada Heavenly Dragon Immortal God.
Mendengar itu, Dragon Immortal God merasa sangat senang, karena ia merasa mendapatkan perlakuan yang istimewa, berbeda dengan yang lainnya.
-
Tubuh Evaine Rein dan Raja Alam Semesta mulai tercerai berai, semua kekuatan mereka juga ikut pudar, dan semakin menghilang dari dalam diri mereka berdua. Tapi meskipun begitu, ingatan mereka berdua masih akan tetap ada untuk tetap menjaga identitas dan tidak melupakan tujuan mereka hadir di Alam Semesta ini.
Dalam kelahiran mereka di Dunia yang baru ini, mereka mendapatkan sedikit kekuatan dari sang Demigod, kekuatan itulah yang nanti akan membawa mereka ke puncak kekuatan yang jauh lebih tinggi dari apa yang mereka raih sebelumnya.
Raja Alam Semesta terlahir kembali di Bumi sebagai seorang manusia biasa.
Awalnya ia hanya menjalani kehidupan seperti manusia pada umumnya, sambil diam - diam membangun kekuatan dengan pengetahuan yang ia ketahui sebelumnya.
Waktu terus berlalu begitu cepat, banyak hal yang telah ia lewati. Sekarang ia telah tumbuh menjadi seorang yang memimpin umat manusia di puncak kekuatan Dunia.
Di ruang kosong yang hampa, terlihat ada seorang pria dan wanita sedang bersama.
"sudah cukup, jangan mengikuti aku lagi. Dari sini aku akan pergi ke tempat yang sangat jauh." kata Raja Alam Semesta.
"kalau begitu, aku akan ikut denganmu kemana pun engkau pergi." kata seorang wanita yang berada di samping sang Raja.
"tidak, kau tidak bisa pergi dari sini. Aku sudah pernah menceritakannya padamu kan, kalau Dunia ini dibuat untuk aku dan rekan ku, untuk meningkatkan kekuatan kami berdua dibuatlah Dunia ini. Pada dasarnya kamu tidak lebih dari sekedar Makhluk fana belaka, yang pada saat kami keluar, kamu dan seluruh Dunia ini akan dilenyapkan." kata Raja Alam Semesta dengan tegas.
Sang wanita merasa sangat sedih untuk mengetahui bahwa dia bukanlah apa - apa di Dunia ini. Kenangan yang telah mereka berdua lewati bersama, tidak bisa begitu saja ia lupakan.
Tanpa memalingkan mukanya, Raja Alam Semesta menghilang dari hadapan wanita itu. Lalu, ia tiba di sebuah ruang hampa, di samping sosok Makhluk humanoid yang mana itu adalah Evaine Rein, Guru Dari Segala Dewa Alam Semesta.
"diamlah, aku sedang tidak dalam mood untuk bercanda." kata sang Raja dengan tegas.
"ini adalah waktunya, lupakan apa yang kita alami di tempat ini. Kekuatan yang kita miliki sekarang sudah jauh lebih kuat dari yang sebelumnya, aku adalah penciptaan dan kau adalah kehancuran, mulai dari sekarang, kita akan saling melengkapi satu sama lain." jelas Evaine Rein.
Raja Alam Semesta hanya diam menanggapi perkataan Evaine Rein. Melihat itu, Evaine Rein tidak mau membahasnya lebih lanjut lagi.
Tubuh mereka berdua bercahaya, dalam sekejap, mereka berdua menghilang dari Alam Semesta itu.
-
1 menit telah berlalu
Mungkin hanya sekitar 1 menit jika di Dunia nyata, tapi itu menghabiskan banyak waktu di Dunia Alam Semesta yang dibuat oleh sang Demigod.
Evaine Rein dan Raja Alam Semesta muncul di hadapan sang Demigod yang sedang bersantai. Sang Demigod melirik ke arah mereka berdua, lalu berkata.
"bagus, sekarang setidaknya kalian layak untuk hadir di 12 Alam Semesta Utama." kata sang Demigod memuji mereka berdua.
"terima kasih tuan atas kesempatan yang telah engkau berikan, aku tidak tahu harus bagaimana membalasnya." kata Evaine Rein dengan penuh rasa penghormatan.
"tidak usah membalas apapun, kalian setidaknya harus memiliki kekuatan yang layak jika ingin terus mengikutiku." kata sang Demigod dengan santai.
Sang Demigod melirik ke arah Raja Alam Semesta yang nampak tidak bersemangat.
"ada apa dengan si bodoh satu ini?" tanya sang Demigod dengan ekspresi datar.
"tampaknya dia tidak bisa melupakan kehidupan yang telah ia lalui di Alam Semesta itu." jelas Evaine Rein.
Tiba - tiba Raja Alam Semesta berlutut dihadapan sang Demigod, dan berkata.
__ADS_1
"tuan, apakah tuan bersedia membiarkan Alam Semesta itu, beserta kehidupannya untuk tetap ada?" kata sang Raja dengan penuh permohonan.
"kau terlambat, aku baru saja tadi menghancurkannya setelah kalian berdua keluar." ucap sang Demigod dengan nada yang tidak bersalah.
Raja Alam Semesta merasa sangat hancur mendengar hal itu. Dirinya tadi sangat berharap jika sang Demigod mau membiarkan Alam Semesta, beserta kehidupan didalamnya untuk tetap ada, tapi kini harapan itu hancur seketika.
"bodoh, apa kau pikir aku tidak tahu apa yang telah kau lakukan disana? Aku selalu mengawasi pergerakan kalian berdua, jadi aku tahu kau juga membangun hubungan dengan salah satu wanita yang ada di Dunia itu. Aku mengerti apa maumu, tapi sungguh sangat disayangkan, itu semua sudah hancur, jadi lupakan saja." jelas sang Demigod.
Raja Alam Semesta tertunduk lesu mendengarnya, tapi ia tidak mau semuanya berlalu begitu saja.
"tuan, apakah tidak ada cara lain untuk mengembalikannya?" tanya Raja Alam Semesta dengan putus asa.
"tidak ada, aku mungkin saja bisa menciptakan Alam Semesta lain, tapi aku tidak bisa mengembalikan Alam Semesta yang sudah aku hancurkan tadi." jelas sang Demigod.
Mendengar penjelasan itu, sang Raja Alam Semesta semakin merasa sangat hancur, perasaan sedih yang luar biasa meliputi dirinya. Ia pun pergi menjauh dari sang Demigod dan Evaine Rein.
"biarkan saja ia pergi untuk menenangkan dirinya." kata sang Demigod.
Evaine Rein mengirimkan transmisi suara pada sang Demigod.
'tuan, tuan pasti berbohongkan tentang hal tadi? Tuan bisa saja menciptakan kembali Alam Semesta itu.' kata Evaine Rein.
'aku tidak mau perkembangannya terhambat hanya untuk hal sepele seperti itu.' jelas sang Demigod.
'tapi itu bisa menjadi sebuah penghalang bagi langkahnya ke depan, ia akan selalu dihantui oleh perasaan bersalah selamanya.' kata Evaine Rein.
'itu mungkin benar, tapi dia harus melewatinya untuk menjadi yang terkuat. Aku tidak akan mengubah pikiranku.' kata sang Demigod dengan tegas.
Evaine Rein pun terdiam, ia mencoba untuk menyakinkan sang Demigod, tapi sepertinya itu percuma saja.
"untuk sekarang biarkan dia sendirian untuk menenangkan dirinya." kata sang Demigod.
"baik tuan." kata Evaine Rein.
-
Keesokan harinya.
Sang Demigod memanggil Evaine Rein beserta Raja Alam Semesta untuk hadir di hadapannya, tanpa menunggu lebih lama lagi, mereka berdua pun hadir dihadapan sang Demigod.
Mereka bertiga duduk dengan posisi bersila di tengah padang bunga yang luas.
"kalian berdua mungkin sudah jauh lebih kuat dari yang sebelumnya, tapi jujur saja itu masih sangatlah kurang, karena itulah hari ini aku memanggil kalian berdua untuk menyempurnakan kekuatan kalian." kata sang Demigod.
Setelah sang Demigod mengatakan itu, tiba - tiba tubuh Raja Alam Semesta dan Evaine Rein bersinar terang. Di saat yang bersamaan, kekuatan yang sangat hebat mengalir di dalam tubuh mereka.
Masing - masing dari mereka berdua bisa merasakan, kekuatan yang sangat hebat memasuki tubuh mereka masing - masing. Lebih hebatnya lagi, mereka mengetahui, ada banyak sekali Alam Semesta yang tak terhitung jumlahnya, tercipta didalam jiwa dan tubuh mereka.
Tidak berhenti sampai disitu, energi yang memiliki sifat penghancur, mengalir deras di seluruh tubuh Raja Alam Semesta.
Sedangkan untuk Evaine Rein, energi yang memiliki sifat penciptaan, memasuki tubuhnya dengan sangat deras.
Keduanya kini telah mendapatkan kekuatan yang sangat hebat, yang satu bisa menghancurkan apapun, dan yang satunya lagi, bisa menciptakan apapun.
Evaine Rein dan Raja Alam Semesta kini telah benar - benar melampaui rata - rata dari banyaknya Makhluk yang hidup di 12 Alam Semesta Utama.
Cahaya itu berhenti bersinar, dan perlahan - lahan mulai redup, sampai pada akhirnya cahaya itu sepenuhnya menghilang.
Setelah cahaya itu menghilang, kini menampilkan sosok baru dari Raja Alam Semesta dan Evaine Rein. Tubuh Raja Alam Semesta dan Evaine Rein, kini telah sangat berubah. Kulit mereka menjadi transparan, menampilkan banyak Alam Semesta yang terdapat dalam tubuh mereka masing - masing.
Segera mereka pun membentuk kembali tubuh fisik mereka menjadi seperti semula.
'kekuatan ini sungguh hebat, tuan sangat baik hati memberikan kekuatan yang seperti ini.' batin Evaine Rein terkagum.
Sementara itu, Raja Alam Semesta hanya terdiam, sepertinya ia masih jatuh dalam kesedihan yang mendalam.
__ADS_1
"semua persiapan sudah selesai, sekarang kita akan pergi menuju 12 Alam Semesta utama." kata sang Demigod.