
Dia berpikir keras, mencoba untuk mencari jawaban atas pertanyaan di dalam hatinya. Terlalu lama terkena angin malam membuat Ye Wu Shuang tertidur di atas pohon. Dia kembali bermimpi, namun kali ini Ye Wu Shuang mendapat awal mimpi yang indah.
Di sebuah taman bunga yang dihiasi dengan berbagai macam bunga berwarna warni, seorang wanita sedang duduk di ayunan yang tergantung pada batang pohon besar yang tertelak di tengah-tengah taman bunga.
Wanita itu memiliki wajah yang mirip dengan Ye Wu Shuang, namun dia terlihat lebih muda. Pakaiannya yang berwarna merah darah bercampur hijau dan biru muda beterbangan ketika ayunan itu bergerak maju dan mundur.
Seorang pria berdiri di depan pohon tersebut. Dia tersenyum lembut, menatap wajah wanita muda yang sedang berayun di bawah pohon persik yang baru saja berbunga.
Kedua matanya yang melekat dalam di wajah sang wanita membuat Ye Wu Shuang yakin jika pria tersebut sangat mencintai wanita muda yang sedang ditatap olehnya.
"Wu Shuang, maukah kau menikah denganku saat kita sudah dewasa nanti?" Tanya pria berbaju serba putih di hadapannya sambil menyodorkan setangkai bunga berwarna merah muda.
__ADS_1
"Bunga apa itu? Aku tidak pernah melihat bunga itu sebelumnya." Batin Ye Wu Shuang ketika melihat bentuk bunga yang asing di matanya.
Ye Wu Shuang masih memperhatikan kedua remaja yang saat ini berpelukan dengan mesra setelah sang wanita menerima bunga yang diberikan oleh pria tersebut.
"Aku mau! Aku akan menjadi pengantin Long Chen. Kita akan hidup bahagia selamanya di nirwana ini." Jawab Wanita muda itu dengan senyuman lebar.
Ye Wu Shuang yang tadinya hanya memperhatikan kedua remaja tersebut kini berlinang air mata. Dia menghapus air mata yang jatuh di kedua pipinya.
"Kenapa hatiku terasa perih? Bukankah ini peristiwa yang bahagia? Tapi kenapa hatiku terasa sakit dan gelisah?" Tanya Ye Wu Shuang dalam pikirannya.
"Wu Shuang!" Panggilnya ketika jarak mereka hanya tersisa 5 langkah.
__ADS_1
Wanita muda itu menoleh ke arah Ye Wu Shuang, senyuman yang tadinya memperlihat gigi-gigi putih dan rapi itu kini mengatup. Wajahnya berubah murung lalu rintik air mulai jatuh dari kedua sudut matanya.
"Ingatlah! Jika terlahir kembali, jangan pernah mencintainya lagi!" Ucap wanita muda itu dengan deraian air mata yang semakin deras.
Ye Wu Shuang berusaha mendekat lagi, namun semakin banyak dia melangkah maju, semakin jauh pula jarak di antara mereka.
"Kau siapa? Apakah kau diriku di masa lalu? Apa yang sebenarnya terjadi? Ceritakan padaku!" Ucap Ye Wu Shuang dengan suara yang semakin lama semakin meninggi sebab jarak mereka pun semakin menjauh.
Wanita di dalam mimpinya tersenyum miris, dia tidak mengatakan apapun lagi. Namun lambat laun air mata yang turun dari kedua sudut matanya kini berubah menjadi darah. Darah mulai membasahi kedua pipinya dan pria yang berada di depan wanita muda itu mengeluarkan sebuah pedang panjang dengan sihir langit.
Pria itu menatap Ye Wu Shuang yang kini tampak syok. Dia membelalakkan matanya, melihat pedang di tangan pria tersebut kini mengarah ke tubuh wanita muda di depannya.
__ADS_1
"Lari! Cepat menghindar!" Teriak Ye Wu Shuang dengan suara tinggi dan wajah yang penuh emosi.
^^^BERSAMBUNG...^^^