
Begitu tersadar, Ye Wu Shuang terjatuh dari batang pohon yang menjadi alas tidurnya. Namun sebelum tubuhnya membentur tanah berbatuan, sepasang tangan segera menangkap dan menarik tubuh Ye Wu Shuang.
Beberapa saat sebelumnya
Pria dengan wajah yang tertutup sebagian topeng kembali ke kediaman Gu. Pria itu menatap Ye Wu Shuang yang sedang tertidur lelap, dia pun bergumam dalam senyuman tipis yang mempesona.
"Kebiasaannya masih tetap sama meskipun dia telah melupakan semuanya."
Long Chen, pria itu berdiri di atas atap kediaman Ye. Dia menatap Ye Wu Shuang dari jarak yang tidak terlalu jauh namun gadis muda itu tidak merasakan kehadiran Long Chen yang menggunakan sihir untuk menutupi auranya.
Setelah mengamati Ye Wu Shuang selama beberapa saat, wajah tenang gadis itu berubah pucat dengan ekspresi yang tampak gelisah. Melihat wajah Ye Wu Shuang yang berubah panik, Long Chen tidak bisa menahan dirinya lagi untuk menyentuh wajah yang dia rindukan.
Long Chen terbang mendekati batang pohon, pria itu bermaksud untuk menenangkan Ye Wu Shuang yang tertidur. Namun ternyata Ye Wu Shuang tiba-tiba terbangun dan terjatuh dari batang pohon.
Long Chen segera melompat turun dan menangkap tubuh Ye Wu Shuang yang hampir terbentur di tanah. Kini keduanya saling bertatapan. Bola mata berwarna emas milik Long Chen membuat hati Ye Wu Shuang kembali terganggu.
"Makhluk apa dia? Kenapa matanya berwarna emas?" Batin Ye Wu Shuang bertanya-tanya dan penasaran.
"Lepaskan aku!" Ucap Ye Wu Shuang sambil menepis sebelah tangan Long Chen yang melingkar dipinggangnya.
__ADS_1
Long Chen menaikkan kedua tangan, melepaskan genggamannya dari tubuh Ye Wu Shuang.
"Bukankah kau sedikit kasar terhadap penolongmu, Nona Ye?"
"Kau itu penyusup!" Sindir Ye Wu Shuang dengan wajah dingin.
Long Chen tersenyum miris mendengar kata "Penyusup" yang keluar dari bibir Ye Wu Shuang.
"Dulu... Kau juga pernah berkata seperti ini. Kalimat pertama di hari pertemuan pertama kita. Sayang sekali hanya aku yang mengingat kenangan kita di masa lalu." Batin Long Chen.
Ye Wu Shuang menatap tajam Long Chen, bersikap waspada dan hati-hati dengan pria di hadapannya itu.
"Hahhh... Seorang suami bahkan bisa menusuk jantung istrinya. Bagaimana mungkin aku bisa mempercayai orang asing sepertimu!" Ucap Ye Wu Shuang tanpa sadar jika pria dihadapannya adalah suami yang sedang dia bicarakan.
Deg!
Hati Long Chen serasa tertusuk begitu mendengar kalimat yang diucapkan oleh Ye Wu Shuang.
"Apakah dia mengingatnya?" Tanya Long Chen dalam hati dengan perasaan bersalah.
__ADS_1
"Meskipun aku mengulangi kehidupan yang sama di masa lalu, aku akan tetap menusuk jantungmu. Wu Shuang, maafkan aku!" Ucapnya dalam hati seraya menatap kedua mata Ye Wu Shuang yang masih menatap tajam ke arahnya.
"Siapa kau? Mau apa kau kemari?" Tanya Ye Wu Shuang sambil menodongkan pisau belati ke leher Long Chen.
"Aku hanya salah satu dari penggemarmu. Aku datang untuk melihat wajahmu karena aku sangat merindukanmu." Jawab pria itu tanpa ragu.
"Dasar orang gila!" Umpat Ye Wu Shuang yang kembali menyimpan pisau belatinya.
"Keluarlah dari tempat ini dan jangan pernah menjadi penyusup lagi atau aku akan mengeluarkan kedua matamu!" Ancam Ye Wu Shuang dengan wajah serius.
"Mengeluarkan mataku?" Gumam Long Chen dengan wajah sinis.
Ye Wu Shuang berbalik dan berjalan menuju ke dalam kamarnya. Sementara Long Chen hanya terdiam, berdiri di tempat sambil menatap punggung Ye Wu Shuang yang masuk ke dalam hingga pintu kamar tertutup rapat.
"Aku pasti akan mendapatkan kembali apa yang menjadi milikku!" Ucap Long Chen dengan kedua tangan yang mengepal erat.
Pria itu menghilang dan lenyap begitu saja di udara.
Ye Wu Shuang mengintip dari lubang pintu yang baru saja dia buat dengan pisau belatinya. Melihat Long Chen menghilang dalam sekejap mata, Ye Wu Shuang bertanya-tanya dalam hati, "Apakah dia juga salah satu makhluk misterius yang mirip dengan Yin Qiu dan Pai Hu?"
__ADS_1
^^^BERSAMBUNG^^^