
Lian Sen menegur Lin Lu yang nggak memakai sepatunya. Lin Lu buru-buru nemakai sepatunya tapi malah membuatnya terjatuh dan menimpa Lian Sen. Dan lagi-lagi ada yang diam-diam memotret mereka. Beberapa detik kemudian Lian Sen mendorong Lin Lu lalu pergi.
Fang Qi sedang minum teh bersama Zichen. Fang Qi mengaku nggak ngerti kenapa Lian Sen nggak memilihnya malah memilih Lin Lu sebagai perwakilan. Zichen menenangkan kalo Fang Qi nggak akan kehilangan apa-apa. Selain itu ia adalah calon istrinya Lian Sen dan bukannya Lin Lu. Menurutnya Cinderella itu nggak ada artinya. Mereka hanya memiliki sedikit kedekatan. Nggak lebih.
Fang Qi menyimpulkan kalo Lian Sen milih Lin Lu semata-mata karena produknya dan bukan karena Lian Sen membencinya? Zichen mengangguk membenarkan. Fang Qi mencoba untuk nggak memikirkannya lagi. Toh mereka berdua akan segera menikah.
Lian Sen sedang bekerja di kantornya dan tiba-tiba ditelpon oleh ayahnya. Ayah nggak nyangka kalo solusi yang Lian Sen bicarakan tempo hari adalah itu. Menggunakan wanita itu untuk kepentingan perusahaan. Lian Sen cuman senyum. Ia meyakinkan kalo hasilnya nggak akan mengecewakan para dewan. Ayah menyinggung tentang pertunangan Lian Sen dengan Fang Qi yang harus segera dilakasanakan. Ia mengingatkan kalo dia adalah ayah Lian Sen. Ada beberapa hal yang masih bisa ia lakukan.
Lian sen makin malas dan menutup tabletnya. Ia kembali pada laptopnya dan melihat berita tentang dirinya dan Fang Qi. Lian Sen tampak sangat marah.
__ADS_1
Lin Lu sedang di kamarnya dan membaca sebuah buku tentang apa saja yang harus ia lakukan saat menjadi juru bicara. Tiba-tiba pihak rumah sakit menelpon dan mengabarkan kalo Lin Cheng sudah mendapatkan donor ginjal. Pihak keluarga diminta untuk melunasi biaya operasi 24 jam sebelum operasi dilakukan. Lin Lu mengiyakan. Nggak masalah. Pihak rumah sakit meminta Lin Lu untuk mengirim uang sebesar 500.000 yuan.
Lin Lu mengiyakan. Hari Senin nanti akan dia kirim 500.000 yuan. ??? Lah, habis itu ia malah jadi lemas. 500.000 yuan??
Lin Lu mendapat bantuan uang dari Jing Jing sebesar 300 yuan dan dari Liang 19 yuan. Ditambah uangnya sendiri 100.000 yuan, masih kurang 278.000 yuan. Jing Jing nengatakan kalo ia akan segera bermain film dan berencana meminta honor di awal. Lin Lu merasa kalo itu nggak akan keburu karena operasi harus segera dilakukan 24 jam setelah mendapatkan ginjal. Dan sebelum senin ia harus sudsh mendapatkan 500.000 yuan.
Hari sudah malam tapi Lian Sen masih sibuk kerja. Maggie menghampirinya dan memberikan laporan dari departemen pemasaran. Lian Sen mengambilnya dan membacanya. Maggie memberitahu kalo sejak berita tentang Lian Sen mencuat, penggemar Weibo meningkat lebih dari 2 juta. 70% mendukung Lian Sen dan Lin Lu dan penasaran dengan hubungan mereka.
Usia penggemar Weibo berkisar antara 16 sampai 25 adalah target pelanggan Cinderella. Departemen pemasaran ingin memanfaatkan rumor itu untuk meningkatkan penjualan. Sayangnya Lian Sen akan bertunangan dengan Fang Qi jadi proyek itu kemungkinan akan dibatalkan. Maggie lalu pergi. Lian Sen tampak memikirkan sesuatu.
__ADS_1
Lin Lu bekerja paruh waktu sebagai pengantar makanan. Sayangnya liftnya rusak saat ia sedang mengantar makanan. Dan orang yang memesan makanan ada di lantai 13. Lin Lu nggak patah semangat. Ia pun naik tangga sampai ke lantai 13.
Lin Lu juga bekerja mencuci mobil. Payahnya saat sudah mendapatkan pelanggan tiba-tiba ada petugas kamtib yang datang. Lin Lu buru-buru mengambil embernya dan melarikan diri.
Lin Lu bekerja mencuci piring di restoran dan juga menjadi **** membagikan brosur. Tapi uangnya masih jauh dari 500.000 yuan. Ia lalu menelpon bibinya untuk meminjam uang tapi nggak dikasih. Lin Lu nggak patah semangat. Ia menelpon temannya yang lain untuk meminjam uang.
Lian Sen melihat-lihat rumah bersama Zichen. Zichen nggak ngerti kenapa Lian Sen tiba-tiba ingin pindah rumah. Ia menduga kalo dia ditendang oleh ayahnya. Lan Sen hanya bilang kalo nggak ada apa-apa. Zichen seolah nggak percaya. Ia memberitahu kalo rumah itu awalnya akan didekorasi tapi belum jadi. Ia bertanya lagi apa Lian Sen akan pindah sekarang?
Lian Sen nggak menjawab dan kembali berjalan melihat-lihat. Zichen mengira kalo Lian sen nggak suka dengan rumah itu. Ia mengingatkan kalo tinggal di apartemen lebih baik. Ia akan datang membawakan sayap ayam saat malam hari dan akan memberinya pengalaman yang menyenangkan. Lian Sen tiba-tiba melirik Zichen sedikit dan mengaku merasa hampa.
__ADS_1