
Huh.. sekolah lagi sekolah lagi mana lagi hari Senin, Aulin, Kanaya, Zein, dan Vano sangat membenci hari Senin, mengapa bisa begitu? karena mereka tidak suka upacara apalagi pelajaran matematika. Mereka berempat benci upacara karena di sana Lama sekali upacara nya, di tambah cuaca nya yang sangat terik.
"A*JENG! KENAPA SIH HARUS ADA SENIN DAN MATEMATIKA?!" Ketus Zein.
"HUH! MUKA CANTEK GUA BISA BISA ANCUR KENA SINAR MATAHARI TERUS!" Ketus Aulin.
"Lin, gua tantang lu sehari gak bikin gaduh di sekolah ini bisa gak? kalo bisa gua beliin pabrik motor sama pabrik coklat deh" Tawar Kanaya.
"Boleh tuh, lumayan kan gak buang buang uang" Balas Aulin cengengesan.
"Yaelah, kalo mau motor juga gua bisa beliin lu" Timpal Fadli.
"No! gua gak suka pilihan motor lu yang terlalu norak!" Ketus Aulin.
"Hadeh, sudahlah, lama lama duo bulol pun bertengkar" ucap Kanaya.
"Yee, iri bilang say" Ledek Keenan.
"Wih tumben lu ngomong nan, es kutub lu dah cair?" Ledek Kanaya.
"Maybe?"
"Haish! sudahlah! jadi gak lu Lin? Sehari gak bikin gaduh di sekolah ini" Tanya Kanaya lagi untuk memastikan.
"Ya? Asal gak ada yang ngusik suasana hati gua" Timpal Aulin.
"Yee, Gua yakin pasti ni anak gak bakal bisa tahan gak bikin Gaduh di sekolah, kan si pick me girl itu kan suka nyari gara gara sama Aulin" Gumam Vano.
Aulin yang mendengar itu pun merasa tertekan dan kesal.
"Mau gua Lempar ke mars lu?" Timpal Aulin.
"Iya dah, maap tuan putri"
tak berselang lama kemudian Kepala sekolah atau istilah nya Arka, paman dari Aulin pun memanggil Aulin untuk datang ke ruangan nya, Aulin yang di panggil oleh paman nya itupun segera ke sana.
Di tengah perjalanan menuju ruang kepala sekolah, diri nya tidak sengaja menabrak seseorang.
"KALO JALAN MAKE MATA YA!" Ketus salah gadis remaja tersebut.
"What? Gua baru tau kalo jalan make mata? bukan nya jalan pake kaki ya?" Jawab Aulin heran.
"Lu jadi adek kelas ngelunjak banget ya!" Ketus gadis remaja tersebut.
"Sudahlah yoon, biasa lah Adek kelas memang gak punya sopan santun sama kakak kelas" Jawab Gadis Remaja tersebut.
Gadis Remaja tersebut bernama Yoona, mi ra, si Yeon, dan Rara.
"Tahan yur tahan! demi motor sama coklat!" Batin Aulin.
"Nih ambil kaca kecil yang gua bawa, ngaca dulu sebelum ngomong" Timpal Aulin yang seketika wajah nya berubah menjadi datar.
Mi Ra yang di sindir oleh Aulin pun kesal dan hendak ingin menjambak rambut nya.
Namun Circle Aulin atau istilah nya yuraa datang dan menghampiri Aulin yang hendak ingin di Jambak rambut nya.
"Sentuh cewe gue? ilang nyawa Lo" Ancam Fadli dengan tatapan tajam nya.
Mi Ra yang di ancam oleh Fadli pun seketika sekujur tubuh nya gemetar hebat.
Murid murid yang menyaksikan kejadian tersebut segera berbisik.
"Geng yang terkenal misterius, kuat, dan kejam ngebelain si cupu?" Bisik salah seorang murid gadis remaja SMA Bimantara.
"Eh kata nya geng yang terkenal misterius, kejam, dan kuat selalu ngikutin apa perintah dari ketua geng mereka, setiap ketua nya pergi, anggota nya selalu ngikutin dia kemana pun dia pergi" Bisik Gadis remaja tersebut pada teman sebelah nya.
"Mau gua patahin leher Lo pada?" ucap Kanaya, Ugh, Aura dingin dari sifat Kanaya dan sifat kejam nya pun mulai keluar.
Aulin pun segera meninggalkan Sahabat sahabat nya dan berlalu pergi menuju ruang kepala sekolah.
Aulin segera membuka pintu ruang kepala sekolah.
"Ada apa paman memanggil ku?" Tanya Aulin dengan dingin.
"Cuek banget sih ponakan paman" Wajah Arka seketika berubah menjadi cemberut.
"Huh.. setelah kejadian tadi aku seketika malas untuk berbicara dengan manusia manusia di sini" Jawab Aulin dengan wajah datar nya.
Arka yang melihat wajah ponakan nya itupun bergidik ngeri, tak biasa nya ponakan nya itu bersifat cuek kepada nya, mungkin diri nya yang cuek kepada Ponakan nya.
"Huh to the poin paman"
"Huh.. Baiklah" Timpal Arka menghela nafas.
"Paman dapat info dari Keluarga mu, kalau kamu bukan Aulin, Ponakan paman, benarkah begitu?" Tanya Arka pada Aulin dan menatap nya tajam.
Aulin yang di tatap tajam oleh Arka pun menatap tajam balik kepada nya.
"Paman sudah tau?"
"Ya"
"Huh baiklah, memang bener bener keluarga dengan mulut ember" Ketus Aulin.
"Jawab Aulin"
"Iya, sebenar nya aku bukan lah Aulin Seijuro, namun aku adalah Yuraa Edogawa anak terakhir dari keluarga Edogawa memiliki tiga Kakak Laki laki yang bernama Keano, Denis, dan Dimas, Dan aku memiliki Geng yang terkenal misterius, kejam, dan kuat" Jelas Aulin.
Arka yang mendengar perkataan Aulin pun terkejut, ternyata benar selama ini, Aulin seperti bukan Aulin yang dulu, yang cupu, lemah, dan suka Caper ke Sean.
"Nona muda?"
"Ya?"
Arka ingin bilang pada Aulin bahwa diri nya ingin sekali masuk dalam geng Aulin dan menjadi salah satu anggota Geng Black Wolf Enalekasgasin.
Apakah itu Enalekasgasin? Enalekasgasin adalah Salah satu nama geng Yuraa, Nama itu di ambil dari nama marga keluarga mereka. E adalah nama keluarga Yuraa, Na adalah nama keluarga Kanaya, Le adalah nama keluarga Alea, Ka adalah nama keluarga Lauren, S adalah nama keluarga Michel, ga adalah nama keluarga Lyaa, dan sin adalah nama keluarga Fadli, sebenarnya masih banyak lagi, hanya saja tidak cukup untuk menjadi nama geng nya.
__ADS_1
"Bilang saja tidak usah di pendam, saya tau isi hati dan otak mu" ucap Aulin dengan nada dingin nya.
"Huh.. Apakah saya boleh gabung ke dalam Geng anda? nona muda yuraa.." Tanya Arka yang nafas nya rada tersenggal senggal.
"Saya janji saya tidak akan berkhianat, dan jika anda dalam masalah anda bisa memanggil saya" Terang Arka.
"Yasudah, sebelum itu kau janji terlebih dahulu, jangan bongkar identitas ku yang sebenarnya" Balas Aulin.
"Dan satu lagi, tolong cari data nama siswa yang bernama Kim Sayoona" Titah Aulin.
"Untuk apa nona?"
"Kau tidak perlu tau, cepat lakukan, setelah kau menemukan nya langsung berikan kepada ku" Tegas Aulin.
"Baik nona"
Aulin pun beranjak dari tempat duduk nya dan segera kembali ke circle nya yang berada di kantin.
"Cie, betah gak nih gak bikin gaduh di sekolah" Ledek Zein pada Aulin.
Aulin pun mengacuhkan Perkataan Zein dan mulai memainkan ponsel nya, ia membalas pesan pesan yang berada pada aplikasi WhatsApp.
"A*jir, jangan jutek lah, masa seorang princess jutek" Ledek Nathan.
Ya, Princess, Nama itu adalah khusus untuk Yuraa, Keluarga Edogawa, Nakagawa, Alexandra, Alaskar, Ainsley, Kyuga, Jeriko, Mukhlisin, Fushiguro, Adibtra, Sky, Nasution, Basramata, dan Arrafa sangat menyayangi yuraa, bahkan mereka sudah menganggap Yuraa sebagai anak, kakak, dan adik mereka, atau bisa di bilang yuraa adalah anak yang paling di sayang, maka yuraa di panggil Princess, karena yuraa sering di manja.
"Ih, masa Queen kita jutek sih? apa karena tadi?" Tanya Yuki pada sahabat nya.
Aulin pun tetap mengacuhkan Perkataan mereka. Geng Black wolf Enalekasgasin atau istilah nya anggota dari geng Black wolf Enalekasgasin dan menjadi sahabat yuraa yang mengerti suasana hati yuraa pun terdiam mematung, Jika Queen mereka sudah bersifat seperti itu tanda nya ia sedang tidak ingin di ganggu.
Tak lama kemudian Sean pun datang dan menggebrak meja yang saat ini geng Black wolf Enalekasgasin duduk di kantin.
"MAKSUD LU APAAN A*JING! DATENG DATENG NGEGEBRAK MEJA ORANG! GAK PUNYA SOPAN SANTUN TAH LU!" Bentak Megumi.
"HARUS NYA GUA YANG NANYA KAYAK GITU! MAKSUD LU APAAN LIN! NGEBULLY SI MANDA!" Bentak Sean yang tak mau kalah pada Megumi dan menunjuk ke arah Amanda yang wajah nya memerah akibat bekas tonjokan.
Murid murid yang menyaksikan kejadian itu pun mulai berbisik kembali, Bagaimana bisa keluarga Ferguson melawan keluarga Fushiguro yang terkenal akan ketegasan mereka?
Aulin pun segera beranjak dari tempat duduk nya dan mendekat ke arah Sean.
Satu tamparan tepat mengenai wajah Aulin, Geng Black wolf Enalekasgasin yang melihat Queen mereka di tampar oleh Sean pun marah besar. Denis ingin sekali membunuh Sean namun di tahan oleh Rayyan dan Rayyan memberi kode pada Denis biarkan Aulin yang mengatasi semua nya.
"Buat lu yang udah buat Manda kayak gini" Titah Sean.
Arthur yang melihat raut wajah Aulin yang biasa saja dan pipi nya yang memerah akibat tamparan Sean pun berdecak kagum pada Aulin, Aulin tidak ada takut takut nya pada Sean.
Begitu pun Bara, Bara menyukai Sifat Aulin yang sekarang, Pemberani, kuat, Kejam, Galak, Cuek dan Jutek pun menarik perhatian Bara pandangan pertama.
Aulin pun hanya diam saja saat diri nya di tampar oleh Sean, Aulin pun mulai mendekat ke arah Amanda.
"Kurang ini mah Luka nya, di tambah lagi aja ya tonjokan nya?" Tanya Aulin dan diri nya tersenyum miring yang memberi kesan kejam dan menakutkan, sampai sampai orang yang melihat raut wajah Aulin yang sekarang pun bergidik ngeri.
Aulin pun menonjok wajah Amanda dengan kuat sampai sampai di sudut bibir Amanda mengalirkan darah begitu pun di bagian tangan dan kepala nya.
"Masih kurang? oh baiklah" Timpal Aulin dan segera mengeluarkan Pistol dari saku nya.
"STOP AULIN!" Teriak Sean.
Fadli pun segera menghampiri Tunangan nya dan memeluk nya dari belakang.
"Stop sayang, aku takut kamu kenapa kenapa" Ucap Fadli dan menenggelamkan wajah nya di leher Aulin sembari mencium aroma leher Aulin yang sangat Harum.
Aulin yang di peluk oleh Fadli pun menurunkan tangan nya dan tidak jadi untuk membunuh Amanda.
Aulin membalas pelukan Fadli, Fadli pun mengelus elus rambut Aulin yang terlihat berantakan dan mencium pipi nya di hadapan orang banyak.
Orang orang yang berada di kantin tersebut yang melihat Fadli mencium pipi Aulin pun terkejut dan sedikit Jijik, begitupun geng Black wolf Enalekasgasin.
"SENSOR WOY SENSOR! MATA GUA DAH TERNODAI!" Teriak Rey.
"DASAR DUO BULOL!" Ketus Kanaya.
Yang di maksud Kanaya 'Duo bulol' adalah hubungan yuraa dan Fadli yang terlalu mesra sehingga membuat nya cemburu dan iri, Fadli dan Aulin pun pernah melakukan hubungan kiss di depan diri nya dan membuat Kanaya berpikir Fadli dan Aulin saat kiss di depan nya tidak memikirkan perasaan nya. Jadi Kanaya menyebut nya 'Duo bulol'.
"Udah ya, nanti kamu di marahin sama mom and dad" Timpal Fadli yang sedari masih memeluk tubuh Aulin yang mungil dan pendek.
"Hmm" Jawab Aulin yang menenggelamkan wajah nya di bagian dada bidang Fadli.
Setelah kejadian tersebut, Aulin di Panggil oleh guru BK yang bernama Bu Rahma, Aulin yang di panggil dan di suruh ke ruangan BK tersebut segera menuju ke sana, Awal nya aulin di tawar untuk minta di temani oleh Kanaya, namun Aulin menolak, ia lebih memilih sendiri saja ke ruangan BK.
Sesampainya di ruangan BK, Bu Rahma pun segera memarahi diri nya karena sudah melukai Salah seorang anak dari donatur sekolah.
"BERANI SEKALI ANDA MEMUKUL AMANDA ANAK DARI KELUARGA TUAN CANDRA!" Bentak Bu Rahma yang menjabat sebagai Guru BK.
"Memukul? Saya tidak akan memukul Amanda jika Amanda tidak mengusik saya" Jawab Aulin santai.
"BERANI SEKALI ANDA MELAWAN SAYA! ASAL ANDA TAU AMANDA ADALAH ANAK DONATUR DI SINI!" Bu Rahma pun mulai meninggikan nada bicara nya pada Aulin. Teriakan Bu Rahma sampai pada telinga geng Black wolf Enalekasgasin dan Sekaligus Paman dari Aulin.
"Ya Saya tau, Amanda adalah anak donatur di sini dan berhak atas sekolah ini, tetapi masih ada Keluarga Lain kan selain keluarga Candra? Seperti Keluarga Edogawa yang paling berhak untuk menguasai sekolah ini?" Tanya Aulin dengan senyum miring pada Bu Rahma.
Bu Rahma yang mendengar itu pun Amarah nya sudah memuncak, seperti ingin nge skors Aulin selama 1 Bulan.
"YA SAYA TAU! SAYA DI SURUH TUAN CANDRA UNTUK MENJAGA NONA AMANDA! DAN ASAL ANDA TAU, KELUARGA TUAN CANDRA DAN TUAN BASTIAN EDOGAWA SANGAT DEKAT SAMPAI MEREKA MELAKUKAN BISNIS DI PERUSAHAAN MILIK TUAN BASTIAN EDOGAWA!" Timpal Bu Rahma yang nada nya semakin tinggi dan menggebrak meja Yang berada di ruangan nya.
Aulin Tetap mengatur Suasana Hati nya, jangan sampai diri nya Kembali menjadi sifat Asli nya yang Kejam.
"Apa? Apakah saya salah dengar? Ya Tuhan omong kosong macam apa ini" Jawab Aulin yang geleng geleng kepala.
"Jika Keluarga Candra dan Keluarga Edogawa Sangat dekat, Lalu bagaimana bisa Amanda dan Krystal tidak bisa akrab dengan Tuan muda Keano, Denis, Dimas dan adik nya nona muda Yuraa?" Jelas Aulin dan kembali bertanya pada Bu Rahma.
Bu Rahma yang menjabat sebagai Guru BK itu pun terkejut akan jawaban dari Aulin, mengapa diri nya tidak berpikir sampai sejauh itu?
"Sudah kan basa basi nya? Kalau sudah, saya izin keluar"
Aulin pun segera meninggalkan ruang BK dan meninggal kan Bu Rahma seorang diri.
Suasana Hati Aulin saat ini sedang buruk, sangat buruk, sampai sampai Aulin tidak ingin belajar.
__ADS_1
Aulin pun menuju ke ruang kepala sekolah atau istilah nya Arka paman dari Aulin dan meminta izin untuk bolos, Arka pun hanya mengangguk dan menurut saja pada ketua nya itu.
Aulin pun segera menuju ke rooftop, di sana sudah ada sahabat sahabat nya yang sudah menunggu nya sedari tadi.
"Dahlah, Abis uang jajan bulanan gua" Ucap Kanaya.
"Maka nya gak usah nawar nawarin orang segala kalo uang lu gak mau habis" Balas Satria pada sang adik.
"Bang Satria"
"Hmm?"
Aulin pun segera merebahkan diri nya di pangkuan Satria.
"A*jay, Kalian cocok loh kalo jadi pasangan" Ledek Alea.
"ngomong lagi, perlu gua jahit tah mulut lu itu?" Tanya Aulin yang menatap tajam ke arah Alea.
"Maap Queen hehe, bercanda doang" Jawab Alea cengengesan dan sedikit ngeri pada sahabat nya itu.
Fadli yang melihat Aulin atau istilah nya Tungangan itu yang merebahkan diri nya di pangkuan Satria pun cemburu berat pada Aulin, seharusnya diri nya yang pangkuan nya di rebahkan oleh Tunangan nya itu.
Fadli pun segera menarik kuat tangan Aulin sehingga Aulin tertarik tangan nya oleh Fadli.
"Ikut gua, gua kasih lu hukuman" Tegas Fadli dan menatap tajam pada tunangan nya itu.
"Woy a*jeng! apa apaan lu a*jeng!" Teriak Aulin dan berusaha untuk lepas dari cengkraman si rubah licik.
Ya begitulah Fadli yang sebenar nya, Jika diri nya sudah cemburu berat ia tidak segan segan memberi hukuman pada Tunangan nya itu, Bahkan Jika Tunangan nya itu memohon untuk mensudahkan permainan nya, diri nya tetap memberi hukuman pada tunangan nya.
"Woy a*jer! mau apain Adek gua lu!" Teriak Denis.
Fadli pun mengacuhkan perkataan Denis dan segera menuju ke mobil nya.
Di mobil milik nya, ia melempar tubuh Aulin yang mungil tersebut tanpa memperdulikan raut wajah Aulin yang memelas.
"Fadli.." Lirih Aulin.
Fadli pun segera menciumi leher Aulin dengan brutal, Aulin yang di ciumi leher nya oleh Fadli pun bergidik geli dan berusaha melepaskan diri nya dari dekapan si rubah licik ini.
Author : WARN HUBUNGAN SEKSUAL!
Fadli pun mulai ******* bibir Aulin dan tidak memperdulikan Aulin sesak nafas atau tidak, inti nya ia memberi hukuman pada Aulin.
Aulin pun memukul mukul dada bidang Fadli karena Fadli terlalu berlebihan menciumi bibir nya sampai membuat nya sesak nafas.
Fadli pun melepaskan ciuman bibir nya dari Aulin dan kembali menciumi Leher Tunangan nya yang berhasil menarik perhatian diri nya.
"S-stop Fad" Lirih Aulin.
Fadli tetap tidak memperdulikan Tunangan nya itu, dan ia berhenti menciumi leher tunangan nya itu dan segera melajukan mobil nya dan sampai di mansion milik Fadli dan Aulin.
Fadli menggendong Aulin ala bride Style dan membawa nya ke kamar mereka berdua.
Fadli pun kembali melempar tubuh Aulin yang mungil tersebut ke kasur yang empuk tersebut.
"Masih berani dekat dekat dengan lelaki lain?" Fadli yang menatap tajam wajah Tunangan nya itu.
"Plis Fad, maafin gua" Lirih Aulin, Aulin tidak bisa melakukan apa apa, kalau Fadli sudah seperti ini pasti sangat susah untuk lepas dari Rubah licik ini.
"Gak ada kata maaf buat lu, lu sengaja buat gua cemburu berat, Jadi malem ini gua akan kasih lu hukuman" Fadli menatap tajam ke arah Aulin.
"Tapi nanti mommy sama daddy nyariin lu, mereka pasti khawatir sama lu, terus nanti kalo gua di cariin sama Abang Abang gua gimana?" Balas Aulin yang berusaha mencari alasan lain untuk bisa lepas dari si rubah licik ini.
"Nyariin? nanti gua bilang sama Nicholas kalau lu di sini terus di Nicholas ngasih tau ke abang abang lu" Timpal Fadli.
"Dan lu gak usah nyari alasan, gua tau lu berusaha nyari alasan buat bisa lepas dari gua, iya kan?" Ucap Fadli dengan wajah datar nya.
SHITT MEN! bagaimana Fadli bisa tau kalau diri nya sedang berusaha cari alasan supaya bisa lepas dari Fadli.
Fadli pun segera mengikat tubuh Aulin yang mungil itu pun menggunakan Tali dan mendudukan nya di bangku supaya saat diri nya mengganti baju Tunangan nya itu tidak kabur.
Fadli pun ke walk in clothes milik nya dan segera mengganti baju nya.
Usai mengganti baju, diri nya hanya menggunakan Kaos Lengan pendek dan Celana panjang, yang memberi kesan Elegan.
Fadli pun membawa Aulin ke walk in clothes milik nya dan menyuruh Aulin untuk mengganti baju nya. Setelah Aulin mengganti Baju dan keluar dari walk in clothes nya, Fadli segera menggendong Aulin ala bride Style dan membawa nya ke kasur.
"Tidur duluan, gua masih ada tugas osis, tugas osis punya lu nanti gua aja yang ngerjain" Ucap Fadli dengan wajah datar nya.
"Yahahaha! thank you calon suami ku! akhir nya ada yang mau ngerjain tugas osis yang sangat meresahkan itu! gua mana ada mau ngerjain tugas osis yang ribet gitu, walaupun gua dulu dah jadi osis, tapi ntah kenapa gua malas untuk mengerjakan tugas tugas osis" Batin Aulin.
Aulin pun segera memejamkan mata nya dan berpura pura tidur, diri nya tidak bisa tidur saat ini, akibat ia terlalu bersemangat untuk balas dendam pada Amanda.
Fadli yang menatap wajah Tunangan nya itu pun mencium kening nya dengan lembut dan mengurai rambut nya.
"Malam Queen" ucap Fadli dan berbisik pada daun telinga Aulin.
Aulin yang berpura pura tidur dan mendengar perkataan Fadli pun tahan untuk tidak terbangun.
Fadli pun keluar dari kamar nya, Aulin yang melirik pada handphone nya dan segera mengambil nya pun melirik sekilas ke arah jam, ternyata masih jam 15.00 berarti sudah sore hari dong? Jam yang begitu cepat berlalu.
"Mandi aja lah ya?" Batin Aulin dan segera menuju ke kamar mandi.
Fadli pun kembali ke kamar nya kembali dan melihat Aulin tidak ada di kasur. Fadli yang mendengar gemercikan air yang berasal dari kamar mandi pun merasa Aulin berada di dalam nya.
Tak berselang lama kemudian, Aulin pun keluar dari kamar mandi dan sudah memakai pakaian sedari tadi.
Fadli yang melihat Aulin begitu cantik pun terpesona akan kecantikan nya. Rambut panjang yang di urai, bulu mata lentik, Body yang terkesan sexy dan indah itu pun menarik perhatian nya.
Aulin pun mengacuhkan Fadli dan segera menuju ke meja rias nya.
Aulin tidak ingin berdandan saat ini, hanya saja ia poleskan sedikit lip gols dan sedikit bedak, dan jangan lupa di sisir rambut nya.
"Mau ke mana?"
"Kamu nanyeak?"
__ADS_1
Bersambung____