
Ah.. Hari Minggu pagi yang cerah, yang di mana Adik Fadli, Adik Megumi, Adik Zein, Adik Nathan, dan adik Vano, dan kakak dari Fahmi akan datang ke rumah mereka. Kebanyakan cowo di geng Astro Boy orang tua mereka pada pergi ke luar negeri untuk bekerja, namun mereka memilih untuk tinggal di rumah saja dan tidak ingin ikut.
Astro boy main ke rumah Yuraa, Seperti biasa, mereka akan berkumpul dan bermain.
"Ges, Adek gua bakal ke sini tau" Jelas Zein.
"Gak ada yang nanya sumpah" Balas Kanaya.
"Dih, siapa juga yang ngomong sama lu, pd banget jadi cewe" Ledek Zein pada Kanaya.
Ya begitulah, Kanaya dan Zein sangat suka bertengkar, apalagi Zein yang suka nyari gara gara pada Kanaya dan Yuraa.
"Pad, Adek lu bakal ke sini?" Tanya Aulin.
"Iyak"
"Yeayy, ketemu Yana!" Jawab Aulin senang.
"Kiw kiw , ada yang bakal ketemu sama Adek ipar nih" Ledek Vano pada Aulin.
"Apaan seh!" Ketus Aulin.
"Gua udah ngabarin ke Naraya, kalau mereka dah turun dari bandara, langsung suruh ke sini, gua udah sherlok" Timpal Nathan.
"Sip" Jawab Aulin.
Yana, Zea, Melly, Naraya, Velicya, Kinara, dan Fahri kakak dari Fahmi pun sudah sampai di kediaman Edogawa.
"ABANG KU YANG TIDAK ADA AKHLAK!" Teriak Kinara pada Zein sembari berlari ke arah nya.
Kinara pun segera memeluk segera memeluk Zein, Zein yang di peluk oleh Kinara dengan erat pun terasa sesak.
"SESAK GO*LOK! MAT* NTAR GUA!" Ketus Zein dan berusaha melepaskan pelukan nya dari sang adik yang sangat erat itu.
"Hehe maap Bang" Jawab Kinara cengengesan.
"Pa kabar bang" Sapa Yana pada Fadli.
"Baik"
"Turut berduka cita atas meninggal nya kak Yuraa ya bang" Ucap Zea yang turut prihatin pada Fadli, Zea tidak tahu kalau yuraa saat ini ada di depan nya.
Semua orang pun menahan tawa, Zea ini sangat lucu, padahal yuraa saat ini ada di depan mata nya, Aulin atau asli nya Yuraa pun memberi kode kepada mereka semua untuk tidak memberi tahu pada Adik adik dari Astro Boy.
"Widih! Adek gua dah besar aja, seinget gua dulu dia pendek banget dah" Ledek Fahri pada sang adik yaitu Fahmi.
"Ba*ot" Ketus Fahmi.
"Kata nya lu dah punya cewe, mana cewe lu" Ledek Fahri.
Fahri Basramata adalah kakak dari Fahmi, hanya beda 3 bulan dengan Fahmi.
"Noh" tunjuk Fahmi pada Michel.
Michel yang di tunjuk oleh Fahmi pun segera membuang pandangan dan pipi nya memerah.
"CIEEEE" Semua orang yang berada di kediaman Edogawa pun menyoraki Michel.
"Dih gak jelas ding" Timpal Michel yang berusaha menutupi Pipi nya yang memerah.
"Jantung ku berdebar" Aulin pun segera menyanyi dan meledek Michel.
__ADS_1
"Melihat senyuman mu" Kanaya yang melanjutkan lirik yang Aulin beri tadi.
"Jadi salah tingkah berada dekat muuuuuuu, hoooooo" Alea pun melanjutkan Lirik yang Aulin dan Kanaya beri tadi dan menghayati lagu nya.
"Asekkk"
"tu saha bang yang di Deket Kak naya" Tanya Melly pada Megumi.
"Kamu nanyeak?"
Seperti dugaan Melly, pasti abang nya itu akan menjawab 'kamu nanyeak' bahkan itu yang membuat diri nya kesal.
"Salken Aulin Seijuro"
"Kevin Seijuro, Abang nya Aulin"
"Gavin Seijuro"
"Yana"
"Zea"
"Melly"
"Kinara"
"Fahri"
"Velicya"
"Naraya"
"Jangan lupa besok hari apa!" Teriak Aulin yang sengaja untuk meledek sahabat nya yaitu Kanaya.
"SENIN!" Balas semua orang termasuk Kanaya, Zein, dan Vano.
"A*jing! malah di ingetin lagi, s*alan!" Ketus Kanaya.
"Dan besok pelajaran apa ges!" Teriak Aulin lagi yang sengaja untuk membuat sahabat nya itu kesal.
"MATEMATIKA!" Teriak semua orang termasuk Kanaya, Zein dan Vano.
"A*Jing" Ucap Zein dengan kesal.
Semua orang yang di kediaman Edogawa pun tertawa terbahak bahak.
"Eh, Kalian semua sekolah di sekolah mana?" Tanya Naraya pada semua orang yang berada di kediaman Edogawa.
"Di SMA Bimantara" Jawab Keenan.
"Owh, oh ya bang Pano, kata emak gua di suruh satu sekolah sama lu" Ucap Velicya.
Velicya dan Vano sebenar nya memanggil kedua orang tua nya 'bapak dan emak' tetapi 'mom dan dad' hanya saja mereka suka bercanda dan membuat kedua orang tua nya kesal jadi mereka memanggil mereka dengan nama 'emak dan bapak'.
"owh, gak nanya" Jawab Vano.
"Dih! gua cuma ngasih tau kok!" Ketus Velicya.
Tak berselang lama, Cakra dan Galfirl pun datang ke kediaman Edogawa, ya hanya untuk main saja, bukan main saja, tetapi untuk melihat Aulin.
"Hellow ges!!" Teriak Galfirl dan membanting pintu rumah Kediaman Edogawa.
__ADS_1
"JA*COK! KAGET BAN*SAT!" Bentak Fahri.
Kinara yang melihat Cakra pertama kali pun terpesona akan ketampanan Cakra.
"Yoww calon pacar gua!" Ucap Galfirl sembari menggendong Aulin.
"Ja*cok! turunin Adek gua as*!" Ketus Kevin.
"TURUNIN A*JENG!" Teriak Aulin.
"Gak mau, lu ini Pacar gua, jadi terserah mau gua apain" Jawab Galfirl Santai.
"Si*alan! dia punya gua as*!" Ketus Fadli.
"Dih, Lu baru kenal beberapa hari aja udah berlagak Aulin punya lu, emang lu siapa nya Aulin?" Timpal Galfirl yang menatap tajam ke arah Fadli.
"Gua-"
Aulin yang tau Fadli ingin mengucapkan 'dia tunangan gua' pun segera memberi kode pada Fadli dengan melototi nya. Fadli yang di beri kode oleh Aulin pun hanya pasrah dan menghela nafas.
"Gua Sahabat nya Napa?" Jawab Fadli Pasrah.
"Lu sahabat nya gua pacar nya" Galfirl yang masih menatap tajam Fadli.
Galfirl pun segera menurunkan Aulin.
"Ugh, Gua Haus, Boleh minta minum gak bro?" Ucap Cakra.
Tak lama kemudian Zea dan Kinara pun datang membawakan segelas Jus Mangga.
Kinara pun segera memberikan Jus mangga nya kepada Cakra dan mencoba untuk mencari perhatian Cakra.
Cakra pun segera mengambil Jus mangga yang di berikan Kinara kepada nya tadi.
Setelah minum jus mangga nya, Cakra pun duduk di sebelah Aulin. Aulin yang kesedak makan ciki ciki yang sedari ia makan pun segera asal mengambil minum orang, Minum yang di Ambil Aulin ternyata minuman bekas Cakra, Tanpa Aulin sadari ia meminum bekas mulut Cakra.
"A*jing, kesedak gua"
"Eh tadi Jus nya sapa ya? kayak bukan punya gua" Aulin pun menyadari tentang Jus siapa yang ia minum tadi.
"Punya gua" Jawab Cakra dengan santai.
Aulin yang mendengar kalau Jus yang ia minum tadi milik Cakra pun merasa kesal dan pipi nya memerah.
"Huaaa Abang!! Adek mu hamil bang! huaaa bang! tolongin" Ucap Aulin yang sok sad dan berusaha menutupi Wajah nya yang memerah.
"Ya gak hamil juga go*lok" Jawab Denis.
"Dih, gak usah sok jijik minum bekas gua, gak lama juga gua bakal halalin lu" Jawab Cakra Santai.
Semua orang yang mendengar perkataan Cakra pun segera melototi Cakra.
"EKHEM"
"Awas Pad, saingan lu banyak, wkwk" Ledek Michel.
Kinara yang melihat Aulin yang minum bekas Cakra pun kesal pada Aulin.
Author : Maap yak ges, Sampe sini aja cerita nya, Author males buat cerita panjang panjang, karena author sibuk, bye ges!
Bersambung___
__ADS_1