Transmigrasi Ke Tubuh Aulin Seijuro

Transmigrasi Ke Tubuh Aulin Seijuro
23. Aku masih hidup? [END]


__ADS_3

Mansion milik Fadli dan Aulin.



Aulin pun kembali ke mansion nya, Aulin yang Melihat Fadli yang sedang memainkan Laptop nya pun entah apa yang sedang ia lakukan.


Aulin pun mengantar Caca sampai ke kamar nya, dan menuju ke Fadli.


"Hayooo, ngehack sapa tu" Ucap Aulin yang tiba tiba datang dan mengejutkan Fadli.


"Ngehack akun lu"


"Lah?" Otak Aulin saat ini sedang Loading.. entah apa yang dia pikirkan.


"Setelah data pencarian yang gua cari tadi, ternyata Akun lu masih hidup, seperti nya ada yang make" Timpal Fadli yang ngomong tapi masih fokus dengan Laptop nya.


"Lah?" Otak Aulin saat ini benar benar Loading...


"Loh Lah Loh Lah, Bantuin nyari kek" Gerutu Fadli yang kesal terhadap tunangan nya itu.


"Sini ah Lu mah, Lu gak becus soal ngehack" Cibir Aulin yang membuat Fadli kesal dan gemas pada Aulin.


"Nah ketemu"


"Widih, Cerdas nya Calon istri ku" Fadli pun mengelus Rambut Aulin dengan Lembut.


"Bentar? Nama? Kok berubah sih" Ketus Aulin, Diri nya sangat tidak suka kalau Akun nya di ubah oleh orang lain.


"Tau tuh, nama nya Jeronika Arrifa Ayuna lagi, huh" Dengus Fadli.


"Bentar? Jenis kelamin nya perempuan, tanggal lahir nya 20 Maret, Jenis Mafia nomor Empat di dunia, seorang hacker" Terang Aulin yang membaca teliti isi dari akun lama nya dulu.


"Tunggu? Bukan nya itu tanggal lahir nya Aulin ya?" Tanya Aulin yang membuat Fadli menoleh pada nya.


"Bentar, kayak nya yuna itu, gua rasa kayak Aulin"


Fadli pun menoleh lagi pada tunangan nya dan hinggalah mereka bertatap satu sama lain.


"Maksud lu?"


"Ya kayak lu ngerti gak sih? tanggal 20 Maret, itu kan tanggal lahir nya Aulin, bisa jadi itu Aulin yang asli" Balas Aulin.


"Gak mungkin lah, kan semua orang beda beda, ada yang tanggal lahir nya sama, ada yang tanggal lahir nya beda"


"Tch, kalo gitu, gua minta bantuan dari salah satu anggota dari Black mafia, geng nya bang Denis" Titah Aulin yang semakin yakin kalau orang yang bernama Jeroniks Arrifa Ayuna itu adalah Aulin.


Hari pun sudah mulai gelap, seperti biasa, Black wolf Enalekasgasin akan bermain ke mansion milik Fadli dan Aulin, Entahlah apa yang sedang mereka inginkan.


Saat black wolf Enalekasgasin sudah sampai, Aulin melihat kedua orang tua nya, kedua orang tua Fadli, kedua orang tua Kanaya, dan kedua orang tua Aulin yang asli yang ikut datang ke mansion nya.


"Cieee, ada yang bakal jadi emak nih" Ledek Kanaya dan merangkul bahu Sahabat nya itu.


Kanaya pun melepas rangkulan tangan nya yang berada di bahu Aulin tadi, Erawati, Nyonya Kesya, dan Nyonya Geora, dan Nyonya Violet pun mengajak Aulin untuk mengobrol sebentar.


Aulin di ajak ngobrol oleh keempat paruh baya yang bisa di sebut seorang ibu, Aulin yang melihat mansion nya berantakan pun merasa kesal pada Abang dan sahabat sahabat nya.


Caca yang mendengar keributan dari bawah pun segera turun menghampiri Aulin dan duduk di pangkuan Aulin.


Keempat paruh baya tersebut terkejut, ternyata benar apa yang di katakan Kanaya pada ketiga paruh baya ini, ternyata Aulin sudah memiliki anak.


Erawati pun menjewer telinga Aulin dengan kesal, siapa yang tidak kesal? Aulin tidak memberi tahu diri nya kalau sudah punya anak.


"ihh! sakit ma" Rengek Aulin dengan nada manja nya.


"Dasar anak manja! suruh siapa gak ngasih tau kami semua kalau sudah punya anak!" Gerutu Erawati yang memasang wajah cemberut.


"Nama nya juga Lupa ma! ish!" Ketus Aulin.


"Mommy? Kenapa di sini rame banget? emang ada apa?" Tanya Caca polos yang sudah bangun dari tidur nya.


Keempat Paruh baya tersebut yang melihat Caca pun seketika Gemas, Geora yang bisa di sebut Seorang ibu dari Fadli pun merebut Caca dari pangkuan Aulin dan mendudukkan Caca di pangkuan milik nya.


"Nama nya siapa?" Tanya Geora pada Aulin dan membelai Lembut Rambut Caca.


"Caca"


"Nama Lengkap nya?"


"Caca Adeloise Mukhlisina E"


"Make nama marga Keluarga?" Tanya Kesya Heran.


Aulin pun hanya mengangguk mengiyakan saja, Kesya pun membelai pelan rambut Aulin sama seperti hal nya Geora membelai rambut Caca dengan Lembut.


"Mommy, Caca ngantuk" Ucap Caca yang mata nya sudah tak bisa di tahan nya lagi.


Aulin pun mengambil Caca dari pangkuan nyonya Geora dan menidurkan Caca di kamar.


Semua orang yang mendengar ada seseorang yang berteriak pun saling memandang satu sama lain. Semua orang yang melihat Fadli sedang bermain kejar kejaran dengan seorang bocah laki laki pun menjadi heran, siapa bocah laki laki itu?


"Tolong!!!" Teriak Azka yang membuat semua orang menoleh pada nya.

__ADS_1


"Haha, mau kemana kamu" Ujar Fadli yang masih mengejar Azka.


Azka pun menghampiri Kanaya dan bersembunyi di belakang punggung Kanaya untuk meminta pertolongan.


"Bisa gak sih? gak usah main lari larian, gua lagi ngehack akun orang" Ketus Kanaya.


"Daddy duluan kak!" Gerutu Azka yang cengengesan.


"Sudah sudah, nanti Caca malah gak tidur" Ujar Lyaa.


Keempat paruh baya yang melihat kedekatan Fadli dengan Azka pun mereka berpikir sudah ingin mempercepat Pernikahan Fadli dan Aulin.


"Fadli, itu siapa? yang main lari larian sama kamu" Tanya Geora pada anak nya sendiri.


"Oh ini Azka ma, Fadli sama Aulin ngadopsi Azka sama Caca terus di jadiin anak angkat" Jawab Fadli dengan Jujur.


Bastian yang melihat Ke Arah Azka pun hanya tersenyum pada nya.


"Nama mu siapa ganteng?" Tanya Bastian pada Azka dan memegang tangan kecil Azka.


"Azka Opa"


Bastian pun hanya membalas dengan senyuman pada Azka.


"Perasaan tadi sore, Aulin cuma ngajak Caca deh, Papa kira kalian cuma ngadopsi satu anak doang, eh malah dua ternyata"


"Iya, yang papa lihat tadi sore itu Caca doang" Fadli yang membalas perkataan Andra.


"Nama Panjang nya siapa?" Tanya Retno pada Fadli.


"Angkasa Rexi Azka Mukhlisina E"


"Make nama marga keluarga ya ternyata" Timpal Zeon yang nada nya sedikit tertekan.


"Lah? emang gak boleh? kan ini anak Fadli sama yuraa, ya pasti nya make nama marga kami lah" Fadli yang menjawab perkataan Papa nya sendiri.


Tak berselang lama kemudian, Aulin pun turun ke bawah setelah menidurkan Caca.


Aulin pun menuju ke dapur untuk membuat minuman dan membagikan ke mereka. Usai membuat Minuman dan membagikan Minuman tersebut, Datanglah Shila dan Shina yang membuat Bastian, Erawati, Keano, Dimas, Aulin, Denis, Kanaya, Violet, dan Andra pun terkejut.


"Hehe maap semua nya" Ucap Shila dengan muka tanpa dosa.


"Shila!" Bentak Aulin.


Shina pun hanya geleng geleng kepala akan tingkah kakak nya itu, Shila memang meresahkan.


"Uwaaaa! ada kakak Tampan" Puji Shila dan mendekat ke arah Fadli.


"Hai kakak Tampan!" Sapa Shila dengan senang.


"Ada makhluk di sekitar sini" Tegas Fadli dan menatap tajam yang berada di sekitar nya.


"Lah emang"


Fadli yang merasa ada makhluk tak kasat mata berusaha tetap tenang.


"Ada Shila?" Tanya Bastian.


Shila yang mendengar suara Bastian pun segera menoleh pada nya.


"Papa kenal Shila?"


"Iya, Papa kenal Shila dari Buku sejarah yang papa baca" Balas Bastian dan tersenyum ke arah putri nya.


"Uwah! saking terkenal nya aku sampai sampai keluarga terhormat mengenal ku" Ucap Shila dengan narsis.


Shina pun yang sedari diam memperhatikan sekitar, seperti nya ada seseorang yang sedang mengintip, entah siapa itu, seperti nya dia mengincar Aulin.


"Nah ketemu!" Teriak Kanaya senang yang membuat semua orang kaget dan kesal.


"Apa nya?"


"Akun lama yuraa"


Aulin yang mendengar itupun segera menghampiri Kanaya yang sedang duduk di sofa.


Sama saja seperti cara Aulin menghack akun yang bernama Jeronika Arrifa Ayuna.


"Heleh, gua sama Padli aja ngehack akun lama gua, ternyata sama aja kayak gini" Cibir Aulin, Shila dan Shina pun ikut menghampiri Kanaya dan Aulin yang sedang menghack akun yang bernama Jeronika Arrifa Ayuna.


"Oh dia, aku mengetahui banyak tentang nya" Ujar Shila dengan wajah tanpa dosa yang membuat lain nya menoleh pada nya.


"Iya, yang di katakan kak Shila benar, kami mengetahui orang yang bernama Yuna itu" Timpal Shina.


"Lalu kenapa gak kasih tau aku Shila!!" Teriak Aulin, diri nya beserta Fadli bingung dengan sosok yang bernama yuna itu.


Shina pun terdiam mematung, diri nya ada yang merasa janggal pada rumah ini. Shina yang dapat membaca isi hati orang lain pun walaupun dari jarak jauh tetap bisa membaca nya dengan jelas.


"Akhirnya, Setelah 2 bulan berlalu, kau pun menemukan identitas asli ku" Dengar Shina sih seperti itu, diri nya tidak tau siapa itu.


Selain keluarga Edogawa, Keluarga Seijuro pun bisa melihat makhluk tak kasat mata.

__ADS_1


Shina yang melihat ada seseorang di balik jendela tersebut segera menghilang, Seseorang yang ngintip dari jendela yang melihat Shina menghilang pun tau rencana Shina, Seseorang yang sedari mengintip di jendela mansion milik Fadli dan Aulin pun segera Kabur, semoga dia tidak terciduk oleh Shina.


Shina pun masuk hutan dan menemukan orang yang telah mengintip di Mansion milik Fadli dan Aulin.


"Apa Tujuan mu?" Tegas Shina. "Mengapa kau mengintip di mansion kak Yuraa dan kak Fadli?" Tegas Shina lagi.


"wowowowo, selow, ini aku" Jawab Orang yang memakai baju hitam tadi dan membuka topi jaket nya.


"K-kak Aulin?!"


"Iya, ini aku, kau pasti sudah mengetahui nya kalau aku dan Yuraa hanya bertukar tubuh" Balas Aulin yang sekarang berada di tubuh Yuraa.


"mengapa kakak mengganti nama kakak?" Tanya Shina.


"Ya hanya ingin mengetes Yuraa saja"


"Kalau begitu, tolong pertemukan aku dengan Yuraa, aku ingin berbicara dengan nya, sekalian aku ingin bertemu dengan yang lain" Pinta Aulin yang sekarang berada di tubuh Yuraa pada Shina.


Shina pun hanya mengangguk dan segera menghilang, Aulin pun segera lari dan kembali ke mansion milik Fadli dan Aulin atau istilah nya yuraa.


Shina pun muncul di hadapan semua orang yang berada di mansion.


"Semua nya, maaf, ada seseorang yang ingin berbicara dengan kalian semua, di harapkan kalian jangan terkejut akan apa yang akan kalian dengar nanti" Titah Shina pada yang lain, Semua orang yang berada di mansion pun saling menatap satu sama lain, apa yang di maksud Shina ini?


Lalu, tak berselang lama kemudian, Aulin yang memakai tubuh yuraa pun masuk ke dalam mansion.


"Hai semua nya! apa kabar!" Ucap Aulin yang memakai tubuh yuraa dan menyapa semua nya.


"Y-yuraa?!" Jawab mereka semua kompak.


"Sini sini, Aulin ceritain"


Tubuh yuraa yang di tempati oleh Aulin pun duduk di sebelah Aulin yang tubuh nya di tempati oleh yuraa.


"Makasih ya udah mau rawat tubuh ku" Ucap Aulin dan memegang tangan yuraa.


Aulin atau istilah nya yuraa pun mengerti apa maksud Aulin dan tersenyum pada nya.


"Iya sama sama, makasih juga udah mau rawat tubuh ku"


"Mama papa" Sapa Aulin pada Andra dan Violet.


Andra dan Violet pun hanya diam mematung melihat ada tubuh Yuraa dan tubuh Aulin.


"Ma, Pa, Aulin kangen banget sama mama papa, Aulin harap, Kita bisa kayak gini terus"


"I-ini Aulin?!"


Aulin pun hanya mengangguk menjawab pertanyaan Violet yang seperti nya mata nya sudah berkaca kaca.


Violet pun refleks memeluk erat Aulin.


"M-Maafin Hiks Maafin Mama sayang, M-maaf Hiks, maaf kalau mama belum bisa jadi hiks, jadi mama yang terbaik buat Putri kecil mama" Ujar Violet yang nangis nya terisak isak.


"Putri kecil Papa... Pulang ke rumah yuk? papa kangen sama kamu" Lirih Andra.


Aulin yang mendengar perkataan Andra pun hanya membalas dengan senyuman.


"Nanti saat jam 00.00, Aulin dan Yuraa bakal balik ke tubuh asli masing masing" Jawab Aulin.


Semua orang yang mendengar itupun entah bagaimana perasaan ini, bercampur antara rasa kecewa, senang, dan bahagia.


"Mommy..." Ucap Azka yang mendekat ke tubuh Aulin yang di tempati oleh yuraa.


Tubuh yuraa yang di tempati oleh Aulin pun menoleh pada Azka.


"Sayang, dengerin kakak, ini mommy mu yang asli, mommy mu hanya menempati tubuh kakak cuma untuk sementara, dan nanti malam, Kakak sama Mommy mu bakal balik ke tubuh masing masing" Jelas Aulin dengan Lembut.


"Dan Kakak bakal balik ke tubuh kakak yang ini" Tunjuk Aulin pada Tubuh nya sendiri.


"Dan mommy mu, bakal balik ke tubuh dia sendiri, yaitu yang ini" Tunjuk Aulin lagi pada tubuh Yuraa.


Yuraa yang mengerti maksud Azka pun segera memeluk nya.


"Maafin mommy sayang, maaf kalau mommy gak pernah cerita"


"Apa mommy transmigrasi ke tubuh kakak ini?" Tunjuk Azka ada Aulin.


Semua orang yang mendengar perkataan Azka pun melebar kan mata mereka, Bagaimana Azka tau kalau Yuraa transmigrasi ke tubuh Aulin?


"Soal nya tadi Azka gak sengaja denger obrolan Daddy sama mommy" Timpal Azka. "Kata nya mommy ngehack akun mommy yang dulu, jadi Azka langsung berpikir, apa mommy transmigrasi ke tubuh kakak ini" Tunjuk Azka pada Tubuh Aulin.


Yuraa yang mendengar perkataan Azka pun merasa puas akan jawaban Azka, Hadeh, Kecil kecil sudah pintar saja.


"Hadeh pinter nya anak mommy ini" Yuraa pun mulai menciumi pipi Azka dengan gemas.


"Jadi besok, Azka tetap tinggal di sini kan? Azka gak bakal ninggalin mommy kan?"


Azka pun hanya mengangguk mengiyakan saja dan menunjukkan wajah polos nya.


"Semoga saja Azka bisa mewariskan mata Keturunan keluarga kita" Sahut Bastian.

__ADS_1


Author : Boleh minta waktu nya bentar? cs ini saya ingin bilang, bahwa, Cs ini sudah tamat dan akan berganti ke cs yang baru Auth buat, judul nya '[S1] si twinss incaran tuan muda' ok segitu aja ya! Gomawo Atas waktu nya! sekian terima gaji🗿💅🏻


Bersambung__________


__ADS_2