
Jam menunjukkan Pukul 06.00, Aulin pun terbangun dari tidur nya dan segera mandi. Setelah mandi, Aulin memakai seragam sekolah milik nya, yaitu Seragam SMA Bimantara.
Usai memakai seragam, Aulin pun segera turun kebawah untuk sarapan. Kevin dan Gavin untuk kedua kali nya melihat penampilan Aulin yang sangat berbeda sekali, Rambut di urai, bedak tipis, dan jangan Lupa Lipgols yang memberi kesan menarik dan cantik. sekarang diri nya bukan lah Aulin yang culun dan Lemah!
Setelah sarapan Aulin pun berpamitan untuk berangkat sekolah, awal nya Aulin di tawarkan untuk di antarkan, namun Aulin menolak tawaran Violet, ia ingin berangkat sendiri menggunakan mobil, dan untuk arah ke sekolah nya, Aulin memakai Maps saja.
Di tengah perjalanan, Aulin melihat salah seorang murid yang berseragam sama dengan milik nya pun berhenti dan memakirkan mobil nya.
"Hei? Siapa nama mu?" Tanya Aulin ke Gadis remaja tersebut.
"Lu dah sembuh Lin?" Tanya gadis remaja yang berseragam sama seperti yang Aulin pakai saat ini.
"A*crit dah, gua nanya malah nanya balik" Batin Aulin.
"Eh maap, Nama gua Mika Kitagawa, Gua denger dari emak lu kalau lu Amnesia"
"Nah gitu kek dari tadi, ngeselin banget dah" Batin Aulin dengan hati yang membara, seperti ingin melempar satu makhluk ini ke Pluto.
"Mau bareng sama gua gak? Ya mumpung gua lagi baik" Ucap Aulin.
"Anjas, semenjak dah balik dari rumah sakit, make nya lu gua, biasa nya aku kamu" Balas Mika dengan mulut nya yang cerewet.
"Ya Tuhan, Bolehkah melempar makhluk ini ke Pluto?" Batin Aulin yang hati nya semakin gemas dengan makhluk satu ini.
"Tapi ayok dah, gua cape kalo jalan terus" ucap Mika yang sedari berbicara nya nyerocos.
tak berselang lama, Mika pun masuk ke dalam mobil milik Aulin, Aulin pun segera melajukan mobil nya. Sesampainya di sekolah, Banyak pasang mata yang mengarah pada Aulin. Aulin tidak memperdulikan mereka semua, inti nya ia sudah berada di dalam kelas, duduk, dan baca buku.
"oy mik, Gua di kelas mana?" Tanya Aulin pada Mika.
"Oh lu di kelas 11 ipa 2, sekelas ma gua" Timpal Mika.
Aulin dan Mika segera menuju ke kelas, Saat Aulin masuk ke dalam kelas, banyak pasang mata yang mengarah pada Aulin. Banyak yang mengira kalau Aulin adalah murid baru, padahal diri nya adalah Aulin Seijuro.
Aulin tidak memperdulikan mereka, Aulin segera mengeluarkan buku dari tas nya lalu membaca nya. Tak berselang lama, Kedua murid perempuan dan laki laki menghampiri Aulin, Nama kedua Murid tersebut adalah Bianca dan Yuta.
"Eh? Lo murid baru ya?" Tanya Bianca pada Aulin.
Aulin pun mengacuhkan perkataan Bianca. Bianca yang merasa teracuhkan pun merasa kesal terhadap Aulin.
"Anu maaf, Dia buat Lo gak nyaman ya? maaf ya, dia emang cerewet, jadi kalo Dia ajak Lo ngomong diemin aja" Ucap Yuta yang merasa tidak enak kepada Aulin karena sudah mengganggu waktu membaca nya.
Semua murid di kelas 11 ipa 2 pun menghampiri Aulin dan mengelilingi Aulin, Aulin yang tahu kalau diri nya di kelilingi murid 11 ipa 2 pun hanya mengacuhkan nya.
Krystal, Tasya, dan Mutia pun datang dan ikut ke rombongan Murid 11 ipa 2 yang mengelilingi Aulin.
"Heh Lo, Lo siapa sih, Gua gak pernah Liat Lo, Lo murid baru ya?" Tanya Tasya panjang lebar Pada Aulin, Namun Aulin tetap mengacuhkan nya.
Tasya yang merasa teracuhkan pun merasa kesal lalu mengambil buku yang Aulin pegang sedari tadi.
"Murid baru kok songong, lu belum tau gua siapa ya?" Ucap Tasya sembari tersenyum miring pada Aulin.
"Gua gak nanya tuh lu siapa" Balas Aulin, Ya begitulah, Semenjak Yuraa berada di dalam tubuh Asli nya dan belum pindah ke tubuh Aulin, Yuraa memang tidak takut dengan orang orang yang menganggu nya.
"S*ALAN! DI DIEMIN MALAH NGELUNJAK YA LU!" bentak Tasya.
"Terus? gua harus bilang waw gitu?" Tanya Aulin yang menaikan satu alis nya.
"S*ALAN!"
Tasya pun hendak ingin menjambak Aulin, Namun Aulin dengan cepat meraih tangan Tasya lalu melintirkan tangan Tasya. Tasya pun meringis kesakitan, Haha mampus! suruh siapa melawan Yuraa Edogawa anak konglomerat.
"S*ALAN!" bentak Krystal.
__ADS_1
Tak berselang lama, Pak guru pun masuk ke dalam kelas 11 ipa 2.
"Selamat Pagi anak anak" Ucap guru tersebut.
"Pagi juga pak" Balas Murid murid kompak.
"Kita hari ini kedatangan enam murid baru" Ucap Guru tersebut.
Tak berselang lama, Ke enam murid tersebut masuk, siapa lagi kalau bukan Kanaya, Lyaa, Michel,Yuki,Lauren, dan Alea?
"K-Kalian?!" Batin Aulin dalam hati, Bagaimana bisa? diri nya di pertemukan oleh Tuhan dengan sahabat sahabat nya? "Ya Tuhan Terima kasih sudah mempertemukan diri ku dengan sahabat ku.." Batin Yuraa yang terharu akan momen ini.
Kanaya,Lyaa,Lauren,Michel,Alea,dan Yuki pun memperkenalkan diri mereka masing masing.
"Halo, Salam kenal nama saya Kanaya Nakagawa"
"Salam kenal semua, Nama saya Lyaa Kyuga"
"Halo semua nya, saya senang bertemu dengan kalian, perkenalkan nama saya Yuki Jeriko"
"Salam kenal, Saya Lauren Alaskar, semoga bisa berteman dengan baik"
"Halo gaes! salam kenal nama saya Alea Alexandra! Semoga bisa berteman dengan baik"
"Halo, Salam kenal, Michel Ainsley, semoga bisa berteman dengan baik"
Setelah Mereka memperkenalkan diri mereka masing masing, Lalu Pak guru membagikan tempat duduk mereka, Yah tepat sekali, Kanaya duduk di samping Aulin atau istilah nya Yuraa.
Pelajaran pun telah usai, Semua murid berlarian menuju kantin. Hanya menyisakan Aulin,Kanaya,Michel,Yuki,Lyaa, Lauren,Alea,Krystal,Tasya,Amanda,dan Mutia saja.
Aulin tidak ingin pergi ke kantin karena merasa tidak lapar, Kanaya yang sedari menatap Aulin dari tempat duduk nya pun membuat nya teringat akan sosok sahabat nya yaitu Yuraa.
Krystal,Tasya,Mutia pun menghampiri Kanaya,Lauren,Michel,Alea,dan Yuki, ya seperti biasa, memanfaatkan mereka ber enam, tetapi Kanaya sudah tau tujuan mereka bertiga.
Sementara di posisi Aulin saat ini sedang asyik nonton tentang Genshin Impact. Ya itulah kebiasaan Yuraa atau istilah nya Aulin, Yuraa sangat suka menonton Genshin Impact.
"Ada apa?" Tanya Kanaya pada Krystal.
"Kenalin nama ku Krystal hehe"
"gak ada yang nanya please" Batin Kanaya. Lauren, Alea, Lyaa, Yuki, dan Michel yang melihat ekspresi Kanaya yang tertekan pun hanya menahan tawa.
selang beberapa menit setelah Krystal berbicara panjang lebar dengan Kanaya dan yang lain nya namun tetap di acuhkan oleh Kanaya. Datang lah Kevin dan Sean. seperti biasa, mereka berdua datang untuk menghampiri Amanda.
Kevin melirik sekilas ke arah adik nya yaitu Aulin, Kevin yang melihat adik nya sedang asyik menatap layar ponsel nya tersebut hanya terdiam, apa dia selama ini kurang memberi kasih sayang terhadap Aulin? Kevin pun segera menggeleng kepala.
"Ingat Kevin! Lu jangan Sampe suka atau sayang cuma gara gara si culun ganti penampilan!" Gumam Kevin, sebenarnya Kevin sangat menyayangi Aulin, tapi semenjak kedatangan Amanda, Kevin jadi berubah total.
Sean dan Kevin pun membawa Amanda ke ruang osis. tetapi di usir oleh kepala sekolah. Jadi mereka ber enam pindah ke kantin saja.
Pak kepala sekolah melakukan Siaran. kepala sekolah berkata akan pemilihan ketua osis, Masing masing osis berisi delapan orang dan di bagi menjadi enam kelompok.
Semua murid yang ada di sekolah SMA Bimantara pun Langsung Heboh, dan banyak yang merasa kalau diri nya akan di pilih menjadi ketua osis.
Aulin yang mendengar Siaran yang di berikan oleh kepala sekolah hanya menyimak perkataan kepala sekolah tersebut. di pilih terserah, gak di pilih juga nggak papa, itu yang saat ini Aulin pikirkan dalam otak nya.
Pembagian kertas pemilihan ketua osis pun sudah di tempelkan di dinding koridor sekolah. di situ tertulis nama nama salah seorang murid.
Sesuai dugaan Aulin. Ia terpilih menjadi ketua osis, Ya begitulah, saat diri nya menjadi Yuraa dan belum pindah ke tubuh Aulin saat ini. Ia terpilih menjadi ketua osis lagi. yang di pikirkan Aulin saat ini, mengapa diri nya saat menjadi Yuraa selalu di pilih menjadi ketua osis, ini pun diri nya di pilih kembali untuk menjadi ketua osis. hadeh, sungguh merepotkan!
Kanaya, Alea, Lyaa, Michel, Lauren, dan Yuki yang melihat nama mereka di daftar pemilihan ketua osis pun Langsung merasa kesal. Siapa yang tidak kesal? Lagi lagi mereka ber enam terpilih menjadi ketua osis. mentang mentang mereka ber enam anak dari konglomerat dan orang terkaya nomer 2 yang harus memberi modal untuk biaya pembangunan sekolah. Huh!
Saat Aulin membaca baca ulang kertas pemilihan ketua osis pun merasa terkejut akan apa yang ia baca. Di sekolah ini ada Bang Dimas beserta yang lain nya? Ada Fadli juga?! ya Tuhan mengapa diriku harus di pertemukan dengan cowo bren*sek seperti Fadli!
__ADS_1
Aulin berpikir sejenak, apa ketiga Abang nya yaitu Keano, Denis, dan Dimas ikut pindah sekolah bareng Kanaya, Lyaa, Michel, Alea, Yuki, dan Lauren? tetapi sejak kapan?
Saat ini pikiran Aulin sedang berantakan dan Aulin meninggalkan kertas tentang pemilihan ketua osis tadi. Hingga di tengah perjalanan, Aulin tidak sengaja menabrak salah seorang murid remaja Laki laki bertubuh tinggi, Tampan, tetapi murid badboy.
"Maka nya Jalan tu liat liat as*!" Bentak Aulin pada remaja tersebut.
"Dih, Lu yang nabrak gua kok lu yang marah? Cewe aneh" Ucap Remaja tersebut.
Yuraa yang menatap remaja tersebut terlonjak Kaget. apakah ini mimpi? ya Tuhan yang Aulin tabrak tadi ternyata adalah Fadli, dan di samping Fadli ada Zein, Ya Tuhan tolong diriku saat ini! Jangan sampai mereka berdua tau kalau yang di hadapan nya sekarang adalah Yuraa.
"Maaf? mengapa muka anda begitu tidak asing ya?" Tanya Zein pada Aulin.
Aulin yang mendengar ucapan Zein pun membuat jantung nya bergetar hebat. Ya Tuhan tolong selamatkan diriku!
"Ah. Apa kau Aulin Seijuro? anak orang kaya nomer 3?" Zein yang bertanya kembali pada Aulin.
"A-ah? I-iya, s-saya Aulin Seijuro" Ucap Aulin dengan terbata bata. Semoga saja mereka berdua tidak mengenali dirinya.
"Sedengar ku diri mu mengalami amnesia ya?" Fadli pun angkat bicara. Sedari tadi Fadli memerhatikan penampilan Aulin saat ini, Persis seperti cara Yuraa berdandan dan menarik perhatian cowo cowo di sekolah lama nya yaitu di SMA Galaksi.
"Ah? I-iya saya mengalami Amnesia" Balas Aulin. Saat ini kondisi Jantung Aulin bergetar hebat, semoga Tuhan tidak membuat mereka berdua mengenali diri nya.
"Ah? Tadi Lu terpilih menjadi ketua osis juga? Tadi gua baca pemilihan ketua osis yang di tempel koridor sekolah, Gua juga terpilih menjadi ketua osis" Timpal Fadli.
Kepala sekolah pun melakukan siaran menggunakan mikrofon. Kepala sekolah berkata yang terpilih menjadi ketua osis tadi segera menuju ke ruang osis.
Fadli, Aulin, dan Zein yang mendengar ucapan kepala sekolah pun segera menuju ke ruang osis.
Semua ketua osis pun sudah berkumpul semua. Tinggal Aulin, Fadli, dan Zein yang belum datang. Setelah Aulin, Fadli, dan Zein sampai di ruang osis. Banyak pasang mata yang tertuju pada mereka bertiga.
"Tumben telat bro?" Tanya Megumi pada Fadli, dan Zein.
"Oh tadi gua sama Fadli ngobrol bentar ma Aulin"
"Sudah sudah, Jadi tujuan saya mengumpulkan kalian semua di sini, Hanya ingin memberitahu kan, Kalau di sekolah SMA Bimantara ini akan membangun atau membuat Asrama. Jadi mungkin membutuhkan biaya yang sangat tinggi, Jadi saya harap kalian akan membagi kan uang kalian, Tidak banyak kok, Hanya 2 Juta perorang" Ucap Kepala sekolah tersebut.
Denis pun segera mengeluarkan uang sebesar 2 juta seperti kepala sekolah bilang, Lalu di susul dengan Kanaya yang mengeluarkan uang sebesar 2 Juta. Dan mereka masing masing mengeluarkan uang sebesar 2 juta yang di katakan kepala sekolah tadi.
"Terima kasih atas uang kalian, semoga bermanfaat untuk membuat Asrama kelak nanti"
Semua yang ada di ruang osis pun mengangguk mengiyakan perkataan kepala sekolah.
"Oh ya satu lagi, Sekolah kita di ajak untuk ikut lomba olimpiade, adakah dari kalian yang akan mewakili sekolah kita?" Tanya kepala sekolah pada semua orang yang berada di ruang osis tersebut.
"Anu maaf pak, Olimpiade yang akan di ikuti Yaitu Olimpiade apa?" Tanya Rayyan. yang membuat semua orang menoleh pada nya. Rayyan yang merasa di perlihatkan hanya menaikkan satu alis.
"Ah.. Olimpiade yang akan di ikuti yaitu Olimpiade Fisika" Timpal Kepala sekolah.
"Saya ikut" Ucap Aulin secara tiba tiba dan mengangkat tangan nya.
Semua orang yang melihat Aulin mengangkat tangan nya pun terlonjak kaget.
"Saya juga ikut" yang di susul Fadli sembari mengangkat tangan nya.
"Saya ingin ikut" Cakra pun menyusul kedua nya.
"Saya" yang ke empat di susul oleh Lyaa.
Ken yang menatap sang adik dan tidak percaya akan keputusan yang Lyaa Ambil pun mengernyitkan dahi. Lyaa yang menatap balik sang kakak hanya mengasih kode 'percaya kan semua nya padaku'.
Ken yang mengerti kode dari sang adik pun hanya bisa menghela nafas.
"Baiklah, Aulin Seijuro, Fadlina Mukhlisin, Cakra Dewantara, dan Lyaa Kyuga akan mengikuti Lomba olimpiade besok" Ucap Sang kepala sekolah.
__ADS_1
Bersambung__