
Beruntung Jonathan tidak curiga pada Stela, entah apa yang akan terjadi jika laki-laki itu tahu bahwa gadis yang ada di pelukannya saat ini itu bukanlah Maya yang asli melainkan Stela.
###
Beberapa waktu kemudian Telah dan Jonathan meninggalkan Kasino tersebut untuk kembali ke rumah mewah Jonathan. Namun, baru setengah jalan Stela kembali memikirkan hubungan antara keluarga Maua dengan keluarga aJonathan di masa lalu.
"Hmm Tuan, boleh aku bertanya sesuatu kepadamu?. " Ujar Stela memecah keheningan di antara mereka berdua.
Jonathan yang sedang fokus menyetir mobil, hanya mengangguk.
"Apapun itu, tanyakan saja. " Ujar Jonathan kemudian.
"Ah aku penasaran hubungan antara kau dan keluargaku diasa lalu seperti apa? Dan kenapa di poto itu kau dan orang tuaku nampak sangat akrab padahal usia kalian yeroaut cukup jauh. " Ujar Stela.
"Oh itu karena dulu kami membangun bisnis bersama dan ayahmu orang yang cukup terpandang di kota ini, jadi aku yang masih sangat muda waktu itu banyak menyerap ilmu darinya, tapi sayangnya beberapa tahun kemudian peristiwa naas itu terjadi..... "
Jonathan menghentikan ucapannya, melirik sebentar ke arah Stela.
__ADS_1
"Peristiwa naas?. " Tanya Stela penasaran.
"Aku pikir kau sudah mendengar tentang peristiwa yang membuat orang tuamu meninggal, aku sebenarnya tidak ingin membahas ini lebih lanjut kondisimu sepertinya juga belum terlalu baik Maya, bagaimana kalau kita pergi ke dokter terlebih dahulu sebelum pulang?. " Tutur Jonathan mengalihkan pembicaraan.
Stela mengernyitkan wajahnya, merasa aneh dengan penuturan Jonathan yang langsung membahas hal lain yang tidak berkaitan dengan kematian orang tua Maya, padahal Stela ingin tahu lebih banyak informasi terkait penyebab meninggalnya orang tua Maya.
"Eh tapi... "
Ucapan Stela langsung di potong oleh Jonathan.
Tingkah aneh Jonathan yangseoertinya tidak ingin membahas lebih jauh tentang orang tua Maya membuat Stela justru semakin penasaran dan menimbulkan rasa curiga kepada laki-laki itu.
Apalagi mengingat ucapan Diana yang mengatakan agar Stela tidak boleh mempercayai siapapun di kota ini termasuk Jonathan, suami Maya saat ini sekaligus ayah dari Diana.
Stela hanya diam saja saat Jonathan mulai membelokkan mobilnya, Stela memperhatikan setiap jalan yang mereka lalui.
Di sisi kanan kiri jalan ada pohon-pohon besar, tidak ada banyak rumah yang mereka lewati namun satu hal yang pasti jalanan itu sangat sepi.
__ADS_1
Tidak lama kemudian mereka berdua berhenti di depan sebuah rumah dua lantai dan di depan rumah itu ada sebuah papan petunjuk bertuliskan Dr. Brian.
"Kita sudah sampai. " Ujar Jonathan memebeloklan mobilnya ke dalam halaman rumah dua lantai itu.
Setelah memarkirkan mobilnya, Jonathan dengan cepat turun dari mobil dan berlari ke sisi tempat duduk Stela.
"Ayo turun. " Ujar Jonathan mempersilahkan Stela turun setelah membantu gadis itu membukakan pintu mobil.
Stela meraih tangan Jonathan lalu turun dari mobil, sedetik kemudian seorang laki-laki yang beberapa hari lalu memeriksa keadaan Stela keluar dari pintu rumah dua lantai itu.
"Tuan Jonathan... " Sapa dokter itu.
"Hai dokter, maaf mengganggumu aku datang bersama istriku untuk memeriksakan keadaannya lagi." Balas Jonathan.
Stela dan Jonathan kemudian di persilahkan untuk masuk ke dalam rumah tersebut lalu mereka duduk di atas sofa. Rumah dokter Brian biasa saja, seperti rumah orang-orang kelas menengah pada umumnya.
Bersambung...
__ADS_1