Transmigrasi Ke Tubuh Maya

Transmigrasi Ke Tubuh Maya
Chapter 9 : Hari Pernikahan


__ADS_3

Episode sebelumnya...


"Ah apa-apaan. " Stela baru saja akan mengomelmengomel namun langsung terdiam setelah melihat siapa orang yang menariknya


###


Happy Reading and Enjoy Guys.


Stela memperhatikan ruangan itu sangat sepi hanya ada satu Televisi dan sofa berukuran besar.


"Maya." Panggil seseorang yang tadi menarik tangan Stela.


"K-kau Diana?. " Tanya Stela memastikan.


Gadis yang berada di depan Stela saat ini itu kemudian mengangguk.


Mereka berdua kemudian saling beratatapan.


"Kau seharusnya tidak ada disini. " Ujar Diana.


"Maksudmu?. " Stela tidak mengerti.


"Ku pikir kau ingin pergi meninggalkan kota ini sejauh mungkin bersama Pras tapi kenapa kau kembali lagi kesini?. " Cecar Diana.

__ADS_1


"A-aku... "


"Aku sangat membencimu. " Tegas Diana kemudian pergi meninggalkan Stela di ruangan itu.


Stela hanya diam, tidak tau harus melakukan apa. Ia juga sama sekali tidak mengerti apa yang Diana maksud kembali kesini? Apakah gadis bernama Maya ini juga mencoba melarikan diri dari Jonathan? Tapi kenapa gadis ini kembali?.


Stela duduk di sofa yang ada di ruangan itu dan memikirkan kembali ucapan Diana barusan, wajar saja jika gadis itu akan sangat membencinya karena besok ayahnya akan menikahi Maya, sahabatnya sendiri. Gadis yang tubuhnya sedang Stela temoati saat ini.


"Maya?. " Panggil suara seorang laki-laki. Stela menengok ke adalah suara itu.


"Tuan?. "


"Apa yang kau lakukan disini?. " Tanya Jonathan.


"Ah apa yang dia katakan padamu? Sebaiknya kau tidak usah terlalu banyak berbicara dengan gadis nakal itu, aku akan memarahinya jika ia berani menyentuhmu sekali lagi, bahkan aku akan mengusirnya dari rumah ini. " Omel Jonathan.


"Ah tidak usah, aku tidak apa-apa lebih kita fokus saja ke acara pernikahan besok. " Jawab Stela memegang tangan Jonathan mengajaknya untuk keluar dari ruangan tersebut.


###


"Maya, kau terlihat sangat cantik mengenakan gaun itu. " Ujar Jonathan memperhatikan Maya dari ujung kaki hingga rambut.


"Tentu saja. " Jawab Stela dengan penuh percaya diri, memutar-mutar tubuhnya di depan cermin. Entah mengapa ia merasa sedikit degdegan juga mengingat hari esok.

__ADS_1


Jonathan memeluk Stela dari belakang, namun gadis itu merasa kurang nyaman dan segera melepas pelukan Jonathan.


"Maaf tuan. " Stela menghindari Jonathan.


"Ah, tidak apa-apa. " Ujar Jonathan merasa sedikit kecewa karena gadis itu menolaknya.


Sejak mengetahui jika gadis yang akan dinikahinya esok hari itu lupa ingatan Jonathan jadi merasa ada banyak hal yang berbeda dari Maya, gadis yang biasanya penurut itu kini sudah tidak sama lagi.


Jonathan merasa orang yang berada di hadapannya saat ini itu adalah orang yang sangat berbeda, meskipun begitu Jonathan yang sudah terlanjur jatuh cinta kepada sosok Maya tidak berpikir banyak, asalkan ia bisa memiliki Maya seutuhnya apapun akan ia lakukan, termasuk membelinya di rumah bordil Nyonya Berlin dengan harga yang sangat mahal.


###


Hari pernikahan berlangsung dengan cukup sederhana, hanya di hadiri oleh orang-orang terdekat dari Jonathan saja, kecuali Diana gadis itu tidak pernah terlihat lagi sejak kemarin.


Diana bagaikan hilang di telan Bumi, Stela bahkan tidak pernah melihat gadis itu lagi setelah berbicara empat mata dengannya kemarin.


Disisi lain Stela tidak ingin terlalu memperdulikan hal itu, hari ini adalah hari pernikahannya, dirinya harus terlihat bahagia.


Meskipun Stela sendiri tidak tahu bagaimana perasaan gadis bernama Maya itu kepada Tuan Jonathan. Namun, yang Stela pikirkan saat ini adalah keselamatan dirinya sendiri.


Bersambung....


Duhhh, ini novel hampir hiatus karena kehabisan ide, tapi setelah bersemedi berminggu-minggu ya udahlah coba ngembangin imajinasi lagi. Hehehe

__ADS_1


__ADS_2