Transmigrasi Ke Tubuh Maya

Transmigrasi Ke Tubuh Maya
Chapter 5 : Mengumpulkan Informasi


__ADS_3

Episode sebelumnya..


Untuk pergi ke Bar tersebut Stela mengendarai mobil dan ia melewati jalan pintas menuju ke Bar xxx itu hingga terjadi kejadian yang entah bagaimana membuatnya terbangun di tubuh gadis bernama Maya ini.


###


"Bagaimana kau bisa tau jika aku berada di tempat laki-laki bernama Pras itu Tuan Jon?. " Tanya Stela penasaran.


"Oh itu, aku mendapatkan laporan dari anak buahku jika ada seorang gadis yang melihatmu di bawa oleh Pras, setelah mendengar itu anak buahku langsung mancarimu dan benar saja ternyata kau di sembunyikan lagi di rumah laki-laki brengsek itu. " Jonathan terlihat sangat kesal memikirkan Pras.


"Apa maksudnya aku di sembunyikan oleh laki-laki itu?. " Stela mencoba mencari tahu tentang Maya lebih dalam lagi.


Untungnya Jonathan menyangka bahwa gadis yang tubuhnya sedang di tempati oleh Stela ini sedang mengalami lupa ingatan akibat benturan yang cukup keras itu.


"Dia sering memesan mu di rumah bordil itu dan sering membawami ke tempatnya untuk di sembunyikan agar kau tidak bisa dimiliki oleh orang lain, itulah sebabnya mengapa aku ingin menikahimu agar kau bisa bebas dari tempat itu. "


"Rumah bordil?. " Batin Stela semakin penasaran.


"Memangnya dimana pertama kali aku bertemu dengan dirimu Tuan Jon?. "


"Kita bertemu dua tahun yang lalu saat umurmu masih 18 tahun, namun setelah keluargamu meninggal karena habis di bantai oleh kelompok yang tidak di kenal, akhirnya kau di ambil oleh pemilihan rumah bordil itu dan di pekerjakan disana. " Jelas Jonathan.


Stela merasa terharu mendengar penjelasan Jonathan barusan, ternyata hidup gadis ini sungguh setragis itu.


"Lalu bagaimana aku bisa bertemu dengan Pras?. " Tanya Stela lagi, Stelah masih memiliki segudang pertanyaan kepada Jonathan.


"Aku tidak terlalu tau bagaimana kalian bisa bertemu namun yang aku dengar dari ceritamu, kau selalu ingin membalas dendam kepada seseorang yang membantai keluargamu, namun kau tidak pernah menyebutkan namanya, hingga suatu hari pemuda bernama Pras itu datang ke kota ini dan kalian mulai dekat. " Jonathan menjawab seluruh pertanyaan Stela.


"Aku punya satu pertanyaan lagi, kemarin aku bertemu dengan seorang gadis yang katanya aku sering pergi ke tempatnya jika sedang tidak punya tempat untuk pulang, kemarin dia berkata kepadaku bahwa dia menyangka aku akan menikah dengan laki-laki bernama Pras dan bukannya denganmu. "


"Ah mungkin itu Luna, gadis yang melihatmu di culik oleh Pras kemarin, kau tidak usah terlalu memikirkannya, dia memang seperti itu orangnya senang sekali bergosip dan selalu iri kepadamu karena bisa bergaul dengan orang-orang kaya. " Ujar Jonathan seperti sedang mencoba menutupi sesuatu.


"Oh Luna. " Lirih Stela.

__ADS_1


Stela hanya mengangguk-anggukkan kepalanya, namun tetap saja ia masih merasa curiga kepada Jonathan.


"Kalau begitu aku akan berangkat bekerja dan akan menjemputmu sore nanti untuk melihat rumah yang akan kita tempati setelah menikah. "


Steka yang mendengar itu ingin memastikan satu hal lagi kepada Jonathan.


"Tuan Jon?. " Panggil Stela.


"Ada apa Maya?. "


"Apakah kau sungguh bos Kasino yang ada di kota ini?. " Stela sudah menyimpan pertanyaannya ini sejak semalam namun karena ia ketiduran jadi tidak sempat menanyakannya.


"Iya, Maya. " Jonathan mengiyakan pertanyaan Stela dan tersenyum lembut kepada gadis itu.


Stela yang melihat itu merasa Jonathan selalu memperlakukan Maya dengan lembut dan baik.


"Hahhhh ada apa sebenarnya dengan gadis ini. " Keluh Stela dalam pikirannya sendiri.


Semakin Stela banyak mengetahui informasi tentang gadis ini, semakin ia tidak tahu apa-apaapa-apa dan tidak mengerti tentangnya.


"Ahh kenapa aku tidak pergi berjalan-jalan saja lagi. " Pikir Stela, ia kemudian melihat penampilannya sekali lagi di depan cermin.


"Uuu cantik sekali. " Stela memuji wajah Maya yang terlihat sangat cantik dan terlihat serasi mengenakan pakaian apapun.


Stela berjalan-jalan di area tempatnya menginap, berharap ia bisa bertemu dengan seseorang yang mengenali tubuh gadis bernama Maya ini.


Stela tidak ingin berjalan ke area yang sepi lagi, takut jika Pras tiba-tiba muncul dan menculiknya lagi, sudah cukup ia merasakan obat bius yang memenuhi seluruh rongga pernafasannya.


"Maya?. " Panggil seseorang, Steka yang sudah terbiasa dengan nama barunya itu kemudian mencari-cari seseorang yang memanggik namanya.


"Hei Maya aku disini. "Stela melihat seorang gadis yang yang umurnya kira-kira hampir sama dengannya.


" Hai?. " Stela balas melambaikan tangannya.

__ADS_1


Gadis itu kemudian berlari ke arah Stela dan langsung memeluknya.


"Aaah aku sangat merindukanmu. " Gadis itu berjingkrak-jingkrak, karena terlalu senang bertemu dengan Stela atau mungkin karena bertemu dengan Maya, nama pemilik tubuh ini.


"Ah maafkan aku, siapa kau?. " Tanya Stela kepada gadis itu.


Ekspresi gadis itu langsung berubah dan sekama-akan tidak percaya.


"Hei, kau dan aku baru satu minggu yang lalu terakhir bertemu, kini kau dengan gampangnya melupakanku mentang-mentang kau sudah di beli oleh bos Kasino itu. "


"Di beli?. " Stela sontak terkejut karena menyangka Jonathan mengeluarkan gadis ini dari rumah bordil itu karena memang akan dinikahi namun ternyata gadis ini keluar dari rumah bordil itu karena di beli oleh laki-laki tersebut.


"Kau sungguh tidak ingat? Kau akan melarikan diri dengan Pras saat tau akan di beli dan dinikahi oleh Bos Kasino itu namun sepertinya pelarian kalian gagal buktinya kau kembali lagi dengan Tuan Jon. " Jelas gadis itu.


"Hah? Aku sungguh tidak mengingat apapun, kecuali namaku sendiri dua hari yang lalu katanya aku sedang berkelahi bersama anak dari Tuan Jon hingga kepalaku terbentur dan mengalami lupa ingatan. " Stela sedikit berakting untuk mengalahkan gadis di depannya ini.


"Sungguh? Kau berkelahi dengan Diana? Gadis itu sungguh jahat padahal selama ini kita selalu melakukan banyak hal bersama, namun takdir dan latar belakang kita saja yang berbeda, mentang-mentang dia anak dari Tuan Jon seenaknya memperlakukanmu dengan kasar. " Oceh gadis yang berada di hadapan Stela saat ini itu.


"Jadi, siapa namamu?. " Tanya Stela lagi.


"Aku Widi, aku tidak menyangka Diana akan melakukan hal seperti itu padamu hingga membuatmu menjadi lupa ingatan seperti ini, oh Maya sungguh malang nasibmu. " Gadis bernama Widi itu kemudian mengecsk kepala Maya lalu memeluk tubuhnya.


"Ah tidak apa-apa, aku merasa sudah lebih baik, dokter juga suda memberiku obat semalam. " Ucap Stela menenangkan Widi.


"Tenang saja, jika nanti aku bertemu dengan Diana aku akan memarahi gadis nakal itu karena sudah membuat gadis malang sepertimu ini harus mengalami cobaan bertubi-tubi. " Widi kembali memeluk tubuhnnya dan sekali lagi stela melepaskan dirinya dari pelukan gadis itu.


"Apakah aku dan Diana dekat sebelum ini?. " Tanya Steka penasaran kenapa Diana bisa jadi membenci Maya padahal kata Widi mereka melakukan banyak hal bersama-sama.


"Tentu saja, kita bersekolah bersama-sama hingga lulus SMA, hingga orang tuamu meninggal dan tahun lalu kau masuk ke dalam rumah bordil terkutuk itu, hingga ayah Diana, Tuan Jon membelimu dari Nyonya Berlin. " Jelas Widi dengan nada suara yang agak di pelankan agar tidak terlalu menyakiti perasaan Maya pemilik tubuh tempat Stela terjebak saat ini, karena menyebut kematian orang tua gadis itu.


Stela yang mendengar itu merasa sudah bisa merangkai sedikit demi sedikit latar belakang gadis bernama Maya ini dan sepertinya Stela tidak boleh terlalu percaya kepada siapapun di tempat ini, terutama Jonathan yang terlihat sangat baik kepadanya.


Bersambung.. .

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca klik, like, vote, subscribe dan tinggalkan komentar kalian yah.


__ADS_2