Travelers System: I Escaped To One Piece

Travelers System: I Escaped To One Piece
Eps.1 Tersambar Petir


__ADS_3

Di sebuah sekolah atau lebih tepatnya di ruang kelas, Seorang bocah laki laki meneriaki teman sebangkunya yang sedang membaca Manga "Oi Zeno sudah waktunya pulang! Kau bisa membaca manga di rumahkan ayo pulang!"


Sementara itu Zeno yang sedang membaca manga menguap "Haaaa~~ Apakah sudah pulang cepat sekali ada apa rupanya?" Melihat ke sekeliling Zeno terkejut karena teman-temannya sudah pada pulang.


"Ibu Desi bilang kalo hari ini itu rapat penting kau gak denger pengumuman pas baris tadi?" Teman Sebangkunya berkata dengan kesal, sementara itu Zeno yang sedang menyusun buku ke tas berkata "Hah? Aku tidak tau! Aku tidak baris tadi, Jadi Leon kenapa kau tidak memberitahuku dari tadi! Jika begitu aku lebih baik menonton anime di hp dibandingkan membaca manga" Zeno menatap Leon dengan tatapan tidak percaya.


"Eh! Wibu Akut, Masih mendingan ku kabari lagipula bagaimana kau bawa hp? bukannya tadi di depan ada pemeriksaan?" Leon berkata dengan marah namun dia terkejut melihat Zeno mengeluarkan HP-nya.


"Hahahah orang bodoh sepertimu tidak akan tau caraku!" Zeno tertawa terbahak-bahak dan mengejek Leon. "Cih Wibu!" Gumam Leon dengan kesal. Keduanya beranjak keluar sekolah dan jalan menuju rumah di karenakan rumah Leon dan Zeno bersebelahan jadi mereka berdua sering pulang bareng.


Sesampainya di rumah Zeno mengetuk pintu dan masuk sambil berkata "Bu Zeno Pulang!!" Ibunya yang ada di dapur tertawa dan berkata "Hahah Baiklah" Dia menganggap budaya yang Zeno jalankan terlalu lucu dan unik.


Kembali ke kamar Zeno langsung membuka komputernya dan mulai menonton Anime lagi, Beberapa jam kemudian ibunya menyuruhnya untuk berbelanja di pasar, Zeno dengan terpaksa harus memberhentikan menonton animenya dan pergi ke pasar untuk berbelanja kebutuhan rumah.


Namun dia membawa Payung untuk berjaga-jaga jika hujan, berbelanja sambil mengenakan headset bluetooth untuk mendengarkan lagu anime, Zeno keliling kesana dan kemari untuk berbelanja apa yang dibutuhkan.


Tiba tiba hujan melanda dikarenakan Zeno membawa Payung dia tidak takut untuk menerobos hujan, kebetulan jalan sedang sepi jadi dia membuka hpnya dan menonton sambil jalan, ilmu baru yang di pelajarinya.


Di tengah perjalanan ibu ibu dan bapak bapak yang ada di halte bus mengingatkan.

__ADS_1


"Nak jangan main Hp saat hujan-hujanan nanti jika tersambar Petir akan bahaya bagimu nak"


Beberapa orang mencoba mengingatkan sementara Zeno menganggap enteng hal itu dan masih menonton hp sambil jalan di tengah Hujan. Tiba tiba tidak jauh dari halte bus itu petir menyambar tubuh Zeno yang membuatnya menguap dsn Seluruh rambutnya tegang.


Lalu dengan kaku Zeno jatuh ketanah tidak sadarkan diri.


Bangun-bangun Zeno melihat ke sekelilingnya dan menemukan dia berada di sebuah tempat.


"Hmm mirip seperti rumahku?" Zeno bingung melihat interior rumah ini lalu melihat banyak orang sedang mendoakan peti mati itu membuatnya terkejut.


"Ya tuhan ada orang meninggal disini aku sungguh tidak sopan! Maafkan aku Tuhan!" Lalu Zeno berdoa "Semoga dirinya diterima dengan tenang disana dan seluruh dosanya diampuni" Selesai berdoa Zeno melihat ke salah satu wanita yang menangisi keras peti mati itu.


Dirinya gemetaran dan berkata "Apakah ini Wibu yang sesungguhnya bahkan saat kematiannya dia tidak melupakan anime favoritnya!" Zeno merasa merinding sebagai seseorang yang dikenal menjadi Wibu Akut dirinya belum pernah berjumpa sama sekali dengan Wibu Sejati.


"Eh Tunggu Apakah itu!! Dxd??? Whaattt!" Zeno sangat terkejut melihat foto ecchi dari anime Dxd. "Apakah ini Wibu tingkat senior?? bahkan di akhir kematiannya dia memberanikan diri memasang foto Waifu!!" Zeno menggelengkan kepalanya dan bergumam dalam hati "Sungguh sebagai seorang bergelar Wibu dihadapan orang ini gelar ku tidak ada apa apanya"


[Ding System Travelers dihidupkan, Hadiah pendatang baru di berikan]


[Ding Pengguna memiliki 1 Tiket Travelers]

__ADS_1


[Apakah ingin menggunakannya?]


"Nannii???" Zeno terkejut melihat penjelasan System yang muncul di otaknya.


"Apakah ini System legendaris!!!" Menatap ke langit Zeno berkata "Akhirnya aku dapet pergi ke dunia anime yang kuinginkan selama ini!"


"Gunakan gunakan cepat cepat!" Zeno sangat tidak sabar bahkan langsung menggunakannya tanpa mempertanyakan fungsi System tersebut.


[Menggunakan Tiket Travelers! Memulai perjalanan ke dunia yang lain dalam kategori Anime]


"Yeee Uhuuii Akhirnya Dunia Highschool Dxd Kuuuu" Pada saat kesenangan yang berlebihan. ini membuat Zeno tidak sadar akan dunia yang akan di masuki serta peringatan dari System.


[Ding dunia berikutnya adalah Naruto]


[Ding mengingatkan karena tidak memiliki tubuh fisik jadi pemindahan kali ini akan membuat pengguna akan di lahirkan kembali menjadi bayi]


[Peringatan: Dunia Naruto saat ini memasuki Alur Waktu 10 tahun sebelum perang Shinobi ketiga dimulai. Ding peringatan Dunia Naruto sangat berbahaya apalagi saat masa perang bisa bisa anda menjadi umpan meriam.]


Setelah pemindahan dunia ke Naruto selesai, Di suatu desa atau lebih tepatnya rumah sakit yang ada di desa, seorang wanita dengan lembut memegang anak disampingnya yang tengah tertidur.

__ADS_1


Sementara Pria Tangguh itu tersenyum bahagia juga merasa sedikit sedih, dikarenakan sebagai ninja dia merasakan kalau Perang Dunia Shinobi ketiga akan dimulai tidak akan lama lagi.


__ADS_2