
"Cih" Anggota baru lainnya mendecakan lidahnya dan memandang Zeno dengan tatapan tidak puas..
Mihar dan lainnya langsung bergegas menyesuaikan posisi mereka, mereka mengelilingi Zeno dan mengeluarkan senjata masing-masing yang di kuasai oleh mereka..
Mihar memegang senapan laras panjang..
Aggie 68 menggunakan senjata Laras pendek dengan lengan yang dimodifikasi..
Ducky Bree menggunakan pedang panjang di sampingnya.
Ganryu yang terlihat besar dengan tangan panjang memakai perisai dengan pola yang aneh juga pisau pendek besar.
Keempatnya mengelilingi Zeno, salah satu dari keempatnya berkata yang tidak lain adalah Aggie 68 hanya dia yang berani dan percaya diri saat menghadapi Zeno.
"Hahhah kau terlalu sombong! Jika kau mengalahkan kami satu persatu mungkin kami akan kalah tapi jika kami berempat bersama, Hahaha tidak ada harapan kalah untuk kalah" memegang revolver dan mengarahkan ke otak Zeno, Aggie tersenyum.
"Oh begitu kah" Zeno yang di tengah tersenyum. Dia tidak mengeluarkan kunai untuk bertanding dengan Kru-nya lagipula dia juga tidak ingin menyakiti anggota baru yang berpotensi kedepannya dibandingkan kru lama.
Di hadapkan dengan situasi yang jelas jelas merugikannya, Zeno tidak merasa panik sekalipun, dia mengamati musuhnya dalam diam.
Kali ini aura tak terlihat muncul namun bukan Haoshoku Haki tapi sebuah aura yang sering dimiliki banyak orang.. Aura Pembunuh.. Hanya mereka yang pernah membunuh apapun itu makhluk hidup kecuali tumbuhan yang memiliki Aura Ini.
Tentu saja aura ini sudah seperti aura biasa dalam bajak laut, angkatan laut ataupun beberapa orang yang pernah mengambil kehidupan orang lain di tangannya. Namun untuk beberapa orang lemah dan orang biasa, kadang akan ketakutan merasakannya..
Munculnya Aura Pembunuh Zeno tidak terlalu berpengaruh oleh mereka berempat. "Hmm Ujian pertama selesai! Ujian berikutnya adalah pertarungan" Batin Zeno sambil menatap gerak anggota lainnya yang terampil dalam menguasai senjatanya sendiri.
Aggie 68 tidak tahan dia menembakkan revolver kearah Zeno, Peluru revolver itu menembus tubuh Zeno namun alih alih darah yang memuncrat, melainkan air yang secara bertahap terlahir kembali.
Pandangan yang mengerikan ini mengejutkan orang-orang di sekitarnya, lagipula tubuh Air Zeno setara dengan pengguna buah iblis Logia, tapi yang mereka tidak ketahui pertarungan mereka dilihat oleh sosok di tempat pengawas yang berada pada tiang tengah kapal.
__ADS_1
Hanya Ace yang mengetahuinya maka dari itu Ace tidak terlalu khawatir Zeno kenapa-napa. Zeno yang ada di kapal melihat kearah telapak tangannya yang seperti sebuah boneka energi bewarna biru.
Boneka Energi itu terlihat jelas tiba tiba kepalanya seperti di tembus sebuah peluru, Zeno segera memulihkannya dan mengontrolnya untuk bergerak.
Ilmu ini dia pelajari saat bereksperimen dengan kontrol chakranya sendiri, Zeno sedikit menebak mungkin kontrol chakranya yang sangat baik itu adalah bakatnya sejak dia berpindah ke dunia Naruto cuma dia mungkin tidak mengetahuinya..
Dengan bakat seperti itu Zeno hampir sama dengan hokage kedua di Konoha yakni, Tobirama Senju yang memiliki kecerdasan dan kontrol chakra pada tingkat mengerikan untuk membuat beberapa Ninjutsu.
Teknik ini dinamai Zeno adalah
Pengendali Clon Tingkat C. Zeno juga yang memutuskan tingkat Clon ini karena kedepannya mungkin masih memiliki perkembangan yang lebih lagi dan juga mungkin sampai Tingkat S jika digabungkan dengan beberapa Ninjutsu.
(Nama teknik diganti ke bahasa indo aja biar lebih enak dibaca dan ditulis serta di mengerti)
Kontrol Chakra Zeno meningkat drastis saat dia bertemu dengan Choumei. Dia sendiri tidak mengerti bagaimana hal ini terjadi tapi Zeno memutuskan untuk bertanya dengan Choumei nanti.
Sementara di dek tempat mereka bertanding..
Mendengar ini Aggie 68 menggertakkan giginya dengan kesal "Persetan dengan Logia atau Apa itu dihadapkan Gatling Beats tidak ada yang tidak bisa mati" Aggie 68 mengangkat tangannya dan siap menghantam Zeno, Melihat ini Zeno sedikit menyipitkan matanya "Ya kau harus dikalahkan terlebih dahulu" Sambil berkata Zeno juga bergerak dengan kecepatan yang sangat cepat, tak berselang lama dia datang ke depan Aggie, Zeno menampar wajah Aggie 68 dengan kecepatan yang sangat namun bukan Aggie yang terpental melainkan telapak tangan Zeno seperti air yang memencar mengenai.
Setelah itu dia mengembalikan tangannya seperti semula dan berdiri di depan Aggie 68 yang menatapnya dengan tatapan bingung, tidak hanya Aggie 68 tapi beberapa orang di sekitarnya termasuk Ace dan Anggota baru.
"Hahah apakah hanya ini?" Aggie 68 tertawa dengan sombong melihat Zeno. Dia ingin mengangkat tangannya tapi tubuhnya tidak bisa bergerak.
"Tunggu kenapa tubuhku tidak bisa bergerak! Apa yang kau lakukan!" Aggie 68 menatap Zeno dengan tatapan ketakutan.
"Aku hanya menahan aliran peredaran di otak mu yang menyalurkan perintah ke seluruh tubuh untuk sementara" Zeno berkata dengan kosong seperti apapun tidak terjadi, dia melihat Aggie 68 dan berkata lagi dengan sedikit kata sanjungan di kata-katanya "Ya kau cukup kuat untuk bisa sadar akan waktu yang lama! Jika itu orang biasa sudah di pastikan akan pingsan selama 2 detik"
"Mungkin beberapa detik lagi kau" Sebelum Zeno sempat menyambungkan kata-katanya, Tubuh besar Aggie 68 roboh ketanah dengan suara gedebuk yang keras. Lalu tidak selang beberapa lama sebuah air keluar dari telinganya dan menghilang diserap kayu kapal.
__ADS_1
"Oh sudah tumbang!" Ucap Zeno tanpa ekspresi lalu dia berbalik dan menatap Anggota Baru yang tersisa "Baiklah selanjutnya tinggal kalian"..
Pertandingan mereka tidak lebih dari latihan pertarungan biasa, contohnya melawan Ducky Bree, Zeno sengaja membuat dirinya lincah agar Ducky Bree tidak mudah memotongnya dan melatih ilmu pedangnya sementara dalam pertarungan..
Melawan Mihar, Zeno juga menguji akurasi Mihar yang cukup baik walaupun tidak sebagus Usop atau Yasop atau bahkan penembak jitu dari Blackbread Pirate yang sekarang masih belum terbentuk.
Selain itu untuk Ganryu, Zeno tidak tahu harus berbuat apa karena efektivitas pertarungan tidak terlalu tinggi bahkan jika dijadikan pertahanan dia tidak terlalu berguna dengan perisai kecilnya itu jadi Zeno menjatuhkannya sama seperti Aggie 68 karena tidak ingin mendengar pria aneh ini terus menerus berteriak.
Pertarungan mereka berlangsung lama hingga kedua orang yakni Ducky Bree dan Mihar kehabisan energi..
"Apakah ini kekuatan Wakil Kapten kita?" Mihar terduduk di tanah dan berkata sambil terengah-engah.
Sementara Ducky Bree yang biasanya tidak berbicara dan selalu berdiam diri berkata "Aku tahu monster ini tidak bisa kita lawan" dirinya juga terlihat sangat kelelahan dan terengah-engah seperti mihar.
"Ya kalian Setengah Benar dan Setengah Salah" Zeno yang turun dari tempat pengawas ke dek berkata sambil berjalan dengan santai mengejutkan semua orang.
"Hah?" Banyak mata tertuju kepada Zeno yang kedua.
"Ya kalian benar kalau kalian tidak bisa mengalahkan ku" Zeno tersenyum tanpa bersalah dilihat dari pakaiannya tidak ada jejak pertempuran sedikitpun bahkan setetes keringat tidak mengalir. "Dan kalian salah karena yang kalian lawan itu bukan aku melainkan klonku" Zeno menunjuk ke klon air tidak jauh dari tempatnya yang kondisinya terlihat tidak memiliki luka walaupun pakaiannya robek-robek.
Dengan jentikan jari agar terlihat keren hehe, Klon itu pecah menjadi air membasahi dek kapal. Sementara di mata semua orang menatap Zeno dengan tatapan terkejut namun hanya Ace yang tertawa sambil berkata "Hahahah Zeno kekuatanmu telah tumbuh menjadi lebih unik lagi! Kau memang seorang ninja ya"
Zeno mengabaikan Ace yang selalu mengejeknya dan menatap Mihar serta Ducky Bree yang sedang terduduk di dek "Nanti malam datang ke ruang pertemuan! Oh iya kedua orang bodoh ini juga dibawa" Berkata dengan serius lalu berbalik mengambil gelas dengan penuh sake dan berkata "Apa yang kalian tunggu ayo adakan pesta" Dengan senyum lebar Zeno membangkitkan semangat para anggota dan Ace juga tersenyum lebar.
"Hahahahsh"
Terdengar kebahagiaan dari kapal bajak laut Spade, Ehem Kapal Curian dari angkatan laut lebih tepatnya..
Pertempuran hari ini mengajarkan Zeno banyak pengalaman baru yang dia simpulkan menjadi satu, Walaupun kapasitas chakranya terbatas, dan juga dia tidak memiliki banyak kekuatan dalam fisik tapi dengan akal dan kontrol yang tepat dapat dengan mudah menjatuhkan lawan yang memiliki kekuatan beberapa kali lebih kuat darinya.
__ADS_1
Zeno sebenarnya yakin jika dia berada dalam situasi sebelumnya, kecuali dia hanya mengeluarkan jurus Seribu Jarum Air Terbang (Sensatsu Suishou). Untuk membunuh mereka tidak ada yang bisa dia lakukan apalagi menghindari peluru jadi kemampuan barunya ini sangat berguna untuk musuh musuh yang lebih kuat dan juga memiliki keunggulan mutlak yaitu tidak terkalahkan kecuali musuhnya menguasai Haki Pengerasan (Busoshoku Haki).