Travelers System: I Escaped To One Piece

Travelers System: I Escaped To One Piece
Eps.18 Konoha


__ADS_3

Setelah pertempuran melawan Jonin, Buru-buru pergi ke bawah air terjun, Di bawah air terjun ini merupakan Goa yang cukup besar untuk dia dan Choumei.


Setelah masuk ke dalam Goa, Zeno melihat Choumei sedang menunggunya dan berkata "Choumei bagaimana? Apakah kau mau ikut denganku? Berpetualang?" Mendengar hal ini Choumei sedikit ragu, dia mengamati senyum tulus Zeno dan berkata "Untuk kamu bisa menjadi Jinchuriki sempurna itu tidak membutuhkan segel namun dengan kekuatan fisikmu Zeno, Fisikmu tidak dapat menahan beban timbal baliknya.


"Hah? Jadi aku memerlukan teknik segel agar meringankan beban! Aku benar benar lemah?" Zeno menggenggam tangannya dan berkata dengan nada menyesal. Melihat hal ini Choumei tidak tahu harus berkata apa!.


"Nah! Aku punya Ide!" Zeno tersenyum dan memandang Choumei dengan tatapan senang.


"Ide apa?" Choumei yang melihat Zeno kesenangan tidak bisa untuk tidak bertanya.


"Choumei tunggu disini sebentar yah" Zeno berbalik dan berlari dengan cepat kembali ke desa Konoha, Dengan kecepatan dan kekuatannya saat ini hanya butuh waktu sekitar 3 jam-an untuk sampai ke desa Konoha.


Di gerbang Desa Konoha, Zeno tidak masuk terlalu dekat, dia berdiri di hutan depannya, Kalau dia masuk sekarang dia akan di tuduh sebagai mata-mata dari desa Ninja lain jadi Zeno mencoba menggunakan Teknik Pengganti yang memiliki banyak kegunaan.


Zeno mencoba mengingat-ingat pot bunga di depan rumahnya, dari bentuknya hingga bagian terkecil seperti pasir sekalipun.


Setelah itu Zeno mengaktifkan Teknik Pengganti dan blusshh, di tempat Zeno tadi berada digantikan dengan sebuah pot sementara di suatu tempat di Konoha.


Pot Bunga yang kosong tiba-tiba menghilang dan digantikan oleh seseorang, untungnya jalan di depan rumah Zeno sepi dan jarang penduduk karena rumahnya di bagian sudut desa yang jarang di kunjungi.


Setelah menggunakan Teknik Pengganti yang dia kembangkan sampai seperti Hiraishin. Zeno melihat kembali rumah lamanya, matanya sedikit bernostalgia dengan keadaan rumahnya.


Walaupun sekarang dirumahnya tidak ada siapa-siapa, Zeno ingin masuk namun dia menahan hal itu "Ayolah! Aku tidak ingin di kejar banyak Ninja karena perkara menghilang" Batin Zeno menahan keinginannya.


Berjalan-jalan di Konoha, Zeno merasa di awasi namun dia tidak memperdulikannya dan berkeliling untuk mencoba kuliner di Konoha, serta beberapa baju modis di Konoha, Para Ninja di kegelapan mau tidak mau berkata.

__ADS_1


Ninja A: "Siapa dia? Chakranya setingkat Jonin! Apakah dia mata-mata dari desa lain?"


Ninja B: "Aku tidak tahu! Kalau dia mata-mata dari desa lain mungkin sulit memasuki Konoha yang memiliki ninja persepsi yang ketat dan pemeriksaan yang ketat"


Ninja C: "Lebih baik kita periksa terlebih dahulu"


Zeno yang memegang Cumi-cumi bakar di tangannya melihat Konoha dengan tatapan senang, "Wah makanan ini sangat enak" Zeno bergumam dengan mulut penuh minyak.


Zeno berhenti karena ada Polisi Konoha! Yah tidak lain adalah Uchiha, Ninja Uchiha ini memberhentikannya dan berkata "Siapa kamu? Mengapa Chakramu setingkat Jonin? Apa yang kau ingin lakukan didesa?" Satu nafas tiga pertanyaan,


Zeno mau tidak mau kagum dengannya dan berkata "Aku Shiranui Zeno, Aku dari klan Shiranui di suatu desa kecil dari Tanah Api, Klan kami memiliki kekuatan aneh yakni chakra akan setingkat Jonin pada awal kami lahir dan tidak bisa di tingkatkan lagi, Sedangkan untuk apa aku didesa! Aku hanya ingin mencoba makanan di setiap daerah! Semalam aku pergi ke Desa Hujan dan menikmati makanannya, Sebelumnya Iwagakure, Sunagakure, Kumogakure, Selanjutnya yang ingin ku tuju adalah Kirigakure dan beberapa negara di dekatnya karena Jalan lewat Kirigakure dekat dengan Konohagakure, Aku mampir selama seminggu untuk menikmati makanan di desa dan tempat tempat unik. Konoha menerima wisatawan asing kan?"


Mendengar pernyataan Zeno yang sangat panjang, mereka tidak pusing seperti di dunia One Piece tapi memikirkan dengan dalam arti kata-katanya dan setelah merasa tidak ada yang salah "Tidak ada masalah dengan ini! Kau bebas berada di Konoha! Konoha menerima wisatawan asing" Setelah mengatakan ini mereka menghilang dan Zeno dapat melanjutkan tur nya di Konoha.


"Aku harus kemana yah?" Zeno merasa sangat bingung karena dia melihat Konoha tidak seperti dulu namun sepertinya waktu terlewati 1 tahun yang membuatnya sedikit bertanya-tanya. Namun Zeno memikirkannya namun dia tidak mendapatkan jawabannya.


Membayarnya terlebih dahulu Zeno tidak kekurangan uang karena sebelumnya dia bertemu dengan bandit di tengah perjalanan dan mencuri semua harta bandit itu untuk ditukarkan menjadi Tael.


Masuk ke dalam pemandian, Zeno melepaskan perlahan sarung putih yang ada di pinggangnya dan berendam sambil menikmati hangatnya air panas, membuat darahnya bergejolak hebat seakan Es yang di cairkan.


"Indahnya hidup ini!" Zeno juga mendengar suara perempuan di samping tempatnya yang merupakan ruangan lain. Dari suara perempuan itu Zeno mengetahui identitas mereka.


Kurenai Yuhi, Yugao Uzuki dan beberapa gadis lainnya..


Zeno menikmati hidup ini dengan beberapa suara gadis yang memanjakan telinga, Tak selang beberapa lama dia tertidur sejenak.

__ADS_1


"Zeno!! , Zenoo!!" Zeno terbangun karena ada seseorang memanggil namanya, namun melihat ke sekeliling, dia tidak dapat menemukan apa apa.


"Siapa yang memanggilku? Argh" Zeno merasa dirinya keram dan ingin mengganti posisi berendam nya. Untuk suara yang tadi memanggilnya Zeno berharap itu cuma mimpi.


Sambil berendam, Zeno juga penasaran apa yang di lakukan Ace di dunia One Piece..


Di lautan yang luas, Sebuah kapal dengan bendera bajak laut Spade muncul, Kapal ini adalah Kapal Curian Milik Ace, Sementara di kejauhan beberapa kapal mengepung mereka. Kapal yang mengepung mereka tidak lain adalah Angkatan Laut yang Aktif di paruh pertama Grand Line, Paradise.


Para anggota tidak lagi gugup seperti sebelumnya, mereka berbaris rapi sesuai divisi mereka, di dek depan kapal, Ace yang sudah bersiap untuk bertarung penuh dengan semangat berapi-api.


Sementara Zero, Menutup buku yang dibacanya dan menatap Angkatan Laut di depan dengan tatapan kosong sambil berkata "Oh apakah ini angkatan laut yang terakhir kali mengejar kita?" Tanya Zero sementara kapten dari keempat divisi sudah siap untuk bertempur.


"Sepertinya iya lihat ada perempuan yang suka sama kapten kita di kapal mereka!" Mendengar jawaban salah satu Kru, wajah Ace mau tidak mau menghitam, "Hei apa yang kau bicarakan?" Ace menyipit tajam kearah kru tersebut yang membuatnya ketakutan.


"Hahahah Ace Kau tidak perlu mengingkarinya, Soalnya semalam aku melihat jelas kau dan dia sedang berduaan di reruntuhan kapal." Zero menepuk punggung Ace dan berkata "Ayolah Ace! Isuka itu sangat cantik loh, Lihat postur tubuhnya! Kau mungkin bisa bermain beberapa kali dengannya"


"Sialan kalian semua!" Ace marah mendengar ini, "Baiklah-baiklah seperti terakhir kali! Ayo serang mereka dan keempat kapten divisi! Kalian hanya perlu menjaga kapal dari serangan angkatan laut! Siappp!!??" Zero berbalik dan berteriak kepada mereka, Semuanya secara serempak menjawab "Siap!".


"Baiklah Ace ini putaran ke tiga kalinya! Kali ini apa yang akan mereka bawa? Laksamana muda? atau apa? Tapi jatahmu tetap melawan Isuka dan aku melawan Laksamana Muda ini" Zero menjelaskan peraturannya kepada Ace yang membuat Ace sedikit tidak senang.


"Mengapa aku selalu harus menahan perempuan ini!" Gumam Ace namun di lanjutkan oleh Zero "Pacarmu lebih tepatnya kan" Setelah mengatakan ini, Zero berenang ke laut dan Ace terbang di udara, "Cih,Mengapa aku harus dia lagi! Aku sangat kesal mendengar kecerewetan nya" Ace memandang Isuka dari kejauhan.


Mereka berdua menuju kapal angkatan laut dengan kecepatan tercepat, Ace yang di langit membuat ruang di sekitarnya terdistorsi oleh panasnya dan seperti roket menuju ke mereka.


Zero yang di bawah air seperti rudal bawah air yang memiliki kecepatan mengerikan untuk di lihat, Kecepatannya saja membuat air laut di sekitarnya terbang ke samping seperti membelah jalan.

__ADS_1


"Kedua orang gila ini?" Isuka mau tidak mau memandang Ace dan Zero dengan tatapan terkejut..


__ADS_2