Travelers System: I Escaped To One Piece

Travelers System: I Escaped To One Piece
Eps.8 Terkenal


__ADS_3

Walaupun Zeno kesulitan melawan Chuunin tingkat rendah namun orang di depannya ini lebih rendah dari Chuunin tingkat rendah ternyata. Tanpa basa basi Zeno langsung menghabiskan musuhnya, dia tidak suka terlalu banyak bicara dengan mayat.


Setelah sepuluh ninja yang ingin merampoknya ini mati Zeno menjarah harta mereka satu persatu hasilnya sedikit baik karena dia mendapatkan Ninjutsu Tipe Api yang tidak dimiliki sebelumnya dan Ninjutsu ini merupakan tipe yang sering di perlihatkan di animenya.


Zeno memandang Gulungan Ninjutsu Katon: Goukakyuu no Jutsu. Sebuah jurus bola api yang dimana jika memasukkan chakra lebih maka Ninjutsu ini menjadi lebih kuat, contohnya Madara; Dia hanya menggunakan Ninjutsu Tingkat C ini setara dengan Tingkat A bahkan S.


"Ya sedikit keberuntungan" Zeno tersenyum sedikit untuk Gulungan Ninjutsu ini Zeno memasukkannya ke Gulungan Ninja beserta kunai dan shuriken. Tak berselang lama tubuh Zeno sepertinya pecah satu persatu dan menghilang dari udara tipis.


Sesampainya di dunia One Piece..


Zeno yang telah tiba merilekskan saraf tegangnya dan terbaring di kasur lalu tertidur, saat pindah ke dunia Naruto Zeno sangat tidak bisa untuk rileks dengan kekuatannya yang belum cukup.


Yah bagaimana pun juga dia sudah mengantuk.


Selamat malam dunia..


Pagi pagi kemudian.


Di Dek Kapal terdengar suara ricuh, yah kedua orang yang bergaduh itu adalah Deuch dan Ace.


Zeno keluar dari kamarnya dia memandang kedua orang bodoh ini dengan tatapan bodoh. "Hei kalian ribut sekali! Ada apa?" Kata Zeno sambil mencuci mukanya dengan air chakra, mengelap beberapa saat, Kata-kata Zeno tidak dibales oleh mereka yang masih ribut.


"Haah~~" Menghela Nafas Panjang, Zeno datang ke dapur dan memulai memasak.


Semakin hari dan semakin hari kemampuan masakannya semakin baik dan juga mungkin di pengaruhi oleh kehidupan di dunia asalnya yang dimana masakan disana telah berada di tingkatan yang berbeda.


Mungkin beberapa tahun lagi kemampuan masaknya telah melampaui atau menyamakan Sanji?.


Yah tidak peduli dengan itu semua, pokoknya dia hanya memasak.


Aroma makanan yang lezat itu membuat kedua orang bodoh di dek ini berhenti bertengkar.


Mereka seperti lebah terbang ke arah dapur dengan wajah yang bahagia sambil berkata "Ahh wanginya" Keduanya berkata secara bersamaan.


Zeno tidak mengambil mangkok kali ini tapi langsung bersamaan dengan kuali besarnya taruh di atas meja, "Baiklah makanan sudah siap" Zeno mengambil piring yang sesuai porsinya dan mengambil makanan yang dia siapkan kali ini lalu memakannya.

__ADS_1


Beberapa saat setelah makan.


Zeno memandang Ace dan Deuch yang perutnya sudah menggembung lalu dia berkata "Jelaskan mengapa kalian sangat ribut di dek?" Zeno mengungkapkan sakit kepala melihat kedua orang ini.


"Dia mencuri makananku" Ace langsung berkata sementara Deuch mengelak "Tidak bukan aku yang mencurinya tapi melihat mangkok yang besar ku kira itu untuk semua orang"


Zeno membuang muka dan berkata dengan malas "Ya ya dan sekarang apakah kalian kenyang?", "Ya" Keduanya menjawab secara serempak.


"Jangan bertengkar tentang hal makanan! Jika persediaan makanan masih ada kau bisa memintaku untuk memasaknya kecuali malam hari" Zeno menambahkan satu persyaratan.


Keduanya mengangguk secara serempak.


"Jadi siapa namamu?" Zeno Bertanya namun yang menjawab bukan Deuch tapi Ace yang berkata tanpa rasa bersalah "Dia bilang namanya Masked Deuch". Wajah Deuch menghitam "Hei hei jangan menambahkan namaku. Namaku cuma Deuch CUMA DEUCH!" Keduanya bertengkar lagi namun bertengkar mulut.


"Orang ini.." Zeno sedikit marah lalu dia mengambil batu laut yang ditemukan di pesisir pantai di tangan kanannya.


Walaupun ini batu dari laut namun komposisi kepadatannya tidak sepadat Batu Laut yang asli namun itu cukup untuk melukai pengguna Logia.


Sementara tangan kirinya di kepal dan...


Tenggg..


"Sudah kubilang jangan bising" Zeno sudah tidak mampu menahannya dia mengendus dan berbalik untuk pergi berlatih sementara kedua orang ini pingsan karena benturan keras dari kepalanya.


Zeno memilah - milah Ninjutsu nya..


"Hmm untuk sekarang kekuatan serangan Sensatsu Suishou sudah cukup untuk melawan beberapa pengguna buah iblis dan juga orang biasa, untuk berikutnya apakah Efektivitas, Serangan Area, Atau Pertahanan??" Sambil memikirkan cerita aslinya, Zeno mempertimbangkan untuk mengambil sesi pertahanan yakni Doryuuuheki dari Doton.


"Ataupun serangan frontal? lebih baik berlatih Rasengan secara perlahan! Namun karena tidak memiliki afinitas terhadap unsur angin sepertinya agak sulit membuatnya dan beberapa ide harus di ubah." Zeno memegang dagunya lalu kembali ke dunia, memasukkan Ninjutsu yang tersisa ke Gulungan Ninja. Zeno mulai mempelajarinya.


Untungnya segel tangan yang di perlukan tidak banyak hanya 4 segel tangan saja: Tiger, Hare, Boar dan Dog. Dan juga untuk mengontrolnya tidak terlalu susah Zeno hanya perlu memberi chakra pada permukaan selebar dan kecepatan munculnya tergantung kemauan Zeno.


Jadi walaupun mudah proses berlatihnya tidak sehari namun beberapa hari sampai..


2 Hari Kemudian..

__ADS_1


Dikarenakan Ace sudah resmi menjadi Bajak Laut dan di beri Bounty di East Blue, munculnya Bounty Ace karena dia berhasil mengalahkan seorang Letnan Angkatan Laut juga merusak sekitar 3 kapal dengan Tinju dibarengi api.


Lalu nama Ace terkenal di East Blue dengan julukan Fire Fist Ace diberi Bounty senilai 24.000.000 Juta.


"Hahahahahah Bajak Laut Spade memiliki satu orang lagi" Ace tertawa bahagia memandang kru miliknya, pada saat ini kru yang ada di kapal Ace sudah sekitar 12 orang yang termasuk dengannya.


Mereka ini datang awalnya sebagai pemburu hadiah yang ingin menyerangnya, namun alih alih membunuhnya Ace hanya melepaskan mereka.


Sebagian dari mereka terpengaruh oleh kebaikan Ace karena melepaskan mereka dan tidak membunuh mereka..


Bahkan Zeno bertemu dengan salah satu bajak laut paling sial mungkin, Ya dia bertemu Don Krieg. Walaupun mungkin Dia tidak terlalu terkenal di cerita One Piece tapi pengaruh dia sangat besar karena dengan kemunculan Don Krieg. Sanji pasti bergabung dengan Luffy dan Zoro akan bertemu dengan Mihawk yang sedang mengejar Don Krieg.


Jadi pada dasarnya, Villain ini sangat penting jadi Zeno melepaskannya termasuk pemburu lainnya.


'Anggota baru ini adalah pemburu yang lumayan kuat dalam hal kekuatan ataupun Akting.' Batin Zeno lalu dia menggunakan kunai di tangannya dan terdengar suara di dek, suara yang kekanak-kanakan namun semua orang tidak berani menertawainya kecuali Ace.


"Shunshin No Jutsu"


Zeno menghilang dengan cepat dan muncul di samping Anggota baru lalu Cshhh.. Dalam Sekejap mata dia menusuk dahi Anggota baru hingga menembus otaknya bahkan masih tembus ke kepala belakangnya.


Semua orang menatapnya dengan ngeri kecuali Ace yang berteriak marah "ZENO!! APA YANG KAU LAKUKAN!!". Zeno yang mendengar teriakan Ace mengendus dingin, menyeka dara di tangannya dan berkata.


"Jika aku membiarkannya, malam ini dia pasti membunuh semua orang kecuali kau Ace" Zeno menatap Ace, di dalam matanya tidak memiliki jejak simpati atau rasa kasihan terhadap musuh. Ace memandang Zeno dan Zeno memandang Ace.


Anggota yang belum lama ini mungkin belum mengetahui siapa anak kecil yang berani menentang Kapten Ace tapi Anggota lama Ace mengetahuinya..


Dia adalah Wakil Kapten di kapal ini, Seseorang yang tidak bisa dibilang bocah oleh kekuatan dan kecerdasannya, juga di takuti oleh Angkatan laut di East Blue..


Orang yang kejam tidak seperti Ace.


Wakil Kapten Bajak Laut Spade.


Shiranui Zeno


Bounty: 18.000.000 Belly

__ADS_1


Di kenal di seluruh East Blue dengan sebutan;


Akatsuki


__ADS_2