
Memegang koper hitam di tangannya, Zeno berjalan jalan ke sekitar pinggiran desa. Zeno menemukan gerbang besar Konoha dan beranjak pergi, penjaga yang melihat Zeno pergi tidak memeriksanya ataupun menanyakan keadaannya lagipula tampilan Zeno seperti pedagang dan mereka yang keluar dari desa palingan sudah di periksa sebelum memasuki desa.
Berjalan keluar dengan aman, Zeno pergi ke desa lain yang terdekat, di desa ini ada cabang pasar gelap, informasi ini dia dapatkan saat menyelinap di kamp bandit pada misi bersama Seotsuke Sensei.
Desa ini bernama Desa Oyoki tak terletak jauh dari Konoha dan juga merupakan desa yang makmur penduduknya. Berjalan masuk ke desa Zeno sempat di periksa namun karena intensitas chakranya yang lemah, Zeno tidak terlalu dianggap oleh penjaga desa.
"Paman? Apakah ini desa Oyoki?" Zeno menaruh koper di belakang tubuhnya dan mencondongkan tubuhnya ke depan untuk bertingkah imut.
"Eh iya! Hei nak ada perlu apa di desa kami?" Penjaga melihat Zeno tersenyum ramah, lagipula dia sangat baik terhadap anak anak dan untuk anak manis serta tampan seperti Zeno siapa yang bisa nolak.
"Paman aku ingin berkeliling sebentar aja untuk berjalan jalan! Aku dan temanku berpetualang dari tanah hujan ke tanah api, beberapa bulan sebelumnya aku dan mereka berpisah, jadi mungkin mereka ada disini paman?" Melihat Zeno yang menjelaskan sambil murung, paman itu tidak mau merasa sedih.
"Baiklah nak, ini untukmu pergunakan baik baik" Penjaga itu memberi Zeno duit sebesar 1000 Tael. Zeno mengambilnya dan berterimakasih "Terimakasih paman atas jasamu" Zeno membungkuk dan pergi ke dalam desa.
Sementara penjaga menggelengkan kepalanya dan berkata "Bocah yang malang" dengan rendah. Zeno yang telah sampai di desa ini tidak ingin menyia-nyiakan waktunya yang tersisa 2 jam lagi.
Zeno langsung pergi ke suatu bar dekat desa dan masuk ke dalamnya, untungnya di bar ini tidak ada penjaga sama sekali. Zeno datang ke meja bartender, dia tidak duduk namun menatap bartender didepannya "Menu apa yang ingin anda pesan?" bartender itu menjulurkan papan menu.
__ADS_1
"Belakang Papan" Mendengar balasan itu bartender itu tidak terkejut karena mungkin sudah terbiasa, jadi dia tersenyum "Ikut Aku" Zeno mengikutinya dan mendapati ada pintu rahasia di rak bartender, setelah masuk rak itu tertutup.
Disini hanya ada jalan menuju ke bawah, Zeno menyusuri jalan ini dan di akhir jalan dia melihat sebuah pintu hitam dengan ukiran emas, tanpa ragu Zeno membukanya dan tidak lupa memakai topeng yang diberikan.
Masuk ke dalam, ruangan ini tidak semewah harapannya namun ruangan goa biasa yang ada beberapa kamar khusus perdagangan. Zeno datang menghampiri sosok wanita yang berpakaian terbuka dan memberinya 1000 Tael. "Dimanakah Ruang Yang kosong?" Tanya Zeno dengan suara yang di rubah oleh chakra.
Wanita itu melihat Zeno dan tersenyum profesional, dia menunjuk ruangan nomor 9 dan berkata "Disana Tuan" mengabaikan Wanita itu Zeno pergi ke ruang 9 dan masuk ke dalamnya. Di dalam ruangan ini hanya ada 2 kursi dan satu meja yang dibagi oleh kaca serta beberapa bolongan kaca.
"Apakah pelanggan memerlukan sesuatu? Ninjutsu? Barang? Informasi atau yang lain?" Sosok muncul dirinya berpakaian hitam dengan topeng di wajahnya.
Zeno duduk dan langsung mengeluarkan 15 juta Tael diatas meja dan berkata "Aku ingin Ninjutsu Tingkat B Doton: Doryuuheki dan Juga Ninjutsu Tingkat C Klon Air Mizu Bunshin No Jutsu. Apakah ada dan berapa harga keduanya?"
Mendengar harga dari pedagang gelap dia tidak terlalu terkejut namun hanya mengangguk dan berkata "Baiklah juga apakah ada teknik aliran pedang di sini batas atas 3 juta?" Walaupun Zeno seorang ninja namun pelatihan pedang itu sangat dibutuhkan untuk pertarungan jarak dekat. Yah walaupun dia suka pertarungan jarak jauh lebih enak dan elegan tapi kekuatannya sekarang masih belum cukup untuk itu.
"Ya kami memilikinya, Teknik Aliran Pedang ini bernama Teknik Aliran Pedang Besi dari Negara Besi! Walaupun dibilang ini teknik yang rata-rata disana tapi biaya mendapatkan teknik ini tidak mudah jadi harganya berada dikisaran 2 juta Tael" Zeno yang mendengar penjelasan ini sedikit mengerutkan keningnya namun setelah mendengar kalau mendapatkan teknik ini sulit dia tidak terlalu peduli.
"Baiklah dan sisa uang ini dapatkan pedang yang kuat diharga 5 juta Tael" Setelah mengkonfirmasi beberapa hal, Zeno menunggu barang-barangnya. Memberikan uang berkisar 15 Juta Tael Zeno mendapatkan 2 Ninjutsu, Aliran Pedang dan Juga Pedang yang cukup bagus namun kualitas ataupun kuantitas jauh dari pedang pedang terkenal namun sedikit lebih tinggi dibandingkan kunai biasa.
__ADS_1
Hal hal di pasar gelap memakan banyak waktunya, untungnya barang sudah di terima, barang ini di taruh di dalam Gulungan Ninja setelah barangnya di konfirmasi Zeno pergi dari pintu belakang pasar gelap. Beberapa di hutan Zeno yang sedang berjalan mengetahui ada beberapa orang di persepsi yang sedang memantaunya.
Walaupun persepsi Zeno tidak sekuat Ninja Persepsi namun untuk mengetahui keberadaan mereka dia hanya perlu menyebarkan chakra dan merasakan keberadaan mereka.
"Oh apakah begitu tidak sabar?" Zeno melihat waktu yang tersisa 20 puluh menit mau tidak mau bertanya. Dia memandang beberapa posisi orang di sekitarnya. Tak lama kemudian 10 orang mengepungnya yang di pimpin oleh satu orang.
"Hei bocah serahkan barang barangmu jika kau ingin hidup?" Pemimpin penyergap ini adalah seorang Ninja Bayaran dengan tingkat Chuunin Rendah sementara yang lainnya Gennin dan hanya satu yang sampai ditingkat Gennin Puncak.
"Heh" Zeno mengejek dan berkata "Aku tidak mengerti darimana keberanian Chuunin tingkat rendah untuk mengatakan ini" Lalu tanpa berbasa-basi dia mengeluarkan kunainya dan meluncurkan pose bertarungnya.
"Aku tidak ingin membuang-buang waktu" Kunai yang dililit kertas peledak di lemparkan pemimpin Bandit, Sementara itu Zeno sedang menyiapkan Ninjutsu. Tangan Zeno membuat Segel dengan cepat entah itu mungkin karena pengaruh perjalanan travelers yang membuat saraf motoriknya menjadi lebih lancar.
Saat kunai di lempar dengan kecepatan yang sangat cepat, kunai itu meledak di depan pemimpin penyergap namun pengalamannya bertahun-tahun membuatnya lebih siap dan menghindari dengan Jutsu pengganti.
Sementara asap dan ledakan yang mengacaukan Medan sekitar, udara disekitarnya tiba tiba memunculkan bulatan air yang perlahan berubah menjadi jarum.
"Suiton: Sensatsu Suishou"
__ADS_1
Setelah melepaskan jarum air yang terbang ke segala arah 360 derajat dan dengan jarak 30 meter. Para penyergap yang di sekitarnya kecuali Chuunin mati akibat tertusuk jarum air.
"Hmm tinggal kamu?" Zeno menatap pemimpin para penyergap ini dengan tatapan menghina melihat luka parah dideritanya.