Travelers System: I Escaped To One Piece

Travelers System: I Escaped To One Piece
Eps.19 Panen Banyak


__ADS_3

Ini adalah pertempuran ketiga mereka melawan angkatan laut yang dipimpin oleh Laksamana Muda dan Isuka dari dua rekor sebelumnya mereka tidak menderita kekalahan sama sekali.


Apalagi sekarang dengan anggota bajak laut yang teratur dan kinerja yang lebih baik dari bajak laut biasa, Apalagi kekuatan kebal Zero membuat peningkatan eksplosif pada kekuatan serangan mereka.


Munculnya Zero di kapal membuat beberapa anggota bajak laut menatapnya dengan ketakutan, Siapa yang tidak ketakutan dan gugup saat melihat Supernova di paruh awal Grand Line.


Apalagi dengan kemampuan kebalnya membuat beberapa orang pusing menghadapinya bahkan Laksamana Muda tidak bisa memukulnya karena belum memiliki Haki Pengerasan.


"Kamu? Kamu memakai kacamata?" Isuka tidak jauh dari letak pertarungan Zero dan Laksamana Muda mau tidak mau bertanya.


"Aku? Aku memang memakai kacamata! Tapi aku bukan Zeno! Aku kloningannya namaku Zero salam kenal" Zero memperkenalkan dirinya dan mengabaikan serangan dari Laksamana Muda yang menembus tubuhnya.


Isuka menatap Zero mau tidak mau merasa heran? Kloningan?, "Tunggu ada berapa kloningan yang bisa dibuatnya?" Isuka berbicara dengan syok di matanya. Laksamana Muda ini berhenti menyerang dan ingin memperoleh informasi dari Zeno.


"Berapa yah?" Zero kelihatan berpikir namun tubuh aslinya sepertinya berkata ketika akan kembali dia akan memiliki lebih banyak Chakra jadi setelah menumbangkan beberapa kondisi Zero berkata.


"sepuluh ribu mungkin!" Pada saat ini Zero salah paham, yang dimaksud kloningan bukan Shadow Bayangan namun Kloningan sepertinya.


Hasilnya, Isuka dan Laksamana Muda yang mendengarnya itu membuka mulutnya lebar-lebar dan terkejut oleh apa yang di ucapkan Zero.


Bahkan Ace terlihat mau tidak mau terdiam dan menelan ludah, Sementara angkatan laut dan bajak laut memandang Zero dengan tatapan melihat hantu.


"Ka- Kau tidak berbohong kan?" Isuka bertanya dengan gagap, Sepuluh Ribu kloningan (Seperti Zero) kekuatan itu sudah dapat menyaingi kelompok Yonkou bahkan angkatan laut mereka.


"Untuk apa aku berbohong?" Zero menaikkan bahunya dan bertanya? Isuka dan Laksamana Muda memandang Zero dengan tatapan lebih menakutkan.


Untuk apa orang kuat seperti Zero berbohong, Setelah informasi itu tersebar ke kapal kapal lainnya, angkatan laut yang biasanya tidak takut terhadap bajak laut apapun kecuali Yonkou menyerah..


Bahkan Laksamana Muda yang memimpin itu juga menyerah, Bahkan menghadapi satu Zero saja dia tidak bisa yakin untuk menang apalagi Sepuluh ribu kloningan seperti Zero.


Menyerahnya Angkatan Laut membuat Ace dan Zero serta Bajak Laut Spade menatap mereka dengan tatapan terkejut. Angkatan laut mundur tanpa berbicara sedikitpun.


Zero dan Ace saling memandang dengan kosong dan seperti bertanya apa yang terjadi?

__ADS_1


Mundurnya Angkatan Laut bukan tanpa alasan, Mereka hanya ingin kembali dan memberikan informasi penting ini ke Laksamana Armada. Juga karena Ace dan Zeno tidak menyerang mereka sampai menimbulkan korban, penyerangan kali ini membuat mereka untung besar.


"Zero? Apakah tidak apa-apa memberitahu mereka?" Ace memandang Zeno dan berkata dengan heran. "Aku tidak tahu? Lagipula ini akan terungkap tidak akan lama lagi" Zero memperbaiki posisi kacamatanya lalu kembali ke kamar Zeno untuk mengistirahatkan diri di peti khusus.


Peti Khusus ini adalah hal yang dibuat oleh Zeno untuk memulihkan Chakra Kloningannya, Karena Zero tidak bisa menyerap chakra, Zeno membuat alat khusus untuk dirinya memulihkan Chakra.


Peti yang terlihat biasa namun di tengah peti ini terdapat kristal yang terang, Kristal ini berguna untuk memancing Energi chakra dan memasukkan ke dalam peti.


Di dalam peti, tubuh Zero yang tertidur akan secara tidak sadar menyerap Energi Chakra. Jika di bumi hal ini disebut Charger.


"Haahhh Ini sangat nyaman" Zeno memakai baju setelah mandi yang empuk dan duduk sambil meminum teh yang diberikan oleh pelayan.


Tak selang beberapa lama, Zeno memakai kembali bajunya mencari hotel terdekat dan terbaik untuk menginap..


Dia akan tinggal di Konoha sampai Kyubi muncul.


3 Hari kemudian Kyuubi belum muncul sama sekali, sampai malam menjelang dan..


Terdengar suara ricuh dan bangunan-bangunan disekitar hancur berkeping-keping.


Kurama namun setelah kemunculannya, Mata Kurama berubah menjadi merah dan sebuah pola shuriken agak tersambung muncul di matanya.


Zeno dari kejauhan berdiam diri, dia memandang ke kantor hokage yang sekarang atapnya sedang ramai orang.


Mereka adalah anbu termasuk Orang Tua.


Zeno menunggu kesempatan yang tepat, untungnya dia tidak jauh dari gedung hokage dia dapat masuk ke sana dengan cepat dan mudah ketika sedikit yang menjaga.


Kurama muncul, Dia langsung menggunakan cakarnya menyerang kearah Orang Tua Hiruzen Sarutobi, Hokage Ketiga, Hiruzen tidak akan diam begitu saja saat ada seseorang yang menyerangnya.


Dari udara tipis, Seekor monyet muncul menangkis serangan Kurama..


Jika mereka bertarung di desa maka sudah dipastikan seluruh desa hancur maka dari itu, Minato langsung gercap memindahkan Kurama ke tempat yang lebih tidak dijamah manusia.

__ADS_1


Dia juga membawa hokage ketiga ke tempat pertempuran, di sebuah tempat tidak di ketahui, Sesosok wanita berambut merah terlihat Kelelahan! Wanita ini adalah Kushina istri Minato, saat ini dia sedang melahirkan Naruto namun situasi terjadi.


Ketika Jinchuriki melahirkan, disitulah segel melemah dan membuat Kurama bisa bebas dari segel. Minato segera muncul ke ruangan ini dan waspada terhadap sekelilingnya, sementara Hiruzen menangani Kurama, dia berjaga-jaga karena pasti akan ada seseorang dibalik layar yang mengendalikan Kurama.


Kekacauan di Konoha membuat beberapa penjagaan yang biasanya ketat menjadi sangat longgar, Zeno yang melihat tersenyum senang, dia dengan cepat menyelinap ke ruangan hokage dari jendela yanh pecah akibat raungan Kyuubi.


Dalam ruangan, Zeno tidak menemukan apa-apa, Dia keluar dari ruangan hokage dan mencari ke sekelilingnya, beberapa menit kemudian dia menemukan pintu rahasia, Zeno memasuki pintu itu mengarah ke ruangan tersembunyi.


Didalam ruangan ini, Zeno melihat berbagai senjata langka dan juga beberapa gulungan segel yang berisikan banyak Ninjutsu.


Didalamnya Zeno memeriksa, Ada banyak Ninjutsu Air yang beragam tingkat dari C yang terendah hingga S.


Di gulungan lain Zeno memeriksa dan seluruh atributnya adalah api. Zeno mengambil 3 gulungan selanjutnya yang adalah Tanah, Angin dan Petir.


Lalu semakin dalam dia menjelajah, Zeno melihat sebuah gulungan segel yang jelas di kunci didalam Teknik Segel.


"Yang ini sedikit merepotkan aku yakin ini adalah Ninjutsu Terlarang" Zeno Mengalirkan Chakranya dan mencoba mengacaukan Teknik Segel ini dengan pengalihan chakra di bagian dalamnya.


Zeno berusaha dengan serius hingga 15 menit kemudian, Teknik Segel itu terbuka "Akhirnya" Mengelap keringat di keningnya, Zeno menghela nafas lega.


Mengambil Gulungan Segel terlarang ini, Didalamnya Zeno melihat ada jurus terlarang seperti Edo Tensei, Hiraishin dan juga Beberapa dari Ninjutsu Kayu, Seperti Shin Susenju dan banyak dari mereka adalah Ninjutsu dari Kekkei Genkai tertentu contohnya Kekkei Genkai Ledakan, Debu dan lainnya.


Mengambil Keenam Gulungan Segel ini, Zeno memasukkannya ke dalam tas yang diambil secara acak di ruangan, Dikarenakan gulungan ninjanya sudah penuh dan memiliki beberapa batasan.


"Melihat waktu sepertinya beberapa jam lagi pertempuran akan berakhir, Aku harus cepat" Zeno pergi dari ruangan, Sebelum pergi dia mengambil salah satu pedang samurai yang di taruh secara spesial diantara pedang lainnya, Dilihat dari teknik menempanya, Pedang ini bisa termasuk dalam 21 Pedang Kelas Tinggi didunia One Piece.


Dan menempati baru menjadi 22 Pedang Kelas Tinggi. Setelah mendapatkan apa yang diinginkan, Zeno tidak lagi tinggal dikonoha, lagipula orang bodoh mana yang tidak lari saat kekacauan dan Ninja Polisi dari Konoha juga sedang sibuk dan tidak terlalu memperhatikan banyak orang.


Zeno langsung menggunakan teknik Kawarimi yang hampir seperti Hiraishin. Untungnya dia menggunakannya di batas tembok Konoha jika tidak akan mengonsumsi banyak Chakra.


Kembali ke hutan yang sama, Zeno berlari dengan kecepatan yang lebih cepat dari sebelumnya ke desa Takigakure....


Dia merasakan tinggal terlalu lama akan sangat berbahaya baginya.

__ADS_1


Lagipula dia panen sangat banyak kali ini, jika dia bisa belajar banyak Ninjutsu ini, Zeno yakin tidak akan lama lagi kekuatan aslinya akan setingkat karakter - karekter atas One Piece.


__ADS_2